• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Lama Pengeringan Dan Penyimpanan Terhadap Viabilitas Benih Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.Urban)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh Lama Pengeringan Dan Penyimpanan Terhadap Viabilitas Benih Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.Urban)"

Copied!
72
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kadar air benih bengkuang  pada perlakuan lama pengeringan dan lama  penyimpanan
Tabel 2. Laju perkecambahan bengkuang pada perlakuan lama pengeringan dan lama penyimpanan
Gambar 5.  Hubungan antara laju perkecambahan  dengan lama pengeringan       pada berbagai lama penyimpanan
Gambar 6.  Hubungan antara laju perkecambahan dengan lama penyimpanan      untuk berbagai taraf  pengeringan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap viabilitas benih kacang hijau, benih yang di simpan selama penyimpanan 30 hari memiliki viabilitas paling tinggi

Hasil penelitian menunjukkan perlakuan perendaman berbagai jenis krioprotektan berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan laju perkecambahan (hari), kecambah normal (%),

Parameter yang diamati adalah kadar air benih, laju perkecambahan, uji daya kecambah (kecambah normal, abnormal, dan benih yang belum tumbuh), indeks vigor, bobot segar kecambah,

Parameter yang diamati adalah kadar air benih, laju perkecambahan, uji daya kecambah (kecambah normal, abnormal, dan benih yang belum tumbuh), indeks vigor, bobot segar kecambah,

Hasil penelitian menunjukkan perlakuan perendaman berbagai jenis krioprotektan berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan laju perkecambahan (hari), kecambah normal (%),

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan berpengaruh nyata terhadap bobot kering benih, kadar air, persentase perkecambahan normal dan bobot kering kecambah

pengusangan cepat 0-6 hari menurunkan viabilitas yang ditunjukkan oleh penurunan kecambah normal total, dan kecepatan perkecambahan, tetapi meningkatkan benih mati dan nilai

CRUB4 menunjukkan respon terbaik pada viabilitas benih variabel potensial tumbuh maksimum dan CRUB2 menunjukkan nilai tertinggi pada viabilitas benih variabel laju perkecambahan saat