• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kelas 10 SMK Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan 2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kelas 10 SMK Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan 2"

Copied!
114
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Deddy Misdarpon, S.Pd, MT
    • Drs, Muhammad Fatori, MP
  • Pengajar:
    • Drs. Sri Jatmiko, MM
  • Sekolah: Sekolah Menengah Kejuruan
  • Mata Pelajaran: Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan
  • Topik: Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan 2
  • Tipe: modul
  • Tahun: 2013
  • Kota: Jakarta

I. PENDAHULUAN

Modul 'Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan 2' menyajikan berbagai aspek penting mengenai keselamatan kerja dan kesehatan lingkungan yang harus dipahami oleh siswa SMK. Modul ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip keselamatan kerja (K3L) yang diterapkan dalam situasi kerja sehari-hari. Dengan pendekatan pembelajaran saintifik, siswa diharapkan dapat belajar secara mandiri, memahami materi, dan menerapkannya dalam praktik. Hal ini penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam dunia kerja.

1.1 Deskripsi

Modul ini mencakup empat kegiatan pembelajaran yang berfokus pada penerapan prinsip K3L, prosedur keselamatan kerja, analisis dampak lingkungan (AMDAL), dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Dengan pemahaman yang baik tentang K3L, siswa dapat mengidentifikasi dan menerapkan langkah-langkah keselamatan yang tepat di tempat kerja.

1.2 Prasyarat

Sebelum mempelajari modul ini, siswa diharapkan memiliki pengetahuan dasar tentang K3L dan pentingnya penerapannya di dunia kerja. Pemahaman ini akan mempercepat penguasaan materi dan menjamin pencapaian kompetensi yang diharapkan.

1.3 Tujuan Akhir

Setelah menyelesaikan modul ini, siswa diharapkan dapat menerapkan prinsip K3L dalam kehidupan sehari-hari, mendeskripsikan prosedur K3L, mengidentifikasi konsep AMDAL, dan menerapkan tata cara P3K. Tujuan ini sangat penting untuk membekali siswa dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi tantangan di lingkungan kerja.

II. PEMELAJARAN

Bagian ini menjelaskan rencana belajar siswa dan kegiatan belajar yang harus dilakukan untuk mencapai kompetensi yang ditetapkan. Pembelajaran dirancang agar siswa dapat aktif berpartisipasi dan menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari.

2.1 Rencana Belajar Siswa

Rencana belajar mencakup kegiatan yang terstruktur untuk menerapkan prinsip K3L, mendeskripsikan prosedur keselamatan, serta menceriterakan analisis dampak lingkungan. Siswa diharapkan untuk aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan dan mendiskusikan hasil pembelajaran dengan teman sekelas.

2.2 Kegiatan Belajar

Kegiatan belajar dibagi menjadi beberapa bagian, termasuk tujuan kegiatan, uraian materi, tugas latihan, rangkuman, dan ujian. Setiap kegiatan dirancang untuk membantu siswa memahami dan menerapkan prinsip K3L dengan lebih baik, serta mempersiapkan mereka untuk situasi nyata di dunia kerja.

III. EVALUASI

Evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Penilaian ini mencakup lembar penilaian praktik dan kriteria penilaian yang jelas.

3.1 Lembar Penilaian Praktek

Lembar penilaian praktik digunakan untuk mengevaluasi kemampuan siswa dalam menerapkan prinsip K3L di lapangan. Penilaian ini penting untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat mengimplementasikannya secara praktis.

3.2 Daftar Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian disusun agar siswa mengetahui aspek-aspek yang akan dinilai selama evaluasi. Ini membantu siswa untuk mempersiapkan diri dan memahami ekspektasi yang diharapkan dari mereka.

IV. PENUTUP

Modul ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa dalam memahami dan menerapkan keselamatan kerja dan kesehatan lingkungan. Dengan pengetahuan yang diperoleh, siswa diharapkan dapat berkontribusi positif di tempat kerja dan mengurangi risiko kecelakaan.

V. DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka berisi referensi dan sumber-sumber yang digunakan dalam penyusunan modul ini, yang penting untuk memberikan landasan akademis yang kuat bagi materi yang diajarkan.

Referensi Dokumen

  • Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja ( Bennet N.B. Silalahi, Dr., MA, Rumondang B. Silalahi, MPH )
  • Industrial Safety Safety and Health at Work ( Moore C.J, and Alliot V )
  • Keselamatan Kerja dalam Tatalaksana Bengkel 1 ( S.A. Dalih dan Sutarmo )

Gambar

Gambar. Menggunakan Apron/Baju Kerja saat mengebor
Gambar.  Menggunakan Sarung Tangan Saat Bekerja
Gambar Penggunaan Kaca mata pengaman
GAMBAR PENGGUNAAN
+7

Referensi

Dokumen terkait

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI SEKTOR INDUSTRI JASA KONSTRUKSI, KAJIAN TERHADAP PENGARUH LINGKUNGAN MENTAL PEKERJA PADA FREKUENSI KECELAKAAN KERJA, Ni Made Setiana

EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA, Surya Darma Tarigan, NPM 100213729, tahun 2015, Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi,

Jika cara-cara yang selamat membutuhkan lebih banyak pekerjaan dari pada cara yang tidak aman, seseorang akan memilih cara yang tidak aman, untuk menghemat

◦ Bahaya akan tetap ada. ◦ APD mungkin tidak nyaman dan tidak enak dipakai. ◦ Penggunaan APD mungkin membuat pekerjaan lebih sulit dilakukan. ◦ Jika tidak dirawat dengan

Posisi kesehatan kerja berada pada lingkup pekerja dan lebih menekankan pada aspek promosi terhadap kesehatan para pekerja, sementara posisi keselamatan berada pada aspek

 Pada pekerjaan proyek, peralatan dan bahan konstruksi adalah dua sumber utama penyebab bahaya dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Setiap peralatan dan bahan yang digunakan

Hasil ini sesuai dengan penelitian Blehm (2011) dan Logaraj (2013) yang menemukan bahwa pekerja pengguna komputer dengan jarak mata dan komputer yang dekat lebih

Hak pekerja untuk mendapatkan derajat kesehatan dan keselamatan kerja yang tinggi harus dipenuhi oleh perusahaan dan pemerintah, terutama dalam pekerjaan konstruksi yang memiliki banyak risiko