• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola konsumsi, Status Gizi dan Prestasi Belajar Anak Vegetarian dan Non Vegetarian Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Yayasan Perguruan Bodhicitta Medan Tahun 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pola konsumsi, Status Gizi dan Prestasi Belajar Anak Vegetarian dan Non Vegetarian Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Yayasan Perguruan Bodhicitta Medan Tahun 2013"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.2  Angka kecukupan gizi rata – rata yang dianjurkan (per orangper hari)   pria dan wanita Usia 10 – 12 Tahun
Tabel 2.3Baku Antropomentri Menurut Standar WHO 2005
Gambar. 2.1. Kerangka konsep pola konsumsi, status gizi dan prestasi belajar anakvegetarian dan non vegetarian kelas V sekolah dasar Yayasan PerguruanBodhicitta Medan.
Tabel 4.1.Distribusi Responden berdasarkan Umur Pada Anak Vegetarian danNon Vegetarian Kelas V Sekolah Dasar di Yayasan Bodhicitta MedanTahun 2013
+5

Referensi

Dokumen terkait

Selanjutnya mengenai Ijasah yang dimiliki orang tua (ayah) minimal Sekolah menengah atas (SMA/sederajat), terdapat 26% atau sebanyak 13 orang siswa mengatakan bahwa

Berdasarkan hasil survei, jenis jajanan minuman es yang paling banyak dan paling sering dikonsumsi adalah es berperisa dengan total dipilih sebanyak 156 kali oleh responden

Status gizi sangat gemuk yang lebih banyak dijumpai pada remaja dengan orang tua DM bisa disebabkan oleh berbagai faktor baik yang bersifat genetik, lingkungan, maupun

Dari hasil perhitungan tersebut diketahui bahwa responden paling banyak menjawab netral yaitu sebanyak 43 orang (43%)., Hal ini menunjukkan bahwa kosnumen masih belum terlalu

Remaja putri di SMA Muhammasiyah 7 Yogyakarta terdapat pola makan tidak baik sebanyak 7 responden (9,2%), status gizi yang tidak normal sebanyak 33 responden

Penelitian yang telah dilakukan menyebutkan bahwa dari 10 responden dengan jumlah kecukupan energi pada kategori kurang sebanyak 5 responden (50%) memiliki status gizi

Berdasarkan hasil pengumpulan data yang telah dilakukan didapatkan sampel sebanyak 37 orang dengan distribusi mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar

Dari 28 responden bahwa kelompok umur yang paling banyak adalah 14-16 tahun sebanyak 12 orang 42,9%, jenis kelamin yang paling banyak yaitu laki-laki sebanyak 19 orang 67,9%, pekerjaan