• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penggunaan Tenaga Kerja Luar Keluarga Terhadap Produksi Usaha Padi Sawah(Studi Kasus: Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh Penggunaan Tenaga Kerja Luar Keluarga Terhadap Produksi Usaha Padi Sawah(Studi Kasus: Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai)"

Copied!
83
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1: Skema Kerangka Pemikiran Pengaruh  Tenaga Kerja Luar Keluarga Terhadap Produksi Usahatani Padi Sawah
Tabel 1. Perkiraan Mata Pencaharian Kepala Rumah Tangga/Kepala Keluarga Dirinci Tiap Desa Tahun 2011
Tabel 2. Jumlah Luas Panen dan Produksi Gabah (Kering Panen) Dirinci Tiap Desa, Tahun 2011
Tabel 3. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Desa Sei Buluh, Tahun 2011
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian diperoleh (1) secara serempak variabel luas lahan, biaya produksi dan harga gabah pada sistem tanam SRI berpengaruh nyata terhadap variabel pendapatan, (2)

Secara parsial, faktor yang mempengaruhi produktivitas usahatani padi sawah petani penyewa lahan adalah bibit, sedangkan umur, lama berusahatani, pupuk tidak

Sedangkan faktor Umur, Tingkat Pendidikan Petani , Pengalaman Berusahatani, Jumlah Tanggungan, Luas Lahan, dan Tingkat Kosmopolitan tidak mempengaruhi keptusan

Diperoleh nilai koefisien determinasi ( R 2 ) sebesar 0,721, yang berarti variabel umur petani, tingkat pendidikan, lama berusahatani, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan

Hasil t-uji menunjukkan bahwa variabel yang dianalisis meliputi luas lahan, pupuk urea, pendidikan petani, pengalaman berusahatani dan irigasi berpengaruh nyata

memilih saluran pemasaran adalah pengalaman berusahatani, sedangkan kebutuhan uang tunai, lama pendidikan formal, jarak, jumlah tanggungan keluarga, umur, dan luas

Sedangkan faktor Umur, Tingkat Pendidikan Petani , Pengalaman Berusahatani, Jumlah Tanggungan, Luas Lahan, dan Tingkat Kosmopolitan tidak mempengaruhi keptusan

Variabel pendidikan, pengalaman berusahatani, kontak dengan penyuluh, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan dan biaya usahatani memberi kontribusi positif, sedangkan