• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan dan Distribusi Pendapatan Di Sumatera Utara: Pendekatan Sistem Neraca Sosial Ekonomi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Dampak Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan dan Distribusi Pendapatan Di Sumatera Utara: Pendekatan Sistem Neraca Sosial Ekonomi"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Rahmanta : Dampak Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Distribusi Pendapatan Di…, 2006 USU Repository © 2007

DAMPAK PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP

PERTUMBUHAN DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN

DI SUMATERA UTARA:

PENDEKATAN SISTEM NERACA SOSIAL EKONOMI

RAHMANTA

SEKOLAH PASCASARJANA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)

Rahmanta : Dampak Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Distribusi Pendapatan Di…, 2006 USU Repository © 2007

ABSTRAK

RAHMANTA. Dampak Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan dan Distribusi Pendapatan di Sumatera Utara: Pendekatan Sistem Neraca Sosial Ekonomi (MANGARA TAMBUNAN sebagai Ketua, HERMANTO SIREGAR dan ARIEF DARYANTO sebagai Anggota Komisi Pembimbing)

Desentralisasi fiskal yang ditandai oleh pemberian kewenangan yang lebih besar kepada daerah untuk mengelola sendiri daerahnya dan meningkatnya dana anggaran ke daerah sebagai wujud adanya desentralisasi fiskal. Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) dampak pengeluaran pemerintah terhadap sektor produksi, institusi rumah tangga, dan nilai tambah faktor produksi, (2) distribusi pendapatan antar rumah tangga, (3) keterkaitan antar sektor, (4) jalur struktural sektor pemerintahan, dan (5) simulasi kebijakan. Model yang digunakan adalah Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE) dalam bentuk matriks 53 x 53 sektor dan menggunakan data sekunder yang bersumber dan Badan Pusat Statistik dan instansi lainnya.

Hasil analisis pengganda menunjukkan bahwa setelah desentralisasi fiskal pengeluaran pemerintah memberikan dampak yang lebih besar terhadap sektor produksi, institusi rumah tangga, dan nilai tambah faktor produksi dibandingkan sebelum desentralisasi fiskal. Distribusi pendapatan menunjukkan terjadinya pengurangan ketimpangan pendapatan diantara golongan rumah tangga setelah desentralisasi fiskal. Keterkaitan antar sektor menunjukkan keterkaitan kedepan sektor pemerintahan lebih besar dibandingkan keterkaitan kebelakang. Analisis jaringan struktural pada sektor pemerintahan menunjukkan jalur melalui faktor produksi tenaga kerja memperoleh dampak yang lebih besar terhadap golongan rumah tangga dibandingkan melalui jalur modal.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa pengeluaran rutin, pembangunan dan dana dekonsentrasi memberikan dampak positif terhadap sektor produksi, institusi rumah tangga, dan nilai ta mbah faktor produksi. Artiny a, peningkatan pengeluaran pemerintah diikuti oleh peningkatan kinerja perekonomian daerah. Simulasi peningkatan pengeluaran pembangunan pemerintah dan investasi swasta (investasi) untuk sektor tanaman bahan makanan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan sekaligus pemerataan pendapatan atau

pro growth with equity. Simulasi peningkatan investasi untuk sektor perkebunan

memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi belum memberikan pemerataan pendapatan antar rumah tangga. Simulasi peningkatan investasi untuk sektor perikanan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang rendah, dan belum mampu menjadikan sektor ini sebagai salah satu tulangpunggung perekonomian. Simulasi subsidi langsung tunai ke rumah tangga miskin memberikan dampak peningkatkan pendapatan rumah tangga miskin dan pertumbuhan ekonomi atau pro poor growth.

(3)

Rahmanta : Dampak Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Distribusi Pendapatan Di…, 2006 USU Repository © 2007

ABSTRACT

RAHMANTA. The Impact of Government Expenditure on the Growth and Distribution of Income in North Sumatra: A Social Accounting Matrix Approach (MANGARA TAMBUNAN as Chairman, HERMANTO SIREGAR and ARIEF DARYANTO as Members of the Advisory Committee)

The implementation of fiscal decentralization is reflected by the greater authority given to local regions to manage themselves and the increased financial budget distributed to the regions. This study was to analyze: (1) the impact of the government expenditure on the sectors of production, households, and value added factor of production, (2) income distribution among households, (3) linkage between sectors, (4) structural path of government sector, and (5) policy simulation. The model was the Social Accounting Matrix (SAM) in form of matrix 53 x 53 sectors and using secondary data from the Central Bureau of Statistics and other institutions.

The results of multiplier analysis show that after the implementation of fiscal decentralization, the government expenditure had greater effect on the sectors of production, households, and value added factors of production than it has before the fiscal decentralization. The income distribution shows a reduced Unbalance of income among households after the fiscal decentralization. The linkages between the sectors show that forward linkages of the government sector were greater than the backward linkages. The structural path analysis on sectors of government shows that the path through the production factor of labor force had a greater impact on households than that through the capital.

Results of the simulation analysis show that government expenditures for routine activities, development and deconcentration cost had positive impacts on the sectors of production, households, and value added factor of production. This indicates that the government's increased expenditure was accompanied by an increased economic performance of the region. The simulation of increased government expenditure for development items and private investment (called investment) on food crop sector gives impact on economic growth and more equal distribution of income or pro growth with equity. The simulation of increased investment on plantation sector gives impact on e c o no mi c g ro w th , but h a s n ot ye t b r oug ht a b ou t e qu al in co me a mo n g households. The simulation of increased investment on fishery sector gives impact on low economic growth, and the sector not sufficiently yet to be one of the backbones of the economy. The simulation of direct cash subsidy for poor household’s results in an increase income of poor households and economic growth or pro poor growth.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji kointegrasi menunjukkan bahwa realisasi pengeluaran pemerintah sektor pendidikan maupun pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara memiliki hubungan keseimbangan dalam

Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan variable independent desentralisasi fiskal dan pendapatan perkapita, serta

Ervina Evayanti : Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Pada Sektor Kesejahteraan Sosial Terhadap Pembangunan..., 2006... UNIVERSITAS

Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa (1) sektor keuangan, real estate, dan jasa memberikan dampak terbesar terhadap peningkatan pendapatan rumah

Sama seperti dampak terhadap distribusi output sektoral, kebijakan peningkatan pengeluaran pemerintah, ekspor dan investasi yang ditujukan ke industri pengolahan makanan

Rasio Desentralisasi Fiskal terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah

Adapun berdasarkan tujuan penelitian yang kedua, yakni untuk menganalisis pengaruh Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Konsumsi Rumah Tangga, Pengeluaran

Hasil ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Suwitra 2021 yang menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi