• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN METODE SIX SIGMA DENGAN MENGGUNAKAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) SEBAGAI ALAT PENGENDALI KUALITAS PADA PRODUKSI KARPET OTOMOTIF.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENERAPAN METODE SIX SIGMA DENGAN MENGGUNAKAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) SEBAGAI ALAT PENGENDALI KUALITAS PADA PRODUKSI KARPET OTOMOTIF."

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.2 data produksi dan reject produk 2014

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis Cause and Effect Diagram dan FMEA yang telah dilakukan, diketahui bahwa nilai RPN tertinggi pada penyebab kecacatan wrinkle yaitu penyettingan

Berdasarkan hasil analisis Cause and Effect Diagram dan FMEA yang telah dilakukan, diketahui bahwa nilai RPN tertinggi pada penyebab kecacatan ketebalan

Berdasarkan hasil perhitungan Fuzzy diketahui bahwa nilai fuzzy risk priority number (FRPN) yang tertinggi didapat dari defect kotor hitam dengan penyebab defect yaitu

Dari penelitian dan analisa yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kegagalan yang terjadi pada sistem UV dengan 3 prioritas tertinggi yaitu penggunaan UV

Berdasarkan fishbone diagram di atas, observasi dilakukan dengan menggunakan 5 kategori yaitu man, material, machine, method, dan environment. Setelah diketahui

Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa Apabila menggunakan mesin injection molding dengan data eksisting

Berdasarkan hasil analisis Cause and Effect Diagram dan FMEA yang telah dilakukan, diketahui bahwa nilai RPN tertinggi pada penyebab kecacatan wrinkle yaitu penyettingan

di press pecah, produk di reject Kecerobohan operator Check list SOP 7 8 4 224 (FP-3) Stempel atas atau.