• Tidak ada hasil yang ditemukan

URUSAN DESENTRALISASI

B. Prioritas Urusan Wajib Yang Dilaksanakan 1.Urusan Pendidikan 1.Urusan Pendidikan

2. Urusan Kesehatan

a. Program dan Kegiatan

1) Program pelayanan administrasi perkantoran, dialokasikan dana Rp.985.378.656,- dan realisasi Rp.739.869.418,- atau 75,08%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Penyediaan jasa surat menyurat

b) Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik c) Penyediaan jasa administrasi keuangan

d) Penyediaan jasa kebersihan kantor

e) Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja f) Penyediaan alat tulis kantor

g) Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

h) Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor i) Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

j) Penyediaan makanan dan minuman

k) Rapat – rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah

l) Penyediaan jasa tim penilai angka kredit dan sekretariat angka kredit

2) Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, dialokasikan dana Rp.1.374.686.725,- dan realisasi Rp.1.088.326.563,- atau 79,17%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Pengadaan kendaraan dinas/operasional b) Pengadaan perlengkapan gedung kantor

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 63

c) Pengadaan meubelair

d) Pemeliharaan rutin berkala gedung/kantor

e) Pemeliharaan rutin berkala kendaraan dinas/operasional

3) Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, dialokasikan dana Rp.323.500.000,- dan realisasi Rp.277.750.000,- atau 85,86%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan formal. 4) Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan

keuangan, dialokasikan dana Rp.13.750.000,- dan realisasi Rp.13.750.000,- atau 100 %, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penyusunan laporan capaian kinerja dan realisasi keuangan SKPD.

5) Program obat dan perbekalan kesehatan, dialokasikan dana Rp.2.664.280.000,- dan realisasi Rp.985.749.425,- atau 37,00 %, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan

b) Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan

c) Peningkatan mutu penggunaan obat-obatan dan perbekalan kesehatan d) Monitoring, evaluasi dan pelaporan

6) Program upaya kesehatan masyarakat, dialokasikan dana Rp.24.820.707.635,- dan realisasi Rp.12.358.069.519,- atau 49,79%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Pengadaan peralatan dan perbekalan kesehatan, termasuk obat generik esensial

b) Peningkatan kesehatan masyarakat

c) Peningkatan pelayanan dan penanggulangan masalah kesehatan d) Penyediaan biaya operasional dan pemeliharaan

e) Monitoring standar pelayanan kesehatan dasar f) Pelayanan perizinan sarana kesehatan

7) Program pengawasan obat dan makanan, dialokasikan dana Rp.60.565.000,- dan realisasi Rp.50.878.119,- atau 84,01%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Peningkatan pemberdayaan konsumen/masyarakat di bidang obat dan makanan

b) Peningkatan pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya c) Peningkatan kapasitas laboratorium pengawasan obat dan makanan

8) Program pengembangan obat asli Indonesia, dialokasikan dana Rp.40.220.000,- dan realisasi Rp.40.220.000,- atau 100 %, guna mendukung kegiatan pengembangan standarisasi tanaman obat bahan alam Indonesia.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 64

9) Program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, dialokasikan dana Rp.8.831.842.750,- dan realisasi Rp.7.174.292.750,- atau 81,23%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Pengembangan media promosi dan informasi sadar hidup sehat b)Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat

c) Peningkatan pendidikan tenaga penyuluh kesehatan d)Penyelenggaraan kegiatan Desa siaga

10)Program perbaikan gizi masyarakat, dialokasikan dana Rp.332.434.000,- dan realisasi Rp.248.595.800,- atau 74,78%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Pemberian tambahan makanan dan vitamin

b) Penanggulangan KEP, Anemia Gizi Besi, GAKY, kurang Vitamin A dan kekurangan Zat Gizi Mikro lainnya

c) Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi

11)Program pengembangan lingkungan sehat, dialokasikan dana Rp.323.370.000,- dan realisasi Rp.319.390.000,-atau 98,77%, digunakan

untuk mendukung kegiatan :

a) Pengkajian pengembangan lingkungan sehat b) Sosialisasi kebijakan lingkungan sehat c) Monitoring, evaluasi dan pelaporan d) Pegadaan kartu rumah

12)Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, dialokasikan dana Rp.1.139.683.637,- dan realisasi Rp.671.834.250,- atau 58,95%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Penyemprotan/fogging sarang nyamuk b) Pengadaan alat dan bahan fogging c) Pengadaan vaksin penyakit menular

d) Pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular e) Pencegahan penularan penyakit endemik/epidemic

f) Peningkatan imunisasi

g) Peningkatan surveilens epidemiologi dan penanggulangan wabah

h) Peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi pencegahan dan pemberantasan penyakit

i) Monitoring, evaluasi dan pelaporan

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 65

13)Program standarisasi pelayanan kesehatan, dialokasikan dana Rp.370.942.000,- dan realisasi Rp.306.495.000,- atau 82,63%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Evaluasi dan pengembangan standar pelayanan kesehatan

b) Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan c) Penyusunan standar analisis pelayanan kesehatan

d) Monitoring, evaluasi dan pelaporan

e) Fasilitasi dan koordinasi perencanaan tingkat kabupaten dan puskesmas 14)Program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana prasarana Puskesmas,

Pustu dan jaringannya, dialokasikan dana Rp.11.606.608.991,- dan realisasi Rp.10.219.201.020,- atau 88,05%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Pengadaan puskesmas keliling

b) Pengadaan sarana dan prasarana puskesmas

c) Peningkatan puskesmas menjadi puskesmas rawat inap d) Peningkatan puskesmas pembantu menjadi puskesmas e) Rahabilitasi sedang/berat puskesmas pembantu

f) Monitoring, evaluasi dan pelaporan g) Pembangunan rumah Dokter h) Rehabilitasi Puskesmas i) Pembangunan poskesdes j) Rehabilitasi Rumah Para Medis k) Rehabilitasi rumah dokter

l) Pembangunan instalasi farmasi kabupaten m)Pengadaan sarana prasarana IFK

n) Penambahan ruang puskesmas

15)Program pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paru-paru/rumah sakit mata, dialokasikan dana Rp.9.209.311.000,- dan realisasi Rp.8.201.672.000,- atau 89,06%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pembangunan rumah sakit.

16)Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan, dialokasikan dana Rp.984.596.500,- dan realisasi Rp.953.636.550,- atau 96,86%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Kemitraan asuransi kesehatan masyarakat

b) Kemitraan alih teknologi kedokteran dan kesehatan c) Monitoring, evaluasi dan pelaporan

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 66

17)Program peningkatan pelayanan kesehatan anak balita, dialokasikan dana Rp.79.000.000,- dan realisasi Rp.54.450.000,- atau 68,92%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Penyuluhan kesehatan anak balita b)Pelatihan dan pendidikan anak balita

18)Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia, dialokasikan dana Rp.115.038.400,- dan realisasi Rp.72.688.400,- atau 63,19%, digunakan untuk

mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Pendidikan dan pelatihan perawatan kesehatan b)Pengadaan KMS lansia

c) Penyuluhan penyakit degeneratif bagi lansia

19)Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak, dialokasikan dana Rp.329.434.000,- dan realisasi Rp.266.947.000,- atau 81,03%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Supervisi fasilitatif dalam mendukung revolusi KIA. b) Komunikasi 7H2.

c) Pelatihan PONED

d) Pertemuan AMP, bidan coordinator, dukun dan kader kesehatan e) Sosialisasi kelas ibu hamil

20) Program peningkatan pelayanan kesehatan remaja, dialokasikan dana Rp.40.000.000,- dan realisasi Rp.31.000.000,- atau 77,50%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :

a) Penyuluhan dan konseling kesehatan reproduksi remaja di sekolah b)Pelatihan kelompok peduli kesehatan remaja (PKPR)

b. Tingkat Pencapaian SPM/Realisasi Pelaksanaan Program/Kegiatan

Realisasi pelaksanaan kegiatan dapat diuraikan per program sebagai berikut : 1) Program pelayanan administrasi perkantoran :

a) Penyediaan jasa surat menyurat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya meterai, buku cek dan giro serta jasa pengiriman sehingga terwujudnya pelayanan administrasi perkantoran yang efektif dan efisien. b) Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik, telah dilaksanakan

dengan hasil/manfaat : tersedianya jasa air dan listrik bagi Puskesmas dan Kantor Dinas Kesehatan sehingga terwujudnya kelancaran pelayanan perkantoran.

c) Penyediaan jasa administrasi keuangan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya honor pengelola keuangan guna mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 67

d) Penyediaan jasa kebersihan kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedinya paket pembersih kantor guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan asri.

e) Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya peralatan kantor berupa komputer PC, laptop dan printer guna mendukung pelaksanaan pelayanan administrasi perkantoran.

f) Penyediaan alat tulis kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya paket alat tulis kantor bagi dinas kesehatan sehingga dapat mendukung kelancaran aktivitas pelayanan perkantoran.

g) Penyediaan barang cetakan dan penggandaan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya bahan cetakan dan penggadaan guna mendukung ketersediaan dokumen kantor.

h) Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya paket komponen listrik dan jasa penerangan kantor sehingga dapat mendukung kelancaran pelaksanaan aktivitas perkantoran.

i) Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya bahan bacaan berupa koran sehingga dapat mendukung peningkatan wawasan aparatur Dinas Kesehatan.

j) Penyediaan makanan dan minuman kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya kebutuhan makan dan minum pegawai sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas perkantoran.

k) Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya rapat koordinasi dan konsultasi dalam rangka terciptanya sinkronisasi program dan kegiatan di Pusat dan Provinsi. l) Penyediaan jasa tim penilai angka kredit dan sekretariat angka kredit, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya data angka kredit Lingkup Dinas Kesehatan.

2) Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur :

a) Pengadaan kendaraan dinas/operasional, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya 1 (satu) unit kendaraan dinas roda empat guna mendukung pelaksanaan tugas kedinasan.

b) Pengadaan perlengkapan gedung kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya laptop dan audio visual guna mendukung pelaksanaan tugas perkantoran.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 68

c) Pengadaan meubelair telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya meubelair dan sarana kesehatan di Dinas Kesehatan guna mendukung kenyamanan bekerja.

d) Pemeliharaan rutin berkala gedung/kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terpeliharanya gedung kantor dinas kesehatan dan gedung farmasi.

e) Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terpeliharanya kendaraan dinas/operasional roda empat dan roda dua sehingga dapat memperlancar mobilitas perkantoran 3) Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, melalui kegiatan

pendidikan dan pelatihan formal, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya bantuan pendidikan S1 Keperawatan 1 orang, S2 sebanyak 2 orang dan bantuan pendidikan bagi mahasiswa izin belajar 1 orang guna meningkatkan kualitas SDM aparatur.

4) Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya dokumen laporan capaian kinerja dan realisasi keuangan SKPD guna mengukur capaian kinerja.

5) Program obat dan perbekalan kesehatan :

a) Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya bahan obat-obatan sehingga terwujudnya kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

b) Peningkatan mutu penggunaan obat dan perbekalan kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya tenaga farmasi kesehatan yang berkompeten di setiap Puskesmas guna meningkatkan kualitas dalam memberikan obat kepada pasien.

c) Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya distribusi obat dan perbekalan kesehatan guna pemerataan penyebaran dan persediaan.

d) Monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan dasar, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya monitoring dan evaluasi pelayanan obat kesehatan di setiap Puskesmas guna mengetahui situasi dan kondisi kesehatan masyarakat.

6) Program upaya kesehatan masyarakat :

a) Pengadaan peralatan dan perbekalan kesehatan termasuk obat generik esensial, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya peralatan dan perbekalan kesehatan termasuk obat generik esensial guna mendukung pelayanan kesehatan.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 69

b) Peningkatan kesehatan masyarakat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya jasa lembur pegawai dan Para Medis ruang rawat inap.

c) Peningkatan pelayanan dan penanggulangan masalah kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya jasa honorarium bagi Dokter PTT, Tenaga Kontrak, Tenaga Harian Lepas, Perawat, dan Tenaga Bidan sehingga terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. d) Penyediaan biaya operasional dan pemeliharaan, telah dilaksanakan dengan

hasil/manfaat : tersedianya tabung oksigen dan regulator puskesmas dan biaya operasional GFK guna memenuhi kebutuhan pasien.

e) Monitoring standar pelayanan kesehatan dasar, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya ATK kegiatan, tersedianya makan dan minum, biaya cetak dan penggandaan serta transportasi dan dokumentasi sehingga proses pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dapat berjalan dengan lancar.

f) Pelayanan perijinan sarana kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya perijinan sarana kesehatan sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan.

7) Program pengawasan obat dan makanan :

a) Peningkatan pemberdayaan konsumen/masyarakat di bidang obat dan makanan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya honorer nara sumber, panitia, makan/minum kegiatan, biaya akomodasi dan sewa gedung guna meningkatkan pemahaman masyarakat terkait obat dan makanan yang sesuai stadard kesehatan.

b) Peningkatan pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya pengawasan persebaran obat dan makanan di apotik, toko obat dan tempat penjualan makanan guna mencegah peredaran makanan dan obat yang membahayakan kesehatan. c) Peningkatan kapasitas laboratorium pengawasan obat dan makanan, telah

dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya biaya pemeriksaan sampel makanan di BPOM Kupang guna mengetahui kualitas obat dan makanan. 8) Program pengembangan obat asli Indonesia, telah dilaksanakan melalui

kegiatan pengembangan standarisasi tanaman obat bahan alami Indonesia dengan hasil/manfaat : meningkatnya pemahaman masyarakat terkait tanaman obat keluarga yang muda dijangkau masyarakat sesuai standarisasi kesehatan guna menangani kesehatan pada tahap pertama.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 70

9) Program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat :

a) Pengembangan media promosi dan informasi sadar hidup sehat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya warles dan megafon guna mendukung pelaksanaan penyebaran informasi bagi masyarakat.

b) Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya penyelenggaraan penyuluhan dalam rangka peningkatan prilaku pola hidup sehat pada masyarakat.

c) Peningkatan pendidikan tenaga penyuluh kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya honorarium tenaga penyuluh guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan.

d) Penyelenggaraan kegiatan desa siaga, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya bimbingan teknis desa siaga guna meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya menjaga kesehatan. 10) Program perbaikan gizi masyarakat :

a) Pemberian tambahan makanan dan vitamin, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya PMT bagi balita KEP dan Bumil KEK guna meningkatkan kesehatan balita dan bumil.

b) Penanggulangan Kurang Energi Protein (KEP), Anemia Gizi Besi, Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY), kurang Vitamin A dan kekurangan Zat Gizi Mikro lainnya, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya pemantauan garam yodium tingkat rumah tangga, serta pengangkutan logistik gizi dari provinsi ke kabupaten. c) Pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi, telah

dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya konseling, pemantauan garam yodium tingkat rumah tangga dan pelatihan kadarsi.

11) Program pengembangan lingkungan sehat :

a) Pengkajian pengembangan lingkungan sehat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya sampel air yang sesuai dengan stadarisasi kesehatan guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

b) Sosialisasi kebijakan lingkungan sehat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan STBM tingkat kecamatan guna meningkatkan pola hidup sehat masyarakat.

c) Monitoring, evaluasi dan pelaporan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya hasil evaluasi terhadap lingkungan sehat dan dampak lingkungan yang kurang sehat.

d) Pengadaan kartu rumah, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya kartu rumah guna memperlancar proses pelayanan kesehatan.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 71

12) Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular :

a) Penyemprotan/fogging sarang nyamuk, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya penyemprotan/fogging sarang nyamuk guna menekan jumlah populasi Nyamuk Malaria.

b) Pengadaan alat fogging dan bahan-bahan foging, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya paket bahan dan peralatan fogging sehingga terwujudnya upaya pencegahan penyakit menular.

c) Pengadaan vaksin penyakit menular, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya Vaksin Anti Rabies (VAR) guna mencegah penyebaran penyakit rabies.

d) Pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya biaya perjalanan dinas dalam daerah dalam rangka monitoring, evaluasi dan pelaporan.

e) Pencegahan penularan penyakit endemic/epidemic, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan belkaga, malaria dan HIV. f) Peningkatan imunisasi, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat :

telaksananya kegiatan pengepakan vaksin, pengambilan vaksin di Kupang, dan pelaksanaan program PIN (Pekan Imunisasi Nasional). g) Peningkatan Surveilens Epidemiologi dan penanggulangan wabah, telah

dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya investigasi dalam rangka penanggulangan KLB.

h) Peningkatan komunikasi, informasi dan edukasi pencegahan dan pemberantasan penyakit, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan sosialisasi kawasan tanpa rokok (KTR) guna mencegah resiko bagi perokok pasif dan menjaga kebersihan lingkungan kantor.

i) Monitoring, evaluasi dan pelaporan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya monitoring evaluasi bimbingan teknis P2M. j) Pelatihan manajemen imunisasi tingkat puskesmas, telah dilaksanakan

dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan pelatihan program imunisasi guna meningkatkan kompetensi pelaku imunisasi.

13) Program standarisasi pelayanan kesehatan :

a) Evaluasi dan pengembangan standar pelayanan kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya rapat evaluasi tahunan sehingga dapat teridentifikasinya kelebihan dan kekurangan proses pelaksanaan program/kegiatan.

b) Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya data profil

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 72

kesehatan sehingga terpenuhinya informasi dasar pelayanan bidang kesehatan.

c) Penyusunan standar analisis belanja pelayanan kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya dokumen perencanaan tingkat Puskesmas sebagai pedoman belanja pelayanan kesehatan.

d) Monitoring, evaluasi dan pelaporan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan monitoring, evaluasi dan supervisi di Puskesmas guna mengetahui perkembangan program/kegiatan.

e) Fasilitasi dan koordinasi perencanaan tingkat kabupaten dan puskesmas, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya RUK tingkat puskesmas.

14) Program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana/prasarana Puskesmas, Pustu dan jaringannya :

a) Pengadaan puskesmas keliling, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya kendaraan dinas puskesmas keliling guna memperlancar mobilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

b) Pengadaan sarana dan prasarana Puskesmas, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya bangunan rabat beton dan pagar IFK, terbayarnya honor PPTK fisik, staf pengelola proyek 2 orang, PPK, perjalanan dinas tim PHO dan ATK pokja.

c) Peningkatan puskesmas menjadi puskesmas rawat inap, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terpenuhinya kegiatan peningkatan status puskesmas Dampek, Mano Beamuring dan Mamba menjadi puskesmas rawat inap guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. d) Peningkatan puskesmas pembantu menjadi puskesmas, telah dilaksanakan

dengan hasil/manfaat : terpenuhinya kegiatan peningkatan status Pustu Mombok dan Lebi menjadi puskesmas non rawat inap.

e) Rehabilitasi sedang/berat puskesmas pembantu, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya rehabilitasi puskesmas pembantu Bea Waek guna menjaga kenyamanan bekerja petugas kesehatan.

f) Monitoring, evaluasi dan pelaporan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya monitoring pelaksanaan proyek pembangunan sarana kesehatan tahun 2016 guna mengetahui perkembangan jalannya proyek.

g) Pembangunan rumah Dokter, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya rumah Dokter untuk Puskesmas Mombok dan Lebi.

h) Rehabilitasi puskesmas, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya rehabilitasi Puskesmas Pota, Wukir, Lawir dan Lengko Ajang.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 73

i) Pembangunan poskesdes, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya poskesdes Watu Mori dan rehap poskesdes Lawi dan Golo Rentung.

j) Rehabilitasi rumah para medis, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya rehap rumah paramedic puskesmas Dampek, puskesmas Waelengga dan puskesmas Pota guna meningkatkan pelayanan kesehatan. k) Rehabilitasi rumah dokter, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat :

terlaksananya rehap rumah dokter Pota dan rumah dokter Mukun guna menyediakan tempat tinggal yang layak bagi para dokter.

l) Pembangunan instalasi farmasi kabupaten (IFK) baru, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya pembangunan gedung IFK baru. m)Pengadaan sarana dan prasarana IFK, telah dilaksanakan dengan

hasil/manfaat : tersedianya sarana dan prasarana gedung IFK baru.

n) Penambahan ruang puskesmas, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya penambahan ruang puskesmas Weleng.

15) Pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata, melalui pembangunan rumah sakit, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan pembangunan RSUD guna menyediakan sarana kesehatan bagi masyarakat.

16) Kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan :

a) Kemitraan asuransi kesehatan masyarakat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya premi jaminan kesehatan daerah (jamkesda) bagi pelayanan kesehatan masyarakat miskin.

b) Kemitraan alih teknologi kedokteran dan kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terbayarnya honor Sikda dan biaya pengadaan ATK sehingga dapat mengetahui informasi kesehatan masyarakat.

c) Monitoring, evaluasi dan pelaporan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya perjalanan dinas dalam daerah dalam rangka monev bimtek JKN sebagai pedoman pelayanan JKN kepada masyarakat. d) Kemitraan AIPMNH AUSAID, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat :

terselenggaranya kegiatan kemitraan AIPMNH AUSAID guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

17) Program peningkatan pelayanan kesehatan anak dan balita :

a) Penyuluhan kesehatan anak balita, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan sosialisasi kelas bayi balita di 23 puskesmas guna menjaga kesehatan anak balita.

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 74

b)Pelatihan dan pendidikan perawatan anak balita, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan orientasi penatalaksanaan bayi balita yang bermasalah di 23 puskesmas.

18) Peningkatan pelayanan kesehatan lansia :

a) Pendidikan dan perawatan kesehatan lansia, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan orientasi pada lansia guna menjaga kesehatan dan kebugaran bagi lansia.

b) Pengadaan KMS lansia, tidak dilaksanakan karena keterlambatan dalam proses pengadaan.

c) Penyuluhan penyakit degenerati bagi lansia, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan penyuluhan kesehatan lansia pada 23 puskesmas guna meningkatkan pemahaman lansia pentingnya menjaga kesehatan.

19) Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak :

a) Supervisi fasilitatif dalam mendukung revolusi KIA/manfaat : terbayarnya perjalanan dinas dalam daerah guna mendukung revolusi KIA.

b) Komunikasi 7H2, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya pulsa komunikasi 7H2 untuk 23 puskesmas guna memperlancar komunikasi terkait kesehatan masyarakat.

c) Pelatihan PONED, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan PONED dan terbayarnya biaya pengadaan alat peraga kegiatan.

d) Pertemuan AMP, Bidan Koordinator, Dukun dan Kader Kesehatan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan pertemuan