UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING
PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SD NEGERI 107402 SAENTIS
T . A 2015 / 2016
SKRIPSI
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Dasar
Oleh :
ENDANG WITA GULTOM NIM : 1123111028
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
DAFTAR RIWAYAT HIDUP DATA PRIBADI
Nama : ENDANG WITA GULTOM
Tempat/Tanggal Lahir : Hutanamora, 07 November 1993
Alamat : Jl. Pintu Air 3 No.2D Simpang Gudang
Kelurahan Kwala Bekala
Kecamatan Medan Johor
Jenis Kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Kristen Protestan
Nama Orang Tua
Ayah : Delimar Gultom
Ibu : Saida Sirait
Anak Ke : 4 dari 5 Bersaudara
PENDIDIKAN FORMAL
No. Nama Sekolah Tempat Tahun Tamat
1. SD Negeri 177942 Hutanamora Hutanamora 2006
2. SLTP Negeri 1 Lumban Julu Lumban Julu 2009
i
ABSTRAK
ENDANG WITA GULTOM, NIM : 1123111028, Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas IV SD Negeri 107402 Saentis T.A 2015/2016
Dalam proses pembelajaran, yang paling dibutuhkan adalah aktivitas belajar siswa. Aktivitas belajar yang sangat tinggi akan menciptakan hasil belajar yang baik. Namun, masih banyak ditemukan masalah di sekolah dasar khususnya pada mata pelajaran Matematika adalah kurangnya ativitas belajar siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa.
Aktivitas adalah segala jenis kegiatan yang dilakukan oleh siswa dalam belajar dengan tujuan perubahan tingkah laku, baik menyangkut pengetahuan, keterampilan maupun sikap, baik meliputi segenap segenap aspek organisasi maupun proyek.
Model Problem Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat memberikan kondisi belajar aktif pada siswa.
Penelitian ini bertujan untuk membuktikan Apakah dengan menggunakan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada Materi Pokok Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Di Kelas IV SD Negeri 107402 Saentis T . A 2015 / 2016
Manfaat penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan Model Problem Based Learning pada materi pokok penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dikelas IV SD Negeri 107402 Saentis T.A 2015/2016.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) Subjek penelitian adalah siswa/i IV SD Negeri Nomor 107402 Saentis sebanyak 25 orang dengan jumlah laki – laki 17 orang dan 8 perempuan orang. Objek penelitian ini adalah penggunaan Model Problem Based Learning.
Dari kegiatan pembelajaran dan analisis data penelitian yang diperoleh peneliti dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada Materi Pokok Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Di Kelas IV SD Negeri 107402 Saentis T . A 2015 / 2016. Dari data observasi siswa pada Siklus I Pertemuan 1 aktivitas belajar siswa cukup dengan rata-rata 60,62, Siklus I Pertemuan 2 aktivitas belajar siswa baik dengan rata-rata 71,12, Siklus II Pertemuan 1 aktivitas belajar siswa baik dengan rata-rata 80,24 dan Siklus II Pretemuan 2 aktivitas belajar siswa sangat baik dengan rata-rata 90,74. Dari data observasi kemampuan guru diperoleh data pada Siklus I Pertemuan 1 kemampuan guru baik dengan rat-rata 78,33, Siklus I Pertemuan 2 kemampuan guru sangat baik dengan rat-rata-rat-rata 81,66, Siklus II Pertemuan 1 kemampuan guru sangat baik dengan rata-rata 86,66 dan Siklus II Pertemuan 2 kemampuan guru sangat bauk dengan rata-rata 95,00.
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas segala
berkah dan rahmatnya yang amat besar sehingga penulis dapat menyelesaikan
penulisan skripsi ini untuk memenuhi salah satu syarat dalam memperoleh gelar
Sarjana pada Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar di Universitas Negeri
Medan.
Penulis juga mengucapkan terimkasih kepada Ayahanda D.Gultom dan
Ibunda S.Sirait yang selalu memberikan kasih sayang, dukungan serta semangat
yang berguna bagi penulis dalam menjalani setiap tahapan penulisan skripsi.
Semua yang ayahanda dan ibunda berikan tak akan mampu terbalaskan.
Skripsi ini berjudul “Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa
Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas IV SD Negeri 107402 Saentis T . A 2015 / 2016”.
Selama penulisan skripsi ini, penulis banyak mendapat masukan dan
bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin
mengucapkan terimakasih kepada:
1. Prof. Dr. Syahwal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri
Medan.
2. Dr. Nasrun, M.S selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas
Negeri Medan
3. Bapak Prof. Yusnadi, M.S selaku Wakil Dekan I, Bapak Drs. Aman
Simare-mare, M.S selaku Wakil Dekan II, dan Bapak Edidon
Hutasuhut, M.Pd selaku Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan
iii
4. Bapak Drs. Khairul Anwar, M.Pd selaku ketua jurusan PGSD dan
Dosen Pembimbing Skripsi yang telah penuh kesabaran dan perhatian
memberikan bimbingan, motivasi serta arahan kepada penulis hingga
proses penulisan skripsi ini selesai.
5. Bapak Alm. Drs. Ramli Sitorus, M.Pd selaku selaku Dosen
Pembimbing Skripsi saya sebelumnya yang telah penuh kesabaran dan
perhatian memberikan bimbingan, motivasi serta arahan kepada
penulis dalam proses penulisan skripsi ini.
6. Bapak Drs. Khairul Anwar, M.Pd selaku Sekretaris Jurusan PGSD
7. Ibu Erlinda Simanungkalit M.Pd selaku Dosen Pembimbing
Akademik yang telah memberikan bimbingan dalam hal akademik.
8. Bapak Drs. Demu Karo-karo, M.Pd, Drs. Daitin Tarigan, M.Pd dan
Dra. Eva Betty Simanjuntak, M.Pd selaku dosen penguji yang telah
banyak memberikan saran masukan kepada penulis dalam penulisan
skripsi ini.
9. Bapak dan ibu dosen seluruhnya yang ada di Fakultas Ilmu
Pendidikan dan tenaga pelayanan.
10. Ibu Asni, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Negeri 107402 Saentis yang
telah banyak memberikan bantuan dan kerjasama selama penulis
melakukan penulisan di sekolah tersebut.
11. Ibu Arbaniyah, S.Pd selaku guru kelas IV yang telah membimbing
iv
12. Kepada kakak tersayang Kartika Gultom dan Lusiana Gultom, abang
tersayang Juendi Gultom dan Adek Junedi Gultom yang telah banyak
memberikan dukungan dan motivasi saya dalam penulisan skripsi ini.
13. Untuk sahabat-sahabat ku Bernadetta Sitorus, Mariati Manurung,
Feby Sianturi, Krisna Simamora dan Wilda Siagian yang selalu
memberi dukungan dan semangat dalam proses penulisan skripsi ini.
14. Untuk teman-teman terbaik Rizal Nuari, Desi Silitonga, Sa’adah
Hayatun beserta teman satu PPL saya.
15. Kepada teman-teman C-Reguler 2012 terimakasih untuk semua
bantuannya.
16. Dan kepada seluruh orang yang menyayangi dan memperhatikan
penulis, terimakasih banyak.
Atas segala bantuan dan bimbingan yang telah penulis terima dari berbagai
pihak, penulis mengucapkan banyak terimakasih. Smoga Tuhan Yang Maha Esa
membalasnya. Akhir kata semoga skripsi ini bermanfaat serta dapat dijadikan
sumbangan pemikiran dalam dunia pendidikan.
Medan, Maret 2016
Penulis
ENDANG WITA GULTOM
DAFTAR ISI
Hal
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR GAMBAR ... ix
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 4
1.3 Pembatasan Masalah ... 4
1.4 Rumusan Masalah ... 5
1.5 Tujuan Penelitian ... 5
1.6 Manfaat Penelitian ... 5
BAB II KAJIAN TEORITIS 2.1 Kerangka Teoari ... 7
2.1.1 Aktivitas Belajar ... 7
vi
2.1.1.2 Pengertian Aktivitas Belajar ... 8
2.1.1.3 Jenis-jenis Aktivitas Belajar ... 9
2.1.2 Model Pembelajaran ... 12
2.1.2.1 Pengertian Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ... 13
2.1.2.2 Karakteristik Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ... 14
2.1.2.3 Langkah-langkah Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ... 15
2.1.2.4 Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ... 16
2.1.3.1 Pengertian Pembelajaran Matematika ... 17
2.1.3.2 Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat ... 18
2.2 Kerangka Berfikir ... 24
2.3 Hipotesis Tindakan ... 25
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis penelitian ... 26
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 26
vii
3.4 Defenisi Variabel ... 27
3.5 Desain Penelitian ... 28
3.6 Prosedur Penelitian ... 29
3.7 Teknik Pengumpulan Data ... 35
3.8 Teknik Analisis Data ... 37
3.9 Jadwal Penelitian ... 39
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Penelitian ... 40
4.1.1 Deskripsi Hasil Penyebaran Angket Awal ... 41
4.1.2 Deskripsi Siklus I ... 42
4.1.3 Deskripsi Siklus II ... 58
4.1.4 Deskripsi Hasil Penyebaran Angket Akhir ... 71
4.2 Pembahasan Hasil Penelitian ... 72
4.2.1 Pembahasan Lembar Obsevasi Aktivitas Guru ... 72
4.2.2 Pembahasan Lembar Obsevasi Aktivitas Siswa ... 73
viii
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan ... 76
5.2 Saran ... 77
xi
DAFTAR TABEL
Hal Tabel 2.1 Langkah-langkah Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) . 15
Tabel 3.1 Skala Lima Absolut ... 38
Tabel 3.2 Jadwal Penelitian... 39
Tabel 4.1 Hasil Nilai Angket Awal ... 41
Tabel 4.2 Hasil Pengamatan Indikator Observasi Aktivitas Belajar Siswa
Pada Siklus I Pertemuan 1 ... 45
Tabel 4.3 Persentase Aktivitas Belajar Siswa Secara Individu Pada Siklus I
Pertemuan 1 ... 46
Tabel 4.4 Observasi Kemampuan Guru Siklus I Pertemuan 1 ... 48
Tabel 4.5 Hasil Pengamatan Indikator Observasi Aktivitas Belajar Siswa
Pada Siklus I Pertemuan 2 ... 52
Tabel 4.6 Persentase Aktivitas Belajar Siswa Secara Individu Pada Siklus I
Pertemuan 2 ... 54
Tabel 4.7 Observasi Kemampuan Guru Siklus I Pertemuan 2 ... 55
Tabel 4.8 Hasil Pengamatan Indikator Observasi Aktivitas Belajar Siswa
Pada Siklus II Pertemuan 1 ... 60
xii
Pertemuan 1 ... 61
Tabel 4.10 Observasi Kemampuan Guru Siklus II Pertemuan 1 ... 62
Tabel 4.11 Hasil Pengamatan Indikator Observasi Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus II Pertemuan 2 ... 66
Tabel 4.12 Persentase Aktivitas Belajar Siswa Secara Individu Pada Siklus II Pertemuan 2 ... 68
Tabel 4.13 Observasi Kemampuan Guru Siklus II Pertemuan 2 ... 69
Tabel 4.14 Hasil Nilai Angket Akhir ... 71
Tabel 4.15 Persentasi Reakpitulasi Peningkatan Aktivitas Guru ... 72
Tabel 4.16 Hasil Keseluruhan Observasi Siswa ... 73
Tabel 4.17 Persentasi Rekapitulasi Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa ... 74
DAFTAR GAMBAR
Hal Gambar 3.1 Skema Pelaksanaan Tindakan Kelas Model Kemmis & MC
Taggart ... 29
Gambar 4.1 Pamplet SD Negeri 107402 Saentis ... 40
Gambar 4.2 Lokasi Penelitian di SD Negeri 107402 Saentis ... 41
Gambar 4.3 Siswa Sedang Mengisi Angket ... 42
Gambar 4.4 Guru Memberikan Kesempatan Kepada Siswa Untuk Bertanya Tentang Materi Yang Belum Di Pahami ... 44
Gambar 4.5 Grafik Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus I Pertemuan 1 ... 47
Gamabr 4.6 Guru Membimbing dan Mengawasi Jalannya diskusi ... 52
Gambar 4.7 Grafik Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus I Pertemuan 2 ... 55
Gambar 4.8 Siswa Menyelesaikan soal Secara Diskusi Kelompok ... 59
Gambar 4.9 Grafik Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus II Pertemuan 1 ... 62
Gambar 4.10 Perwakilan Kelompok Menuliskan Dan Mempersentasikan Hasil Didkusi Kelompok ... 66
Gambar 4.11 Grafik Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus II Pertemuan 2 ... 69
Gambar 4.12 Grafik Rekapitulasi Kemampuan Guru ... 72
x
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Hal
Lampiran 1 RPP Siklus I Pertemuan 1 ... 80
Lampiran 2 RPP Siklus I Pertemuan 2 ... 86
Lampiran 3 RPP Siklus II Pertemuan 1 ... 92
Lampiran 4 RPP Siklus II Pertemuan 2 ... 98
Lampiran 5 Daftar Nama Siswa Siswa ... 104
Lampiran 6 Lembar Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus I Pertemuan 1 ... 105
Lampiran 7 Lembar Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus I Pertemuan 2 ... 108
Lampiran 8 Lembar Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus II Pertemuan 1 ... 111
\Lampiran 9 Lembar Observasi Aktivitas Belajar Siswa Siklus II Pertemuan 2 ... 114
Lampiran 14 Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus I Pertemuan 1 ... 124
Lampiran 15 Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus I Pertemuan 2 ... 126
Lampiran 16 Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus II Pertemuan 1 ... 128
xiv
Lampiran 18 Lembar Observasi Angket Aktivitas Siswa Kondisi Awal ... 132
Lampiran 19 Lembar Observasi Angket Aktivitas Siswa Kondisi Awal ... 134
Lampiran 20 Lembar Observasi Angket Aktivitas Siswa Kondisi Akhir ... 136
Lampiran 21 Lembar Observasi Angket Aktivitas Siswa Kondisi Akhir ... 138
Lampiran 22 Rekapitulasi Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus I Pertemuan 1 ... 140
Lampiran 23 Rekapitulasi Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus I Pertemuan 2 ... 142
Lampiran 24 Rekapitulasi Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus II Pertemuan 1 .... 144
Lampiran 25 Rekapitulasi Aktivitas Belajar Siswa Pada Siklus II Pertemuan 2 .... 146
Lampiran 26 Rekapitulasi Hasil Angket Angket awal ... 148
Lampiran 27 Rekapitulasi Hasil Angket Angket Akhir ... 151
Lampiran 28 Surat Izin Penelitian ... 154
1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran wajib pada setiap
jenjang pendidikan yang menduduki peranan penting. Salah satu alasan mengapa
matematika perlu disetiap jenjang pendidikan karena matematika merupakan mata
pelajaran pendukung pada setiap mata pelajaran lainnya.
Pentingnya pembelajaran matematika ini dilihat dari tujuan mata pelajaran
matematika dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (2006) yang
disempurnakan pada Kurikulum (2013) pada Sekolah Dasar adalah agar siswa
(dalam Heris 2014 : 7) :
1)Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengplikasikan konsep secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah, 2) Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika, 3) Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelaesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh, 4) Mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagaram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah, 5) Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.
Untuk mencapai tujuan pembelajaran matematika di atas maka guru
sebagai pengajar harus kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran
matematika serta mampu mengaitkan materi yang sedang diajarkan ke dalam
kehidupan sehari – hari. Dengan demikian pembelajarna matematika yang
2
menerapkan konsep atau teori yang dipelajari untuk memecahkan permasalahan
yang dihadapi dehari – hari.
Namun kenyataan dilapangan sewaktu PPLT menunjukkan bahwa
pembelajaran matematika kurang diminati siswa dilihat dari rendahnya aktivitas
siswan belajar dikelas. Hal ini dikarenakan dalam penyampaian pembelajaran
matematika guru masih menggunakan pembelajaran secara tradisional dan
kurang melibatkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Pada umunya guru
menggunakan metode ceramah dengan menjelaskan beberapa contoh soal kepada
siswa lalu memberikan tugas – tugas yang mirip dengan contoh soal yang telah
diberikan. Hal ini mengakibatkan siswa pasif dalam mengikuti pembelajaran
matematika yang sedang berlangsung dikelas.
Rendahnya aktivitas pembelajaran ini juga terjadi karena pembelajaran
berpusat pada guru sedangkan siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru,
dalam hal ini guru juga kurang melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan
belajar mengajar berlangsung dan dalam penyampaian materi pelajaran guru
kurang mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari – hari. Sehingga siswa
cenderung mudah merasa bosan mengikuti pembelajaran matematika. Hal ini
dapat terlihat daari sedikitnya siswa yang mengajukan pertanyaan, walaupun ada
siswa yang bertanya hanya dilakukan siswa yang sama.
Bahkan saat proses belajar berlangsung ada saja siswa yang mengganggu
temannya di kelas. Keadaan ini mengakibatkan siswa tidak fokus dalam
3
diberikan guru. Karena ketidak mampuan siswa menyelesaikan soal – soal yang
diberikan guru, siswa menganggap pelajaran matematika itu sulit.
Untuk itu sangat diharapkan guru kreatif, profesional, dan menyenangkan
agar memiliki kemampuan mengembangkan dan memilih model pembelajaran
dalam menyampaikan pokok bahasan. Guru didalam membelajarkan siswanya
tidaklah hanya sebagai sumber belajar atau pemberi materi yang menimbulkan
pembelajaran searah. Melainkan sebagai fasilitator yang membimbing peserta
didik dalam memecahkan permasalahan.
Oleh karena itu, peneliti menganggap penting melakukan penelitian
dengan melakukan perbaikan pengajaran melalui penelitian tindakan kelas dengan
menggunakan model pembelajaran yang dapat mebingkatkan aktivitas belajar
siswa. Seiring dengan banyaknnya model pembelajaran yang berkembang saat ini,
maka salah satu model yang dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas adalah
model pembelajaran berbasis masalah atau bias disebut dengan Problem Based
Learning
( PBL ).
Dalam model pembelajaran Problem Based Learning
(PBL) ini terdapat tahapan-tahapan dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah
diskusi kelompok dimana siswa harus beraktivtas dalam kelompok seperti
mengeluarkan pendapat dan menyelesaikan soal. Model pembelajaran PBL secara
efektif akan membantu meningkatkan aktivitas belajar siswa kasrena
4
kegiatan ini diharapkan aktivitas belajar siswa meningkat yang berdampaka pada
peningkatan hasil belajar.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk mengadakan
penelitian tindakan kelas dengan mengangkat judul “ Upaya Meningkatkan
Aktivitas Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas Iv Sd Negeri 107402 Saentis T . A 2015 / 2016 ”.
1.2 Identifikasi Masalah
Penelitian ini mengenal penggunaan Model Pembelajaran Problem Based
Learning (PBL) untuk meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa, dengan identifikasi
masalah :
1. Pembelajaran matematika kurang diminati siswa
2. Guru kurang melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran
3. Rendahnya kemauan siswa untuk mengajukan pertanyaan
4. Siswa mengganggu temannya saat proses pembelajaran dikelas
berlangsung
5. Siswa menganggap pelajaran matematika sulit
1.3 Pembatasan Masalah
Mengingat keterbatasan penulis dalam hal kemampuan dan waktu maka
dalam penelitian ini penulis membatasi masalah yang hendak diteliti. Adapun
5
Belajar Siswa pada Materi Pokok Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat
Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran
Matematika Di Kelas IV SD Negeri 107402 Saentis T . A 2015 / 2016”.
1.4 Rumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah dan pemabatasan masalah diatas, maka
yang menjadi rumusan dalam penelitian ini adalah : Apakah dengan menggunakan
Model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada
Materi Pokok Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Di Kelas IV SD
Negeri 107402 Saentis T . A 2015 / 2016 ?
1.5 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka yang menjadi tujuan
penelitian adalah “untuk membuktikan Apakah dengan menggunakan Model
Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada Materi
Pokok Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Di Kelas IV SD Negeri
107402 Saentis T . A 2015 / 2016 ”
1.6 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari hasilpenelitian ini antara lain:
1. Bagi siswa, melalui model Problem Based Learning siswa menjadi
lebih aktif dan kreatif untuk mengikuti pelajaran .
2. Bagi guru, menambah pengetahuan dan wawasan dalam mengajar
6
3. Bagi sekolah, sebagai bahan masukan yang berharga pada sekolah
dalam meningkatkan mutu belajar siswa kelas IV khususnya mata
pelajaran Matematika.
4. Bagi dunia pendidikan, sebagai salah satu upaya peningkatan
pendidikan secara umum. Memajukan dan memperkaya teknik
pembelajaran paada dunia pendidikan Indonesia.
5. Bagi peneliti, menambah pengetahuan sebagi calon guru sekolah
dasar untuk lebih mengetahui cara meningkatkan akrivitas belajar siswa
dengan menggunakan model Problem Based Learning
6. Bagi peneliti lain, yaitu dapat digunakan untuk mengetahui upaya
meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model
Problem Based Learning serta menambah wawasan dalam penerapan
76 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, pengumpulan data dan pengamatan pada
siklus I dan siklus II di kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Tahun Ajaran
2015/2016 materi pokok Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat dapat di
simpulkan bahwa:
1. Dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning
dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di SD Negeri 107402
Saentis
2. Model pembelajaran Problem Based Learning dapat di terapkan pada
mata pelajaran Matematika Materi Pokok Penjmlahan Dan
Pengurangan Bilangan Bulat.
3. Pembagian angket pada tahap awal memperoleh skor rata-rata 63,80
% dengan kategori aktivitas belajar siswa rendah, setelah peneliti
melakukan sebuah tindakan maka mengalami peningkatan pada
kondisi akhir dengan memperoleh rata-rata 92,98 % dengan kategori
aktivitas belajar siswa tinggi. Pada hasil angket menunjukkan
peningkatan yang lebih baik dari siklus I.
4. Dari hasil observasi dan pengumpulan data yang dilakukan oleh
observer dengan objek yang di amati yaitu siswa Kelas IVB diperoleh
sebuah hasil pada siklus I pertemuan I yaitu dengan rata-rata 60,62%
dengan kategori aktivitas belajar siswa kurang, pada siklus I pertemuan
77
77
cukup, pada siklus II pertemuan I diperoleh rata-rata 80,24 % dengan
kategori aktivitas belajar siswa baik dan pada siklus II pertemuan II
diperoleh data 90,74% dengan kategori aktivitas belajar siswa amat
baik.
5. Sementara secara klasikal atau keseluruhan pada siklus I Pertemuan I
memperoleh rata-rata 16% dengan kategori aktivitas belajar siswa
kurang, pada siklus I pertemuan II memperoleh skor 56% dengan
kategori aktivitas belajar siswa cukup pada siklus II pertemuan I
memperoleh skor rata-rata 68 % dengan kategori aktivitas belajar
siswa baik dan pada siklus II pertemuan II memperoleh rata-rata 92%
aktivitas belajar siswa amat baik.
6. Dari hasil observasi kemampuan guru dan pengumpulan data yang
dilakukan oleh guru diperoleh hasil Siklus I Pertemuan 1 kemampuan
guru baik dengan rat-rata 78,33, Siklus I Pertemuan 2 kemampuan
guru sangat baik dengan rata-rata 81,66, Siklus II Pertemuan 1
kemampuan guru sangat baik dengan rata-rata 86,66 dan Siklus II
Pertemuan 2 kemampuan guru sangat bauk dengan rata-rata 95,00.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian Pelaksanaan Tindakan Kelas (PTK) dan
pengamatan yang dilakukan oleh peneliti, perlu adanya perbaikan dan saran yang
membangun. Adapun saran-sarannya sebagai berikut:
1. Kepada kepala sekolah untuk mengembangkan untuk melatih para
guru agar terampil menggunakan berbagai macam metode dan model
78
78
2. Kepada guru disarankan agar menerapkan model pembelajaran
Problem Based Learnig sebagai variasi dalam mengajar, karena model
tersebut dpat meningkatkan aktivitas belajar siswa
3. Kepada guru disarankan dapat menerapkan model pembelajaran
Problem Based Learnig pada mata pelajaran Matematika dan mata
pelajaran lainnya
4. Kepada siswa diharapkan agar mengikuti proses pembelajaran dengan
model Problem Based Learnig pada mata pelajaran Matematika untuk
selalu aktif dan serius
5. Bagi peneliti sendiri kiranya hasil Penelitian Tindakan Kelas ini dapat
menjadi bahan untuk mengkaji dari aspek pembelajaran yang lain dan
dapat menjadi wawasan dalam mendidik peserta didik khususnya di
Sekolah Dasar.
6. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian
tentang penerapan model Problem Based Learnig yang diterapkan
79
DAFTAR PUSTAKA
Dewi, Rosmala. 2014. Penelitian Tindakan Kelas. Medan: Pasca Sarjana Unimed.
Djamarah, Syaiful Bahri.2011.Psikologi Belajar.Jakarta: Riena Aksara.
Hamalik,2010. Proses Belajar Mengajar.Jakarta:Bumi Aksara
Hendriana, Heris dan Soemarno, Utari,2014. Penilaian Pembelajaran
Matematika.Cimahi:Refika Aditama
Huda, Miftahul, 2013. Model – Model Pengajaran dan Pembelajaran. Malang: Pustaka Pelajar.
Rusman. 2012. Model – Model Pembelajaran. Bandung: Raja Grafindo Persada.
Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo
Persada.
Shohimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam kurikulum 2013.
Jogja: Ar – ruzz.
Suparti, dkk. 2009. BSE SD Matematika untuk SD dan MI Kelas IV. Jakarta: Pusat
Perbukuan