Kualitas Fisik dan Kimiawi Silase Tanaman Sorgum Manis (Sorghum bicolor L. Moench) Umur 70 Hari dengan Penambahan Aditif
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian ini, galur mutan G10 memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai varietas sorgum manis karena memiliki kadar nira batang, produktivitas biji dan
Rekapitulasi hasil analisis ragam pengaruh bahan organik (aplikasi pada tanaman sorgum pertama), varietas sorgum dan interaksinya terhadap variabel pertumbuhan dan hasil
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui dosis pemberian bahan organik terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum (2) mengetahui varietas tanaman sorgum
Berdasarkan nilai standar error pada tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, panjang malai, jumlah biji per malai, bobot biji per malai dan berat 1000 biji
Pengukuran bobot kering biji per petak dilakukan dengan cara menimbang bobot kering biji kg/m 2 semua tanaman per petak panen yang telah dikeringkan di bawah sinar matahari
daun, jumlah ruas per tanaman, bobot berangkasan kering, panjang malai, bobot biji per malai dan hasil per m 2 memiliki nilai heritabilitas tinggi yang berarti
Bahan tanaman yang digunakan pada pewarisan karakter toleransi Al pada stadia bibit dan pewarisan karakter agronomi dan hasil pada kondisi tercekam Al adalah varietas UPCA S1 dan
fermentasi yang terjadi pada keempat jenis silase sorgum yang diamati dengan kualitas fisik silase pakan komplit berbahan dasar jerami sorgum dengan taraf yang berbeda bersifat