Informasi Dokumen
- Penulis:
- Dewi S. Tanti, M.Si
- M.T. Hidayat
- Pengajar:
- Heri Budianto, S.Sos., M.Si
- Sekolah: Universitas Mercu Buana
- Mata Pelajaran: Ilmu Komunikasi
- Topik: Komunikasi Indonesia Untuk Membangun Peradaban Bangsa
- Tipe: e-Proceeding
- Tahun: 2013
- Kota: Palembang
Ringkasan Dokumen
I. Sambutan Rektor Universitas Bina Darma Prof
Sambutan ini menekankan pentingnya komunikasi dalam menghadapi persaingan global. Rektor menggarisbawahi perlunya menghasilkan komunikator handal untuk kemajuan bangsa. Universitas Bina Darma berkomitmen untuk mencetak sarjana berkualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional. Rektor juga menekankan hubungan antar disiplin ilmu komunikasi dengan ilmu lainnya untuk memperkaya kajian komunikasi yang dapat memberikan kontribusi positif bagi peradaban bangsa.
II. Kata Pengantar Pusat Studi Komunikasi dan Bisnis
Kata pengantar ini menjelaskan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mempertahankan nilai-nilai peradaban di tengah globalisasi. Dikhawatirkan adanya pengagungan terhadap budaya asing dan pengabaian terhadap budaya lokal. Kegiatan seminar ini bertujuan untuk menggali potensi komunikasi berbasis lokal dan keIndonesiaan, serta mencari solusi atas berbagai masalah nasional melalui pendekatan komunikasi.
III. Komunikasi Tradisional dalam Kultur Masyarakat Indonesia
Bagian ini membahas pentingnya komunikasi tradisional dalam mempertahankan identitas budaya. Komunikasi tradisional di Indonesia mencakup berbagai bentuk seperti cerita rakyat, ungkapan, dan seni pertunjukan. Ditekankan bahwa komunikasi tradisional berfungsi sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai budaya serta memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat yang majemuk.
3.1. Peran Komunikasi Antarbudaya
Komunikasi antarbudaya memainkan peran penting dalam menjaga hubungan sosial di masyarakat multikultural. Melalui komunikasi yang efektif, individu dari berbagai latar belakang budaya dapat saling memahami dan menghargai perbedaan, yang pada gilirannya dapat meredakan potensi konflik sosial.
3.2. Tertawa dalam Bingkai Tradisi
Tradisi Mob di Papua merupakan contoh komunikasi humor yang berfungsi untuk menghibur dan menyampaikan pesan sosial. Mob tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya lokal tetapi juga menjadi sarana untuk mengkritik dan menyindir berbagai aspek kehidupan masyarakat dengan cara yang ringan dan menghibur.
IV. Komunikasi Politik dan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal
Bagian ini mengkaji bagaimana komunikasi politik di Indonesia dapat dipengaruhi oleh nilai-nilai lokal. Penekanan pada pentingnya kearifan lokal dalam strategi komunikasi politik diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal.
4.1. Politik Aliran sebagai Strategi Komunikasi
Politik aliran menggambarkan bagaimana komunikasi politik dapat dibangun di atas dasar nilai-nilai lokal. Dengan memahami konteks budaya, para pemimpin politik dapat lebih mudah menjalin hubungan dengan masyarakat dan mendapatkan dukungan yang lebih kuat.
4.2. An Analysis of Political Imagery Campaign
Studi mengenai citra politik SBY menunjukkan bagaimana komunikasi politik dapat membangun kepercayaan publik. Analisis ini menyoroti pentingnya komunikasi yang berbasis pada nilai-nilai lokal untuk menciptakan citra positif di mata masyarakat.
V. Komunikasi Lingkungan: Persoalan dan Tantangan Nasional
Bagian ini membahas tantangan yang dihadapi Indonesia dalam isu lingkungan dan pentingnya komunikasi lingkungan yang efektif. Komunikasi yang baik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu lingkungan dan mendorong tindakan kolektif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
5.1. Komunikasi Lingkungan Berbasis Komunitas
Komunikasi lingkungan berbasis komunitas melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam. Dengan pendekatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan berkontribusi dalam upaya pelestarian.
5.2. Strategi KIe dalam Penanganan Perubahan Iklim
Strategi komunikasi dalam penanganan perubahan iklim perlu melibatkan semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat ditemukan solusi yang efektif untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.
VI. Media Lokal dan Komunitas untuk Penguatan Masyarakat
Media lokal berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui media lokal, informasi dapat disebarluaskan dengan cara yang lebih relevan dan mudah dipahami oleh masyarakat setempat. Selain itu, media lokal juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat identitas komunitas.
6.1. Media Komunitas dan Pemberdayaan Masyarakat
Media komunitas memiliki kemampuan untuk memberdayakan masyarakat dengan memberikan platform bagi suara-suara lokal. Dengan cara ini, masyarakat dapat terlibat aktif dalam proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka.
6.2. Radio Komunitas di Era Konvergensi Media
Radio komunitas menjadi salah satu medium yang efektif dalam menyebarkan informasi dan membangun kesadaran masyarakat. Di era konvergensi media, radio komunitas dapat memanfaatkan teknologi untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam.
VII. Komunikasi Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal
Komunikasi kesehatan yang efektif sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu kesehatan. Pendekatan berbasis kearifan lokal dapat membantu dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan dengan cara yang lebih relevan dan dapat diterima oleh masyarakat.
7.1. Urgensi Penyertaan Kearifan Lokal Dalam Promosi Kesehatan
Mengintegrasikan kearifan lokal dalam promosi kesehatan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi. Dengan memahami konteks budaya, pesan kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat.
7.2. Komunikasi Dokter dan Pasien di Indonesia
Interaksi antara dokter dan pasien merupakan aspek penting dalam komunikasi kesehatan. Membangun komunikasi yang baik antara dokter dan pasien dapat meningkatkan kepuasan pasien dan mempengaruhi hasil perawatan.
Referensi Dokumen
- Fenomena Narsisme Mahasiswa melalui Situs Facebook ( Lidya )
- Perilaku pengguna Media Baru dalam Interaksi sehari-hari (Study Kasus BlackBerry Messenger) ( Lidya )
- Pentingnya pendidikan Anak Usia Dini (Studi Kasus Murid PAUD Mutiara Tangerang) ( Lidya )
- The Role of New Media in Religious Violence Report in Indonesia ( Finsensius Yuli Purnama )
- Hip-Hop Dance: Dialektika Resistensi dan Komoditi (Analisis Brand Sepatu “Supra” dalam Konstruksi Identitas Hip-Hop Dancer, “J-Squad” dan “Elevate”) ( Finsensius Yuli Purnama )