• Tidak ada hasil yang ditemukan

No Daftar Penerima BLT

Tahap 1, 2 dan 3 No Daftar Nama Penerima Penerima BLT Tahap 4, 5

dan 6

78

19 SATUA 19 RIMING 19 H. TAMPA 19 RUSMAN. K

20 ALIM FIRDAUS 20 SAMSIA 20 MAHDI 20 BAHRI

21 ASNI 21 JUHAEDAH 21 KAMISA 21 ROSMIATI TARAWE

22 MIDO 22 MUHANIA 22 RAPPE 22 SULAEMANA

23 HJ. DARAWISAH 23 SUDDIN 23 KAMINA 23 BONE

24 LINDA 24 BASRI AKKA 24 NURWATI 24 HARTATIAH

25 A.MUDIAN 25 HADERIA 25 JUSNI 25 DARUMA

26 DG. RAPPE 26 MARMIN 26 SAWIAH 26 HADEWIAH

27 NAPISAH 27 HJ. SITTI 27 ROSLINA 27 BECCE KAMI

28 MADI 28 SIDA 28 HASNI 28 SYAMSIAH

29 ASRIANTO 29 CAHIR 29 MUHAJIR 29 NOMA

30 HADI BIN KULLE 30 HASNA 30 SALASI 30 NAJMA

31 CINNONG 31 SUMARDI 31 JUSNA 31 RUDI HAMID

32 OMBONG 32 ROSMINI 32 LAHABO 32 TASO DG RANI

33 HAMIRA 33 DAWISA

34 ATI 34 SIMBA

35 JUSMIATI

35 BOMBONG

MUHAMMAD

36 HASNA 36 TORA DG SITABA

37 BAHTIAR 37 MUH. ARIF

38 RAMIS 38 IWAN PACI

39 KISTANG 39 HARTATIAH RAHIMA

40 SALMA 40 SUHAENI

41 HARIS 41 BAHRIA S

79

42 MASYITA 42 ISMAIL

43 MUH. RISAL 43 INDAH ICA

44 ROSLIA DG BAJI 44 HASRIAWAN

45 BASO. S 45 SUGI

46 SATTUANG 46 SUMARLIN

47 MINANG 47 SATTULLAH

48 JABBARENG 48 BACCE

49 SUHE 49 YULI HARTAMUSA

50 BASO 50 MASNI

51 BASO 51 HAMZAH

52 DIRA 52 HASRAWATI

53 A. NURAENI 53 MAPPI

54 DEKONG 54 SONGA

55 AMIRUDDIN 55 SITTI SYAMSIAH

56 ASDAR 56 RAPIAH

57 ARNIDAWATI 57 SAHLAN

58 SUBAEDAH 58 HASNI

59 PATI 59 GANDI

60

SAFLAH BINTI

MANGGU

60 AMBO RAJA

61 EWIN 61 HARIS MUNANDAR

62 RAJA

63 HALWIAH

64 HASMIATI

80

65 MUH. BASRI

66 IRMAYANTI

67 M. AMRI

68 SITTI

69 SUNGGU DG TE'NE

70 HAYATI

71 SIDA

72 MALU DG BAJI

73

SALAMAN DG

TINGGI

74 H. JUBAIR

75 RALLANG DG BAU

76 RAJAWANG

77 MUHARRAM

78 MISBAR

79 RUSTAN

80 HALWIANI

81 NGAPA

82 SAMSU

83 MILA RAHMAWATI

84 AMBO TUWO

85 RISWAN

86 AMBO ELO

87 INDO RAJENG

81

88 ABD. RASYID. BA

89 ANDI MUH. SAID

90 DAHYAR

91 SAENAL

92 ANDI BUSTANIL

93 ABD. HARIS

94 HAMRAWATI

95 ABD. AZIS

96 HERMAN

97 KAMERIA

98 MUH. RIZAL

99 MANYA

100 SITTI DG NGONA

101 ULIL ASMI

102 ISA

103 ETTA DAWI

104 M. ALWI

105 MARIAMA

106 RIMING

107 NAICA

108 SAMSIA

109 PATIMAH

110 CAMARUDDIN

111 AHMAD

82

112 PARIDA

113 JUHAEDAH

114 MUHANIA

115 MUH. HASYIM

116 SUDDIN

117 BASRI AKKA

118 ASMAH

119 ENDA

120 HADERIA

121 ERIL

122 JUSNANI

123 MARMIN

124 HJ. SITTI

125 TION

126 SIDA

127 ANWAR

128 CAHIR

129 PIDA

130 AGUSTAM

131 ROSTINA

132 HASNA

133 SUMARDI

134 SANAWIAH

135 ROSMINI

83 Lalu wawancara dengan Bapak Hasril selaku operator atau Staf Kaur Keuangan Desa menjelaskan mengenai mekanisme runtut alokasi anggaran Desa Garanta dengan menggunakan SISKUDES (Aplikasi Sistem Keuangan Desa).

beliau menjelaskan:

“Dalam penginputan data di Siskudes yakni dengan perencanaan data anggaran dari data RPJMDesa termasuk data umum desa, visi misi desa, visi misi kepala desa, rancangan RPJMDesa juga ikut di input kedalam Siskudes tersebut, setelah semua terisi mengenai data-data desa barulah kemudian nanti di mulai penginputan di bagian Isian data Anggaran di pemerintahan Desa. jadi di dalam aplikasi tersebutlah (SISKUDES) semua rincian mengenai jenis kegiatan desa, baik itu dalam bidang kegiatan kemasyarakatan seperti bidang Pendidikan, pembangunan desa serta bidang lainnya itu di masukkan datanya di Aplikasi Siskudes ini termasuk juga didalamnya mengenai rincian anggaran yang dibutuhkan untuk operasional kegiatan yang akan dilaksanakan. Sedangkan mengenai pendapatan, baik itu pendapatan yang sumbernya dari pusat, dari pihak kabupaten kota, bantuan masyarakat, bantuan dari pihak ketiga, bagi hasil BUMDES (Badan Usaha Milik Desa), bagi hasil pajak ataupun pengembalian hasil tahun sebelumnya itu di input semuanya disini. Untuk belanjanya sendiri, jenis belanja sendiri semuanya juga datanya juga di masukkan disini, belanja yang dimaksud ialah rincian penghasilan tetap kepala desa, kegiatan Desa, kegiatan sub bidang, RAB Rinciannya semuanya terpaparkan di sini.

Kesemuanya itulah yang nantinya di Asistensikan di Kecamatan kemudian di verifikasi oleh pihak desa kemudian Desa melakukan persuratan kembali ke Kecamatan untuk di serahkan ke Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa). sedangkan untuk anggaran yang tidak terbelanjakan (Silpa) itu nantinya akan di gunakan kembali untuk anggaran tahun berikutnya, jadi tidak ada yang Namanya dana yang Hangus. Setelah melakukan pengaggaran, asistensi juga telah terlaksana dan di terima oleh pihak PMD, yang selanjutnya dibuatkan dokumen pencairan”.5

Dokumen pencairan yang dimaksud didalamnya termuat:

- Surat pengantar kepala desa - Surat permohonan dana desa - Perdes APBDesa

- Perdes tentang penjabaran - Perdes RKP

- Perdes tentang penyertaan modal bumbdes (kalua ada) - Profil desa

- Surat pertanggungjawaban mutlak

5 Hasril Husinar Ismail, S.Pd, Staff Kaur Keuangan Desa, wawancara di Kantor Desa Garanta, 14 Januari 2021, Pukul 20.40

84 - Sk ppkd

- Sk tpk

- Penetapan rekening kas desa - Fotocopy npwp

- Proposal penyertaan modal bumdes (kalua ada) - Perpanjangan pengurus aset desa

- Berita acara

- Persetujuan BPD dan Kepala Desa - Perdes tentang pencairan

Kemudian bapak Hasril menambahkan:

“Setelah dilakukan pencairan dana akan di transfer ke rekening kas Desa.

pemerintah desa ketika ingin melakukan pencairan harus melakukan penatausahaan yang mana didalamnya penerimaan bank, semisal alokasi dana desa itu jatuh pada bulan januari dan telah di transfer ke rekening kas desa maka dana tersebut harus di input datanya di Siskudes ini, pihak pemerintahan desa tidak bisa melakukan pembuatan spp (surat permintaan pembayaran) kalau tidak terdapat dana desa. setelah itu, Kaur Keuangan membuat SPP kegiatan yang mana SPP kegiatan tersebut di serahkan ke PMD untuk di asistensi. Nanti setelah di verifikasi oleh pihak PMD barulah di cairkan di bank yang dituju, untuk nominal besaran dana itu sesuai dengan SPP yang dibuat, dana tersebut tidak kurang dan tidak lebih sepeserpun dari SPP yang diajukan. Setelah melakukan SPP selanjutnya dilakukan penginputan data pencairan SPP untuk pembuatan SPJ (surat pertanggungjawaban) dimana SPJ tersebut termuat mengenai kwitansi, jumlah yang diterima, penerima beserta alamatnya. Setelah itu dibuat SPJ maka semua SPP yang dibuat pada pencairan yang diajukan di PMD akan dibuatkan semua LPJnya dalam bentuk manual terlampir. Setelah itu, kalau missal ADD (ALokasi Dana Desa) telah dibuatkan LPJnya dan telah di verifikasi oleh Sekertaris dan Kepala Desa kemudian di serahkan kembali ke dinas PMD untuk di verifikasi kembali. Tahapan tersebutlah mengenai mekanisme pertanggung jawaban keuangan di desa Garanta ini”.6

Dari beberapa hasil wawancara di atas, dapat di ketahui bahwa seluruh proses dan alur pertanggung jawaban keuangan di desa telah sesuai dengan prosedur yang telah di tetapkan. Hubungan keuangan dari pihak pemerintah pusat ke kabupaten lalu kembali ke desa, membuat hal tersebut lebih transparan di bantu

6 Hasril Husinar Ismail, S.Pd, Staff Kaur Keuangan Desa, wawancara di Kantor Desa Garanta, 14 Januari 2021, Pukul 21.00 WITA

85 dengan adanya aplikasi SISKUDES membuat perangkat desa lebih terbantu dengan penginputan data yang lebih mudah.

d. Transparansi Pembuatan Regulasi

Dalam menjalankan roda pemerintahan, regulasi berperan penting dalam sistem penyelenggaraan negara karena regulasi tersebutlah sebuah pemerintahan dapat menjadi tolak ukur bagaimana sebuah organisasi atau pemerintah mengatur secara structural mengenai apa-apa saja yang menjadi kewenangan, hak serta kewajibannya. Pembuatan regulasi secara transparan juga memberi masyarakat angin segar, tuntutan tersebut jua menjadi sebuah acuan untuk terlaksananya pemerintahan yang baik demi terwujudnya sebuah negara yang bersih dan responsif.

Dari ketua BPD, ia memberikan informasi terkait mengenai regulasi yang di buat oleh pemerintah desa dari awal masa pemerintahan smpai dengan sekarang, beliau mengemukakan, bahwa:

“Mengenai regulasi sendiri itu, untuk peraturan mengenai APBDesa, RKP, dan lain sebagainya itu telah di dokumenkan tetapi untuk peraturan yang menyangkut masyarakat secara langsung itu masih dalam tahap rancangan, jadi nantinya rancangan itulah yang akan kami bahas bersama dengan pemerintah desa. ada beberapa poin yg akan di bahas nantinya yaitu aturan mengenai larangan hewan ternak untuk di lepasliarkan, dan tata ruang desa.

untuk harapan saya kedepannya agar pemerintahan desa ini lebih di tingkatkan agar desa garanta kembali menjadi desa percontohan di kabupaten Bulukumba”.7

7 Angsar, S.Sos., Ketua BPD Desa Garanta, wawancara di Rumah Beliau, 15 Januari 2021, Pukul 19.55 WITA.

86 Sedangkan wawancara dengan Bapak Drs. Muhammad Subair memberikan informasi terkait pembuatan regulasi yang dibuat di Desa Garanta, ia mengemukakan, bahwa:

“Masalah mengenai perdes itu selama masa jabatan saya ini yang terhitung baru satu tahun yang dilantik dulu pada bulan ke 4 Tahun 2020, jadi perdes itu baru bersifat Dokumen-dokumen Desa seperti Peraturan Desa mengenai RPJMDesa, APBDesa hanya sekitaran itu. Lalu untuk perdes itu sendiri sebelumnya di rumuskan oleh BPD bersama pemerintah desa dan perdes itu prosesnya cukup memakan waktu, karena kami bersama dengan BPD harus merancang mengenai hal-hal apa saja yang harus kami masukkan lalu setelah itu kami asistensi (mengusulkan) ke tingkat kabupaten agar tidak ada aturan yang menyalahi dari perdes yang nantinya kami buat, dan kami juga menyosialisasikan ke masyarakat terkait perdes yang kami buat. Untuk saat ini sendiri perdes yang telah dibuat yakni:

1. Perdes No. 1 Tahun 2019 tentang hak asal usul dan kewenangan desa 2. Perdes No. 2 tahun 2019 tentang RKPDesa (Rencana Kegiatan Pemerintah) 3. Perdes No. 3 Tahun 2020 tentang APBDesa

4. Perdes No. 4 Tahun 2020 tentang Perubahan APBDesa No. 3 Tahun 2020 5. Perdes No. 7 Tahun 2020 tentang RPJMDesa (Rencana Pembangunan Jangka

Menengah Desa)

6. Perdes No. 8 Tahun 2020 tentang RKPDesa 7. Perdes No. 1 Tahun 2021 tentang APBDesa

8. Perdes No. 1 Tahun 2020 tentang Penjabaran APBDesa Tahun 2020

Sedangkan untuk Peraturan Desa yang berhubungan atau menyangkut langsung mengenai masyarakat itu masih dalam tahap rancangan bersama dengan BPD.

Rancangan tersebut seperti

1. Peraturan mengenai larangan membuang sampah sembaranga 2. larangan melepasliarkan hewan ternak

3. perdes mengenai pertanian

hal tersebut merupakan rancangan yang masih kami diskusikan dengan pihak BPD beserta tokoh masyarakat dan masyarakat sendiri yang ingin terlibat langsung dalam pembuatan ragulasi di Desa”.8

Hal senada juga di paparkan oleh bapak Sekertaris Desa, bapak Hasanuddin, S.Sos. ia menuturkan, bahwa:

“Untuk saat ini peraturan desa itu hanya sebatas peraturan desa mengenai dokumen RPJMDesa, RKPDesa dan belum ada aturan langsung ke

8 Drs. Muhammad Subair, (53 Tahun) Kepala Desa Garanta, wawancara di Rumah Beliau Desa Garanta, 21 Januari 2020, Pukul 20.50 WITA.

87 masyarakat. Kebetulan saya juga menjabat sekertaris di desa garanta ini setelah pemilihan kepala desa jadi masih terhitung 1 tahun menjabat. Untuk data Perdes itu sendiri telah kami invetarisir”.9

Jadi, untuk pembuatan regulasi di pemerintahan desa itu telah sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan mengundang serta melibatkan pihak masyarakat untuk mengawasi jalannya pembuatan regulasi agar aturan tersebut tidak menindih ke pihak yang berkepentingan saja didalamnya, melainkan regulasi tersebut di buat agar tidak terjadi penyimpangan di kalangan pemerintahan dan masyarakat agar kehidupan berbangsa dan bernegara terjalin dengan lebih optimal.

e. Sistem Rekrutmen Perangkat Desa

Dalam peraturan Daerah Bulukumba No. 9 tahun 2016 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa telah menerangkan secara gamblang mengenai prosedur pengangkatan perangkat desa yang ada di Bulukumba. Perda tersebut menjadi pedoman di desa Garanta untuk melaksanakan pengangkatan perangkat desa, pemerintahan desa garanta untuk pertama kalinya mengadakan pengangkatan perangkat desa secara demokrasi. Hal itu didasari akan program penyelenggaraan pemerintahan yang lebih professional dan akuntabel dengan melibatkan masyarakat desa agar turut serta untuk bersama membangun desa agar lebih mandiri dalam mengurus pemerintahannya.

Dari pengamatan penulis yang turut serta membantu panitia pelaksanaan penjaringan perangkat desa, pemerintahan desa memulai melakukan pembentukan kepanitian penjaringan pada tanggal 4 januari 2021 bersama dengan pihak BPD

9 Hasanuddin, S.Sos, (53 Tahun) Sekertaris Desa Garanta, wawancara di Kantor Desa Garanta, 18 Januari 2020, Pukul 10.07 WITA.

88 dengan melibatkan masyarakat. Adapun panitia yang terpilih didalamnya tidak terdapat staf atau pihak pemerintahan desa, seluruhnya merupakan masyarakat asli desa garanta guna mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas dan tertib penyelenggaraan negara. Hal tersebut dikedepankan agar masyarakat turut serta andil dalam pelaksanaan pemerintahan desa.

Dari wawancara dengan bapak Abdul Rahman selaku ketua panitia penjaringan perangkat desa, ia menuturkan, bahwa:

“Jadi yang pertama itu mengenai pembentukan panitianya itu merupakan usulan dari kepala desa ke camat, artinya kepala desa itu merespon terkait dengan penjaringan ini bersama dengan BPD setelah itu kita musyawarah disini di kantor desa untuk memilih atau membentuk siapa-siapa yang cocok untuk menjadi tim panitia seleksi calon perangkat desa. setelah panitia terbentuk selanjutnya kami berkordinasi dengan dinas PMD untuk diberikan petunjuk tekhnis mengenai Tata Tertib serta syarat-syarat wajib bagi pencalon untuk mandaftarkan dirinya sebagai calon perangkat desa.

untuk tesnya sendiri itu biasanya diadakan di kantor camat Ujung Loe, tetapi karena antusias pendaftar ini cukup banyak jadi nantinya kami akan siapkan tempat agar para pendaftar ini lebih optimal dalam manjawab atau mengerjakan serangkaian tes yang diberikan nanti, adapun tes yang dimaksudkan ialah 1. Tes Kompetensi Komputer (Word dan Excel). 2. Tes Wawancara. 3. Tes Ujian Tertulis. Jadi dalam melakukan serangkaian tes tersebut, sesuai dengan Perbup (Peraturan Bupati), kami nantinya akan dibantu oleh pihak Kecamatan untuk mengawasi jalannya proses penjaringan perangkat desa ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan penjaringan perangkat desa yang diadakan pertama kali oleh pemerintah desa Garanta, momen ini merupakan bukti penerapan demokratis oleh pihak pemerintah desa, saya harap dengan di laksanakannya kegiatan seperti ini dan melibatkan langsung masyarakat, semoga desa garanta kedepannya bisa lebih mandiri dalam menjalankan pemerintahan serta lebih meningkatkan asas transparansinya”.10

Berikut adalah persyaratan yang diberikan kepada pendaftan calon perangkat desa