• Tidak ada hasil yang ditemukan

Visi dan Misi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 1) Visi

BAB IV HASIL PENELITIAN

TINJAUAN PUSTAKA

B. Visi dan Misi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 1) Visi

Terwujudnya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Maju, Bermutu, Berkarakter dan Berdaya Saing dalam Kebersamaan.

2) Misi

1. Meningkatkan kualitas, relevansi dan daya saing pendidikan 2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian

kepada masyarakat yang inovatif berbasis kebutuhan nyata 3. Meningkatkan daya dukung tatakelola perguruan tinggi yang

baik (good university governance).

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa induk berlokasi di Jl. Raya Jakarta Km.4, Panancangan, Cipocok Jaya, Banjaragung, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa saat ini menyelenggarakan program pendidikan akademik dan program pendidikan vokasi. Program Pendidikan Akademik terdiri atas Program Pendidikan Sarjana (S1) sebanyak 6 Fakultas yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Pascasarjana dengan jumlah keseluruhan civitas akademik 14.644 orang yang terdiri dari 535 dosen, 14.109 orang mahasiswa, dan 619 orang pegawai kampus UNTIRTA. Program Studi yang saat ini dimiliki sebanyak 21 Prodi untuk

Program Sarjana dan 3 Prodi untuk Program Megister dan Program Diploma III

Ekonomi, (Sumber: Bagian Kemahasiswaan FISIP UNTIRTA dan BUKK

UNTIRTA, April 2018).

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa juga menyelenggarakan Program Pendidikan Vokasi yaitu Program Diploma III. Fakultas yang menyelenggarakan Program Diploma III, yaitu Fakultas Ekonomi terdiri atas Prodi Akuntansi, Prodi Marketing, Prodi Perpajakan, Prodi Keuangan dan Perbankan, dan pada awal tahun 2018 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyediakan Program Diploma III yaitu Prodi Ilmu Keperawatan yang berlokasi di Jl. Teratai V No.25,

Lontarbaru Kecamatan Serang Kota Serang, Banten. (Sumber:

https://www.untirta.ac.id/berita/1889, diakses pada 21 Mei 2018 pukul 08:40 WIB).

Dalam upaya mencapai visi dan misi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan pemenuhan peraturan pemerintah untuk pengembangan pendidikan tinggi, rektor universitas Sultan Ageng Tirtayasa menyediakan sebuah sarana layanan kesehatan yang dikhususkan untuk membantu dan mempermudah civitas akademik dan karyawan kampus dalam melaksanakan kegiatannya. Sebagaimana dijelaskan dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 2009 Pasal 79 tentang Kesehatan Sekolah bahwasannya kesehatan sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat peserta didik dapat belajar, tumbuh, dan berkembang secara harmonis dan

setinggi-tingginya menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, yang diselenggarakan melalui sekolah formal dan informal atau lembaga pendidikan lain yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Sarana kesehatan yang disediakan oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa adalah Klinik dengan jenis klinik pratama dan disebar disetiap cabang kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yaitu pada Kampus A, Kampus B, dan Kampus C.

4.1.2 Gambaran Umum Klinik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Klinik Pratama Universitas Sultan Ageng Tirtyasa merupakan sebuah sarana pelayanan kesehatan yang hadir pada tahun 2005 yang bertransformasi lokasi dari gedung rektorat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang kemudian berpindah gedung pada tahun 2012 setelah dibuatkan bangunan khusus untuk Klinik UNTIRTA itu sendiri yang berlokasi di dalam kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Induk atau Kampus A di Jl. Raya Jakarta Km.4 Panancangan Cipocok Jaya Banjaragung Kota Serang, Banten. Lokasi Klinik tepatnya berada di samping Bank BNI UNTIRTA.

A. Sejarah

Klinik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sudah berdiri 13 tahun dengan berbagai perubahan demi perubahan yang mengikuti perkembangan kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Tenaga kerja yang dimiliki oleh Klinik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa secara keseluruhan berjumlah sebanyak 14

orang yang terdiri dari 6 orang dokter, 7 orang perawat, dan 1 orang petugas kebersihan atau cleaning service. Jumlah tenaga kerja yang dimiliki oleh Klinik UNTIRTA Kampus A berjumlah sebanyak 9 orang yang terdiri dari 4 orang dokter umum, 4 orang perawat, dan 1 orang staf. Klinik Technic Medical Center

(TMC) memiliki jumlah tenaga kerja sebanyak 4 orang pegawai kesehatan yang diantaranya adalah 1 orang dokter umum, 2 orang perawat, dan 1 orang bidan. Klinik UNTIRTA Kampus C dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 5 orang pegawai kesehatan yang terdiri dari 1 dokter umum, dan 4 orang perawat. Klinik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa hadir secara khusus hanya untuk memfasilitasi civitas akademik dan para karyawan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Klinik UNTIRTA tidak membuka pelayanan kesehatan untuk masyarakat luar (umum) kecuali tindakan gawat darurat (emergency).

Pendirian Klinik Pratama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa merupakan keputusan rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebagai kewajiban dari pengembangan pendidikan tinggi dan perhatian akan pentingnya dukungan hidup sehat, serta sebagai pemenuhan layanan kebutuhan civitas dan karyawan Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sesuai dengan ketetapan hukum bahwa dalam Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menjelaskan bahwa setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dukungan dan layanan kesehatan dimanapun demi mewujudkan kesejahteraan bangsa. Pendirian Klinik UNTIRTA juga bertujuan sebagai langkah awal dalam persiapan perencanaan pengadaan Fakultas Kedokteran pada kampus Universitas Sultan

Ageng Tirtayasa, serta pengoptimalan persiapan organisasi, tenaga kerja, sistem layanan atau operasional serta menginisiasi utilisasi sarana dan prasarana yang telah ada di area kompleks kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Klinik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menjadi salah satu mata rantai sarana pelayanan kesehatan masyarakat dalam sebuah lembaga instansi yang berada di dalam sebuah perguruan tinggi dan memiliki peran yang sangat strategis. Klinik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa diharapkan dapat berperan optimal dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama karyawan dan civitas akademik kampus UNTIRTA yang memiliki bentangan kegiatan yang sangat luas dan padat serta mendukung para tenaga kerja, tenaga pengajar dan peserta didik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa agar mampu meningkatkan motivasi dan mampu berfikir secara aktif, inovatif, ekspresif dan

mampu memberikan perubahan-perubahan dalam kehidupan sosial

kemasyarakatan maupun kebijakan-kebijakan pemerintah yang terkait dengan upaya kesehatan baik itu preventif, promotif, rehabilitatif dan kuratif.

B. Visi dan Misi Klinik UNTIRTA

1) Visi

Terwujudnya pusat layanan kesehatann universitas yang profesional menuju civitas akademika dan demi terwujudnya masyarakat umum yang mandiri dan sehat.

2) Misi

1. Terciptanya derajat kesehatan civitas akademika UNTIRTA

yang optimal secara menyeluruh bio, psiko, sosio dan spritual.

2. Menumbuhkembangkan klinik UNTIRTA sebagai pusat

layanan kesehatan didalam lingkup pendidikan.

3. Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan, penelitian dan

pengembangan ilmu di bidang kesehatan untuk

meningkatkan kualitas layanan.

4. Terlaksananya pemberian layanan kesehatan kepada

mahasiswa, dosen, karyawan UNTIRTA dan masyarakat.

5. Mengembangkan sumber daya Klinik. Sumber daya Klinik

terus ditingkatkan untuk memenuhi terwujudnya Klinik sebagai pusat layanan kesehatan dalam wilayah provinsi Banten.

C. Tugas Pokok dan Fungsi Klinik UNTIRTA

Dokumen terkait