BAB III : METODE PENELITIAN
F. Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur
F. Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur
Aitem dikatakan valid ketika hasil nilai V yang diperoleh dari rumus diatas lebih besar dari nilai V minimal yang telah ditentukan pada tabel. Pada pengujian ini terdat lima penilai atau rater dengan tiga pilihan skala, sehingga nilai V pada masing-masing aitem harus lebih atau sama dengan 0.90 agar suatu aitem tersebut dikatakan valid.
b. Uji Validitas Konstruk
Pengujian validitas konstruk dibantu dengan IBM SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Pengujian dilakukan dengan menggunakan korelasi product moment, yaitu dengan mengkorelasian skor pada aitem dengan total aitem yang ada. Aitem dikatakan valid ketika r hitung > r tabel, dan dikatakan tidak valid kerika r hitung < r tabel. Aitem yang tidak valid akan digugurkan, sementara aitem yang valid akan digunakan untuk pengukuran lebih lanjut.
2. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu hasil pengukuran dapat dipercaya (Suryabrata, 2004). Reliabilitas juga merujuk pada bahwa alat ukur yang digunakan pada penelitian memperoleh informasi yang dapat dipercaya serta mampu mengungkap informasi yang sebenarnya (Sitinjak & Sugiarto. 2006). Pengujian reliabilas ini juga dibantu dengan IBM SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Pengujian terhadap reliabilitas ini dilakukan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Apabila nilai Alpha Cronbach mendekati 1,00 maka nilai reliabilitas alat ukur itu juga semakin tinggi. Namun, apabila nilai Alpha
Cronbach kurang dari 0,6 maka reliabilitasnya dikatakan kurang baik.
Berdasarkan hasil uji reliabilitas dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach.
Tabel 3.7
Kriteria Indeks Koefisien Reliabilitas No. INTERVAL KRITERIA
1 < 0, 200 Sangat Rendah 2 0,200 - 0,399 Rendah 3 0,400 - 0,599 Cukup 4 0,600 - 0,799 Tinggi 5 0,800 - 1,000 Sangat Tinggi
3. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas
1) Uji Validitas Isi
Berdasarkan hasil penilaian ahli terkait variabel pembelian impulsif, electronic word of mouth serta regulasi diri, dan dilakukannya perhitungan koefisien validitas isi dengan menggunakan Aiken’s V Value diperoleh hasil sebagai, berikut:
a) Skala Pembelian Impulsif
Tabel 3.8
Hasil Uji Validitas Isi Skala Pembelian Impulsif Aitem Penilai
ΣS v Keterangan A B C D E
1 3 3 3 3 3 10 1 Valid 2 3 3 3 3 3 10 1 Valid 3 3 3 3 3 3 10 1 Valid 4 3 3 3 3 3 10 1 Valid 5 3 3 3 3 3 10 1 Valid 6 3 3 3 3 3 10 1 Valid 7 3 3 3 3 3 10 1 Valid 8 3 3 3 3 3 10 1 Valid 9 3 3 3 3 3 10 1 Valid 10 3 3 3 3 3 10 1 Valid 11 3 3 3 3 3 10 1 Valid 12 3 3 3 3 3 10 1 Valid 13 3 3 3 3 3 10 1 Valid 14 3 3 3 3 3 10 1 Valid 15 3 3 3 3 3 10 1 Valid 16 3 3 3 3 3 10 1 Valid 17 3 3 3 3 3 10 1 Valid 18 3 3 3 3 3 10 1 Valid 19 3 3 3 3 3 10 1 Valid 20 3 3 3 3 3 10 1 Valid 21 3 3 3 3 3 10 1 Valid 22 3 3 3 3 3 10 1 Valid 23 3 3 3 3 3 10 1 Valid 24 2 3 3 3 3 9 0.9 Valid 25 2 3 3 3 3 9 0.9 Valid 26 3 3 3 3 3 10 1 Valid 27 3 3 3 3 3 10 1 Valid 28 3 3 3 3 3 10 1 Valid 29 3 3 3 3 3 10 1 Valid
Berdasarkan hasil perhitungan koefisien validitas isi, sebanyak 29 aitem dari skala pengukuran pembelian impulsif dinyatakan valid.
b) Skala Electronic Word of Mouth (e-WOM) Tabel 3.9
Hasil Uji Validitas Isi Skala e-WOM Aitem Penilai
ΣS v Keterangan A B C D E
1 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 2 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 3 3 3 3 3 3 10 1 Valid 4 3 3 3 3 3 10 1 Valid 5 3 3 3 3 3 10 1 Valid 6 3 3 3 3 3 10 1 Valid 7 3 3 3 3 3 10 1 Valid 8 3 3 3 3 3 10 1 Valid 9 3 3 3 3 3 10 1 Valid 10 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 11 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 12 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 13 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 14 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 15 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 16 3 3 3 3 3 10 1 Valid 17 3 3 3 3 3 10 1 Valid 18 3 3 3 3 3 10 1 Valid 19 3 1 3 3 3 8 0.8 Tidak Valid 20 3 3 3 3 3 10 1 Valid 21 3 3 3 3 3 10 1 Valid 22 3 3 3 3 3 10 1 Valid 23 3 3 3 3 3 10 1 Valid 24 3 3 3 3 3 10 1 Valid
Berdasarkan hasil perhitungan koefisien validitas isi, sebanyak 23 aitem dari skala pengukuran electronic word of mouth (e-WOM) dinyatakan valid, sementara satu aitem lainnya dinyatakan gugur pada nomor aitem 19.
c) Skala Regulasi Diri
Tabel 3.10
Hasil Uji Validitas Isi Regulasi Diri Aitem Penilai
ΣS v Keterangan A B C D E
1 3 3 3 3 3 10 1 Valid 2 3 3 3 3 3 10 1 Valid 3 3 3 3 3 3 10 1 Valid 4 3 3 3 3 3 10 1 Valid 5 3 3 3 3 3 10 1 Valid 6 3 3 3 3 3 10 1 Valid 7 3 3 3 3 3 10 1 Valid 8 2 3 3 3 3 9 0.9 Valid 9 3 3 3 3 3 10 1 Valid 10 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 11 3 3 3 3 3 10 1 Valid 12 3 3 3 3 3 10 1 Valid 13 3 2 3 3 3 9 0.9 Valid 14 3 3 3 3 3 10 1 Valid 15 3 3 3 3 3 10 1 Valid 16 3 3 3 3 3 10 1 Valid 17 3 3 3 3 3 10 1 Valid
Berdasarkan hasil perhitungan koefisien validitas isi, sebanyak 17 aitem dari skala pengukuran regulasi diri dinyatakan valid.
2) Uji Validitas Konstruk a) Skala Pembelian Impulsif
Dari hasil uji validitas konstruk skala pembelian impulsif diperoleh 17 aitem gugur dari 29 aitem yang di uji coba. Hasil pengujian didapatkan sebagai berikut.
Tabel 3.11
Hasil Uji Validitas Konstruk Pembelian Impulsif
Aspek Indikator Aitem Jumlah
Aitem Valid Gugur
Kognitif
Kegiatan belanja dilakukan tanpa adanya
pertimbangan
1, 8,
19 27 4
Kegiatan pembelian dilakukan tanpa mempertimbangkan kegunaan suatu produk
2, 9,
20 18 4
Kegiatan pembelian dilakukan tanpa membandingkan produk
21, 17 3, 26 4
Afektif
Pembelian yang memunculkan rasa kecewa setelahnya
25 4, 16,
11 4
Pembelian dilakukan karena suasana hati positif
5, 12,
22 28 4
Pembelian dilakukan untuk mengubah perasaanya
6, 15,
23 10, 13 5 Pembelian
dilakukan karena tidak bisa menahan diri
7, 29 14, 24 4
Jumlah 17 12 29
b) Skala Electronic Word of Mouth (e-WOM)
Dari hasil uji validitas konstruk electronic word of mouth (e-WOM) diperoleh 4 aitem gugur dari 23 aitem yang di uji coba. Hasil pengujian didapatkan sebagai berikut
Tabel 3.12
Hasil Uji Validitas Konstruk e-WOM
Aspek Indikator Aitem Jumlah
Aitem Valid Gugur
Intensitas
Pengikut aktif mengakses/mencari informasi berupa ulasan suatu produk
1, 7,
14 3
Pengikut aktif berinteraksi dengan pengguna media sosial lainnya
2, 8,
16, 19 4
Banyaknya ulasan yang ditulis oleh pengikut mengenai suatu produk
3, 9,
15, 22 4
Valensi Opini
Pengikut membagikan komentar positif ataupun negatif terhadap suatu produk
4, 10 13 3
Pengikut
merekomendasikan suatu produk pada pengguna media sosial lainnya
5, 11,
22 18 4
Konten
Pengikut memperoleh informasi mengenai suatu produk yang meliputi variasi,
ingredient (kandungan), harga, fungsi/kegunaan, dan cara pemakaian
6, 12,
23 17, 20 5
Jumlah 19 4 23
c) Skala Regulasi Diri
Dari hasil uji validitas konstruk regulasi diri diperoleh 1 aitem gugur dari 17 aitem yang di uji coba. Hasil pengujian didapatkan sebagai berikut
Tabel 3.13
Hasil Uji Validitas Konstruk Regulasi Diri
Aspek Indikator Aitem Jumlah
Aitem Valid Gugur
Goal Setting
Individu menentukan sejumlah tujuan yang akan dicapai dalam jangka waktu tertentu.
1, 5, 10, 13, 15
11 6
Perseverance
Individu mampu fokus dalam
mengerjakan setiap kegiatan yang dilakukan, serta menjadikan hambatan yang terjadi dalam hidup sebagai tantangan
7, 8, 9 3
Decision Making
Individu mampu melakukan perubahan dan pengambilan keputusan
7, 9, 12, 14, 16
5
Learning From Mistakes
Individu mampu belajar dari kesalahan yang telah dilakukan.
4, 8,
17 3
Jumlah 16 1 17
b. Uji Reliabilitas
Berdasarkan hasil uji reliabilitas pada masing-masing alat ukur diperoleh nilai reliabilitas sebagai berikut.
Tabel 3.14
Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian
Skala Cronbach's
Alpha Keterangan
Pembelian Impulsif 0,600 Tinggi
Electronic Word of Mouth 0,780 Tinggi
Regulasi Diri 0,866 Sangat Tinggi
1) Skala Pembelian Impulsif
Berdasarkan dari hasil pengujian reliabilitas diperoleh bahwa skala pembelian impulsif memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,600. Aitem-aitem pada setiap konstruk pada skala ini dinyatakan reliabel atau dapat dipercaya, karena nilai yang diperoleh sama dengan 0,600.
2) Skala Electronic Word of Mouth (e-WOM)
Berdasarkan dari hasil pengujian reliabilitas diperoleh bahwa skala electronic word of mouth (e-WOM) memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,780. Aitem-aitem pada setiap konstruk pada skala ini dinyatakan reliabel atau dapat dipercaya, karena nilai yang diperoleh lebih besar dari 0,600.
3) Skala Regulasi Diri
Berdasarkan dari hasil pengujian reliabilitas diperoleh bahwa skala regulasi diri memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,866.
Aitem-aitem pada setiap konstruk pada skala ini dinyatakan reliabel atau dapat dipercaya, karena nilai yang diperoleh lebih besar dari 0,600.