• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan website PT. Bio Farma (Persero)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengembangan website PT. Bio Farma (Persero)"

Copied!
114
0
0

Teks penuh

(1)

KERJA PRAKTEK

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek

Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

CHRIS RESTY P 10109052

NITA K AZHAR 10109064

DEVI FRISKA S 10109082

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

Pendidikan Formal :

2009 - sekarang : Universitas Komputer Indonesia.

Jurusan Teknik Informatika.

2006 - 2009 : SMA Negeri 4 Sukabumi

2003 - 2006 : SMP Negeri 5 Sukabumi

1997 - 2003 : SD Negeri 1 Selabintana Sukabumi

1995 - 1997 : TK Tunas Mekar Sukabumi

Nama : Chris Resty Puspanuari S.

Tempat, Tanggal Lahir : Sukabumi, 18 Januari 1992

Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Jl. Sekeloa Gg. Loa 1 No. 26,

Dipatiukur, Bandung

Nomor Handphone : 087822059448

(7)

Pendidikan Formal :

2009 - sekarang : Universitas Komputer Indonesia.

Jurusan Teknik Informatika.

2002 - 2005 : SMA Negeri 24 Bandung

1999 - 2002 : SMP Negeri 17 Bandung

1993 - 1999 : SD Negeri Cileunyi IV

Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Jl. Cileunyi Kulon 002/010 No. 34

Bandung

Nomor Handphone : 085795393747

(8)

Pendidikan Formal :

2009 - sekarang : Universitas Komputer Indonesia.

Jurusan Teknik Informatika.

2006 - 2009 : SMAK BPPK Bandung

2003 - 2006 : SMP Negeri 1 Baleendah

1997 - 2003 : SD Negeri Korpri 1

Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Kp. Papak Gede RT. 04 RW. 15

No. 57, Baleendah, Bandung

Nomor Handphone : 081324900679

(9)

iii

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR SIMBOL ... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvi

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1Latar Belakang ... 1

1.2Perumusan Masalah ... 1

1.3Maksud dan Tujuan ... 1

1.3.1 Maksud ... 1

1.3.2 Tujuan ... 2

1.4Batasan Masalah ... 2

1.5Metodologi Penelitian ... 3

1.6Sistematika Penulisan ... 4

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 6

2.1 Profil Tempat Kerja Praktek ... 6

2.1.1 Visi ... 6

2.1.2 Misi ... 7

2.1.3 Moto ... 7

2.1.4 Sejarah Perusahaan... 7

2.1.5 Peran Nasional dan Global ... 8

2.1.6 Penghargaan ... 9

2.1.7 Penelitian dan Pengembangan ... 11

2.1.8 Logo ... 12

2.1.9 Struktur Organisasi ... 13

2.2 Landasan Teori ... 14

(10)

iv

2.2.2 Pengertian Website... 15

2.2.3 Data Flow Diagram ... 15

2.2.4 Kamus Data ... 16

2.2.5 ERD ... 16

2.2.6 Pengenalan PHP ... 18

2.2.7 KekurangandanKelebihan PHP ... 19

2.2.8 Pengenalan Basis Data ... 19

2.2.9 PengenalanAdobe Dreamweaver CS 5 ... 20

2.2.10 Pengenalan WAMP ... 22

BAB 3 PEMBAHASAN ... 23

3.1 Analisis Masalah ... 23

3.1.1 Analisis Sistem yang Berjalan ... 23

3.2 Analisis Kebutuhan Non-Fungsional ... 24

3.2.1 Fakta Perangkat Keras di PT Bio Farma (Persero) ... 24

3.2.2 Kebutuhan Minimum Perangkat Keras ... 25

3.2.3 Fakta Perangkat Lunak di PT Bio Farma (Persero) ... 25

3.2.4 Kebutuhan Minimum Perangkat Lunak ... 25

3.2.5 Fakta Perangkat Fikir di PT Bio Farma (Persero) ... 25

3.2.6 Kebutuhan Minimum Perangkat Fikir ... 26

3.2.7 Evaluasi (Hasil Perbandingan Fakta dengan Kebutuhan) ... 27

3.3 Analisis Data ... 27

3.3.1 ERD (Entity Relationship Diagram) ... 27

3.4 Analisis KebutuhanFungsional ... 28

3.4.1 Analisis Sistem ... 28

3.4.2 Diagram Konteks ... 28

3.4.3 DFD (Data Flow Diagram)... 29

3.4.4 Spesifikasi Proses ... 34

3.4.5 Kamus Data ... 45

3.5 Perancangan Basis Data ... 47

3.5.1 Skema Relasi ... 47

3.5.2 Struktur File ... 47

(11)

v

3.6.1 Struktur Menu Petugas ... 51

3.6.2 Struktur Menu Pengunjung ... 51

3.6.3 Struktur Menu Customer ... 52

3.7 Perancangan Antarmuka ... 52

3.7.1 Perancangan Antarmuka Petugas ... 52

3.7.1.1 Form Login Petugas ... 53

3.7.1.2 Halaman Utama Petugas ... 53

3.7.1.3 Halaman View Berita ... 54

3.7.1.4 Halaman Tambah Berita ... 54

3.7.1.5 Halaman Edit Berita ... 55

3.7.1.6 Halaman Hapus Berita ... 55

3.7.1.7 Halaman View Produk ... 56

3.7.1.8 Halaman Tambah Produk ... 56

3.7.1.9 Halaman Edit Produk ... 57

3.7.1.10 Halaman Hapus Produk ... 57

3.7.1.11 Halaman View Customer ... 58

3.7.1.12 Halaman Tambah Customer ... 58

3.7.1.13 Halaman Edit Customer ... 59

3.7.1.14 Halaman Hapus Customer ... 59

3.7.1.15 Halaman View Pemesanan ... 60

3.7.1.16 Halaman Detail Pemesanan ... 60

3.7.1.17 Halaman Logout ... 61

3.7.2 Perancangan Antarmuka Pengunjung ... 61

3.7.2.1 Halaman Beranda ... 61

3.7.2.2 Halaman Berita ... 62

3.7.2.3 Halaman Produk ... 62

3.7.2.4 Halaman Customer ... 63

3.7.2.5 Halaman Pemesanan ... 63

3.7.2.6 Halaman Saran ... 64

3.7.3 Perancangan Antarmuka Customer ... 64

3.7.3.1 Halaman Beranda ... 64

(12)

vi

3.7.3.3 Halaman Produk ... 65

3.7.3.4 Halaman Customer ... 66

3.7.3.5 Halaman Login Customer ... 66

3.7.3.6 Halaman Pemesanan ... 67

3.7.3.7 Halaman View Pemesanan ... 67

3.7.3.8 Halaman Detail Pemesanan ... 68

3.7.3.9 Halaman Edit Pemesanan ... 68

3.7.3.10 Halaman View Pemesanan setelah Edit ... 69

3.7.3.11 Halaman Detail Pemesanan setelah Edit ... 69

3.7.3.12 Halaman Saran ... 70

3.8 Perancangan Pesan ... 70

3.8.1 Pesan Login Sukses (S01) ... 70

3.8.2 Pesan Login Gagal (S02) ... 71

3.8.3 Pesan Tambah Data Berhasil (S03) ... 71

3.8.4 Pesan Tambah Data Gagal (S04) ... 71

3.8.5 Pesan Konfirmasi Edit (S05) ... 71

3.8.6 Pesan Edit Data Berhasil (S06) ... 72

3.8.7 Pesan Edit Data Gagal (S07) ... 72

3.8.8 Pesan Konfirmasi Hapus Data (S08) ... 72

3.8.9 Pesan Hapus Data Berhasil (S09) ... 72

3.8.10 Pesan Hapus Data Gagal (S10) ... 73

3.8.11 Pesan Kirim Pemesanan (S011) ... 73

3.8.12 Pesan Kirim Pemesanan Berhasil (S12) ... 73

3.8.12 Pesan Kirim Pemesanan Gagal (S13) ... 73

3.8.13 Pesan Logout (S14) ... 74

3.9 Jaringan Semantik ... 74

3.9.1 Jaringan Semantik Petugas... 74

3.9.2 Jaringan Semantik Pengunjung ... 75

3.9.3 Jaringan Semantik Customer ... 75

3.10 Implementasi ... 76

3.10.1 Implementasi Perangkat Keras ... 76

(13)

vii

3.10.3 Implementasi Basis Data ... 77

3.10.4 Implementasi Program ... 79

3.10.4.1 Halaman Login Petugas ... 79

3.10.4.2 Halaman Utama Petugas ... 80

3.10.4.3 Halaman View Berita ... 80

3.10.4.4 Halaman Tambah Berita ... 81

3.10.4.5 Halaman Edit Berita ... 82

3.10.4.6 Halaman Hapus Berita ... 82

3.10.4.7 Halaman View Produk ... 83

3.10.4.8 Halaman Tambah Produk ... 83

3.10.4.9 Halaman Edit Produk ... 84

3.10.4.10 Halaman Hapus Produk ... 85

3.10.4.11 Halaman View Customer ... 85

3.10.4.12 Halaman Tambah Customer ... 86

3.10.4.13 Halaman Edit Customer ... 86

3.10.4.14 Halaman Hapus Customer ... 87

3.10.4.15 Halaman View Pemesanan ... 87

3.10.4.16 Halaman Detail Pemesanan ... 88

3.10.5 Halaman Pengunjung ... 88

3.10.5.1 Halaman Beranda ... 88

3.10.5.2 Halaman Berita ... 89

3.10.5.3 Halaman Produk ... 90

3.10.5.4 Halaman Detail Produk ... 90

3.10.5.5 Halaman Customer ... 91

3.10.5.6 Halaman Login Customer ... 91

3.10.5.7 Halaman Pemesanan ... 92

3.10.5.8 Halaman View Pemesanan ... 93

3.10.5.9 Halaman Detail Pemesanan ... 93

3.10.5.10 Halaman Edit Pemesanan ... 94

3.10.5.11 Halaman View Pemesanan setelah Edit ... 94

3.10.5.12 Halaman Detail Pemesanan setelah Edit ... 95

(14)

viii

3.11 Kesimpulan Hasil Implementasi ... 96

BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN ... 97

4.1 Kesimpulan ... 97

4.2 Saran ... 97

(15)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah

memberikan rahmat serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan

kerja praktek dengan judul “PENGEMBANGAN WEBSITE PT BIO FARMA (PERSERO) ”.

Penulis sadar bahwa dalam penulisan laporan kerja praktek ini tidak akan

terselesaikan dengan baik tanpa bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena

itu, dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan

penghargaan yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

1. Orang tua yang sangat penulis cintai dan hormati yang telah dengan rela dan

sabar mendidik dan memberi kasih sayangnya pada penulis sehingg penulis

dapat menimba ilmu hingga pada jenjang yang sekarang sedang penulis

tempuh, juga selalu memberikan dukungan, semangat serta bantuan baik

moril maupun materi.

2. Bapak Dr. Ir Eddy Soeryanto Soegoto, M.Sc. selaku rektor dari Universitas

Komputer Indonesia.

3. Bapak Irawan Afrianto, S.T., M.T. selaku Ketua Program Studi Teknik

Informatika.

4. Ibu Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom. selaku dosen wali sekaligus dosen

pembimbing kerja praktek yang dengan penuh kesabaran membimbing

penulis dalam menyelesaikan laporan kerja praktek ini.

5. Bapak Dede Wanda, S.T., M.Kom. selaku pembimbing kerja praktek di PT

Bio Farma (Persero).

6. Seluruh teman-teman IF2/2009 yang tidak dapat penulis sebutkan namanya

satu persatu atas segala dukungannya.

Kesempurnaan hanyalah Allah SWT yang memilikinya, dan kita hanyalah manusia

biasa yang tak luput dari salah dan dosa. Kiranya para pembaca dalam mencermati

laporan ini bisa memberikan sumbang saran dan kritik yang nantinya bisa digunakan

(16)

ii

Akhirnya, semoga segala sesuatu yang telah penulis kerjakan dengan segala

keiklasan hati dapat bermanfaat. Penulis berharap semoga laporan kerja praktek ini

dapat bermanfaat sebagai sumber informasi serta pemikiran bagi yang memerlukan dan

mendapat limpahan rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Bandung, Februari 2013

(17)

98

[1] Pressman, Roger S. (2002), Rekayasa Perangkat Lunak: Pendekatan Praktisi

(Buku 1), Andi Offset, Yogyakarta.

[2] Sutanta, Edhy. 2005. Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta : Graha

Ilmu.

[3] Dewanto, I.Joko. 2006. Web Desain Metode Aplikasi dan Implementasi.

Yogyakarta : Graha Ilmu.

[4] Sutedjo D. O, Budi. 2002. Perencanaan dan Pengembangan Sistem Informasi.

Yogyakarta : ANDI Yogyakarta.

[5] Kristanto, Ir. Harianto. 1994. Konsep dan Perancangan Database. Yogyakarta

: Andi Yogyakarta.

[6] Wahyono, Teguh. 2004. PHP TRIAD Fundamental (memahami

pemrograman web dengan PHP dan MySQL dalam 24 jam). Yogyakarta :

Gava Media.

[7] Nugroho, Bunafit. 2008. Latihan Membuat Aplikasi Web PHP dan Mysql

(18)

1 BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

PT Bio Farma (Persero) adalah BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang

sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah. PT Bio Farma (Persero) merupakan

satu-satunya produsen vaksin dan anti sera bagi manusia yang berkualitas internasional

di Indonesia. Produksi vaksin dan anti sera ini diproduksi untuk turut serta mendukung

program imunisasi nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia dengan

kualitas derajat kesehatan yang lebih baik.

Informasi mengenai PT Bio Farma (Persero) dapat diakses melalui web

perusahaan. Pada web PT Bio Farma (Persero) dapat diperoleh semua informasi

mengenai perusahaan, seperti informasi profil perusahaan, berita, produk, customer,

saran hingga pemesanan produk yang dilakukan secara online melalui website.

Website PT Bio Farma (Persero) yang sedang berjalan saat ini masih

menggunakan cara manual dalam proses pembaharuan informasi yaitu dengan cara

mengedit script HTML sehingga kurang efisien dalam segi waktu.

Tidak tersedianya database sebagai media penyimpanan data dalam website PT

Bio Farma (Persero) membuat semua informasi yang akan ditampilkan pada halaman

website disimpan dalam script HTML, sehingga website cenderung lambat ketika

diakses karena banyaknya file yang harus ditampilkan pada halaman website.

Pengembangan website PT Bio Farma (Persero) diharapkan mampu memberikan

warna baru, juga fitur baru yang ditambahkan dapat mempermudah petugas untuk

mengelola website.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat dirumuskan pokok

(19)

1.3 Maksud dan Tujuan 1.3.1 Maksud

Untuk mengembangkan website PT Bio Farma (Persero).

1.3.2 Tujuan

Tujuan dari pembuatan aplikasi ini diantaranya :

1. Untuk mempermudah bagian sistem informasi manajemen untuk

memperbaharui informasi dalam website.

2. Untuk mempercepat waktu pada saat proses pembaharuan dan pengaksesan

informasi website.

1.4 Batasan Masalah

Agar pembahasan masalah tersebut menjadi lebih terfokus maka masalah dibatasi

hanya pada:

1. Data

Data yang diolah berupa data berita, produk, data pemesanan online serta saran

mengenai PT Bio Farma (Persero).

2. Proses

Proses pengolahan data terdiri dari beberapa proses yaitu menampilkan

informasi berita, customer, saran, pengolahan data produk dan juga proses

pemesanan produk secara online.

3. Informasi

1. Berita menampilkan informasi berita mengenai PT Bio Farma (Persero).

2. Customer mnampilkan informasi mengenai daftar nama customer PT Bio

Farma (Persero).

3. Saran menampilkan informasi saran yang pengunjung dan customer

kirimkan.

4. Produk merupakan pengolahan data produk yang diproduksi oleh PT Bio

Farma (Persero).

5. Pemesanan adalah fitur dimana para customer dapat melakukan pemesanan

(20)

4. Pemodelan terstruktur

Pemodelan yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah pemodelan

struktural.

5. Aplikasi pembangun

1. Adobe Dreamweaver CS5

2. Wamp Server

3. Mozilla Firefox

4. Bahasa Pemrograman (PHP, CSS dan Javascript)

1.5 Metodologi Penelitian

Melaksanakan dan menyusun laporan kerja praktek ini dilakukan pendekatan

metode penelitian sebagai berikut :

1. Pengumpulan Data

1. Studi Lapangan

Datang langsung ke tempat kerja praktek kemudian mengamati,

menganalisa, dan membuat desain pemecahan masalah.

2. Wawancara

Dalam mendalami masalah, dilakukan wawancara langsung dengan

personal-personal yang berkaitan langsung dengan tema kerja praktek.

3. Literatur

Untuk mendukung dalam proses penulisan, pemanfaatkan literatur-literatur

yang berkaitan dengan tema kerja praktek baik dalam bentuk buku pustaka,

informasi perusahaan objek kerja praktek dan literatur yang diambil dari

media internet.

2. Pembangunan Perangkat Lunak

Metode pembuatan aplikasi ini menggunakan metode waterfall, yang

(21)

Gambar 1.1 Metode Waterfall [1]

Tahapan proses pembangunan aplikasi dengan Metode Waterfall adalah :

1. Analisis

Merupakan tahap menganalisis hal-hal yang diperlukan dalam

pelaksanaan projek pembuatan perangkat lunak.

2. Design

Tahap penerjemahan dari data yang dianalisis ke dalam bentuk yang

mudah dimengerti oleh user.

3. Coding

Tahap penerjemahan data atau pemecahan masalah yang telah dirancang ke

dalam bahasa pemrograman tertentu.

4. Testing

Merupakan tahap pengujian terhadap perangkat lunak yang dibangun.

5. Maintenance

Tahap akhir dimana suatu perangkat lunak yang sudah selesai dapat

mengalami perubahan-perubahan atau penambahan sesuai dengan

(22)

1.6 Sistematika Penulisan

Untuk memudahkan dalam penyusunan laporan praktek, maka dibagi menjadi

beberapa bab yaitu sebagai berikut :

BAB I Pendahuluan, terdiri dari Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah,

Maksud dan Tujuan, Batasan Masalah, Metode Penelitian, dan Sistematika

Penulisan.

BAB II Tinjauan Pustaka, terdiri dari Profil Tempat Kerja Praktek, dan Landasan

Teori yang akan digunakan untuk pembahasan BAB selanjutnya.

BAB III Hasil pembahasan dari perancangan aplikasi di PT Bio Farma (Persero).

(23)

6 BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Profil Tempat kerja Praktek

PT Bio Farma (Persero) adalah BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang

sahamnya dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah. PTBio Farma(Persero) merupakan

satu-satunya produsen vaksin dan anti sera bagi manusia yang berkualitas

internasional di Indonesia. Produksi vaksin dan anti sera ini diproduksi untuk turut

serta mendukung program imunisasi nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat

Indonesia dengan kualitas derajat kesehatan yang lebih baik.

Perusahaan ini berdiri dengan nama “Parc Vaccinogene” pada tanggal 6 Agustus

1890 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Hindia Belanda Nomor 14 tahun 1890

yang kemudian diumumkan dalam Lembaran Negara Nomor 163 Tahun 1890.

Perusahaan ini pada awalnya, menempati sebuah paviliun di Rumah Sakit Militer

Weltevreden, Batavia yang saat ini telah berubah fungsi menjadi Rumah Sakit Pusat

Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD Gatot Soebroto), Jakarta.

Saat ini, PTBio Farma(Persero) menjalankan bisnis perusahaan di dua lokasi

yang berbeda, yaitu Jalan Pasteur No. 28 Bandung dengan luas lahan 91.058 m2 untuk

fasilitas Produksi, Penelitian & Pengembangan, Pemasaran, serta Administrasi

sedangkan lokasi di Cisarua, Lembang, Kabupaten Bandung Barat dengan luas lahan

282.441 m2 untuk pengembangbiakan dan pemeliharaan hewan laboratorium. Untuk

mendukung kelancaran operasional, perusahaan memiliki juga Kantor Perwakilan di

Gedung Arthaloka Lt. 3, Jalan Jendral Sudirman No. 2, Jakarta.

2.1.1 Visi

(24)

2.1.2 Misi

1. Memproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan vaksin dan anti sera yang

berkualitas internasional untuk kebutuhan pemerintah, swasta nasional dan

internasional.

2. Mengembangkan inovasi vaksin dan anti sera sesuai dengan kebutuhan pasar.

3. Mengelola perusahaan agar tumbuh dan berkembang dengan menerapkan

prinsip-prinsip good corporate governance.

4. Meningkatkan kesejahteraan keluarga besar perusahaan dan berkontribusi optimal

kepada negara.

2.1.3 Motto

Setiap organ perusahaan yang bersikap dan berpikir secara profesional, memiliki

integritas yang tinggi, serta bekerja secara transparan dan akuntabel.

2.1.4 Sejarah Perusahaan

1. 6 Agustus 1890 Bio Farma berdiri dengan nama "Parc Vaccinogene"pada tanggal 6

Agustus 1890 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Hindia Belanda Nomor 14

tahun 1890 di Rumah Sakit Militer Weltevreden, Batavia yang saat ini telah berubah

fungsi menjadi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD Gatot

Soebroto), Jakarta.

2. 1895 - 1901 Perusahaan mengalami pergantian nama dengan "Parc Vaccinogene en

Instituut Pasteur.

3. 1902 - 1941 Perusahaan kembali mengalami pergantian nama dengan

"Landskoepoek Inrichting en Instituut Pasteur". Pada tahun 1923, Bio Farma mulai

menempati lokasi di Jalan Pasteur No. 28 Bandung yang dipimpin oleh L. Otten.

4. 1942 - 1945 Saat penjajahan Jepang, Bio Farma berganti nama kembali dengan

"Bandung Boeki Kenkyushoo" yang dipimpin oleh Kikuo Kurauchi.

5. 1945 - 1946 Perusahaan kembali berganti nama dengan "Gedung Cacar dan

Lembaga Pasteur". Perusahaan ini dipimpin oleh R. M. Sardjito yang merupakan

Pemimpin Indonesia pertama yang memimpin perusahaan ini. Pada saat

(25)

6. 1946 – 1949 Pada masa Agresi Militer, saat Bandung kembali diduduki oleh

Belanda. Perusahaan kembali berganti nama menjadi "Landskoepoek Inrichting en

Instituut Pasteur".

7. 1950 – 1954 Perusahaan kembali berganti nama menjadi "Gedung Cacar dan

Lembaga Pasteur" yang merupakan salah satu jawatan dalam lingkungan

Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

8. 1955 – 1960 Perusahaan kemudian berganti nama kembali menjadi "Perusahaan

Negara Pasteur" sebagai bentuk nasionalisasi kepemilikikan perusahaan Belanda di

Indonesia. Perusahaan lebih dikenal dengan nama PN. Pasteur.

9. 1961 – 1978 Perusahaan kembali berganti nama menjadi "Perusahaan Negara Bio

Farma" atau lebih dikenal dengan nama PN. Bio Farma.

10.1978 - 1996 Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 1978, perusahaan

kembali berganti nama dari PN. Bio Farma menjadi Perusahaan Umum Bio Farma

yang lebih dikenal dengan nama Perum Bio Farma.

11.1997 Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1997, Perum Bio Farma

kembali berganti nama menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) atau lebih dikenal

dengan nama PT Bio Farma (Persero) sampai dengan saat ini.

2.1.5 Peran Nasional dan Global

1. Peran Bio Farma secara nasional dengan memenuhi kebutuhan vaksin untuk

program imunisasi nasional dengan target 5 juta bayi per tahun, 27,6 juta anak usia

sekolah per tahun dan 15 juta wanita usia subur per tahun.

2. Sejak tahun 1997, diantara 200 produsen vaksin di dunia dan produk Bio Farma

merupakan salah satu dari 30 produsen vaksin di dunia yang telah mendapatkan

Prakualifikasi WHO (WHO Praqualification). Sejak memiliki Prakualifikasi WHO

inilah, Bio Farma mulai melakukan ekspansi pada tahun 1997 dengan mengirimkan

produk-produknya ke pasar internasional yang sudah tersebar di sekitar 110 negara

(26)

2.1.6 Penghargaan

Serbagai penghargaan dan prestasi yang pernah diraih oleh PT Bio Farma

(Persero) di tingkat Nasional maupun Internasional, antara lain :

1997

WHO menunjuk Bio Farma sebagai institusi untuk Pusat Kolaborasi Internasional

dalam mengimplementasikan Pelatihan Jaringan Global di bidang Pelatihan Produksi

Vaksin secara berkala

1998

Salah satu pelopor pembentukkan Developing Countries Vaccine Manufacture Network

(DCVMN) dan pelopor produksi vaksin dalam bentuk auto disable prefill injection

device

2002, 2004

Penghargaan BUMN dan CEO BUMN

2002

The Arch of Europe Award untuk kategori Mutu dan Teknologi

2003

International Platinum Star untuk kategori Quality Business Initiative Directions

2006, 2007, 2008, 2009, 2010,2011

Penghargaan sebagai BUMN Terbaik kategori Bidang Non Keuangan Sektor Farmasi

(27)

2007

Certificate of Honor dari WHO dalam implementasi penggunaan Vaccine Vial Monitor

(VVM) untuk Indonesia melalui Bio Farma

2008, 2009, 2011

Penghargaan Proper Hijau dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup Republik

Indonesia

2008, 2009, 2010

Zero Accident Award Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia

2008, 2010

Penghargaan sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap sumber daya alam

dan lingkungan hidup dari Pemerintah Kota Bandung

2009

Penghargaan sebagai Perusahaan Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Terbaik dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat

2010

1. Penghargaan Corporate Sosial Responsibility Jawa Barat untuk Kemanusiaan dan

Lingkungan Hidup n dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat

2. Penghargaan sebagai BUMN terbaik kategori nonkeuangan dari Majalah Infobank

3. Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Arutala dari Kementerian Kesehatan

Republik Indonesia

(28)

2010, 2011

Penghargaan Primaniyarta dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk

kinerjaeksportir terbaik

2011

1. Penghargaan Pengusaha Peduli AIDS dari Pemerintah Kota Bandung

2. Lifetime Achievement Award sebagai Institusi yang berjasa dalam meningkatkan

kepedulian terhadap penyakit Lupus dan Odapus dari Syamsi Dhuha Foundation

3. Penghargaan untuk Pelestarian Bangunan Cagar Budaya dari Bandung Heritage

4. Anugerah Business Review dari Majalah Business Review sebagai “The Best Non

Listed Company, The Best Operation Management and The Best Corporate

Communication of the Year”

5. Anugerah BUMN dari Majalah BUMN Track sebagai “Juara 1 Kategori Inovasi

Teknologi BUMN Terbaik, Juara 1 Kategori Inovasi Strategi Bisnis Global

BUMN Terbaik, dan Juara 2 Kategori Inovasi Produk Manufaktur BUMN Terbaik”

2.1.7 Penelitian dan Pengembangan

Penelitian dan Pengembangan PTBio Farma (Persero) berpusat di fasilitas riset

di Gedung Research and Development dan unit-unit produksi lainnya, serta didukung

dengan adanya Laboratorium Surveilans yang telah diakui secara internasional.

Penelitian dan pengembangan dilakukan baik secara mandiri oleh perusahaan

maupun dengan menjalin kerjasama dengan kalangan institusi pemerintah, universitas,

maupun dengan lembaga - lembaga vaksin internasional lainnya. Di dalam melakukan

riset, Perusahaan menerapkan kebijakan sistem matrix dan pola ABG ( Academic,

Business, dan Goverment)

Selain itu, dikarenakan vaksin merupakan salah satu instrumen penting dalam

pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) terutama goal untuk menurunkan

tingkat kematian balita yaitu menurunkan angka kematian hingga dua-pertiga dalam

(29)

pengembangan vaksin-vaksin baru atau perbaikan dari vaksin yang sudah ada, sangat

diperlukan.

Untuk melakukan pengembangan vaksin-vaksin baru tersebut diperlukan strategi

riset yang kuat. Mengingat kondisi riset vaksin di Indonesia saat ini masih belum

terpola dengan jelas, maka beberapa hal perlu dikembangkan yaitu: menghidupkan

pertemuan ilmiah secara nasional mengenai riset vaksin, mendorong sinergi antar

lembaga penelitian dan industri berkenaan dengan riset vaksin dan membuat prioritas

penelitian vaksin di Indonesia.

Disisi lain, pengembangan vaksin baru merupakan suatu proses yang komplek.

Keputusan tentang pengembangan dan penggunaan suatu vaksin baru ke suatu negara

memerlukan pertimbangan yang berdasarkan pada berbagai aspek yang saling

berkaitan seperti aspek finansial, regulasi, epidemiologi penyakit, ketersediaan

teknologi dan kapasitas produksi yang dimiliki. Selain itu secara korporasi

pengembangan vaksin baru melibatkan beberapa pertimbangan yaitu sumber daya

litbang, potensi pendapatan dan pertumbuhan bagi perusahaan serta investasi. Dengan

demikian koordinasi, kerjasama dan strategi riset bersama antara berbagai pihak

termasuk akademisi, pemerintah maupun industri mutlak diperlukan.

2.1.8 Logo

Logo dari PT Bio Farma (Persero) adalah sebagai berikut :

Gambar 2.1 Logo

Seperti halnya sebuah nama,logo perusahaan pun memiliki atau makna tersendiri.

(30)

1. Logo tersebut merupakan adaptasi bentuk pencitraan dari “Crystal Protein” dan

Glocoprotein”.

Hal tersebut merefleksikan bahwa PT Bio Farma (Persero) adalah sebuah

perusahaan di bidang vaksin dan serum.

2. Mencitrakan ilusi pendar bintang

Dalam hal ini pendar bintang yang dimaknai sebagai semangat dan dinamika PT Bio

Farma (Persero) yang memiliki masa depan yang cemerlang.

3. Warna dominan hijau

Warna dominan hijau ini secara psikologis menyiratkan suatu nilai higienitas dan

kesehatan.

4. Warna jingga dan kuning

Warna jingga dan kuning secara terpadu menyiratkan semangat progresif dan

keberanian untuk berinovasi agar selalu menjadi yang terdepan.

2.1.9 Struktur Organisasi

Struktur organisasi PT Bio Farma (Persero) adalah sebagai berikut :

(31)

DEWAN KOMISARIS

Sam Soeharto Komisaris Utama

Chaizi Nasucha Komisaris

Triono Sundoro Komisaris

Ahmad Ramli Komisaris

Herman Ladjidja Djuni Komisaris

DEWAN DIREKSI

Iskandar Direktur Utama

Mahendra Suhardono Direktur Produksi

Elvyn Fajrul Jaya Saputra Direktur Perencanaan & Pengembangan

Sarimuddin Sulaeman Direktur Pemasaran

Mohammad Sofie A. Hasan Direktur Keuangan

Andjang Kusumah Direktur Sumber Daya Manusia

2.2 Landasan Teori 2.2.1 Internet

Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer dan jaringan di

dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut

memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan

protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol TCP/IP yang berisikan informasi

dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks.

Dunia dewasa ini menjadi semakin terhubung (interconnected) satu dengan

lainnya. Dengan kata lain kita dapat menggunakan telepon genggam untuk

menghubungi teman yang berada dibelahan dunia lain. Kita dapat menonton siaran

langsung pertandingan bola piala dunia yang berlangsung di benua lain. Atau bahkan

kita dapat berinvestasi dalam ekonomi dunia karena pasar modal di Tokyo, London dan

New York terhubung secara elektronis selama 24 jam sehari. Keterhubungan inilah

(32)

2.2.2Website

Website adalah halaman informasi ang disediakan melalui jalur internet

sehingga bias diakses diseluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet.

website merupakan komponen atau kompulan komponen yang terdiri dari teks, gambar,

suara, animasi sehingga lebih merupakan media informasi yang menarik untuk

dikunjungi. Secara garis besar website bias digolongkan menjadi 3 bagian yaitu [3]:

1. Website Statis

2. Website Dinamis

3. Website Interaktif

2.2.3 Data Flow Diagram

DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau

sistem baru yang dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan

fisik dimana data tersebut akan disimpan. DFD merupakan alat yang digunakan pada

metodologi pengembangan sistem yang terstruktur. Sedangkan arti dari DFD tersebut

adalah merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan

konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan

sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun

pembuat program, ataupun dapat diartikan sebagai penggambaran arus data dari suatu

sistem informasi, baik sistem lama maupun sistem baru secara logika tanpa

mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut berada. Diagram ini

menjelaskan bagaimana data masukan diubah menjadi keluaran, dimana setiap bagian

pada diagram menjelaskan proses transformasi yang berbeda. DFD dapat digunakan

untuk menggambarkan sistem atau perangkat lunak pada banyak tingkatan dari suatu

abstraksi [4].

Komponen-Komponen dalam DFD (Data Flow Diagram)

a. External entity (kesatuan Luar) atau boundary (batas sistem).

Setiap sistem pasti memiliki batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem

dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan di

(33)

berada di lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima output dari

sistem.

b. Data Flow (Arus Data)

Arus data di DFD diberi simbol panah. Arus data ini mengalir diantara proses,

simpanan, dan kesatuan luar.

c. Process (Proses)

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau

komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan

arus data yang akan keluar dari proses.

d. Data Store (Penyimpanan Data)

Penyimpanan data (data store) merupakan simpanan dari data yang dapat berupa

suatu file atau database di komputer, suatu arsip atau catatan manual dan lain

sebagainya.

2.2.4 Kamus data (Data Dictionary)

Kamus data (data dictionary) adalah katalog fakta tentang data

dankebutuhan-kebutuhan data dari suatu sistem informasi. Kamus data dapatmendefinisikan data yang

mengalir pada sistem dengan lengkap. Kamus datadapat digunakan pada tahap analisis

dan perancangan sistem. Pada tahapperancangan sistem, kamus data digunakan untuk

merancang masukan (input),merancang laporan-laporan dan database[4].

2.2.5 ERD (Entity Relational Diagram)

Entity Relationship Diagram adalah pemodelan data utama dan akan membantu

mengorganisasikan data dalam suatu proyek ke dalam entitas-entitas dan menentukan

hubungan antar entitas [4].

a. Persegi panjang ( rectangles) : merepresentasikan entity sets.

b. Elip (ellipses) : merepresentasikan atribut entity.

c. Wajik (diamonds) : merepresentasikan relationalship sets.

d. Lines (garis) : merepresentasikan hubungan atribut ke entity sets danentity sets

ke relationalship sets.

(34)

a. Entity Sets

Sebuah entity adalah sebuah “benda” (thing) atau “objek” (object)didunia nyata

yang dapat dibedakan dari semua objek lainnya.Kesamaan tipe ini dapat dilihat

dari atributatau property yangdimiliki oleh setiap entity.

b. Relationalship Sets

Relationalship adalah hubungan diantara beberapa entity.Relationalship sets

adalah sekumpulan relasi yang mempunyai tipeyang sama.

c. Kunci Relasi (Relation Keys)

Nilai dari kunci relasi harus mengidentifikasikan sebuah barisyang unik didalam

sebuah relasi. Kunci relasi terdiri dari satu ataulebih atribut-atribut relasi.

Atibut-atribut dalam kunci relasi harusmemilikisifat sebagai berikut:

1. Untuk satu nilai hanya mengidentifikasikan satu barisdalam satu relasi.

2. Tidak memiliki subset yang juga merupakan kuncirelasi.

3. Tidak dapat bernilai null.

d. Kunci Relasi (Relation Keys)

Term FK juga banyak digunakan dalam perancangan. Sebuah FKadalah

sekumpulan atribut dalam suatu relasi sedemikian sehinggakumpulan atribut ini

bukan kunci relasi tetapi merupakan darirelasi lain.

Kardinalitas pemetaan atau rasio kardinalitas menunjukkan jumlah entity

yangdapat dihubungkan kesatu entity lain dengan suatu relationship sets.

Kardinalitasmeliputi:

1. Hubungan satu ke satu (one to one) yaitu satu entity dalam Adihubungkan

dengan maksimum satu entity dalam B.

1 1

Gambar 2.3 One to one

2. Hubungan satu ke banyak (one to many) yaitu satu entity dalam Adihubungkan

dengan sejumlah entity dalam B. Satu entity dalam Bdihubungkan dengan

maksimum satu entity dalam A.

(35)

1 N

Gambar 2.4 One to many

3. Hubungan banyak ke satu (many tone) yaitu satu entity dalam Adihubungkan

dengan maksimum satu entity dalam B. Satu entity dalamB dapat

dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.

N 1

Gambar 2.5 Many to one

4. Hubungan banyak ke banyak (many to many) yaitu satu entity dalam

Adihubungkan dengan sejumlah entity dalam B, dan satu entity dalam

Bdihubungkan dengan entity dalamA.

N N

Gambar 2.6 Many to many

2.2.6 Pengenalan PHP

PHP adalah bahasa pemrograman yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak

dipakai untuk membuat program situs web dinamis, walaupun tidak tertutup

kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain [6].

Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah phpBB dan MediaWiki (software di

belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari

ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun

Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS

A B

A B

(36)

yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan

lain-lain [8].

2.2.7 Kekurangan dan Kelebihan PHP

Kelebihan PHP adalah :

1. bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak memerlukan

sebuah kompilasi dalam penggunaannya.

2. Web server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana-mana mulai dari IIS

sampai Apache, dengan konfigurasi yang relatif mudah.

3. Dapat digunakan sebagai mesin (Linux, Unix, windows) dan dapat dijalankan

secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah

system.

Adapun kelemahan PHP adalah :

1. Tidak ideal untuk pengembangan skala besar.

2. Tidak bias memisahkan antara tampilan dengan logic dengan baik (walaupun

pengguna template dapat memperbaikinya).

3. PHP memiliki kelemahan security tertentu apabila programmer tidak jeli dalam

melakukan pemrograman dan kurang memperhatikan isu dan konfigurasi PHP.

2.2.8 Pengenalan Basis Data

Secara umum dapat disimpulkan bahwa sistem database adalah sebuah sistem

yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berelasi atau berhubungan dan

sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai atau program

lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file tersebut.

Database hanyalah sebuah objek yang pasif karena keberadaannya tidak akan

berguna jika tidak ada pengelola atau penggeraknya. Yang menjadi penggeraknya

secara langsung adalah program (software). Gabungan keduanya (database dan

(37)

Operasi pada suatu sistem database dapat diatasi atau dikontrol sesuai dengan

kebutuhan. Dalam suatu sistem database yang terpadu mutlak diperlukan empat

komponen dasar, yaitu:

1. Data

Data yaitu masukan yang dibutuhkan oleh sistem database untuk diolah dan

dimodifikasi menjadi informasi yang berguna.

2. Hardware

Hardware adalah peralatan fisik database untuk menyimpan dan mengolah data

menjadi informasi.

3. Software

Diantara database physical dan end user terdapat software database manajemen

(DBMS) yang mengatur permintaan akses ke dalam sistem. Database manajemen

sistem (DBMS) adalah kumpulan file yang saling berkaitan bersama program

pengelolanya.

4. User

User adalah pemakai yang berinteraksi dengan sistem database melalui pemanggilan

satu program aplikasi permanen [5].

2.2.9 Pengenalan Adobe Dreamweaver CS 5

Dreamweaver merupakan perangkat lunak yang ditujukan untuk membuat suatu situs

web. Versi pertama dirilis pada tahun 1997, dan sejak itu Dreamweaver menjadi web editor

yang banyak digunakan oleh para web developer. Hal itu antara lain karena kemudahan

dalam penggunaannya, kelengkapan fiturnya dan juga dukungannya terhadap teknologi

terkini. Dreamweaver merupakan salah satu perangkat lunak yang dikembangkan oleh

Macromedia Inc . Dan sekarang resmi Milik Adobe.

Dreamweaver biasa dikenal dengan istilah WYSIWYG (What You See Is

What You Get), yang intinya adalah bahwa anda tidak harus berurusan dengan

tag-tag HTML untuk membuat sebuah situs. Selain itu Dreamweaver juga memberikan

keleluasaan untuk menggunakan sebagai media penulisan bahasa pemrograman web.

Adobe kembali mengeluarkan varian terbaru dari dreamweaver yaitu

Dreamweaver CS 5. Ada beberapa fitur baru yang dapat ditemukan pada versi

terbaru Dreamweaver CS 5 ini, diantaranya integrasi dengan Adobe Business

(38)

dan lain-lain. Selain itu juga ada beberapa fitur dalam versi Dreamweaver CS 4 yang

tdak disertakan atau ditemukan kembali dalam Dreamweaver CS 5, diantaranya

fasilitas pembuatan web album foto, penambahan flash paper, beberapa behaviour

javascript, dan lain-lain menurut madcoms (2010).

Dreamweaver CS 5 mempunyai ruang kerja yang dapat digunakan untuk

mendesain sebuah halaman web. Selain itu kita juga dapat mengubah tampilan

umum dari ruang kerja Dreamweaver CS 5. Adapun elemen-elemen ruang kerja dari

Dreamweaver CS 5 adalah sebagai berikut [7]:

1. Application Bar

Berada dibagian paling atas jendela aplikasi Dreamweaver CS 5. Baris ini berisi

tombol workspace (workspace switcher), CS Live, Menu dan aplikasi lainnya.

2. Toolbar Document

Berisi tombol-tombol yang yang digunakan untuk mengubah tampilan jendela

dokumen, sebagai contoh tampilan design atau tampilan kode. Selain itu juga

dapat digunakan untuk operasi-operasi umum, misalnya untuk melihat hasil

sementara halaman web pada jendela browser.

3. Jendela Dokumen

Lembar kerja tempat membuat dan mengedit desain halaman web.

4. Workspace Switcher

Digunakan untuk mengubah tampilan ruang kerja (workspace) Dreamweaver CS

5. Sebagai contoh mengubah tampilan menjadi tampilan classic, yaitu tampilan

ruang kerja Dreamwaver versi sebelumnya.

5. Panel Groups

Kumpulan panel yang saling berkaitan, panel-panel ini dikelompokkan pada

judul-judul tertentu bedasarkan fungsinya. Panel ini digunakan untuk memonitor

dan memodifikasi pekerjaan. Secara default, panel groups berisi panel Adobe

Browser Lab, Adobe Business Catalyst, Insert, CS 5 Styles, AP Element dan

Files.

6. Tag Selector

Terletak dibagian bawah jendela dokumen, satu baris dengan status bar. Bagian

ini menampilkan hirarki pekerjaan yang sedang tetrpilih pada jendela dokumen,

(39)

atau kategori objek tersebut. Tag selector juga menampilakan informasi format

dari bagian yang sedang aktif pada lembar kerja desain.

7. Property Inspector

Digunakan untuk melihat dan mengubah berbagai property objek atau teks

pada jendela desain. Property untuk satu objek dengan objek lainnya selalu

berbeda-beda. Jendela ini tidak dapat diuraikan pada tapilan jendela kode.

8. Toolbar Standard

Baris toolbar ini berisi tombol-tombol yang mewakili perintah pada menu File

dan Edit, diantaranya adalah perintah New, Open, Save, Save All, Cut, Copy,

Paste, Undo dan Redo.

9. Toolbar Style Rendering

Secara default disembunyikan. Toolbar ini berisi tombol-tombol untuk

menampilkan desain dalam media yang berbeda. Selain itu juga dignakan untuk

mengaktifkan dan menonaktifkan style CSS.

10. Toolbar Coding

Berisi tombol-tombol yang digunakan untuk melakukan operasi kode-kode

standar. Jendela ini hanya tampil pada jendela Code.

11. Toolbar Browser Navigation

Toolbar ini merupakan toolbar baru yang ada didalam Dreamweaver CS 5 dan

letaknya tepat berada diatas jendela dokumen. Toolbar ini berisi tombol-tombol

yang digunakan sebagai navigasi didalam browser.

2.2.10 Pengenalan WAMP

WAMP adalah suatu bundel web server yang populer digunakan untukcoba-coba

di Windows karena kemudahan instalasinya. Bundel program opensource tersebut berisi

antara lain server web Apache, interpreter PHP, dan basisdata MySQL. Setelah

menginstall WAMP, kita bisa memulai pemrograman PHPdi komputer sendiri maupun

(40)

23

Dalam pembahasan ini akan dijelaskan mengenai Analisis Masalah, Analisis

Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional, Perancangan Basis Data, Perancangan

Antarmuka dan Implementasi Program.

3.1 Analisis Masalah

Setelah melalui proses wawancara dengan Kepala Seksi (pembimbing) kerja

praktek, maka dihasilkan permasalahan sebagai berikut :

1. Masih menggunakan cara manual dalam melakukan proses pembaharuan

informasi yaitu dengan cara mengedit script HTML.

2. Tidak tersedianya database sebagai media penyimpanan data dalam website.

3. Proses pengaksesan data yang cederung lambat karena banyaknya file yang

harus ditampilkan pada halaman website.

4. Tidak adanya halaman petugas untuk memperbaharui data.

3.1.1 Analisis Sistem yang Berjalan

Proses pengolahan data yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan adalah

sebagai berikut:

1. Proses pengolahan data berita pada website PT Bio Farma (Persero) adalah :

1.1 Petugas mendapatkan data berita.

1.2 Petugas melakukan pembaharuan data berita pada website.

2. Proses pengolahan data produk pada website PT Bio Farma (Persero) adalah :

2.1 Petugas mendapatkan data produk.

2.2 Petugas melakukan pembaharuan data produk pada website.

3. Proses pengolahan data kegiatan pada website PT Bio Farma (Persero)

adalah:

3.1 Petugas mendapatkan data kegiatan.

(41)

4. Proses pengolahan data saran pada website PT Bio Farma (Persero) adalah :

4.1 Petugas menerima data saran dari pengunjung.

3.2 Analisis Kebutuhan Non Fungsional

Analisis kebutuhan non fungsional adalah penguraian kebutuhan non fungsional

(batasan sistem) menjadi kebutuhan yang lebih detail berdasarkan pada fakta dan

kebutuhan yang ada. Penguraian kebutuhan non fungsional yang dimaksud yaitu

berhubungan dengan spesifikasi dan proses pembangunan perangkat lunak.

Analisis kebutuhan non fungsional merupakan analisis yang dibutuhkan untuk

menentukan spesifikasi kebutuhan sistem. Spesifikasi ini juga meliputi elemen atau

komponen-komponen yang dibutuhkan untuk sistem yang akan dibangun sampai

dengan sistem tersebut diimplementasikan. Analisis kebutuhan ini juga menentukan

spesifikasi masukan yang dibutuhkan sistem, keluaran yang akan dihasilkan sistem dan

proses yang dibutuhkan untuk mengolah masukan sehingga menghasilkan suatu

keluaran yang diinginkan.

3.2.1 Fakta Perangkat Keras di PT Bio Farma (Persero)

Adapun fakta perangkat keras yang digunakan di PT Bio Farma (Persero) adalah

sebagai berikut :

Unit PC dengan spesifikasi :

a. Prosesor : Intel Pentium E6500 Dual Core 3,0 Ghz

b. Monitor : LG 14 Inc

c. Hard disk : Seagate160 Gb

d. Memory : RAM 1Gb DDR2 DIMM 533 MHz

e. VGA Card : Onboard

f. Motherboard : Gigabyte

g. Ethernet Card : 10/100 Mbps LAN Supports Onboard.

(42)

3.2.2 Kebutuhan Minimum Perangkat Keras

Adapun kebutuhan perangkat keras yang dibutuhkan untuk mengembangkan

website PT Bio Farma (Persero) adalah sebagai berikut :

Unit PC dengan spesifikasi :

a. Processor Intel Pentium 4.

b. RAM 1 GB

c. LAN Card

3.2.3 Fakta Perangkat Lunak di PT Bio Farma (Persero)

Adapun fakta perangkat lunak yang digunakan di PT Bio Farma (Persero) adalah

sebagai berikut :

Unit PC dengan list software yang terkait adalah sebagai berikut:

a. Windows 7 Ultimate 32bit.

b. Web Browser Mozilla Firefox

3.2.4 Kebutuhan Minimum Perangkat Lunak

Adapaun Perangkat lunak yang harus dipenuhi dalam pengembangan website PT

Bio Farma (Persero) adalah sebagai berikut :

1. Windows XP sebagai sistem operasi.

2. Mozilla Firefox Sebagai media untuk mengakses website PT Bio Farma (Persero).

3. Wamp Server Sebagai Web Server.

3.2.5 Fakta Perangkat Fikir di PT Bio Farma (Persero)

Tabel 3.1 Fakta Perangkat Fikir di PT Bio Farma (Persero)

Pengguna Tanggung Jawab Tingkat Pendidikan Petugas Memantau setiap

(43)

Pengunjung 1. Melakukan

SMA/Sederajat Mengerti secara

teknis cara

3.2.6 Kebutuhan Minimum Perangkat Fikir

Dalam sistem yang sedang berjalan di PT Bio Farma (Persero) ini setidaknya

harus melibatkan dua (2) entitas yaitu petugas dan pengunjung dengan karakteristiknya

seperti yang dijelaskan dalam tabel sebagai berikut :

Tabel 3.2 Tabel Kebutuhan Minimum Perangkat Fikir

Pengguna Hak Akses Tingkat Keterampilan Petugas 1. Mengolah

Data Berita.

2. MengolahData

Produk.

3. Mengolah

Data Kegiatan.

4. Melihat Data

Saran.

2. Mengisi form.

3. Terbiasa

dengan

internet.

Mengolah data

website.

Pengunjung 1. Melakukan akses untuk

2. Mengisi form.

3. Terbiasa

dengan

Mengetahui cara

menjalankan

(44)

membangun. internet.

Customer 1. Melakukan akses untuk

2. Mengetahui tata

cara melakukan

2. Mengisi form.

3. Terbiasa

3.2.7 Evaluasi (Hasil perbandingan fakta dengan kebutuhan)

Dari perbandingan fakta dengan kebutuhan, maka disimpulkan bahwa

spesifikasi perangkat keras di PT Bio Farma (Persero) memenuhi untuk

dikembangkannya website. Pengadaan Wamp Server dilakukan dengan cara instalasi di

masing-masing komputer.

3.3 Analisis Data

3.3.1 ERD (Entity Relational Diagram)

Komponen utama pembentukan Entity Relationship Diagram atau biasa disebut

Diagram E-R yaitu Entity (entitas) dan Relation (relasi) yang merupakan

komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang dideskripsikan lebih jauh

melalui sejumlah atribut-atribut yang menggambarkan sistem. Adapun diagram ER PT

(45)

Gambar 3.1 ERD

3.4 Analisis Kebutuhan Fungsional

Analisis fungsional dibutuhkan untuk mengembangkan suatu sistem yang

berguna bagi proses pengolahan informasi. Dimana informasi yang tersedia untuk

publik dapat disajikan dengan menggunakan media internet. Data yang dianalisis di

antaranya data produk, berita, customer, pemesanan dan saran yang ada pada

perusahaan.

3.4.1 Analisis Sistem

Sistem ini meliputi diagram konteks dan Data Flow Diagram (DFD).

3.4.2 Diagram Konteks

Diagram konteks merupakan suatu alat yang digunakan untuk menggambarkan

aliaran data dan interaksi dalam sistem secara umum. Contex Diagram dari website PT

(46)

Gambar 3.2 Diagram Konteks

3.4.3 Data Flow Diagram

Dari tahap analisis ini, sistem dimodelkan sedemikian rupa dengan menggunakan

DFD (Data Flow Diagram), sehingga melalui DFD tersebut, aplikasi pengolahan data

(47)
(48)

Gambar 3.4 DFD Level 2 Proses Login

(49)

Gambar 3.6 DFD Level 2 Proses Pengolahan Data Produk

(50)

Gambar 3.8 DFD Level 2 Proses Pengolahan Data Customer

(51)

3.4.4 Spesifikasi Proses

Spesifikasi proses digunakan sebagai gambaran proses model aliran pada Data

Flow Diagram. Untuk menggambarkan proses model aliran pada DFD dijelaskan pada

tabel spesifikasi proses di bawah ini. Berikut ini adalah spesifikasi proses dari DFD

level 1.

Tabel 3.3 Tabel Spesifikasi Proses No Proses Keterangan

1 No. Proses 1.1

Nama Proses Validasi Username

Deskripsi Untuk mengecek user pada proses verifikasi data

login

Sumber Petugas, Customer

Masukan Data Username

Keluaran Informasi Username

Tujuan Petugas, Customer

Logika 1. Petugas maupun customer memasukan

datausername

2. Sistem memeriksa data username ke database

3. Jika benar, petugas maupun customer isi data

username

4. Jika salah, petugas dan customer kembali

mengisi username yang benar sampai 3 kali

berturut-turut.

2 No. Proses 1.2

Nama Proses Validasi Password

Deskripsi Untuk mengecek password pada proses verifikasi

data login

Sumber Petugas, Customer

Masukan Data password

Keluaran Informasi password

Tujuan Petugas, Customer

(52)

No Proses Keterangan

password

2. Sistem memeriksa data password ke database

3. Jika benar, login sukses

4. Jika salah, petugas maupun customer

memasukan password yang benar sampai 3 kali

berturut-turut

3 No. Proses 2.1

Nama Proses View Data Berita

Deskripsi Menampilkan Data Berita

Sumber Petugas

Masukan Data Berita

Keluaran Informasi Berita

Tujuan Petugas, Pengunjung, Customer

Logika 1. Sistem menampilkan data berita

2. Petugas, pengunjung, dan customer dapat

melihat informasi data berita

4 No. Proses 2.2

Nama Proses Tambah Data Berita

Deskripsi Menambahkan Data Berita

Sumber Petugas

Masukan Data Berita

Keluaran Informasi Berita

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol tambah data berita

2. Sistem menampilkan form data berita

3. Petugas mengisi data berita yang baru

4. Pilih tombol simpan untuk menyimpan data

berita ke dalam database

5. Jika benar, berita disimpan di database

(53)

No Proses Keterangan

dengan lengkap.

7. Pilih tombol batal jika data tidak ingin disimpan

ke dalam database

5 No. Proses 2.3

Nama Proses Edit Data Berita

Deskripsi Mengedit Data Berita

Sumber Petugas

Masukan Data Berita

Keluaran Informasi Berita

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol edit berita

2. Sistem menampilkan data berita

3. Petugas memilih data berita yang akan

diperbaharui

4. Pilih tombol simpan untuk menyimpan

pembaharuan berita ke database

5. Jika benar, berita disimpan di database

6. Jika salah, petugas memasuki berita kembali

dengan lengkap.

7. Pilih tombol batal untuk membatalkan

pembaharuan

6 No. Proses 2.4

Nama Proses Hapus Data Berita

Deskripsi Menghapus Data Berita

Sumber Petugas

Masukan Data Berita

Keluaran Informasi Berita

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol hapus data berita

(54)

No Proses Keterangan

3. Petugas memilih data berita yang akan dihapus

4. Pilih tombol hapus, jika berhasil maka data

akan terhapus dari database

5. Pilih tombol batal untuk membatalkan

penghapusan data

7 No. Proses 3.1

Nama Proses View Data Produk

Deskripsi Menampilkan Data Produk

Sumber Petugas

Masukan Data Produk

Keluaran Informasi Produk

Tujuan Petugas, Pengunjung, Customer

Logika 1. Sistem menampilkan data produk

2. Petugas, pengunjung, dan customer dapat

melihat informasi produk

8 No. Proses 3.2

Nama Proses Tambah Data Produk

Deskripsi Menambahkan Data Produk

Sumber Petugas

Masukan Data Produk

Keluaran Informasi Produk

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol tambah data

produk

2. Sistem menampilkan form data produk

3. Petugas mengisi data produk yang baru

4. Pilih tombol simpan untuk menyimpan data

produk ke dalam database

5. Jika berhasil, maka data produk akan disimpan

(55)

No Proses Keterangan

6. Jika gagal, petugas kembali memasukan data

produk yang benar dan lengkap.

7. Pilih tombol batal jika data tidak ingin

disimpan ke dalam database

9 No. Proses 3.3

Nama Proses Edit Data Produk

Deskripsi Mengedit Data Produk

Sumber Petugas

Masukan Data Produk

Keluaran Informasi Produk

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol edit berita

2. Sistem menampilkan data berita

3. Petugas memilih data berita yang akan

diperbaharui

4. Pilih tombol simpan untuk menyimpan

pembaharuan data.

5. Jika proses pembaharuan data berhasil maka

data akan tersimpan dalam database

6. Jika gagal, maka petugas mengulangi

pembaharuan data yang akandi edit.

7. Pilih tombol batal untuk membatalkan

pembaharuan

10 No. Proses 3.4

Nama Proses Hapus Data Produk

Deskripsi Menghapus Data Produk

Sumber Petugas

Masukan Data Produk

Keluaran Informasi Produk

(56)

No Proses Keterangan

Logika 1. Sistem menampilkan tombol hapus data berita

2. Sistem menampilkan data berita

3. Petugas memilih data berita yang akan dihapus

4. Pilih tombol hapus, maka data akan terhapus

dari database

5. Pilih tombol batal untuk membatalkan

penghapusan data

15 No. Proses 4.1

Nama Proses View Data Saran

Deskripsi Menampilkan Data Saran

Sumber Pengunjung, Customer

Masukan Data Saran

Keluaran Informasi Saran

Tujuan Petugas, Pengunjung, Customer

Logika 1. Sistem menampilkan data saran

2. Petugas, pengunjung, dan customer dapat

melihat informasi saran

16 No. Proses 4.2

Nama Proses Tambah Data Saran

Deskripsi Menambahkan Data Saran

Sumber Pengunjung, Customer

Masukan Data Saran

Keluaran Informasi Saran

Tujuan Petugas, Pengunjung dan Customer

Logika 1. Sistem menampilkan data saran

2. Pengunjung dan customer dapat melihat

informasi saran

3. Pengunjung dan customermemilih tombol

tambah untuk membuat sebuah saran untuk

(57)

No Proses Keterangan

4. Klik tombol simpan untuk menyimpan data

saran

5. Jika berhasil, data saran akan tampil

6. Jika gagal, pengunjung mengulangi mengisi

saran

7. Klik tombol batal untuk membatalkan

penyimpanan

17 No. Proses 5.1

Nama Proses View Data Customer

Deskripsi Menampilkan Data Customer

Sumber Petugas

Masukan Data Customer

Keluaran Informasi Customer

Tujuan Customer, Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan data customer

2. Customer dan petugasdapat melihat informasi

mengenai data customer

19 No. Proses 5.2

Nama Proses Tambah Data Customer

Deskripsi Menambahkan Data Customer

Sumber Petugas

Masukan Data Customer

Keluaran Informasi Customer

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol tambah data

customer

2. Sistem menampilkan form tambah data

customer

3. Petugas mengisi data customer yang baru

(58)

No Proses Keterangan

customer ke dalam database

5. Jika berhasil maka data customer akan

tersimpan ke database dan petugas bisa melihat

data customer yang telah ditambahkan

6. Jika gagal maka petugas mengulangi mengisi

data customer yang benar dan lengkap

7. Pilih tombol batal untuk membatalkan proses

penambahan data customer

20 No. Proses 5.3

Nama Proses Edit Data Customer

Deskripsi Memperbaharui Data Customer

Sumber Petugas

Masukan Data Customer

Keluaran Informasi Customer

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol edit

2. Sistem menampilkan data customer

3. Petugas memilih data customer yang akan

diperbaharui

4. Pilih tombol simpan untuk menyimpan

pembaharuan data.

5. Jika proses berhasil maka pembaharuan data

selesai dan data akan disimpan dalam database

serta petugas dapat melihat customer yang telah

di edit

6. Jika gagal maka petugas mengulangi

memperbaharui data customer yang akan di edit

7. Pilih tombol batal untuk membatalkan

pembaharuan

21 No. Proses 5.4

(59)

No Proses Keterangan

Deskripsi Menghapus Data Customer

Sumber Petugas

Masukan Data Customer

Keluaran Informasi Customer

Tujuan Petugas

Logika 1. Sistem menampilkan tombol hapus

2. Sistem menampilkan data customer

3. Petugas memilih data customer yang akan

dihapus

4. Pilih tombol hapus untuk menghapus data

customer dari database

5. Jika berhasil maka data customer akan terhapus

dan petugas tidak dapat melihat lagi data

customer yang telah dihapus

6. Jika gagal maka data tidak akan terhapus

7. Pilih tombol batal untuk membatalkan

penghapusan

22 No. Proses 6.1

Nama Proses View Data Pemesanan

Deskripsi Menampilkan Data Pemesanan

Sumber Customer

Masukan Data Pemesanan

Keluaran Informasi Pemesanan

Tujuan Petugas, Customer

Logika 1. Sistem menampilkan data pemesanan

2. Customer dan petugasdapat melihat informasi

mengenai pemesanan

23 No. Proses 6.2

Nama Proses Tambah Data Pemesanan

(60)

No Proses Keterangan

Sumber Customer

Masukan Data Pemesanan

Keluaran Informasi Pemesanan

Tujuan Petugas, Customer

Logika 1. Sistem menampilkan tombol tambah data

pemesanan

2. Sistem menampilkan form tambah data

pemesanan

3. Customer mengisi data pemesanan

4. Pilih tombol simpan untuk menyimpan data

pemesanan ke dalam database

5. Jika berhasil maka data pemesanan akan

tersimpan di database dan petugas serta

customer dapat melihat penambahan

pemesanan dari customer

6. Jika gagal, customer mengulangi mengisi form

tambah data pemesanan

7. Pilih tombol batal untuk membatalkan proses

24 No. Proses 6.3

Nama Proses Edit Data Pemesanan

Deskripsi Memperbaharui Data Pemesanan

Sumber Customer

Masukan Data Pemesanan

Keluaran Informasi Pemesanan

Tujuan Petugas, Customer

Logika 1. Sistem menampilkan tombol tambah data

pemesanan

2. Sistem menampilkan form tambah data

pemesanan

(61)

No Proses Keterangan

4. Pilih tombol simpan untuk menyimpan data

pemesanan ke dalam database

5. Jika berhasil maka data pemesanan yang di edit

akan tersimpan di database dan petugas serta

customer bisa melihat data pemesanana yang

telah diedit

6. Jika gagal, customer mengulangi mengisi form

edit data pemesanan

(62)

3.4.5 Kamus Data

Data yang mengalir pada sistem dari satu proses ke proses yang lain dapat

diuraikan sebagai berikut:

Tabel 3.4 Kamus Data Petugas

Nama Data petugas

Keterangan Berisikan data petugas

Struktur Data id_petugas, username, password id_petugas [0..9] [a..z] [A..Z]

username [0..9] [a..z] [A..Z]

password [0..9] [a..z] [A..Z]

Tabel 3.5 Kamus Data Berita

Nama Data berita

Keterangan Berisikan data berita

Struktur Data id_berita, tanggal, judul_berita, isi, gambar, id_petugas

id_berita [0..9] [a..z] [A..Z]

judul_berita [0..9] [a..z] [A..Z]

isi [0..9] [a..z] [A..Z]

gambar [0..9] [a..z] [A..Z]

id_petugas [0..9] [a..z] [A..Z]

Tabel 3.6 Kamus Data Produk

Nama Data produk

Keterangan Berisikan data produk

Struktur Data id_produk, nama_produk, deskripsi, gambar, id_petugas

id_produk [0..9] [a..z] [A..Z]

nama_produk [0..9] [a..z] [A..Z]

deskripsi [a..z] [A..Z]

(63)

id_petugas [0..9] [a..z] [A..Z]

Tabel 3.7 Kamus Data Customer

Nama Data customer

Keterangan Berisikan data Customer

Struktur Data id_customer, username, password, nama_customer, alamat, telp, email, id_petugas

id_customer [0..9] [a..z] [A..Z]

username [0..9] [a..z] [A..Z]

password [0..9] [a..z] [A..Z]

nama_customer [0..9] [a..z] [A..Z]

alamat [0..9] [a..z] [A..Z]

telp [0..9]

email [0..9] [a..z] [A..Z]

id_petugas [0..9] [a..z] [A..Z]

Tabel 3.8 Kamus Data Detail Pemesanan

Nama Data detailpemesanan

Keterangan Berisikan data detailpemesanan

Struktur Data id_detailpemesanan, id_produk, no_nota, jumlah id_detailpemesanan [0..9] [a..z] [A..Z]

id_produk [0..9] [a..z] [A..Z]

no_nota [0..9] [a..z] [A..Z]

jumlah [0..9] [a..z] [A..Z]

Tabel 3.9 Kamus Data Pemesanan

Nama Data pemesanan

Keterangan Berisikan data pemesanan

Struktur Data no_nota, tanggal, id_petugas, id_customer no_nota [0..9] [a..z] [A..Z]

(64)

id_petugas [0..9] [a..z] [A..Z]

id_customer [0..9] [a..z] [A..Z]

3.5 Perancangan Basis Data

Basis data atau database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan

antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk

menginformasikan satu perusahaan, instansi dalam batasan tertentu.

3.5.1 Skema Relasi

Suatu file terdiri dari beberapa kelompok elemen yang berulang-ulang perlu

diorganisasikan kembali. Proses untuk mengorganisasikan file untuk menghilangkan

kelompok elemen yang berulang-ulang ini disebut relasi antar tabel. Proses relasi antar

tabel merupakan pengelompokan data menjadi tabel-tabel yang menunjang entitas dan

relasi yang berfungsi untuk mengakses data item sedemikian rupa sehingga database

mudah dimodifikasi. Relasi antar tabel untuk pengolahan data website adalah sebagai

(65)

Gambar 3.10 Skema Relasi

3.5.2 Struktur File

Struktur file merupakan urutan isi ataupun data yang berada dalam suatu record.

Struktur file dalam aplikasi di PT Bio Farma (Persero) ini adalah sebagai berikut :

Tabel 3.10 Struktur File Petugas

Nama Field Tipe Ukuran Keterangan

id_petugas Int 10 Primary Key

username Varchar 10

password Varchar 10

Tabel 3.11 Struktur File Berita

Nama Field Tipe Ukuran Keterangan

(66)

judul_berita Text 50

Tabel 3.12 Struktur File Produk

Nama Field Tipe Ukuran Keterangan

id_produk Int 10 Primary key

Tabel 3.13 Struktur File Customer

Nama Field Tipe Ukuran Keterangan

id_customer Int 10 Primary key

username Varchar 10

password Varchar 10

nama_customer Text 50

(67)

Tabel 3.14 Struktur File Detail Pemesanan

Nama Field Tipe Ukuran Keterangan

id_detailpemesanan Int 10 Primary key

id_produk Int 10 FK dari table

produk terhadap

atribut id_produk

no_nota Int 10 FK dari table

pemesanan terhadap

atribut no_nota

jumlah int 100

Tabel 3.15 Struktur File Pemesanan

Nama Field Tipe Ukuran Keterangan

no_nota Int 10 Primary key

3.6 Struktur Menu

Perancangan struktur menu merupakan gambaran jalur pemakaian sistem

sehingga sistem yang dibangun mudah dipahami dan mudah digunakan. Perancangan

(68)

3.6.1 Struktur Menu Petugas

Gambar 3.11 Struktur Menu Petugas

3.6.2 Struktur Menu Pengunjung

Gambar

Gambar 2.2 Struktur Organisasi PT Bio Farma (Persero)
Gambar 3.24 Perancangan View Customer
Gambar 3.27 Perancangan Hapus Customer
Gambar 3.28 Perancangan Halaman View Pemesanan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Prosedur Evaluasi Hasil Pengembangan dan Pelatihan SDM pada PT Kimia Farma (persero) Tbk.

Bio Farma (Persero) Bandung adalah satu-satunya industri biologi yang memproduksi vaksin dan sera di Indonesia, juga salah satu dari bebrapa produsen dunia

Pada penelitan ini, akan membahas mengenai kinerja bisnis proses Customer Relationship Management (CRM) yang dijalankan pada PT Bio Farma yang belum berjalan searah dengan

(1) Perusahaan Umum (PERUM) Bio Farma yang didirikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1978 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Negara Bio Farma menjadi Perusahaan

Hak pengolahan vaksin Sinovac oleh PT Bio Farma (Persero) menyebabkan kenaikan harga saham kedua anak perusahaan PT Bio Farma (Persero), yaitu PT Kimia Farma Tbk dan

Di dalam Bio Farma tedapat salah satu divisi yaitu Pengembangan Produk, namun didalam monitoring barang yang dimiliki maupun yang akan dipesan masih menggunakan metode manual

Bio Farma (Persero) sebagai satu-satunya produsen vaksin untuk manusia di Indonesia, selama ini telah mendedikasikan seluruh sumber daya yang dimilikinya untuk

Proposal penelitian analisis kinerja keuangan PT. Kimia Farma (Persero),