• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Komunikasi Menantu Perempuan Dengan Mertua Perempuan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi Komunikasi Menantu Perempuan Dengan Mertua Perempuan"

Copied!
146
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3.1. Analisis Data Model Interaktif dari Miles dan Huberman (1994)
Tabel 4.1. Deskripsi Menantu Perempuan
Tabel 4.3. Deskripsi Penyebab Konflik Menantu Perempuan Dengan Mertua
Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini sesuai dengan pernyataan yang disampaikan oleh satu orang subjek menantu perempuan yang mengatakan bahwa ketika berada di rumah mertua dirinya sering merasa

d) Komunikasi antara menantu dan mertua berada dalam jarak yang dekat, Pada pasangan subjek pertama komunikasi antara menantu dan ibu mertua berada dalam jarak dekat, baik

Dari hasil tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan penyesuaian diri terhadap mertua pada menantu laki- laki dan perempuan usia dewasa awal yang tinggal satu

Di dalam masyarakat Desa Ketapang terutama menantu yang tinggal satu rumah dengan mertuanya, terkadang peran menantu dan mertua tidak berjalan sesuai dengan

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif antara kecerdasan emosional dengan penyesuaian diri menantu perempuan terhadap ibu mertua.

Ibu mertua dan menantu yang tinggal serumah harus lebih dapat meningkatkan kemampuan penyesuaian diri seperti dapat berperilaku yang sesuai dengan gaya hidup di rumah

Hambatan Yang Dialami Oleh Menantu Perempuan Dalam Berhubungan Baik Dengan Mertua Perempuan Dan Begitupula Sebaliknya. Berada dalam kondisi keluarga yang terbuka, sering

Hal ini sesuai dengan pernyataan yang disampaikan oleh satu orang subjek menantu perempuan yang mengatakan bahwa ketika berada di rumah mertua dirinya sering merasa