• Tidak ada hasil yang ditemukan

JEJAK ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI KOTA BINJAI 1887-1956.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "JEJAK ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI KOTA BINJAI 1887-1956."

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

JEJAK ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI

KOTA BINJAI 1887-1956

Skripsi

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada

Jurusan Pendidikan Sejarah

Oleh :

JANITA ANGGRAINI SEMBIRING NIM. 3123321021

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

i

ABSTRAK

JANITA ANGGRANI SEMBIRING. NIM: 3123321021. JEJAK ISLAM DAN PERKEMBANGANNYA DI KOTA BINJAI 1887-1956. JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH. FAKULTAS ILMU SOSIAL. UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.

Penelitian ini bertujuan untuk : untuk mengetahui proses awal masuknya agama Islam di Kota Binjai, untuk mengetahui perkembangan agama Islam di Kota Binjai, untuk mengetahui tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam perkembangan agama Islam di Kota Binjai, untuk mengetahui bangunan-bangunan peninggalan bercorak Islam di Kota Binjai.

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan menggunakan metode Library Research (metode penelitian kepustakaan) dan Field Research Methode ( metode penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan deskriptif historis dan teknik yang digunakan studi pustaka dan wawancara.

(6)

ii

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah peneliti ucapkan atas kehadiran Allah SWT dimana

atas rahmat dan karunianya, peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul

: “Jejak Islam Dan Perkembangannya Di Kota Binjai 1887-1956”. Shalawat

berangkaikan salam dihadiahkan kepada junjungan besar Rasullulalh Muhammad

SAW, yang mana syafaatnya diharapkan di yaumul mahsyar kelak.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam

memperoleh gelar Sarjana Pendidikan. Peneliti menyadari bahwa skripsi ini jauh

dari sempurna, baik isi tekhnik penelitian, maupun nilai ilmiahnya, mengingat

keterbatasan pengetahuan, pengetahuan dan pengalaman. Oleh sebab itu, dengan

segala kerendahan hati, peneliti mengharapkan saran dan kritikan. Maka dalam

kesempatan ini peneliti menyampaikan rasa terima kasih serta pengharapan yang

sebesar-besarnya kepada :

 Ayahanda dan Ibunda tercinta Bapak Gunana Sembiring dan Ibu Rosmida

Br. Surbakti yang melahirkan, mendidik dan membesarkan peneliti.

Karena doa dan restu mereka peneliti bisa menjadi saat sekarang ini dan

sampai pada akhir untuk menyelesaikan studi dalam perkuliahan. Skripsi

ini sengaja saya persembahkan sebagai bukti bahwa saya telah

menyelesaikan amanat yang ayah dan ibu berikan kepada saya. Kiranya

Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada mereka.

 Kakak dan adik-adik peneliti, Fevbrika Yanti Sembiring, Yuninta Sartika

(7)

iii

agar dapat memberi contoh yang baik. Semoga mereka bisa menjadi

kebanggaan buat orang tua.

 Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

 Ibu Dra. Nurmala Berutu, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial.

 Bapak Drs. Yushar Tanjung, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan

Sejarah

 Bapak Drs. Yushar Tanjung, M.Si selaku Dosen Pembimbing Skripsi,

peneliti mengucapkan terima kasih banyak atas masukan dan kemudahan

yang telah bapak berikan kepada peneliti mulai dari proses penyusunan

proposal hingga penyelesaian skripsi.

 Ibu Ika Purnama Sari, M.Si selaku Dosen Pembimbing Akademik dan

penguji yang telah banyak memberi nasehat-nasehat bagi peneliti selama

masa perkuliahan.

pengalaman kepada peneliti selama mengikuti perkuliahan di Universiteas

(8)

iv

 Yang selalu menemani penulis saat penulis susah maupun senang, yang

selalu memberi semangat di saat penulis sedang malas, yang menemani

penulis selama 4 tahun ini dan yang selalu menjadi bagian dari hari-hari

penulis sampai perkuliahan ini selesai. Terima kasih untuk Muhammad

Adnin S.

 Sahabat peneliti yang tercinta, Fakhri Muliawan, Suryanti Siagian,

Kartikia Siregar, Ade Rafika Ritonga, Ida Rosida, Wahyu Rahmadhani,

Regina Siburian, Agnestasia Sinulingga, Dian Puspita Sari, Nurul Azmi

Sambas, Riri Trisia, Muhammad Novriansyah, Lot Saputra, Fauzi

Ramdhan, Muhammad Iqbal, Fitra Jaka Restu, Bang Maulana, Rio

Windra, Husnul Fuadi, Rinaldi, Uci Armayanti, Sarah Amanda Gultom,

Roziah, Ema Manisa, Nurmala, Masriani Hutasuhut, Duma Milanta,.

Terima kasih buat pengalaman yang diberikan. Tidak akan pernah

terlupakan kebersamaan ini.

 Teman-teman Non-Reguler A dan B 2012 Pendidikan Sejarah terima kasih

telah menemani selama perkuliahan.

 Teman-teman PPLT SMP N 6 Kisaran 2016 Dessyana Nasution, Onny

Oktami Samosir, dan yang lainnya yang telah memberikan semangat bagi

peneliti selama ini.

 Terimakasih untuk Bapak Darma Sapta Lubis, Bapak Muhammad

Hanzalah, dan yang lainnya yang telah menjadi narasumber penting dalam

penelitian ini dan sangat membantu peneliti dalam menyelesaikan

(9)

v

Akhir kata peneliti mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak

yang telah membantu dan jika ada pihak yang terlewatkan mendapatkan ucapan

terimakasih, peneliti meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafan. Semoga skripsi

ini bermanfat bagi pembaca dan menjadi bahan masukan bagi yang membacanya,

khususnya di wilaya Faklutas Ilmu Sosial.

Medan, Mei 2016 Peneliti

(10)

v

1.1. Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2. Identifikasi Masalah ... 5

1.3. Rumusan Masalah ... 5

1.4. Tujuan Penelitian ... 5

1.5. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 7

2.1. Tinjauan Pustaka ... 7

2.4.1. Sejarah Islam ...7

2.1.2. Perkembangan Islam ...8

2.1.3. Tradisi masyarakat Islam ...8

2.2. Kerangka Teori... 9

2.2.1.Teori Adaptasi ... 9

2.2.2. Teori Akulturasi ... 9

2.2.3. Teori Asosiasi ... 10

2.3. Kerangka Konseptual ... 11

2.3.1. Jejak Islam ... 11

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 20

4.1.1. Kondisi geografis ... 20

4.1.2. Keadaan Penduduk ... 22

(11)

v

4.1. 4. Sejarah singkat Kota Binjai ... 26

4.2. Proses masuknya agama Islam Di Kota Binjai ... 28

4.3. Perkembangan Agama Islam Di Kota Binjai ... 29

4.4. Mengidentifikasi Jejak Islam Di Kota Binjai ... 35

4.4.1. Masjid Raya Kota Binjai ... 35

4.4.2. Masjid Jami’ Limau Sunde ... 39

4.4.3. Makam...42

4.4.4. Yayasan-Yayasan Pendidikan Islam Di Kota Binjai...45

4.4.5 Yaspen Al-Jam’iyatul Washliyah Kota Binjai...50

4.4.6 Ulama Terkenal Di Kota Binjai...54

4.4.7. Kampung Limau Sunde...59

BAB V KESIMPULAN ... 61

5.1. Kesimpulan ... 61

5.2. Saran ... 63

DAFTAR PUSTAKA ... 65

(12)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang Penelitian

Penyebaran Islam yang terjadi di Asia Tenggara menghasilkan terjadinya

akulturasi dan asimilasi budaya lokal sehingga membuahkan budaya baru yang

dinamis dan unik. Dan catatan mengenai kerajaan besar islam seperti perlak

dimana proses islamisasinya dipengaruhi oleh para pedagang muslim juga

menjadikan salah satu bukti penting dalam mengkaji proses masuknya agama

islam di Nusantara. Dan proses masuknya agama Islam di Indonesia menjadi

kajian yang sangat menarik, karena terkait berbagai aspek yang meliputi

perkembangan agama islam di Indonesia itu sendiri.

Pada akhir abad ke-13 dan abad ke-14 islam telah membangun

komunitas-komunitas niaga yang lebih jelas di kota-kota pelabuhan di Sumatera Utara, Jawa

Timur, Campa, dan Pantai Timur Malaya. Penyebaran Islam juga tidak lepas dari

orang-orang Asia Tenggara yang pernah ke Mekkah, seperti Sunan Gunung Jati,

pendiri Banten-Islam, dan para sufi seperti Hamzah Fansuri, Abdurra’uf as

-singkili, dan Syekh Yusuf.

Ketika Islam datang, masyarakat Indonesia telah berada dalam pengaruh

Hindu-Buddha yang masing-masing penganutnya hidup berdampingan.

Kedatangan kaum muslim yang relatif damai tersebut diterima oleh sebagian

(13)

2

pendekatan budaya, dan melalui para pedagang yang menetap di kota-kota dagang

yang kemudian menikah dengan wanita pribumi dan bermukin di suatu wilayah

tersebut. Pengenalan Islam sebagai agama pendatang kepada masyarakat

Indonesia penganut Hindu-Buddha, berproses cukup damai. Dengan masuknya

agama Islam ke Indonesia, otomatis membawa kebudayaan Islam itu sendiri yang

berpengaruh pula terhadap kehidupan masyarakat pribumi Indonesia. Islam ikut

mewarnai kehidupan tradisi-tradisi yang ada di Indonesia. Segala aktivitas

kehidupan masyarakat yang menganut agama Islam, bersumber pada ajaran

agama Islam.

Saat Portugis pertama kali muncul di Asia, masyarakat Asia Tenggara

masih toleran dan mudah menyerap pengaruh-pengaruh baru, seperti halnya

mereka toleran terhadap agama Hindu, agama Buddha dan agama Islam. Tetapi

dengan diserangnya sistem perdagangan islam oleh portugis secara langsung dan

dengan kejam, portugis menimbulkan reaksi yang tajam di sejumlah kota dagang

tempat islam sudah kokoh berdiri. Kemakmuran sejumlah kerajaan penting,

terutama Aceh dan Banten, sebagian besar bersumber pada pelarian-pelarian dari

pusat-pusat yang telah jatuh ke tangan pendatang baru kristen itu, dan pada

pengalihan pedagang islam ke pelabuhan-pelabuhan mereka yang baru milik

orang Islam yang lebih agresif.

Islam masuk ke Sumatera Utara dan menyebar ke daerah-daerah lain

melalui Aceh, namun berbeda dengan perkembangan agama Islam di wilayah

(14)

3

merupakan wilayah yang menerima agama Islam melalui jalur pantai Barat

Sumatera seperti dari Barus dan Minangkabau. Kemudian melalui wilayah

Tapanuli Selatan banyak terdapat penduduknya yang menjadi pemuka agama dan

menyebarkan agama Islam di wilayah Sumatera Timur.

Islam telah mewarnai seluruh aspek kehidupan masyarakat baik secara

politik, ekonomi maupun sosial. Pengaruh Islam secara sosial budaya yang begitu

kuat membawa perubahan yang sangat signifikan pada kebudayaan dan

penghidupan sehingga meninggalkan jejak yang terus-menerus hidup di

masyarakat. Jejak Islam sebagai peradaban dapat ditemukan dimanapun Islam itu

menapak. Jejak sebagai bukti keberadaan Islam merupakan indikator tentang

aktivitas masyarakat muslim. Jadi jejak Islam merupakan suatu hal yang wajar

dan layak untuk dikaji. Bukan merupakan suatu yang awam manakala jejak Islam

yang bertebaran disetiap daerah yang ada bersentuhan dengan Islam, telah

menjadi ladang pengkajian. Di Indonesia saja, jejak Islam sudah ditemukan sejak

abad pertama Islam dianut masyarakat. Barus merupakan tempat awal dimana

jejak Islam sudah dapat disaksikan. Demikian juga diderah lainnya di Sumatera

Utara seperti Perlak, dan Pasai dengan komunitas yang beragam.

Keberadaan Jejak Islam di Kota Binjai merupakan peninggalan budaya,

yang menjadi sebuah fenomena menarik untuk di kaji sebagai wujud akulturasi,

adaptasi, dan asosiasi yang berlangsung di masyarakat. Perwujudan yang

dimaksud diatas masih perlu ditelisik secara akademis apalagi masih minimnya

(15)

4

Oleh karena itu peneliti mencoba menelusuri keterkaitan peninggalan Islam di

(16)

5 1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan di latar belakang diatas, maka

dapat diidentifikasi masalah dalam penelitian berikut :

1. Masyarakat Kota Binjai sebelum datang Islam.

2. Penyebaran agama Islam pada masyarakat di kota Binjai.

3. Jejak Islam yang ada di Kota Binjai

1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan pembatasan masalah di atas maka yang menjadi rumusan

masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimana proses awal masuknya agama Islam di Kota Binjai?

2. Bagaimana perkembangan agama Islam di Kota Binjai?

3. Mengidentifikasi jejak Islam yang ada di Kota Binjai?

1.4 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitaian ini adalah :

1. Untuk mengetahui proses awal masuknya agama Islam di Kota Binjai.

2. Untuk mengetahui perkembangan agama Islam di Kota Binjai.

(17)

6 1.5. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang ingin diperoleh sesudah melaksanakan penelitian

ini adalah :

1. Menambah wawasan bagi peneliti dan pembaca mengenai Jejak Islam dan

Perkembangannya di Kota Binjai.

2. Untuk menambah pengetahuan atau informasi bagi para pembaca baik dari

kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum tentang Jejak Islam dan

Perkembangannya di Kota Binjai.

3. Memperkaya informasi bagi masyarakat khususnya di, Kota Binjai untuk

mengetahui Jejak Islam dan Perkembangannya di Kota Binjai.

4. Memperkaya informasi bagi akademisi UNIMED, khusunya jurusan

Pendidikan Sejarah untuk dapat kiranya mengetahui dan memahami

mengenai Jejak Islam dan Perkembangannya di Kota Binjai

5. Sebagai bahan masukan dan perbandingan bagi peneliti lain yang

bermaksud mengadakan penelitian dalam masalah yang sama.

(18)

61

kesultanan melayu yang besar, yaitu Kesultanan Langkat dan Kesultanan Deli. Luasnya

wilayah kekuasaan kedua kesultanan ini berdampak pada perkembangan wilayah – wilayah

lain di sekitarnya. Kota Binjai sendiri mengalami perkembangan karena bagian dari luasnya

wilayah kekuasaan Kesultanan Langkat.

Kota Binjai merupakan berpenduduk mayoritas penganut agama Islam, Islam menjadi

mayoritas di Kota Binjai yang disebabkan oleh keberadaan Kesultanan Asahan dan daerah

atau wilayahnya yang bermayoritas suku Melayu. Persebaran agama yang mengalami

perkembangan pesat hingga kini menjadikan agama-agama lain seperti Kristen, Hindu,

Budha juga mengalami perkembangan akibat mobilitas penduduk dari waktu ke waktu.

Masuk dan berkembangnya agama Islam tidak terlepas dari pengaruh Kesultanan

Langkat. Islam masuk ke Kota Binjai melalui dua cara yang pertama karena perluasan daerah

yang dilakukan oleh Kesultanan Langkat dan yang kedua dibawa oleh para pedagang dari

negara tetangga yang mengadakan transaksi dagang di antara Muara Sungai Bingai dan

Aliran sungai Wampu.

Masuknya agama Islam di kota Binjai mulai ada sejak Binjai masih menjadi bagian

dari Kesultanan Langkat. Perkembangan Islam sendiri mulai berkembang pesat sejak Binjai

(19)

62

masih di bawah pengawasan kesultanan langkat. Namun, karena letaknya yang strategis

Binjai berkembang pesat dan mengalami banyak perkembangan di beberapa bidang seperti

perekebunan dan infrasturktur. Hal ini menyebabkan banyaknya pemukiman-pemukiman

baru yang berkembang di Binjai dan menjadikan perkembangan islam berkembang di Binjai.

Jejak-jejak Islam di Kota Binjai yang masih dapat di lihat sampai sekarang adalah

berupa masjid, makam, kampung, madrasah atau sekolah, dan ulama-ulama. Jejak Islam

tersebut tersebar di seluruh Kota Binjai. Mesekipun Kota Binjai mengalami perkembangan

zaman, namun masih terdapat beberapa peninggalan sejarah Islam yang masih bisa dilihat

(20)

63 5. 2 Saran

Berkitan dengan tema dan topik penelitian, maka penulis mengemukakan beberapa

saran, yaitu :

1. Melakukan penelitian lebih lanjut mengenai sejarah perkembangan Islam di Kota

Binjai.

2. Melakukan kerja sama antara Keluarga Kesultana Langkat yang sekarang dengan

Pemerintahan untuk melestarikan masjid-masjid yang ada di Kota Binjai,

makam-makam para ulama dan bangsawan di Kota Binjai sebagai warisan lokal yang masih

ada hingga saat ini.

3. Melakukan kerjasama dengan pemerintah (dalam hal ini departemen agama) untuk

memajukan Madrasah-madarasah Islam yang kurang diminati masyarakat di Kota

Binjai.

4. Melanjutkan program-program nilai keagamaan untuk melahirkan calon

(21)

64

DAFTAR PUSTAKA

Aceh, Aboebakar.1985. Sekitar Masuknya Islam ke Indonesia. Solo: Ramadhani

Azra, Azyumardi. 1998. Jaringan Ulama. Bandung : Mizan

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT Rineka Cipta

Kuntowijoyo. 2003. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana

Kuntowijoyo. 2006. Budaya dan masyarakatnya.Yogyakarta: Tiara Wacana

Loeb, Edwin. 2013. Sumatra : Sejarah Dan Masyarakatnya. Yogyakarta : Penerbit

Ombak

Pane, Imam Mahdi. 2010. Nilai Historis Tentang Peninggalan Historis Sebagai

Cagar Budaya Di Kota Binjai. Skripsi tidak diterbitkan. Medan: Universitas Negeri

Medan.

Pulungan, Abbas. 2008. Perkembangan Islam Di Mandailing. Bandung:

Citapustaka Media Perintis

Reid, Anthony. 2011. Menuju Sejarah Sumatera : Antara Indonesia dan Dunia.

Jakarta: Obor

Renier, G.J. 1997. Metode Dan Manfaat Ilmu Sejarah. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Saifullah. 2010. Sejarah dan Kebudayaan Islam di Asia Tenggara. Yogyakarya:

(22)

65

Siregar, Nur Hikmah. 2013. Eksistensi Al-Jam’iyatul Washliyah Dalam Bidang

Pendidikan di Kecamatan Binjai Kota di Kota Binjai Tahun 1940-2012. Medan:

Universitas Negeri Medan

Soekanto, Soerjono. 2012. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Pt Raja Grafindo

Persada

Syam, Nur. 2005. Islam Pesisir. Yogyakarta : LKIS Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peranan kader posyandu dan pengetahuan ibu tentang imunisasi balita di posyandu Kelurahan Binjai Estate Kota Binjai.. Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Karakteristik usaha industri kecil di Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai dilihat dari faktor modal, bahan

Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Al-Ishlahiyah Binjai untuk peningkatan pengamalan agama di Kelurahan Puji Dadi Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai adalah

Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai untuk peningkatan pengamalan agama di Kelurahan Puji Dadi Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai ?” Selanjutnya secara khusus rumusan

Penelitian bertujuan untuk (1) memotret model kurikulum pendidikan agama pada Sekolah Dasar Islam Terpadu di Kota Yogyakarya, (2) mengetahui implementasi pendidikan agama di

Penelitian bertujuan untuk (1) memotret model kurikulum pendidikan agama pada Sekolah Dasar Islam Terpadu di Kota Yogyakarya, (2) mengetahui implementasi pendidikan agama di

Objek penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Binjai selatan, yang mana merupakan kecamatan paling banyak menganut Agama Islam, daripada kecamatan lainnya di Kota

Penulisan tesis ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan supervisi pengawas Pendidikan Agama Islam pada SD di Kecamatan Wanea Kota Manado, untuk