• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel dari Beberapa Limbah Non Kayu Menggunakan Proses Fermentasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Sifat Fisis dan Mekanis Papan Partikel dari Beberapa Limbah Non Kayu Menggunakan Proses Fermentasi"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Luas Areal Tanaman Kelapa di Indonesia dan di Dunia
Gambar 2. Grafik Kerapatan
Gambar 3. Grafik kadar air pada papan partikel
Gambar 5 Daya serap air selama 24 jam pada papan partikel
+5

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perbandingan perekat dan ukuran partikel berpengaruh nyata terhadap nilai MOR papan partikel BKS, namun interaksi keduanya

Sifat fisis dan mekanis papan partikel yang dibuat dari satu jenis bahan baku lebih baik dibandingkan dengan papan partikel yang dibuat menggunakan dua campuran

Maka papan partikel yang direkomendasikan yakni ukuran partikel 35 mesh dengan kadar perekat 10% karena nilai rata-rata daya serap air dan pengembangan tebal lebih rendah

Daya serap air papan partikel ampas biji jarak pagar setelah perendaman selama 24 jam pada berbagai kondisi proses Sifat daya serap air sejalan dengan sifat pengembangan tebal

Nilai daya serap terendah oleh papan partikel dengan kadar perekat 16 % dengan komposisi kulit bauh kakao: ampas tebu 50:50 % dan nilai daya serap air tertinggi

Pada Gambar 5 menunjukkan nilai rerata pengembangan tebal papan partikel yang menggunakan perekat campuran UF dan isosianat lebih rendah dibandingkan yang menggunakan UF

Pada penelitian ini telah dilakukan analisis sifat fisis uji densitas, kadar air, dan daya serap air dan sifat mekanis uji MOE dan MOR dari papan partikel berbahan serbuk tempurung

Papan partikel yang telah memenuhi standar SNI 03-2105-2006 untuk uji sifat fisis densitas, kadar air, daya serap air dan uji mekanis papan partikel MOR yaitu dari variasi massa