• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIFITAS HERBISIDA BERBAHAN AKTIF MAJEMUK (MESOTRION+S-METOLAKLOR+GLIFOSAT) TERHADAP GULMA RUMPUT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EFEKTIFITAS HERBISIDA BERBAHAN AKTIF MAJEMUK (MESOTRION+S-METOLAKLOR+GLIFOSAT) TERHADAP GULMA RUMPUT"

Copied!
62
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Gulma Eleusine indica.
Gambar 2. Gulma Digitaria ciliaris.
Gambar 5. Struktur Kimia Mesotrion. Sumber: (Syngenta, 2007).
Gambar 6. Struktur Kimia S-metolaklor. Sumber: (Syngenta, 2007).
+4

Referensi

Dokumen terkait

Hasil percobaan menunjukkan bahwa aplikasi herbisida bispyribac sodium pada dosis 50 ml ha -1 hingga 300 ml ha -1 dapat mengendalikan gulma total pada lahan

Pengendalian gulma secara kimia dengan herbisida ditujukan untuk menekan pertumbuhan gulma. Glifosat merupakan bahan aktif herbisida yang efektif untuk mengendalikan gulma rumput,

Nilai dosis komponen campuran dimasukkan kedalam persamaan regresi linier probit dari masing-masing herbisida tunggal dalam bentuk logaritmik, sehingga dengan mengacu pada tabel

Menurut Sukman dan Yakup (2002), keuntungan yang diperoleh dari pengguna- an herbisida ialah dapat mengendalikan gulma sebelum gulma tersebut mengganggu tanaman

Pemberian campuran herbisida berbahan aktif IPA Glifosat dan 2,4 D Amina terhadap gulma sasaran memperlihatkan gejala kerusakan pada empat hari setelah aplikasi

Menurut Sukman dan Yakup (2002), keuntungan yang diperoleh dari pengguna- an herbisida ialah dapat mengendalikan gulma sebelum gulma tersebut mengganggu tanaman

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa herbisida penoksulam dengan dosis 18-36 g/ha mampu menekan pertumbuhan gulma total, gulma daun lebar, gulma teki, gulma

Bobot Kering Gulma Golongan Daun Lebar Pada 3 dan 6 MST perlakuan herbisida isopropilamina glifosat dosis 1.800 dan 2.160 g/ha sistem TOT mampu menekan pertumbuhan gulma daun lebar