• Tidak ada hasil yang ditemukan

VIII IMPLIKASI STRATEGI PEMASARAN

Dalam dokumen SKRIPSI E GINTING SNIS (Halaman 118-123)

Hasil analisis perilaku konsumen berimplikasi terhadap strategi pemasaran. Strategi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan bertujuan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan pelanggan sasaran (Kotler, 2002). Strategi pemasaran restoran/rumah makan berkaitan dengan tujuh unsur bauran pemasaran yang terdiri dari strategi produk, harga, promosi, tempat, orang, proses, dan bukti fisik.

Salah satu cara untuk meningkatkan kepuasan adalah dengan meningkatkan kinerja 15 atribut yang mempengaruhi kualitas produk. Dengan peningkatan tersebut, maka akan meningkatkan skor indeks kepuasan atribut yang diperoleh sehingga indeks kepuasan keseluruhan yang dicapai oleh rumah makan/restoran juga akan meningkat. Adapun rekomendasi yang diberikan berdasarkan hasil penelitian kepada pihak Rumah Makan Dinar adalah sebagai berikut :

8.1. Strategi produk

Atribut cita rasa makanan merupakan atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Selain itu, atribut cita rasa merupakan atribut yang dianggap penting oleh konsumen. Kinerja yang diberikan oleh Rumah Makan Dinar pada atribut ini sudah dinilai baik oleh konsumen Oleh karena itu, pihak Rumah Makan Dinar sebaiknya mempertahankan kinerja atribut cita rasa makanan. Begitu juga dengan atribut aroma yang merupakan salah satu atribut yang penting bagi konsumen dan kebersihan minuman dan perlengkapannya yang juga memiliki tingkat kepentingan tinggi dan dirasa sudah memuaskan oleh konsumen sehingga kinerjanya harus dipertahankan.

Atribut cita rasa makanan dan aroma makanan dapat terus dijaga kualitasnya dengan terus menggunakan bahan-bahan dan bumbu masak yang selama ini telah digunakan. Kesegaran dan takaran bahan-bahan dan bumbu tersebut juga tetap dipertahankan seperti kondisi saat ini. Sedangkan untuk atribut porsi makanan, masih perlu ditingkatkan kinerjanya karena masih berada dalam

kuadran III, namun prioritasnya rendah. Atribut ini diperbaiki setelah memperbaiki atribut-atribut yang berada di kuadran I.

8.2. Strategi Harga

Salah satu unsur penting dalam strategi pemasaran adalah harga. Harga tidak dinilai terlalu penting oleh konsumen Rumah Makan Dinar. Namun dalam hasil perhitungan loyalitas dinyatakan bahwa 15,46 persen konsumen tergolong dalam kriteria switcher buyer yaitu konsumen yang sangat peka terhadap perubahan harga. Jumlah tersebut merupakan jumlah konsumen yang cukup banyak. Mereka akan bersedia beralih ke restoran/rumah makan lain yang menawarkan harga yang lebih murah. Selain itu berdasarkan perhitungan loyalitas dinyatakan juga bahwa 79,38 persen konsumen termasuk ke dalam kriteria satisfied buyer yaitu konsumen yang bersedia beralih ke restoran/rumah makan lain yang dapat menawarkan produk dan layanan lebih baik dengan menanggung biaya peralihan. Berdasarkan analisis karakteristik konsumen diketahui pula bahwa pendapatan konsumen Rumah Makan Dinar berada pada rentang pendapatan lebih kecil atau sama dengan Rp1.000.000,-.

Oleh karena itu, di tengah persaingan bisnis restoan/rumah makan yang meningkat, pihak Rumah Makan Dinar sebaiknya mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk maupun pelayanan restoran dengan harga tetap sehingga konsumen semakin puas dan semakin loyal serta tidak beralih ke restoran/rumah makan lain. Apabila pihak Rumah Makan Dinar ingin menaikkan harga, sebaiknya mempertimbangkan keadaan pendapatan konsumen yang sebagian besar adalah kelas menengah ke bawah. Selain itu, Rumah Makan Dinar dapat meningkatkan harga dengan diikuti peningkatan kualitas produk dan layanan yang sesuai.

8.3. Strategi Promosi

Promosi sangat penting dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat luas. Berdasarkan keterangan pemilik, Rumah Makan Dinar sudah pernah melakukan promosi berupa iklan di radio lokal bogor, promosi di majalah kuliner serta papan nama restoran dan brosur. Namun demikian, sebagian besar konsumen (53,61 persen) mengetahui keberadaan Rumah Makan Dinar dari teman. Sedangkan responden yang mengetahui keberadaan Rumah Makan Dinar

dari papan nama restoran hanya berjumlah 19,59 persen dan bahkan dari hasil wawancara dengan para responden, tidak ada responden yang pernah mendengar atau melihat iklan tentang Rumah Makan Dinar di radio maupun majalah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa iklan di radio, majalah kuliner maupun papan nama restoran serta brosur bukan merupakan alat promosi yang efektif. Hal ini mungkin disebabkan oleh kesibukan para responden sehingga tidak sempat membaca majalah kuliner ataupun mendengarkan siaran radio.

Salah satu alternatif strategi promosi yang dapat dilakukan adalah promosi penjualan yaitu dengan memberikan kupon pembelian. Kupon adalah sertifikat yang memberi suatu potongan harga untuk pembelian sebuah produk tertentu.

Pemberian kupon diberikan kepada konsumen yang baru saja melakukan pembelian di Rumah Makan Dinar. Dengan pemberian kupon potongan harga tersebut, diharapkan seorang konsumen yang baru melakukan kunjungan untuk pertama kali akan melakukan kunjungan lagi dengan harapan akan mendapatkan potongan harga dengan membawa kupon yang telah ia dapatkan. Selain itu, konsumen tersebut juga kemungkinan besar akan merekomendasikan Rumah Makan Dinar kepada orang lain karena memberikan kupon potongan harga kepada pengunjung. Kupon dibuat masa kadaluarsanya sehingga apabila konsumen terlambat menukarkan kupon, konsumen tersebut tidak berhak atas potongan harga.

8.4. Strategi Tempat

Lokasi merupakan faktor penting dalam usaha jasa restoran. Berdasarkan hasil analisis Importance Performance Analysis (IPA) dapat disimpulkan bahwa tempat merupakan atribut yang dinilai penting oleh konsumen dan kinerjanya dirasakan sudah baik oleh konsumen. Lokasi Rumah Makan Dinar dinilai sudah strategis. Hal tersebut terkait dengan posisi Rumah Makan Dinar yang berada di tepi Jalan Raya Siliwangi dan mudah untuk dijangkau oleh kendaraan umum atau pribadi. Selain itu, kenyamanan restoran dan kebersihan ruang makan juga dinilai sebagai atribut yang penting dan kinerjanya dirasakan sudah memuaskan. Untuk itu, pihak Rumah Makan Dinar pelu mempertahankan atribut-atribut tersebut.

Atribut yang perlu diperbaiki oleh Rumah Makan Dinar untuk strategi tempat adalah sarana parkir. Saat ini, Rumah Makan Dinar belum memiliki tempat

parkir khusus bagi para pelanggan yang datang dengan kendaraan pribadi. Selama ini, kendaraan konsumen yang berkunjung ke Rumah Makan Dinar diparkir di pinggir jalan raya. Atribut ini perlu diperbaiki karena menurut para responden, kinerja atribut ini masih rendah. Walaupun untuk kondisi saat ini, atribut ini masih masuk kuadran III dengan prioritas perbaikan rendah, namun apabila jumlah pelanggan Rumah Makan Dinar yang berkunjung dengan menggunakan kendaraan pribadi bertambah, maka tentu saja tingkat kepentingan atribut ini akan meningkat dan bisa saja masuk ke dalam kuadran I. Untuk itu, pihak Rumah Makan Dinar perlu membangun tempat parkir khusus dan cukup luas untuk menampung kendaraan-kendaraan para pelanggan, sehingga konsumen tidak lagi menggunakan sebagian jalan raya sebagai tempat parkir.

8.5. Strategi Orang

Pramusaji merupakan bagian dari strategi orang yang tercakup pada dimensi jasa. Kinerja pramusaji yang berhubungan dengan konsumen perlu mendapat perhatian dari pihak pemilik Rumah Makan Dinar. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kinerja atribut kesigapan, keramahan dan kesopanan pramusaji masih kurang memuaskan bagi konsumen dan menjadi prioritas utama dalam perbaikan kinerja. Hal tersebut dikarenakan pramusaji yang baik dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk datang kembali mengunjungi Rumah Makan Dinar. Sedangkan untuk penampilan pramusaji yang dinilai kurang penting bagi konsumen tidak perlu dijadikan prioritas yang perlu ditingkatkan kinerjanya. Pramusaji dapat mengenakan pakaian sopan dengan dandanan yang baik, tidak perlu mengenakan pakaian yang terlihat elegan.

Pihak Rumah Makan Dinar sebaiknya menambah jumlah karyawan dan membuat pembagian tugas yang jelas antara setiap karyawan. Dengan demikian, seorang pramusaji tidak lagi hasrus merangkap beberapa tugas, dan bisa lebih sigap jika ada pelanggan yang membutuhkan bantuannya. Pihak Rumah Makan Dinar juga perlu mengingatkan pramusajinya agar tetap tersenyum dan ramah terhadap semua konsumen, bagaimanapun keadaan konsumen tersebut.

8.6. Strategi Proses

Restoran/rumah makan adalah sebuah usaha yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga menjual jasa. Oleh karena itu, pihak Rumah Makan Dinar

harus memperhatikan proses dengan baik. Kecepatan penyajian merupakan proses yang perlu diperhatikan pihak Rumah Makan Dinar. Atribut Kecepatan penyajian dinilai penting oleh konsumen dan kinerjanya masih kurang sehingga perlu ditingkatkan kinerjanya. Atribut ini bisa ditingkatkan kinerjanya dengan pembagian tugas yang jelas antara pramusaji yang ada. Selain itu, bisa juga dengan melakukan pelatihan kepada para pramusaji sehingga pramusaji dapat lebih cekatan dalam melakukan pelayanan terhadap konsumen.

8.7. Strategi Bukti Fisik

Dekorasi restoran merupakan atribut yang dapat menarik perhatian konsumen yang melewati lokasi Rumah Makan Dinar. Namun berdasarkan penelitian, dekorasi Rumah Makan Dinar belum dinilai penting oleh konsumen dan kinerjanya juga tidak terlalu baik. Oleh sebab itu, strategi bukti fisik yang telah dilakukan sudah cukup dan tidak perlu diprioritaskan untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Hal yang dapat dilakukan oleh pihak Rumah Makan Dinar terhadap bauran pemasaran bukti fisik adalah menjaga dan memperhatikan keadaan fasilitas yang tersedia. Bila ada kerusakan, pihak Rumah Makan Dinar harus segera memperbaikinya.

IX KESIMPULAN DAN SARAN

Dalam dokumen SKRIPSI E GINTING SNIS (Halaman 118-123)