URUSAN DESENTRALISASI
B. Prioritas Urusan Wajib Yang Dilaksanakan 1.Urusan Pendidikan 1.Urusan Pendidikan
9. Urusan Penamanan Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu a.Program dan Kegiatan
1) Program pelayanan administrasi perkantoran, dialokasikan dana Rp.419.996.000,- dan realisasi Rp.416.668.252,- atau 99,21%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :
a) Penyediaan jasa surat menyurat
b) Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik c) Penyediaan jasa administrasi keuangan
d) Penyediaan jasa kebersihan kantor
e) Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja f) Penyediaan alat tulis kantor
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 103
g) Penyediaan barang cetak dan penggandaan
h) Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang - undangan i) Penyediaan makanan dan minuman
j) Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
k) Monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas kepemerintahan dalam daerah
2) Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, dialokasikan dana Rp.199.590.000,- dan realisasi Rp.198.385.200,- atau 99,40%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :
a) Pengadaan kendaraan dinas/operasional b) Pengadaan perlengkapan gedung kantor
c) Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
3) Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, dialokasikan dana Rp.19.414.000,- dan realisasi Rp.17.994.000,- atau 92,69%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan formal.
4) Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan, dialokasikan dana Rp.5.000.000,- dan realisasi Rp.5.000.000,- atau 100%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penyusunan laporan capaian kinerja dan realisasi keuangan SKPD.
5) Program peningkatan promosi dan kerja sama investasi, dialokasikan dana Rp.190.000.000,- dan realisasi Rp.185.642.500,- atau 97,71%, digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan :
a) Peningkatan fasilitasi terwujudnya kerjasama strategis antar usaha besar dan usaha kecil menengah
b) Koordinasi perencanaan dan pengembangan penanaman modal c) Penyelenggaraan pameran investasi
d) Monitoring, evaluasi dan pelaporan
6) Program peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi, dialokasikan dana Rp.194.000.000,- dan realisasi sebesar Rp.193.875.000,- atau 99,94%, digunakan untuk mendukung kegiatan :
a) Penyusunan sistem informasi penanaman modal di daerah
b) Penyederhanaan prosedur perizinan dan peningkatan pelayanan penanaman modal
c) Optimalisasi / sosialisasi perda penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu
7) Program peningkatan kualitas pelayanan publik, dialokasikan dana Rp.367.000.000,- dan realisasi Rp.367.000.000,- atau 100 %, digunakan untuk
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 104
a) Pengembangan pelayanan perizinan b) Evaluasi pengelolaan pelayanan perizinan c) Peningkatan pengelolaan pelayanan perizinan
b. Tingkat Pencapaian SPM/Realisasi Pelaksanaan Program/Kegiatan
Realisasi pelaksanaan kegiatan dapat diuraikan per program sebagai berikut: 1) Program pelayanan administrasi perkantoran, dengan kegiatan :
a) Penyediaan jasa surat menyurat, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya meterai dan jasa pengiriman surat sehingga pelaksanaan aktivitas surat menyurat dapat berjalan lancar.
b) Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terpenuhinya jasa listrik kantor sehingga pelaksanaan administrasi perkantoran dapat berjalan maksimal.
c) Penyediaan jasa administrasi keuangan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya jasa honorarium bagi pengelola keuangan sehingga terwujudnya tertib administrasi pengelolaan keuangan.
d) Penyediaan jasa kebersihan kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat: tersedianya peralatan kebersihan kantor dan jasa cleaning service guna mewujudkan terciptanya lingkungan kantor yang bersih dan asri.
e) Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya peralatan kerja kantor seperti laptop, printer komputer PC dan UPS yang siap pakai guna memperlancar pelaksanaan pelayanan perkantoran.
f) Penyediaan alat tulis kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya paket alat tulis kantor untuk pelaksanaan pelayanan perkantoran. g) Penyediaan barang cetakan dan penggandaan, telah dilaksanakan dengan
hasil/manfaat : tersedianya barang cetak dan penggandaan guna mendukung ketersediaan dokumen kantor.
h) Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang – undangan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya bahan bacaan dan dokumen peraturan perundang – undangan selama satu tahun.
i) Penyediaan makanan dan minuman, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya makanan dan minuman harian pegawai guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas harian.
j) Rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya rapat koordinasi dan konsultasi guna terwujudnya sinkronisasi pelaksanaan program/kegiatan.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 105
k) Monitoring, evaluasi dan pelaksanaan tugas-tugas kepemerintahaan dalam daerah, telah dilaksanakan dengan hasil : tersedianya dokumen hasil monitoring dan evaluasi.
2) Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur :
a) Pengadaan kendaraan dinas/operasional, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya kendaraan dinas roda dua sebanyak 1 (satu) unit untuk memperlancar dan menunjang aktifitas kantor.
b) Pengadaan perlengkapan gedung kantor, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya perlengkapan gedung kantor guna meningkatkan pelayanan.
c) Pemeliharaan rutin berkala kendaraan dinas/operasional, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terpeliharanya kendaraan dinas/operasional roda empat dan roda dua demi peningkatan pelayanan.
3) Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, telah dilaksanakan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan formal dengan hasil/manfaat : terlaksananya diklat perizinan bagi aparatur BPMDP2T demi meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.
4) Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya dokumen laporan capaian kinerja dan realisasi keuangan SKPD guna mengukur capaian kinerja.
5) Program peningkatan promosi dan kerja sama investasi, dengan kegiatan : a) Peningkatan fasilitasi terwujudnya kerjasama strategis antara usaha besar dan
usaha kecil menengah, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya perjalanan dinas dalam daerah dalam rangka penilaian kelompok usaha produktif dan potensial dan terlaksanany perjalanan dinas luar darah dalam rangka penyampaian dokumen ke BKPM provinsi.
b) Koordinasi perencanaan dan pengembangan penanaman modal, telah dilaksanakan dengan hasil : terlaksananya perjalanan dinas ke provinsi dan pusat dalam rangka koordinasi investasi.
c) Penyelenggaraan pameran investasi, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan pameran investasi.
d) Monitoring, evaluasi dan pelaporan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya dokumen hasil evaluasi promosi dan kerja sama investasi sebagai pedoman dalam membuat kebijakan.
6) Program peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi, dengan kegiatan: a) Penyusunan system informasi penanaman modal di daerah, telah
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 106
penanaman modal di daerah sehingga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
b) Penyederhanaan prosedur perizinan dan peningkatan pelayanan penanaman modal, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya dokumen penyederhanaan prosedur perizinan guna mewujudkan pelayanan yang efektif dan efisien.
c) Optimalisasi/sosialisasi Perda pelayanan perizinan terpadu, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : terlaksananya kegiatan sosialisasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pelayanan perizinan.
7) Program peningkatan kualitas pelayanan publik :
a) Pengembangan pelayanan perizinan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya media penyebaran informasi perizinan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait perizinan.
b) Evaluasi pengelolaan pelayanan perizinan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya dokumen hasil evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan perizinan.
c) Peningkatan pengelolaan pelayanan perizinan, telah dilaksanakan dengan hasil/manfaat : tersedianya data hasil survey di lapangan guna meningkatkan pelayanan perizinan.
c. SKPD Penyelenggara
BPMDP2T Kabupaten Manggarai Timur.
d. Dukungan SDM
Program dan kegiatan tersebut di atas didukung SDM sebanyak 20 orang, dengan rincian sebagai berikut :
1) Kualifikasi Pendidikan
a) Sarjana (S2 : 1 orang b) Sarjana (S1) : 15 orang c) Sarjana Muda : 4 orang 2) Pangkat/Golongan
a) Golongan IV : 3 orang b) Golongan III : 15 orang c) Golongan II : 2 orang 3) Jabatan Struktural
a) Eselon IV : 5 orang
b) Eselon III : 5 orang
c) Eselon II : 1 orang
4) Staf : 9 orang
e. Alokasi dan Realisasi Anggaran
Alokasi anggaran untuk pelaksanaan urusan pada Badan Penanaman Modal Daerah, Pelayanan dan Perijinan Terpadu Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp.2.652.561.579,- dan realisasi Rp.2.600.197.081,- atau 98,03%.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 107 f. Proses Perencanaan Pembangunan
Seperti tergambar pada urusan Pendidikan.
g. Kondisi Sarana dan Prasarana.
Kurang menunjang kegiatan kantor
h. Permasalahan dan Solusi.
1) Permasalahan
a) Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melegalkan usahanya dengan mengurus izin.
b) Keterbatasan sumber daya aparatur pada bidang tugas penanaman modal dan pelayanan perizinan.
c) Kurang memadainya sarana dan prasarana pelayanan yang ada pada Badan Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu.
d) Kurangnya penyebarluasan dan optimalisasi pemanfatan potensi investasi daerah yang berdampak pada kurangnya minat investor untuk berinvestasi di Manggarai Timur.
e) Kurangnya koordinasi dari SKPD teknis terkait izin-izin yang telah dilimpahkan kepada BPMDP2T dan lemahnya fungsi 107okum107l dan pengawasan dari SKPD teknis dalam menghasilkan produk 107okum daerah dalam upaya meningkatkan PAD.
f) Adanya perubahan regulasi di tingkat pusat yang menyebabkan terganggunya proses pelayanan perizinan.
g) Terjadinya perubahan status kelembagaan yang mengakibatkan penetapan indikator kinerja mengalami kendala.
2) Solusi
a) Mengadakan sosialisasi melalui radio dan berbagai instrument sosialisasi (liflet, booklet,brosur)
b) Peningkatan kualitas pelayanan dengan melakukan pelayanan melebihi jam kerja, apabila jumlah pemohon banyak.
c) Mengirimkan aparatur BPMDP2T untuk mengikuti diklat.
d) Pengadaan sarana dan prasarana kantor (Kendaraan, peralatan, perlengkapan dan meubelair).
e) Mengadakan rapat koordinasi dengan setiap SKPD teknis dalam rangka penyamaan persepsi dan koordinasi yang berujung pada upaya penyederhanaan proses perizinan dan proaktif untuk terus mendorong SKPD teknis untuk dapat mengusahakan peraturan daerah berkaitan dengan izin yang menjadi kewenangan SKPD.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Akhir Tahun Anggaran 2016 108
g) Melakukan konsultasi secara intens ke instansi-instansi terkait dengan pedoman pada peraturan yang berlaku.
10. Urusan Koperasi dan UKM