• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II URAIAN TEORITIS

A. Sejarah Singkat Perusahaan

2. Uraian Tugas

Setiap unit kerja yang ada di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Medan mengemban tugas yang berbeda-beda namun membentuk suatu link atau

mata rantai alur pekerjaan, yang bermuara pada pemberian pelayanan kepada nasabah dengan kualitas pelayanan sesuai standar yang ditetapkan.

Semua unit kerja tersebut secara umum terbagi menjadi 2 (dua) bagian besar, yaitu Front Office dan Back Office. Kelompok Front Office adalah unit-unit kerja yang langsung berhubungan dengan nasabah retail, yaitu unit-unit kerja

Customer Service, Teller Service dan Loan Service. Sedangkan Back Office

adalah unit kerja yang dalam melakukan tugasnya tidak berhubungan secara langsung dengan nasabah, yaitu unit kerja Transaction Processing, Accounting and Control, Loan Administration, Loan Recovery, dan Seksi Umum (GBA). Adapun unit kerja Kancapem didalamnya terdapat unsur-unsur Front Office dan

Back office secara bersama-sama.

Secara singkat, pembagian tugas masing-masing unit kerja dapat diuraikan sebagai berikut :

a. Unit Kerja Transaction Processing (TP)

Tugas unit kerja TP secara umum adalah menangani transaksi pemindah-bukuan, transaksi dan proses kliring, pemeliharaan likuiditas, pemrosesan transaksi, pemeliharaan sistem komputer (hardware dan software), administrasi transaksi Tabungan Kantor Pos, Pemeliharaan ATM, dan transaksi pemindah-bukuan lainnya. Rincian tugasnya adalah sebagai berikut :

1) Melakukan proses kliring;

2) Memproses transaksi angsuran KPR, dari entry data, penelusuran dummy, koreksi klaim dan pemutakhiran master debitur;

3) Mengadministrasikan transaksi Tabungan Kantor Pos;

4) Administrasi dan pemrosesan Nota Pembukuan Khusus (NPK) dan Nota Pembukuan Umum (NPU);

5) Pemrosesan transaksi pemindah-bukuan dana, kredit, dan umum; 6) Pemeliharaan likuiditas dan administrasi perpajakan;

7) Pembuatan laporan Likuiditas BI, Rekening Antar Kantor (RAK), pajak, dan surplus minus tabungan Kantor Pos;

8) Pemrosesan data transaksi melalui sistem komputer; 9) Perawatan hardware dan software komputer;

10)Perawatan dan pemeliharaan mesin ATM; 11)Melakukan rekonsiliasi SL dan GL.

b. Unit kerja Accounting and Control (ACC.)

Unit kerja ini secara umum bertugas mengontrol data transaksi harian, mengelola buku besar (GL) Kantor Cabang, mengelola dan mengarsipkan bukti transaksi, membuat nota jurnal, dan mengkoordinasikan rekonsiliasi SL dan GL setiap unit kerja yang memegang SL. Tugas-tugas tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

1) Memeriksa kas besar dan kas ATM;

2) Memeriksa sandi jurnal/sandi pemindah-bukuan dan validasinya; 3) Memeriksa/rekonsiliasi rekening milik BTN di bank lain;

4) Memeriksa Laporan Likuiditas; 5) Membuat Laporan Dana Harian;

6) Membuat Laporan Sistem Informasi Peyediaan Dana (SIPD), Laporan Bulanan Bank Umum (LBBU), dan Sistem Informasi Keuangan ke Bank Indonesia;

7) Menyelenggarakan dan menindaklanjuti audit intern dan audit koordinasi. 8) Memeriksa neraca harian dan bulanan.

9) Mengelola buku besar Cabang dari mulai entry bukti transaksi sampai cetak GL dan mencocokkan dengan listingnya.

10) Mengelola bukti transaksi.

11) Membuat nota jurnal transaksi serta periksa bukti dasar.

c. Financial Reporting & Analysis : 1)Membuat laporan cabang:

2)Membuat laporan SIPD dan LBU ke Kantor Pusat. 3)Membuat laporan SIK ke Bank Indonesia.

4)Membuat laporan arus kas dan laporan penerimaan angsuran. 5)Menerima dan memeriksa laporan manual.

6)Sistem informasi manajemen cabang. 7)Mengadiministrasikan pelaporan cabang.

d. Unit Kerja Loan Administration (LA) 1) Memproses permohonan kredit ritel :

a) Melakukan penilaian agunan.

b) Melakukan pemeriksan dan pembuatan LPA. c) Membuat DUP.

d) Membuat surat persetujuan kredit, menghitung biaya realisasi. e) Mempersiapkan realisasi dan membuat master debitur.

f) Pencairan dana realisasi, dana notaris dan biaya appraiser. g) Membuat SPA2.

h) Mengadministrasikan dana jaminan tahanan. i) Mengadministrasikan uang PNS.

j) Mengadministrasiksan dosier debitur.

k) Memproses KPR paket A/B mulai UM ASABRI, memproses pengembalian Tapetum Taspen.

l) Mengadministrisikan dan memelihara dokumentasi kredit ritel.

m) Menyampaikan surat peringatan dan melakukan penagihan untuk debitur menunggak.

2) Mengadministrasikan kredit umum :

a) Menerima form aplikasi kredit umum, melakukan OTS awal dan analisa kredit.

b) Membuat SP2K.

c) Mempersiapkan dan melakukan realisasi kredit umum. d) Mengadministrasikan R/K dan dosier kredit umum.

e) Menerima akta SPH, melakukan pencairan KYG lahan dan menilai prestasi proyek.

f) Menghitung, mengkonfirmasikan dan administrasi pembeyaran bunga, denda dan pokok.

g) Memo kelonggaran tarik.

h) Mengadministrasiksn dokumen pokok kredit umum.

i) Memproses pelepasan dan pemecahan sertifikat hak tanggungan. j) Melakukan pembinaan kredit umum yang menunggak.

k) Memantau kewajiban pembayaran bunga dan pokok kredit umum.

3) Dokumentasi kredit :

a) Mengadministrasikan dosier masuk dan keluar. b) Mengadiministrasikan dokumen pokok.

c) Melakukan konfirmasi dan pementauan penyelesaian dokumen kepada notaris.

d) Memproses peemohonan foto caopy dan dokumen pokok. e) Memproses permohonan pinjaman dokumen pokok. f) Memproses pembebanan hak tanggungan.

g) Memproses balik nama sertifikat.

h) Mempersiapkan dokumen untuk proses penyelesaian kredit. i) Melaporkan penyelesaian dokumen pokok ke Kantor Pusat. j) Memproses pelunasan kredit (pengelolaan dokumen pokok).

e. Unit Kerja Loan Recovery.

1) Mencetak DDM, R/K, mengirim surat konfirmasi dan surat peringatan. 2) Menelpon dan mengunjungi debitur untuk menagih Membuat bukti

angsuran kolektif per debitur. 3) Tunggakkan.

4) Mengidentifikasi penyebab terjadinya tunggakan dan memberikan alternatif penyelamatan.

5) Menyerahkan debitur yang sudah tidak dapat dibina lagi ke petugas hukum untuk penyelesaiannya.

6) Melakukan penjualan tunai agunan.

7) Menyelesaikan permasalahan hukum yang timbul.

8) Melakukanrekonsiliasi dengan unit Pembukuan dan Kontrol. 9) Mengadministrasikan angsuran kolektif.

10)Memeriksa pembayaran angsuran kolektif daro kolektor, konfirmasi bila pembayaran kurang.

11)Membuat master debitur kolektif. 12)Melayani klaim kolektor.

f. Unit Kerja General Branch Adm.

1) Melakukan administrasi kepegawaian (absensi, SPD, dll) 2) Melakukan proses pembayaran hak pegawai.

3) Mengalokasikan biaya uang muka.

4) Menghitung pajak bulanan pegawai dan potongan lain-lain. 5) Mengadministrasikan absensi pegawai dan SPD.

6) Menyelanggarakan kegiatan protokoler. 7) Membuat laporan kepegawaian.

8) Bidang logistik:

9) Menyelenggarakan belanja modal.

11)Mengatur pemakaian mobil dinas. 12)Melayani kebutuhan ATK seksi lain. 13)Menghitung penyusunan aktiva tetap.

14)Pemeliharaan/ perawatan aktiva tetap, hardware. 15)Menghitung asuransi aktiva tetap.

16)Mengkoordinasikan kearsipan kantor untuk digudangkan. 17)Memproses permohonan pemeliharaan hardware.

18)Memeriksa barang datang dari Kantor Pusat.

19)Mengajukan permohonan tambahan stock opname persediaan ATK. 20)Melakukan rekonsiliasi dengan GL.

21)Bidang Keamanan:

22)Menjaga aktiva tetap dan barang berharga milik Kantor Cabang.

23)Menyediakan keamanan untuk setiap unit kerja di Cabang dan untuk pengiriman uang dan mobil kas.

24)Menyediakan keamanan untuk setiap unit kerja di cabang. 25)Mengadministrasikan pelaporan Satpam.

26)Bidang Anggaran:

27)Membuat dan mengadministrasikan SPM dan bukti setor. 28)Mencatan transaksi KPA.

29)Membuat laporan realisasi anggaran biaya. 30)Membuat SSP Wapu.

31)Melakukan rekonsiliasi dengan GL. 32)Bidang Kesekretaritan:

33)Mengadministrasikan persediaan materai/ benda pos.

34)Mengadministrasikan, mengirim/ mendistribusikan surat-surat dan surat kabar, NPK/NPU.

35)Melaporkan cash in transit. 36)Peneraan perangko.

38)Memelihara Rekening SL (melakukan rekonsiliasi dengan unit Pembukuan dan Kontrol).

C. Jenis-Jenis Kredit yang Disalurkan PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Cabang Medan

Dana yang dihimpun PT. Bank Tabungan Negara (Persero) dalam bentuk Tabungan Batara, Giro, Deposito berjangka tersebut akan disalurkan kembali pada masyarakat dunia usaha dalam bentuk fasilitas kredit. BTN akan memperoleh pendapatan/penghasilan dari perbedaan tingkat bunga yang berlaku pada saat itu; yaitu antara tingkat bunga yang dibebankan atas kredit yang diberikan BTN kepada kreditur dengan tingkat bunga yang diberikan BTN atas uang yang disimpan kreditur pada BTN.

Sampai dengan saat ini PT. Bank Tabungan Negara (Persero) memperkenalkan beberapa jenis, baik kredit perumahan maupun kredit non perumahan, yaitu :

1. Kredit Griya Utama 1 (KGU 1) 2. Kredit Griya Utama 2 (KGU 2)

3. Kredit Pemilikan Rumah Usaha (KPR-RUHA) 4. Kredit Pemilikan Rumah Toko (KP RUKO)

5. Kredit Rumah Produktif (Kredit Griya Multi/KGM) 6. Kredit Membangun Rumah (Kredit Swa Griya) 7. Kredit Rumah Sewa (Kredit Griya Sembada) 8. Kredit Konstruksi (Kredit Yasa Griya) 9. Kredit Perumahan Perusahaan (KPP) 10.Kredit Swadana

D. Prosedur Pemberian Kredit Griya Utama 1 di Bank BTN Medan.

Dokumen terkait