BAB XIII SISTEM DAN INTEGUMENT KULIT
C. Unsur Utama Matriks Kulit
Matriks kulit adalah kumpulan protein, lemak, dan peptida yang memberikan daya tahan dan kestabilan. Berikut ini komponen-komponen utama struktur pendukung ini:
1. Elastin – protein yang membentuk jaringan ikat elastis, terdapat pada dermis
2. Keratin – protein struktur utama yang membentuk lapisan kulit terluar
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK (DIV) INSTITUT KESEHATAN MEDISTRA LUBUK PAKAM
76
3. Kolagen – asam amino rantai panjang yang membentuk mayoritas protein yang terdapat pada kulit Anda
4. Lipid – ‘mortar’ alami yang membantu mengunci kelembapan dan mengikat sel-sel
5. Peptida – rantai asam amino yang memberikan sinyal kepada sel-sel kita untuk memberi tahu cara agar sel-sel dapat berfungsi.
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK (DIV) INSTITUT KESEHATAN MEDISTRA LUBUK PAKAM
77
SISTEM DAN PENGINDERAAN
A. Panca Indera
Panca indra adalah "media" yang sudah ada di tubuh manusia, sejak dalam kandungan sang ibu. Keberadaan mereka bisa membantu seseorang untuk memahami isi dunia, dan tentunya menjalani aktivitas sehari-hari. Panca indra adalah “asisten” kehidupan yang dapat membantu Anda dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Lima panca indra manusia adalah indra peraba, penglihatan, penciuman, pendengaran, serta perasa.
B. Panca Indera Dan Fungsinya
Lima panca indra manusia adalah indra peraba, penglihatan, penciuman, pendengaran, serta perasa. Dengan bantuan organ tubuhnya masing-masing, kelima panca indra dapat mengerjakan fungsinya dengan baik, dan mengirimkan
“pesan” khusus ke otak, sehingga manusia bisa mengerti dan merasakan banyak hal. Mari kenali kelima panca indra pada manusia.
1. Panca indra peraba
Panca indra yang satu ini berperan agar manusia bisa menyadari adanya sentuhan, tekanan, panasnya suhu di sekitar, getaran, hingga rasa sakit. Semua kemampuan panca indra sentuhan ini, "diterima" melalui reseptor (organ atau sel yang merespons cahaya, panas, atau rangsangan eksternal, dan mengirimkannya ke saraf sensorik) kulit, yang masing-masing memiliki kemampuannya sendiri.Salah satu fungsi terpenting dari panca indra sentuhan ini adalah untuk menyampaikan rasa belas kasih, terhadap manusia lainnya.
Contohnya, anak bayi yang baru lahir, akan merasa aman dan nyaman, saat BAB XIV
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK (DIV) INSTITUT KESEHATAN MEDISTRA LUBUK PAKAM
78
dibelai dan merasakan sentuhan kedua orangtuanya. Hal itu membantu bayi untuk tidur dan merasakan kedekatan dengan ayah dan ibunya.
2. Panca indra penglihatan
Kelima alat indra sangatlah penting. Namun sepertinya, panca indra untuk melihat dianggap menjadi salah satu yang terpenting. Dengan keberadaanya, Anda bisa melihat indahnya alam semesta.Panca indra penglihatan berfungsi saat cahaya diproses oleh mata dan ditafsirkan oleh otak. Cahaya melewati kornea, kemudian pupil akan membesar maupun mengecil, untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata. Selanjutnya, cahaya akan diterima oleh retina dan “mengubahnya” menjadi impuls saraf yang bisa dibaca oleh otak. Ada fakta unik tentang panca indra penglihatan. Studi membuktikan, seseorang yang terlahir tanpa indra penglihatan (tunanetra), memiliki pendengaran, perasa, sentuhan, dan penciuman yang sangat baik. Kemampuan mengingat dan berbicara para tunanetra, berpotensi lebih baik, dibandingkan orang-orang yang terlahir dengan mata normal.
3. Panca indra pendengaran
Telinga manusia adalah “labirin” yang rumit. Sebab, panca indra pendengaran harus bekerja keras, agar suara bisa diterima oleh otak. Pertama-tama, suara masuk ke dalam telinga bagian luar, dan diteruskan ke saluran pendengaran eksternal.Setelah itu, gelombang suara akan mencapai membran tipani atau gendang telinga. Jaringan tipis ini akan bergetar, ketika gelombang suara telah “menghantamnya”.Getaran itu mencapai ke telinga bagian tengah.
Di sini, ketiga tulang kecil (malleus, incus, dan stapes), juga ikut bergetar.
Ketiga tulang ini pun memiliki peran masing-masing, untuk mengantarkan
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK (DIV) INSTITUT KESEHATAN MEDISTRA LUBUK PAKAM
79
gelombang suara ke otak. Tulang stapes mengirimkan getaran suara ke corti (organ reseptor untuk pendengaran). Selanjutnya, sel-sel rambut di organ corti menerjemahkan getaran suara menjadi impuls listrik. Melalui saraf sensorik, otak menerima impuls listrik.
4. Pandra indra penciuman
Menurut para peneliti, indra penciuman manusia, dapat mengenali lebih dari satu triliun aroma. Indra penciuman manusia akan bekerja dengan olfactory cleft, yang ditemukan di atap rongga hidung, pada sebelah bagian otak yang berfungsi sebagai “pencium”.Ujung saraf pada celah penciuman ini akan mengirimkan bau ke otak. Penciuman orthonasal “menangkap” bau di udara, saat Anda bernapas melalui bagian depan hidung.Pernahkah Anda mencium bau dari makanan yang Anda sedang kunyah? Ya, ini adalah cara kerja lainnya dari indra penciuman pada bagian belakang hidung kita, yang disebut penciuman retronasal.
5. Panca indra pengecap
Berkat indra pengecap lidah, Anda bisa merasakan asam, manis, asin, pahit, dan gurih. Sel perasa di bagian depan, belakang lidah, serta mulit bagian belakang dan atas, mendeteksi kelima rasa tersebut. Sel reseptor ini terikat dengan molekul makanan dan minuman yang Anda konsumsi, dan akan mengirimkan sinyal ke otak.Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa tidak ada rasa pedas di dalam daftar indra perasa. Menurut National Library of Medicine (NLM), rasa pedas sebenarnya adalah sinyal sakit, yang dirasakan oleh lidah.Kelima rasa di atas, dapat ditangkap oleh taste bud, yang ada pada lidah manusia. Orang dewasa, setidaknya memiliki 2.000-4.000 taste bud.
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK (DIV) INSTITUT KESEHATAN MEDISTRA LUBUK PAKAM
80
Kebanyakan berada di lidah, tapi juga terdapat di belakang tenggorokan, epiglotis (tulang rawan yang terletak di belakang lidah), rongga hidung, dan kerongkongan.Terdapat penjelasan terkait kelima rasa di atas, dan letak lidah yang merasakannya. Manis, dirasakan oleh ujung bagian lidah. Rasa asin, dapat dirasakan oleh bagian kiri atau kanan ujung lidah. Kemudian, rasa pahit, terletak di bagian belakang lidah. Sedangkan asam, ada di bagian kiri dan kanan lidah.
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK (DIV) INSTITUT KESEHATAN MEDISTRA LUBUK PAKAM
81
DAFTAR PUSTAKA
Benson, U.J., Gunstream, S.E., Talaro, A., and Talaro, K.P. (1999). Anatomy &
Physiology Laboratory Textbook. 7th ed. New York: The McGraw-Hill Companies.
Ganong,W.F. 1999. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Editor : dr.
Widjajakusumah. Edisi 17. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Guyton, A.C. and Hall. 1997. Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Junqeira, L.C. & Jose Carneiro (1980). Basic Histology. Lange Medical Publications, Clifornia.
Mc.Naught and Callander. 1975. Illustrated Physiology. Third Edition. New York : Churchill Livingstone.
Raven, P.H., and Johnson, G.B. (1986). Biology. Times Mirror/ Mosby College Publishing.
Sherwood, L. 2001. Fisiologi Manusia : dari sel ke system. Edisi 2. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK (DIV) INSTITUT KESEHATAN MEDISTRA LUBUK PAKAM
82