• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penambahan Vitamin E dan Selenium (Se) Terhadap Kualitas Karkas Ayam Broiler Di Lingkungan Tropis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Penambahan Vitamin E dan Selenium (Se) Terhadap Kualitas Karkas Ayam Broiler Di Lingkungan Tropis"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Susunan dan kandungan nutrien ransum perlakuan periode starter
Tabel 2 Susunan dan kandungan nutrien ransum perlakuan finisher
Tabel 3 Hasil analisis ransum perlakuan starter umur 0-2 minggu (as fed)
Tabel 9 Nilai rataan bobot dan rasio daging dan tulang dada

Referensi

Dokumen terkait

Kondisi lingkungan selama penelitian yang masih termasuk nyaman untuk ayam kampung dapat tumbuh secara normal menyebabkan fungsi fortifikasi vitamin E, selenium

Suplementasi vitamin E 300 ppm dan selenium 0.8 ppm dalam ransum dapat maningkatkan ukuran telur namun tidak mempengaruhi performa ayam petelur strain ISA-Brown umur

Persentase bobot karkas, hati, jantung, limpa, rempela dan usus halus pada perlakuan yang diberikan silase ransum komersial (R1 dan R2) tidak berbeda dengan perlakuan yang

Suplementasi mineral zink sebanyak 80 ppm pada ayam broiler yang dipelihara selama 35 hari di lingkungan tropis meningkatkan bobot badan akhir sebesar 4.95%, keuntungan sebesar

Hasil analisis ragam menunjukan bahwa pemotongan dengan berbagai umur yang berbeda menunjukkan pengaruh yang sangat nyata (p<0,01) terhadap bobot karkas ayam broiler..

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian suplementasi kombinasi Vitamin E, Zink dan Selenium tidak dapat meningkatkan titer antibodi Newcastle Disease dan Avian Influenza

Data produksi karkas ayam broiler yang meliputi bobot potong dan bobot karkas umur lima minggu dengan perlakuan 0,0; 0,5; 1,0; dan 1,5% tepung kulit manggis tertera

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh subtitusi minyak sawit oleh minyak ikan lemuru dan suplementasi vitamin E dalam ransum ayam broiler terhadap