• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Antara Pengaruh Variasi Substitusi Abu Cangkang Kerang Dan Abu Cangkang Kelapa Sawit 10-30% Terhadap Waktu Ikat Semen Dan Kuat Tekan Beton

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Perbandingan Antara Pengaruh Variasi Substitusi Abu Cangkang Kerang Dan Abu Cangkang Kelapa Sawit 10-30% Terhadap Waktu Ikat Semen Dan Kuat Tekan Beton"

Copied!
132
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Rahmadsyah Yazid Putra
  • Pengajar:
    • Ibu Nursyamsi, ST, MT
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Teknik Sipil
  • Topik: Perbandingan Antara Pengaruh Variasi Substitusi Abu Cangkang Kerang Dan Abu Cangkang Kelapa Sawit 10-30% Terhadap Waktu Ikat Semen Dan Kuat Tekan Beton
  • Tipe: tugas akhir
  • Tahun: 2013
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang pentingnya penelitian ini dalam konteks pertumbuhan populasi dan kebutuhan infrastruktur yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan abu cangkang kerang dan abu cangkang kelapa sawit sebagai bahan substitusi semen dalam beton. Penekanan pada isu lingkungan dan upaya pengurangan penggunaan semen portland yang berkontribusi terhadap polusi juga disampaikan. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk mengembangkan kesadaran tentang keberlanjutan dalam rekayasa sipil dan teknik material.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang penelitian ini menguraikan tantangan yang dihadapi dalam industri konstruksi terkait dengan dampak lingkungan dari produksi semen. Dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur, penting untuk mencari alternatif ramah lingkungan. Penelitian ini berfokus pada potensi limbah industri, khususnya abu cangkang kerang dan kelapa sawit, sebagai bahan substitusi semen. Ini memberikan wawasan bagi mahasiswa tentang inovasi dalam teknik sipil yang berkelanjutan.

1.2 Perumusan Masalah

Bagian ini merumuskan masalah penelitian yang akan diteliti, yaitu pengaruh substitusi abu cangkang kerang dan kelapa sawit terhadap waktu ikat semen dan kuat tekan beton. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan membantu mahasiswa memahami proses penelitian dan analisis yang diperlukan untuk menjawab masalah teknik sipil yang kompleks.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan membandingkan pengaruh variasi substitusi terhadap waktu ikat semen dan kuat tekan beton. Ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang pentingnya tujuan penelitian yang jelas dalam merancang eksperimen dan analisis data.

1.4 Batasan Masalah

Batasan yang ditetapkan dalam penelitian ini membantu fokus pada variabel tertentu, yaitu jenis semen dan persentase substitusi. Ini mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya pembatasan ruang lingkup dalam penelitian untuk mencapai hasil yang valid dan dapat diandalkan.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini menyajikan literatur yang relevan tentang kerang, kelapa sawit, semen, dan sifat-sifat material yang terkait. Tinjauan pustaka membantu mahasiswa memahami dasar teori yang mendasari penelitian ini dan pentingnya referensi dalam penelitian akademik.

2.1 Kerang

Penjelasan mengenai kerang dan cangkangnya memberikan wawasan tentang sumber material yang digunakan dalam penelitian ini. Mahasiswa belajar tentang sifat fisik dan kimia cangkang kerang yang relevan untuk aplikasi teknik sipil.

2.2 Kelapa Sawit

Deskripsi tentang kelapa sawit dan cangkangnya menyoroti potensi limbah industri sebagai bahan substitusi. Informasi ini mendukung pemahaman mahasiswa tentang keberlanjutan dan pemanfaatan limbah dalam rekayasa material.

2.3 Semen

Bagian ini membahas berbagai jenis semen dan karakteristiknya. Pemahaman ini penting bagi mahasiswa untuk mengetahui bagaimana sifat semen mempengaruhi performa beton dan bagaimana substitusi dapat memodifikasi sifat tersebut.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan pengujian waktu ikat semen dan kuat tekan beton. Penjelasan tentang metode ini memberikan mahasiswa pemahaman praktis tentang bagaimana penelitian dilakukan di laboratorium dan pentingnya metodologi yang tepat.

3.1 Metode

Metode eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini menggambarkan langkah-langkah sistematis yang diambil untuk mencapai tujuan penelitian. Ini membantu mahasiswa memahami pentingnya desain eksperimen yang baik.

3.2 Bahan Penyusun Beton

Informasi tentang bahan penyusun beton memberikan konteks bagi mahasiswa mengenai komposisi material dan bagaimana variasi dapat mempengaruhi hasil akhir beton. Ini penting untuk memahami interaksi antara bahan dalam campuran beton.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan dari variasi substitusi terhadap waktu ikat semen dan kuat tekan beton. Pembahasan hasil memberikan wawasan tentang bagaimana data dapat dianalisis dan diinterpretasikan dalam konteks teknik sipil.

4.1 Waktu Ikat Semen

Hasil pengujian waktu ikat semen menunjukkan perbedaan yang jelas antara penggunaan abu cangkang kerang dan kelapa sawit. Ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang bagaimana material dapat mempengaruhi sifat fisik campuran semen.

4.2 Uji Kuat Tekan

Pengujian kuat tekan beton menunjukkan bahwa substitusi dapat mempengaruhi kekuatan akhir beton. Ini mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya pengujian laboratorium dalam evaluasi material dan desain campuran beton.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari penelitian ini memberikan ringkasan tentang temuan utama dan implikasinya untuk praktik teknik sipil. Saran untuk penelitian selanjutnya menunjukkan pentingnya pengembangan berkelanjutan dalam bidang ini.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan merangkum hasil penelitian dan menekankan pentingnya penggunaan bahan alternatif dalam campuran beton. Ini memberikan mahasiswa wawasan tentang bagaimana penelitian dapat berkontribusi pada praktik yang lebih berkelanjutan.

5.2 Saran

Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup eksplorasi lebih lanjut tentang kombinasi bahan dan pengujian tambahan. Ini mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya penelitian berkelanjutan dan inovasi dalam teknik sipil.

Referensi Dokumen

  • Pemanfaatan Abu Kulit Kerang (Anadara grandis) Untuk Pembuatan Ekosemen ( Syafpoetri, N.A., Olivia, M., Darmayanti, L. )
  • Bahaya Semen Untuk Dunia ( Putranto, D. )
  • Teknologi Beton dari Material, Pembuatan, ke Beton Kinerja Tinggi ( Nugraha, P., Antoni )
  • Metode Pengujian Waktu Ikat Awal Semen Portland Dengan Menggunakan Alat Vicat Untuk Pekerjaan Sipil ( SK SNI 03-6827-2002 )
  • Apa Sebenarnya Cangkang Kerang Itu? ( Silitonga, J. )

Gambar

Tabel 2.1 Komposisi Senyawa Pada Abu Cangkang Kerang10
Gambar 2.2 Pohon Kelapa Sawit
Gambar 2.3 Jenis Kelapa Sawit Berdasarkan Ketebalan Cangkang
Gambar 2.4 Cangkang Kelapa Sawit
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari variasi penambahan abu sekam padi dan cangkang telur terhadap kuat tekan beton.. Metode penelitian yang

Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan yang telah dilakukan dengan penambahan abu cangkang kerang darah ( anadara granosa ) terhadap uji kuat tekan pada beton, maka

Pengaruh formulasi campuran beton ri- ngan arang cangkang kelapa sawit de- ngan pendekatan perbandingan volume 1:4 terhadap kuat tekan adalah Pada kadar 0% arang cangkang sawit kuat

Cangkang kerang darah (tempurung kerang) yang keras dan mengandung kapur, silica, Mangaan oksida, alu mina dan la innya yang baik untuk meningkatkan mutu beton, ditumbuk

solusi yakni dengan penggunaan limbah abu cangkang kerang lokan ( Geloinia expansa ) sebagai bahan tambah atau pengganti semen yang dapat mengurangi ketergantungan

Percobaan berat jenis (Gs) setiap penambahan persentase abu cangkang kelapa sawit juga mengalami Pengujian pemadatan pada tanah asli dengan menggunakan standart

Dari hasil pengujian didapat bahwa kemampuan balok substitusi cangkang kelapa sawit memikul lentur lebih kecil bila dibandingkan dengan balok normal, hal ini

Dalam penelitian ini percobaan dilakukan dengan mencampur tanah asli dan abu cangkang kelapa sawit dengan variasi campuran 15%, 20%, dan 25% pada berat kering tanah kemudian sampel