• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN MINERAL PLUS TERHADAP BERAT TELUR DAN TEBAL KERABANG AYAM PETELUR STRAIN ISA BROWN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN MINERAL PLUS TERHADAP BERAT TELUR DAN TEBAL KERABANG AYAM PETELUR STRAIN ISA BROWN"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PEMBERIAN MINERAL PLUSTERHADAP BERAT TELUR

DAN TEBAL KERABANGAYAM PETELUR STRAIN ISA BROWN

Oleh: ALIFA ZATTA ( 02910015 )

Animal Husbandary

Dibuat: 2007-03-29 , dengan 3 file(s).

Keywords: tebal kerabang, berat telur, ayam petelur

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus sampai dengan tanggal 7 September 2006, di Peternakan ayam petelur milik Bapak Imam di Desa Sempu Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara Premik No.1 dengan Supra Mineral sebagai suplemen dalam ransum ayam petelur strain Isa Brown terhadap berat telur dan tebal kerabang telur. Kegunaan dari penelitian ini dapat menambah sumber informasi tentang penggunaan Mineral Plus sebagai salah satu suplemen dalam ransum terutama pada ayam petelur serta dapat digunakan sebagai dasar penelitian lebih lanjut.

Materi yang digunakan adalah 62 ekor aam petelur Strain Isa Brown yang ditempatkan

dikandang baterai. Metode percobaan menggunakan Uji t dengan 2 perlakuan dan 31 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu X1 : Pemberian Premik No.1 sebanyak 2 % dan X2 : Pemberia n Supra Mineral sebanyak 2 %.

Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian Mineral Plus Yaitu antara Premik No.1 sebanyak 2 % dengan Supra Mineral sebanyak 2 % dalam ransum tidak berbeda nyata karena t hitung lebih kecil daripada t tabel

(t hit

Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa rataan tebal kerabang telur pada kedua perlakuan masih berada pada kisaran normal serta raaan berat telur pada penggunaan kedua Mineral Plus lebih tinggi dari berat telur standar.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Pengaruh Pemberian Minyak Sawit dan Vitamin D dalam Ransum terhadap Kualitas Telur Ayam ISA- Brown Umur 60-67 Minggu

Suplementasi vitamin E 300 ppm dan selenium 0.8 ppm dalam ransum dapat maningkatkan ukuran telur namun tidak mempengaruhi performa ayam petelur strain ISA-Brown umur

Hal ini sesuai dengan pendapat (ISA, 2015) bahwa standart konsumsi pakan ayam petelur strain Isa brown umur 25-32 minggu sebesar 114 g, sedangkan perlakuan terendah terdapat

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kalsium-asam lemak sawit (Ca-ALS) sampai 15% dalam ransum ayam petelur Lohman dapat dimanfaatkan

Pertumbuhan Berat Badan yang Optimal pada Ayam Petelur/Layer..

Menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa karya ilmiah/ skripsi yang berjudul “Aplikasi Pemberian Biological Additive Dalam Air Minum dan Pengaruhnya terhadap

Kesimpulannya adalah penggunaan tepung limbah labu kuning sampai level 8% dalam pakan ayam petelur memberikan hasil yang sama terhadap berat telur, tebal kerabang

Produksi ayam petelur ISA-Brown umur 25-30 minggu yang diberi bungkil biji jarak pagar hasil fermentasi serta suplementasi selulase dan