Pemberian kotoran sapi pada pertanaman jagung (Zea mays) dinamika kadar c-organik dan n-tersedia pada andisol Lembang Jawa Barat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan 500.1 g abu tulang sapi/5 kg tanah + 1500.3 mL asam sitrat/5 kg tanah mampu lebih meningkatkan pH tanah, P-tersedia tanah,
Dengan demikian maka perlakuan penggunaan pupuk organik kotoran sapi baik yang dipelet ataupun non pelet dengan berbagai macam dosis tidak memberikan pengaruh
Perbedaan yang sangat besar ditunjukkan pada perlakuan residu biochar pupuk kandangan dan residu biochar batang ubi kayu, jika dibandingkan dengan perlakuan non-residu bahan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos kotoran sapi dan biochar kotoran sapi mampu meningkatkan pH H 2 O, pH KCl, P tersedia, P total, C organik, tinggi tanaman,
Penelitian dilakukan di rumah kaca bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pupuk KCl dan kotoran sapi terhadap serapan K dan pertumbuhan tanamn jagung ( Zea maysL .) pada
Hasil penelitian diketahuai bahwa pemberian pupuk bokashi kotoran sapi menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 2 MST, dan diameter batang
Berdasarkan penelitian perlakuan dosis 1 ton/ha kotoran sapi dan 1 ton/ha cangkang telur K3 dinyatakan sebagai perlakuan terbaik untuk parameter C-organik, C/N rasio, dan pH, serta
diketahui pada perlakuan pupuk kotoran kelinci tinggi tanaman menunjukkan pengaruh nyata pada perlakuan tunggal pupuk kotoran kelinci terjadi pengaruh nyata pada umur pengamatan 21 HST,