• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA USAHA WARALABA INDOMARET

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA USAHA WARALABA INDOMARET"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA USAHA WARALABA INDOMARET

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Ekonomi

Oleh:

Vinnia Dwi Faranica 201010160311009

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIIS

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat serta hidayat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

skripsi ini tepat pada waktunya.

Skripsi yang berjudul “ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA USAHA WARALABA INDOMARET” disusun untuk memenuhi serta melengkapi syarat memperoleh gelar Kesarjanaan di bidang Ekonomi, program studi Manajemen pada Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam penyusunan skripsi ini penulis berusaha memberi sebaik mungkin namun demikian, penulis menyadari akan kemampuan dan keterbatasan

pengetahuan serta pengalaman penulis. Skripsi ini tidak akan terselesaikan tanpa adanya bantuan serta dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada yang terhormat:

1. Dr. Muhajir Effendy, M.AP, selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang

2. Dr. H. Nazaruddin Malik, SE, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang

3. Dr. Marsudi, MM, selaku Ketua Jurusan Manajemen Universitas

(5)

4. Drs. Mursidi, MM, selaku Dosen Pembimbing I yang telah sudi meluangkan waktuya untuk mengoreksi serta memberikan petunjuk yang sangat

bermanfaat guna penyusunan skripsi ini.

5. Dra. Erna Retna Rahadjeng, MM, selaku Dosen Pembimbing II yang penuh kesabaran telah memberikan bimbingan serta petunjuk hingga selesainya

penulisan skripsi ini.

6. PT Indomarco Prismatama Cabang Malang dan Cabang Surabaya yang telah

memberikan informasi kepada penulis.

7. Kedua Orang Tuaku Bapak H. Moch Sunardi dan Ibu Hj. Nanik Narwiyatni yang tak pernah berhenti berdoa dan berikhtiar untuk keberhasilanku.

8. Kakakku tercinta Henfry Eko Ardianto, SH yang selalu memberi dukungan dan bantuan dalam menyelesaikan skripsi ini.

9. Rekan-rekan se-angkatan Manajemen A 2010 yang selama ini berjuang bersama, mulai dari awal kuliah hingga selesainya penyusunan skripsi.

10.Teman-temanku Helda, Puput, Vivi, Wulan, Tatag, Septa

Akhirnya segala amal baik yang telah mereka berikan kepada penulis semoga mendapat balasan dari Allah SWT. dan penulis berharap semoga skripsi

ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Malang, 27 Agustus 2015

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

SURAT PERNYATAAN ... iii

KARTU KENDALI KONSULTASI ...iv

MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1

B. Rumusan Penelitian ... 4

C. Batasan Penelitian ... 4

D. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 5

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Pustaka dan Hipotesis... 6

(7)

2. Tinjauan Pustaka ... 7

B. Kerangka Pikir ... 18

C. Hipotesis ... 19

BAB III. METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian ... 21

B. Jenis dan Sumber Data ... 21

C. Teknik Pengumpulan Data ... 21

D. Definisi Operasional Variabel ... 21

E. Uji Hipotesis ... 28

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. HasilPenelitian ... 30

B. Analisis Data ... 33

C. Pembahasan ... 57

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 61

B. Saran ... 61

(8)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Analisis Kinerja Keuangan Pada Usaha Warabala Indomaret ... 19

Tabel 4.1 Current Ratio ... 38

Tabel 4.2 Acid Test Ratio ... 40

Tabel 4.3 Perputaran Piutang... 41

Tabel 4.4 Perputaran Persediaan ... 43

Tabel 4.5 Perutaran Aktiva Tetap ... 45

Tabel 4.6 Perputaran Total Aktiva ... 46

Tabel 4.7 Debt Ratio ... 48

Tabel 4.8 Fixed Charge Coverage ... 50

Tabel 4.9 Net Profit Margin ... 51

Tabel 4.10 Return On Invesment ... 53

Tabel 4.11 Return On Equity ... 54

Tabel 4.12 Kinerja Keuangan CV. Putra Kendali ... 55

Tabel 4.13 Kinerja Keuangan CV. Putri Kendali ... 57

(9)

DAFTAR GRAFIK

Grafik 4.1 Grafik Data Penjualan CV. Putra Kendali ... 33

Grafik 4.2 Grafik Data Penjualan CV. Putri Kendali ... 34

Grafik 4.3 Grafik Data Harga Pokok Penjualan CV. Putra Kendali ... 35

Grafik 4.4 Grafik Data Harga Pokok Penjualan CV. Putri Kendali... 36

Grafik 4.5 Grafik Data Laba Bersih CV. Putra Kendali... 36

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

(11)

DAFTAR PUSTAKA

Afandi, Usman. 2011. Analisis Kinerja Keuangan PT. Alfa Reteilindo, Tbk. Anwar Prabu Mangkunegara. 2009. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia.

Bandung: Penerbit Refika Aditama.

Hanafi, Mamduh M dan Abdul Halim. 2003. Analisis Laporan Keuangan. Edisi Revisi. Penerbit UPP AMP YKPN: Yogyakarta.

Hanafi, Mamduh M. 2004. Manajemen Keuangan. Edisi 2004/2005. Penerbit BPFE: Yogyakarta.

Harahap S Sofyan. 2009.Analisis kritis Laporan keuangan. Cetakan Ketiga, Edisi.1. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Jusup, Al Haryono. 2009. Dasar-dasar Akuntansi Jilid 1 Edisi 6. Sekolah Tinggi llmu Ekonomi YKPN. Yogyakarta.

Margaretha, Farah. 2011. Manajemen Keuangan untuk Manajer Non Keuangan. Erlangga:Jakarta.

Mulyadi. 2001. Akuntansi Manajemen Konsep, Manfaat dan Rekayasa. Edisi 3, Salemba Empat:Jakarta.

Munawir. 2010. Analisis Laporan Keuangan, Edisi 4, Liberty, Yogyakarta. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 12 Tahun 2006.

Prawirosentono, Suryadi. 1999. Kebijakan Kinerja Karyaw an. Yogyakarta: BPFE.

Sadili, Samsudin. 2005. M anajemen Sumber Daya M anusia. Bandung Pustaka Setia.

Supranto. 2009. Teori dan aplikasi. Edisi ketujuh. Penerbit erlangga.

Sedarmayanti. 2001. Sumber Daya M anusia dan Produkt ivit as Kerja. Bandung: Mandar Maju.

(12)

Anitawulan’s.Wordpress. 2011. Metode Analisis Laporan Keuangan. Diakses tanggal 22-05-2014

(ht t p:/ / anit aw ulan.w ordpress.com / 2011/ 02/ 27/ m et ode-analisis-laporan-keuangan/ )

Fadhil. 2011. Analisis Laporan Keuangan. Diakses tanggal 22-05-2014 (ht t p:/ / fadhilanalisis.blogspot .com / 2011/ 10/ analisis-laporan-keuangan.ht m l).

Felani, akhid. 2011. Konsep-Konsep Dasar Dan Keterbatasan Laporan. Diakses tanggal 22-05-2014.

(ht t p:/ / akhidfelani.blogspot .com / 2011/ 08/ konsep-dasar-dan-ket erbat asan-laporan.ht m l)

Indomaret.co.id

http://indomaret.co.id/korporat/sejarah-dan-visi.html.

Sudiana, Rimapebriana. 2012.Klasifikasi PenggunaLaporanKeuangan.Diakses tanggal 22-05-2014.

(13)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Persaingan usaha diantara pelaku usaha semakin keras khususnya

pada bidang ritel untuk kebutuhan sehari-hari, meskipun perekonomian nasional kini dihadapkan kepada dampak krisis ekonomi global, namun bisnis

ritel modern di Indonesia tidak terkendala bahkan masih menunjukan pertumbuhan signifikan. Potensi pasar di Indonesia masih cukup besar dan menguatkan usaha kelas menengah dan kecil.

Bisnis ritel atau perdagangan eceran memegang peranan yang sangat penting dalam kegiatan bisnis di Indonesia, baik ditinjau dari sudut konsumen

maupun produsen. Dipandang dari sudut produsen, pedagang eceran dipandang sebagai ujung tombak perusahaan yang akan sangat menentukan laku atau tidaknya produk perusahaan, melalui pengecer pula produsen

memperoleh informasi berharga tentang komentar konsumen terhadap barangnya seperti bentuk, rasa, daya tahan, harga dan segala sesuatu

mengenai produknya. Dipandang dari sudut konsumen, pedagang eceran juga memiliki peranan yang sangat penting, karena bertindak sebagai agen yang membeli, mengumpulkan, dan menyediakan barang atau jasa untuk

memenuhi kebutuhan atau keperluan pihak konsumen.

Melihat perkembangan bisnis ritel yang terus mengalami kemajuan

(14)

2

investasi. Seorang investor tentunya menginginkan pengembalian yang maksimal dari investasi yang dilakukannya, dan mereka pasti juga tidak

mau menanggung resiko yang besar dari investasi tersebut. Untuk merealisasikan hal tersebut, seorang investor sebelum melakukan investasi di sebuah perusahaan harus benar-benar meneliti terlebih dahulu bagaimana

keadaan perusahaan tersebut. Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh investor adalah melihat bagaimana kinerja keuangan perusahaan yang bersangkutan

dari satu periode ke periode yang lain.

Pengukuran kinerja merupakan suatu langkah yang harusdilakukan dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi. Melaluipengukuran ini, tingkat

kecapaian kinerja dapat diketahui. Pengukuranmerupakan upaya membandingkan kondisi riil suatu objek dan alat ukur.Pengukuran kinerja

merupakan suatu yang telah dicapai oleh organisasidalam kurun waktu tetentu, baik yang terkait dengan input, proces, output,outcome, benefit maupun impact. “Pengukuran kinerja adalah tindakan pengukuran yang

dilakukanterhadap berbagai aktivitas dalam rantai nilai yang ada padaperusahan. Hasil pengukuran tersebut digunakan sebagai umpanbalik

yang memberikan informasi tentang prestasi, pelaksanaansuatu rencana dan apa yang diperlukan perusahaan dalampenyesuaian-penyesuaian dan pengendalian” (Mangkunegara, 2009:42).

Pengukuran kinerja didefinisikan sebagai “performing measurement“ (pengukuran kinerja) adalah kualifikasi dan efisiensi

(15)

3

periode akuntansi. Dengan demikian pengertian kinerja adalah suatu usaha formal yang dilaksanakan perusahaan untuk mengevaluasi efisien dan

efektivitas dari aktivitas perusahaan yang telah dilaksanakan pada periode waktu tertentu (Hanafi,2003: 69).

Sebuah usaha retail modern yang menawarkan berbagai macam

barang mulai dari makanan, toiletris, sembako sampai peralatan dapur tersedia lengkap. Fasilitas swalayan dan tempat yang sejuk memberikan

kenyamanan tersendiri bagi pelanggan untuk memilih barang-barang yang diinginkan.Ada begitu banyak minimarket yang tersebar di seluruh pelosok kota bahkan sekarang sudah masuk ke desa-desa. Sebut saja Alfamart dan

Indomaret, dua minimarket yang sangat populer dan mudah ditemukan, hampir bisa dipastikan dalam sebuah jalan bisa ditemukan Indomaret minimal

satu, bahkan kalau jalan yang ramai dan dekat dengan pemukiman bisa ditemukan Indomaret lebih dari satu dalam jarak tidak kurang dari 500 m.

Fenomena bertambahnya gerai minimarket yang sangat cepat bak

jamur di musim hujan cukup menarik untuk diperhatikan. Berdasarkan survei Nielsen research menunjukan bahwa terjadi pergeseran pola belanja

dimasyarkat, pergeseran tersebut lebih mengarah kepada kecenderungan untuk lebih memilih belanja di minimarket. Hal inilah yang membuat minimarket bertambah subur.

Fenomena bertambahnya minimarket disisi lain juga membawa efek buruk, salah satunya adalah dengan menurunya konsumen toko/warung yang

(16)

4

perubahan pola belanja masyarakat. Walaupun sampai sekarang belum ada penelitian yang menunjukan efek samping dari adanya minimarket terhadap

toko/warung, tapi kalo dilihat di lapangan akan nampak jelas toko/warung kelihatan lebih sepi ketimbang minimarket.

Penilaian kinerja perusahaan dapat dilihat dari keberhasilan

manajemen dalam mencapai tujuan perusahaaan yang telah dihasilkan dengan menggunakan tolak ukur untuk menentukan tingkat kesehatan perusahaan,

biasanya tergantung pada bentuknya. Pada perusahaan kecil dan menengah mungkin lebih tepat menggunakan lintas waktu (time series), karena sulitnya data industri yang sepadan, sedangkan pada perusahaan besar yang berbentuk

perseorangan terbatas (PT) ada dua kemugkinan tolak ukur yang dapat digunakan, yaitu dengan menggunakan metode time series atau

menggunakan metode cross section

B. Rumusan Penelitian

Berdasarkan latar belakang yang sudah dijelaskan diatas, maka peneliti

merumuskan maslah sebagai berikut:

1. Bagaimana kinerja keuangan pada usaha waralaba indomaret dilihat dari

rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage, dan rasio profitabilitas? 2. Diantara CV. Putra Kendali dan CV. Putri Kendali mana yang memiliki

kinerja keuangan yang paling baik?

C. Batasan Penelitian

Untuk Menghindari agar pembahasan tidak sampai keluar dari pokok

(17)

5

digunakan yaitu pada Indomaret CV. Putra Kendali dan CV. Putri Kendali tahun 2012-2014.

D. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

a. Untuk mengetahui kinerja keuangan dari usaha waralaba indomaret

selama periode 2012-2014 yang dapat dilihat dari rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage, dan rasio profitabilitas.

b. Untuk mengetahui CV mana yang memiliki kinerja keuangan yang paling baik.

2. Manfaat Penelitian

a. Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen

terhadap toko ritel, sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian.

b. Bagi konsumen, penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan

dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran.

c. Bagi peneliti selanjutnya, hasil dari penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan

Referensi

Dokumen terkait

yang nantinya dapat digunakan untuk menganalisis kinerja keuangan Kud Serba

Oleh karena itu laporan keuangan merupakan instrumen yang tepat untuk dipelajari dalam menilai dan mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, karena didalamnya terdapat informasi

Pengukuran kinerja merupakan usaha formal yang telah dilakukan manajemen untuk mengevaluasi hasil – hasil kegiatan yang telah dilakukan dibandingkan dengan tolok ukur

Tujuan dari laporan akhir ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio likuiditas, leverage , aktivitas dan profitabilitas pada PT

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan corporate governance berpengaruh terhadap kinerja pasar perusahaan (Q Ratio) dan kinerja operasi perusahaan (ROE)

Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Metode CAMEL dan RGEC pada BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah) Harta Insan Karimah Kinerja keuangan adalah suatu usaha formal yang

Analisis Kinerja Keuangan Belanja Daerah dilakukan untuk mengevaluasi apakah daerah telah menggunakan APBD secara ekonomis, efisien, dan efektif. Kinerja Keuangan

Artinya kinerja keuangan perusahaan yang diukur menggunakan rasio aktivitas dengan total asset turnover ratio atau kemampuan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang