• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH BENTUK DAN DOSIS PUPUK NPK MAJEMUK SUSULAN PADA VIABILITAS BENIH KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) VARIETAS DERING 1 PRASIMPAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH BENTUK DAN DOSIS PUPUK NPK MAJEMUK SUSULAN PADA VIABILITAS BENIH KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) VARIETAS DERING 1 PRASIMPAN"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar
Tabel 13-62  ........................................................................................
Gambar 1.  Konsep periodisasi viabilitas benih Steinbauer-Sadjad (Sadjad, 1993).
Gambar 2.  Tata letak percobaan.
+5

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih kedelai Varietas Grobogan yang berasal dari pemupukan NPK majemuk yang ditingkatkan dosisnya sampai dengan 300 kg/ha menghasilkan

Pemupukan susulan pada saat berbunga merupakan salah satu upaya agronomik dalam produksi benih untuk mendapatkan viabilitas (daya berkecambah dan vigor awal yang tinggi). Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk pupuk NPK majemuk susulan yang digerus menghasilkan jumlah polong total dan jumlah polong isi lebih baik daripada pupuk yang

Peningkatan dosis pupuk NPK susulan sampai 100 kg.ha -1 pada saat berbunga meningkatkan kecepatan berkecambah benih jika benih dipanen pada R8+15 hari sedangkan pada panen yang

Dari uraian di atas, maka penelitian ini dilakukan dengan dasar pemikiran bahwa waktu pelembaban berbeda yang diterapkan pada lima lot benih kedelai asal pemupukan NPK susulan saat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aplikasi dan dosis pupuk susulan berinteraksi dalam menghasilkan vigor awal simpan benih kedelai Vareitas Dering I

Pemupukan yang tepat salah satunya dapat dilakukan dengan pemberian pupuk susulan, pemberian pupuk susulan saat R 3 dengan dosis 25 kg/ha sampai 100 kg/ha dapat menghasilkan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan NPK majemuk susulan saat awal berbunga (R 1 ) pada tanaman kedelai berpengaruh terhadap hasil kedelai (t/ha) dan efisiensi