• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh religiusitas terhadap perilaku prososial: studi kasus mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Mukhlisin (STAIM) Ciseeng Bogor.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh religiusitas terhadap perilaku prososial: studi kasus mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Mukhlisin (STAIM) Ciseeng Bogor."

Copied!
83
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN BASIL PENELITIAN

PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP PRILAKU PROSOSIAL

Studi Kasus Mahasiswa Selmlah Tinggi Agama Islam AI-Mukhlisin

( STAIM) Ciseeng Bogor

Ditcrima dad

I'gl.

"""fl.iョ、オャセ : .

h:m",,:; ;

;Lt:22":,.Q2J;L.."""..".,,

d

It !'J

P

I

Oleh:

JAUHAROTUL JAMILAH

LEMBAGA PENELITIAN

UIN SYARIF HIDAYATULLAH

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

Ketua

Lembaga

Penelitian

UIN

Syarif

Hidayatullah

Jakarta,

mengesahkan penelitian dengan judul " Pengaruh Religiussitas Terhadap

Prilaku Prososial ,Study Kasus Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam

AI-Muld1lisin (STAIM) Ciseeng - Bogor". yang dilaksanakan oleh :

Oleh:

JOHAROTUL JAMILAH S.Ag,M.Si

Mengesahkan :

AIN.

Rektor UIN SyarifHidayatullah

Ketua Lembaga Penelitian

PROF.

DR SYAMSIR SALAM, MS.

NIP. 150183084

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UlN)

SYARIF HlDAYATULLAH

(3)

Alhamdulillah, berkal railinal serla karunia Allah SWT, pcnclitian Inl

dapal disclcsaikan dalam jangka \Vaklu yang tclah ditcntukan. Pcnclitian 1111

bcrjudul "Pcngaruh Religiusitas Terhadap Perilaku Pro Sosial; Studi Kasus

Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam AI Mukhlisin Ciseeng - Bogor."

Dalam menyelesaikan pcnclilian ini banyak sekali bantu an bcrbagai pihak

yang telah rcla meluangkan waktu, tcnaga, dana scrta pikil:annya untuk mcmbantu

peneliti scmaksimal mungkin. lJnluk ilu pcncliti ucapkan tcrima kasih kcpacla

Kctua Lembaga Penelitian UIN Jakarta, Pror. Dr. Syamsir Salam, Msi., bcscrla

Staf, Wakil Ketua STAI AI Mukhlisin, Drs. Nammg Isom, MA., Dr. Ascp Usman

Ismail, selaku Konsullan dan semua pihak yang telah membantu yang tidak bisa

disebutkan satu persatu.

Peneliti mcnyadari, hasil dari penelitian ini masih jauh dari scmpurna dan

memuaskan. Oleh karcna itu kritik dan saran, peneliti harapkan sebagai masukan

yang dapat menyempurnakan hasil penelitian ini.

Scmoga Allah SWT mcmbalas segala ketulusan hati mcreka 1111 dengan

bcrlipat ganda. Amin.

Ciputat, November 2005

(4)

DAFTAR lSI

KATA PENGANTAR .

DAFTAR lSI... II

DAFTAR TABEL v

BABI PENDAHULUAN

A. Latar Bclakang Masalah

B. Perumusan Masalah .

C. Tujuan Penelitian .

D. Signifikansi penelitian .

E. Metodologi Penclitian .

1. Tempat Penelitian .

2. Waktu Penelitian ..

3. Jenis Penelitian .

4. Subjek Penelitian ..

5. Teknik Pengul1lpulan Data .

6. Instrumen Pengumpulan Data ..

7. Analisis Data .

F. Sistematika Penulisan .

2

2

3

3

3

3

4

5

5

5

6

BAB II KAJIAN TEORITIS

(5)

II. Religillsitas 9

I. Pengertian Religillsitas 9

2. Dimcnsi-dimcnsi Religillsitas 9

BAB 1Il PROFIL MAI-IASISW A STAIM CISEENG BOGaR

A. Gambaran lJmllm Pondok Pesantren

AI-MllkhIisin-Cisecng Bogor II

B. Gambaran lJmllm STAI AI-MlIkhlisin Ciseeng Bogor... 12

C. Gambaran Umllm Mahasiswa STAIM Ciseeng Bogor 14

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

I. Rcligillsitas Mahasiswa STAIM . 18

a. Dimcnsi IdeoIogik 18

b. Dimensi Ritllalistik 21

c. Dimensi Expcrensial 25

d. Dimensi Intclcktllal 28

e. Dimcnsi Konsckliensial 32

2. PeriIakli Prososial Mahasiswa STAIM 35

a. Simpati 36

b. Kelja sama 38

c. Bcrdcrma 39

(6)

d. Menolong 40

e. Altruismc 42

III. Pengaruh Religiusitas Mahasiswa STAIM

-terhaclHp Perilaku Prososial 43

a. Pengaruh Dimensi Ideologik terhadap

-Peri1aku Prososi a1 44

b. Pengaruh Dimensi Rirualistik terhadap

-Peri1akll Prososial 44

c. Pengaruh Dimensi Experensialterhadap

-Perilakll Prososial 46

d. Pengaruh Dimensi Intelektllal terhadap

-Peri1aku Prososia1 46

e. Pengaruh Dimcnsi Konsekkllensial terhaclap

Perilakll PrososiHI 48

BAB V PENUTUP

I. Kesimpulan 50

2. Saran-saran.. 51

DAFTAR PUSTAKA

(7)

S.

Tabel5

6. Tabel6

7. Tabel 7

8, Tabel8

9, Tabel9

25

1. Tabel I Asal Sekolah Mahasiswa ",,""""'"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' IS

2, Tabel2 Usia Mahasiswa , , ,.. ,.. ,.. ,,,, .. ,,,,,,,,,,,,,,, , 16

3, Tabel3 Jenis Kelamin .. """""""""""""""""""""""""""""""""" .. "". 16

4. Tabel 4 Keyakinanl11ahasiswa STAIM l11engenai keberadaan Allah,

l11eskipun tidak tampak dalam wujud fisik yang nyata "."."."." 19

Kenyakinan mahasiswa STAIM adanya Malaikat dan Rasul "" 19

Kenyakinan mahasiswa STAIM adanya Kitab-Kitab Allah ."." 20

Kenyakinan mahasiswa STAIM terhadap hari kiamat """."."" 20

Kenyakinanmahasiswa STAIM adanya Qada' dan Qadar """. 20

Frekuensi mahasiswa clalam shalat bCljamaah ".""."." ... ".,,"... 22

10. Tabel 10 Frekuensi mahasiswa dalam melaksanakan plIaSa sunnah " .. "" 22

II. Tabel II Frekuensi mahasiswa dalam membaca Kitab Suci Al Quran .". 23

12. Tabel 12 Frekuensi mahasiswa dalam memberikan zaIdt,

infaq dan shadaqah " ... " .... "" ... "." .... "."."."".""".""."""".".,,,, 24

13. Tabel 13 Frekllensi berdoa sctclah sclcsai shalat """"""""."."""".""... 24

14, Tabel 14 Perasaan/hati mahasiswa l11enjadi damai setelah shalat

IS. Tabel IS Pendapat mahasiswa saat bcrpllasa tctap bersel11angal

dalam berakli vilas "." ... ""."""."" .. """"". "."""." .. "." ... "."" 26

16, Tabel 16 Mendengar ayat-ayat AI Qllran akan menambah kesadaran

akan kebesaran Allah """"."."""""""" " ".".... 26

[image:7.550.37.447.131.512.2]
(8)

memberi keyakinan akan pcrtolongan Allah 27

18. Tabel 18 Pandangan mahasiswa ketika mcndapat cobaan maim

mencrimanya dcngan ikhlas dan bcrscrah diri kepada Allah .... 28

19. Tabel 19 Pemahaman mahasiswa tcrhadap kandllngan dlla

kalimat syahadat 29

20. Tabel 20 Pemahaman mahasiswa terhadap hakekat puasa 29

21. Tabel 21 Pengetahllan l11ahasiswa terhadap orang-orang

yang berhak menerima zakat , 30

22. Tabel 22 Pengetahuan 111ahasiswa terhadap rukun-rukun haji

31

23. Tabel 23 Pemahal11an tata cam shalat yang baik dan benar 31

24. Tabel 24 Mengucapkan salam bila bCrtCJ11Ll scsama mllslim .... "... 32 25. Tabel 25 Frekucnsi usaha sencliri dahllll mcngcljakan ujian 33

26. Tabel 26 Pendapat l11ahasiswa apabila teman salah, maka dimaaf1can 34

27. Tabel 27 Pendapat apabila diberi amanat wajib dikCljakan 34

28. Tabel 28 Pendapat mahasiswa apabila tetangga sedang

kesusahan maim mel11bantll sesllai kemampuan

29. Tabel 29 Frekuensi menghibur teman yang scdang kcslliitan

30. Tabcl 30 Pandangan apabila tcman mendapat 11111sibah

35

36

ikut l11erasakan sedih 37

31. Tabel 31 Pandangan saat 「」ャ\セ。イ dimulai menyllsun kursi

yang berantakan ., ,... 38

32. Tabel 32 Frekuensi mahasiswa I11cngikuti kctja bakti

(9)

untuk pembangllnan mesjid 40

35. Tabel 35 Penelapat mahasiswa elalam hal membantu orang yang

sedang keslllitan aelalah kewajiban bagi setiap manusia 40

36. Tabel 36 Panelangan mahasiswa dalam l11el11bantu

ibu yang mengalami kecclakaan eli jalan ketika tergesa-gesa

berangkat kuliah 41

37. Tabel37 Penelapat mahasiswa apabila ada kakek yang henelak teliabrak

mobil elan berusaha mcnyclamatkannya 42

38. Tabel 38 Penelapat Mahasiswa apabila salah sem'ang keluarga

(10)

BAB I PENDA" lJl ,lJ AN

A. LATAR BELAKANG I'ERMASALAHAN

Manusia scbagai l11ahluk individu dcngan segala keterbatasannya tidak

bisa hidup berdiri scndiri tanpa bantuan orang lain atau dengan kata lain, l11anusia

scbagai l11ahluk social butuh orang lain untuk saling tolong l11enolong.

Kesel11purnaan l11anusia pun dillkllr bukan hanya sccara individual dan social saja,

tetapi juga bagainlana tingkat kcharmonisanl1ya dcngan Sang Pcncipta at'll!

discbut religillsitas.

Dalam setiap diri manUSIa tcrdapat kebutuhan dasar kerohanian (basic

spiritual needs) yang harus dipenuhi yang akan mempengaruhi l1lanusJa dan

l11emuaskan kecenderungan a1am l11anUSIa kearab kebenaran. O!eb karena itu

agal11a sering dijadikan scbagai landasan yang l11cncntukan dan sikap I11clarang

perilaku menuju arab kebenaran.

Sikap dan perilaku prososial dipengaruhi oleh banyak factor, salah

satunya agama. Perilaku yang dilakukan scseorang lergantung pada kualitas dan

pcmahanlcUl keagall1aannya. SCll1akill baik yang ditampilkan scscorang ditcntukan dcngan pemahal1lan ni1ai-niJai agal11a sescorang sebaliknya pCl1lahaman ni1ai-nilai

agama yang kurang baik akan I11cl11bawa sescorang kcpada perilaku yang

(11)

Nilai-nilai kcagalllaan yang ditanamkan scjak kccil clalam kcluarga,

c1isckolah (pcsanlrcn) secara in[ens, khususnya Sckolah Tinggi Agama Islam

AI-Muhlisin (STAIM), akan c1iasul11sikan bahwa lingkal rcligiusilas mcrcka sangal

linggi. Akun tclapi bisa saja lingkal religiusitas mereka rcnclah karena pengaruh

hngkungan, baik fisik, alam maupun sosial.

Oleh karena ilu unluk mengelahui sejauh mana lingkal rcligiusilas

mahasiswa clan apakah lingkal rcligiusilas mcmpengaruhi perilaku prososial,

maka pcnelili mcncoba mcnclili pengaruh religiusilas tcrhaclap perilaku prososial.

13, PERLJIVIUSAN IVIASALAIJ

Bcrclasarkan uraian c1ialas l11aka penclili mcrumuskan permasalahan

sebagai bcrikut : Pengaruh rcligiusitas terhadap perilaku prososial pada

mahasiswa Sekolah Tinggi Almuhlisin (STAIM) Bogor sedangkan pertanyaannya

adalah:

Bagaimana lingkal rehgiusilas ll1ahasiswa STAIM ?

- Bagaimana tingkat perilaku prososial mahasiswa STAIM ?

- Apakah tingkat religiusitas I11cmpengaruhi pcrilaku prososial mahasiswa

STAIM

C. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan peneIilian ini adalah unluk mengetahui lingkal rcligiusilas

mahasiswa dan lingkat perilaku prososial, dan apakah rcligiusilas mempcngaruhi

(12)

3

D. SIGNIFIKANSI PENELITlAN

Diharapkan pcnelitian ini dapat mcmpcrkaya khasanah keilmuan yang

digunakan schagai literature lambahan khususnya, dan diharapkan juga agar

individu khususnya mahasiswa dapal Icbih I11cndalami nilai-nilai ajaran agama

dan dircalisasikan dalam kchidupan pcrgaulan sehari-hari, schingga dapal

mcnghindari pcrilaku anti sosial yang bcrtcntangan dcngan norma-norma agama

maupun norma masyarakal. Scrla mcnjadi masukan kcpada bcrbagai pihak agar

dapal mcmbcri pcnyuluhan dan pcncrangan bagaimana mengcmbangkan pcrilaku

prososial untuk atau mcningkatkan rasa kcsctiakawanan sosial.

E. !\!ETODOLOGI PENI(I.ITIAN

I. Tcmpat Pcnclitian

Pcnclitian ini bcrtclllpal tli STAI AL-I'vIUKIILlSIN Bogor karcna sckolah

linggi ini mCl11punyai mahasiswa yang mayoritas bcrasal dari latar belakang sosial

ckonomi rcndah tctapi mClllpunyai sCl11angat belajar yang tinggi.

2. Waktu Pcnelitian

Pcnclitian ini bcrlangsung sclal11a () bulan. yaitu dari bulan .Iuni sampai

dcngan bulan Novcmbcr 2005, waktu () bulan tcrscbut termasuk didaJamnya

melakukan obscrvasi tempat penelitian, proscs pembuatan angket, penclitian dan

proses pcnyebaran angket dan wawancarLl.

3. .Ienis Pcnclitian

Penelitian ini adaJah pcnclitian kualitatif dengan menggunakan mclodc

(13)

bentuk penelitian yang digunakan adalah study kasus yaitu, bentuk penelitian

yang l11endalal11 tentang berbagai aspek.

Religiusitas dan perilaku sosial seorang sangat hersifat subyektif dan

pribadi.

4. Subjek Penelitian

Populasi l11ahasiswa STA1M Bogor seluruhnya beljul111ah 132 orang,

yang masih aktif sebanyak 87 orang. Tvlahasiswa yang dijadikan scbagai sam pel

responden sebanyak 30 orang. Sedangkan yang dijadikan inforl11en sebanyak 8

orang.

5. Tekhnik Pengumpulan Data

I. Penelitian kepustakaun ( library research)

2. Metode interview / wawancara

Metode ini digunakan untuk l11emperoleh data atau informasi dengan

cara l11enggali inforl11asi dengan data sebanyak l11ungkin dari responden

yang l11enjadi l11ahasiswa. Wawaneara ini dengan pengul11pulan data tak

berstruktur .

3. Angket (kuesioner)

Angket, yaitu sejul11lah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk

l11el11peroleh inforl11asi dari responden dalal11 arti laporan tentang

pribadinya atau hal-hal yang ia ketahui.

Penggalian data mclalui angket ini ditempuh dengan eara self

(14)

5

6. Instrulllen Pengulllpulan Data

Instrulllen yang digunakan unluk Illengulllpulkan data dalalll penelitian

1111 ada/ah pCd0I11an wawancara, lcmbar obscrvasi, catatan \vawancara, tape

recorder, dan buku catatan.

7. Analisa Data.

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatiC c1ata-datanya

diperoJeh Illelalui interview dan obscrvasi, wawaneara dilakukan secara

Illcnclalalll dengan informan. Data yang telah selcsai c1ikulllpulkan kemuclian

c1iolah, disistcmasi, dianalisis. dan disajikan secara deskrilliC kCllludian disusun

Illcnjadi lapangan hasil penclitian lllengenai pengaruh religiusitas tcrhadap

periJaku prososialmahasiswa S

T

AIM.

Sedangkan data kuantitatif dipcroleh melalui angket pada sejumlah

sampel. Pendekatan analisis datanya melaJui cara persentase setelah ditabulasi

dalam jumlah frekuensi jawaban rcsponden, untuk setiap altematif jawaban.

Pedoman yang peneliti gunakan dalam mencari persentase setiap jawaban c1ata

adaJah :

E.

n

x

100 %

Dengan ketentuan sebagai berikut :

p : Persentase

I

:

Frekuensi jawaban

n :JumJah salllpeJ yang diteliti

(15)

Bab I

BabII

BabIII

Bab IV

Bab V

: Pendahllillan, yang terdiri dari latar beJakang masalah, permasalahan,

tujllan penelitian, signifikansi penclitian, metodologi penclitian dan

sistematika penulisan.

: Kajian teoritis menguraikan tentang pengertian religillsitas,

dimensi-dimensi religiunitas, pengertian perilaku prososial, dan Jatar

belakang orang menolong.

Berisi profil Mahasiswa STAI AI-MlIkhlisin, gambaran umllm

Sekolah Tinggi Agama Islam AI-Mukhlisin dan mahasiswanya.

: Hasil dan Pembahasan, rcligillsitas Mahasiswa STAI AI-MlIkhlisin,

perilakll prososial mahasiswa, serta pengaruh rcligiusitas mahasiswa

terhadap perilaku prososial mahasiswa STAI AI-Mukhlisin.

(16)

BAB II

KAHAN TIWRITIS

I. PERILAKU PROSOSIAL

1. Pcngcrtian Pcrilakn Prososial

Pengertian perilaku prososial sangat kontradiktif dengan prilaku anti

sosiaL Perilaku prososial l11enurut Baron clan Byrne adalah tinclakan yang

menganclung respon yang hanya memberikan manfaat bagi yang menerima bukan

yang memberi.l Sedangkan menurut David O'Sears, perililku prososial adalah

segal a bentuk tindakan yang clilakukan atau yang clireeanakan untuk menolong

orang lain, tanpa memperclulikan motif-motif si penolong2 Dan menurut Wispe,

perilaku prososial clapat clilihat dalal11 bentuk simpati, kerjasal11a, berclerma.

l11el11bantu clan altruisl11e ..'Seclangkan Wrihslllan clan Deaux, Illelllbagi perilaku ill;

l11enjacli tiga berdasarkan pengorballan yang clibutuhkan, yaitu (a) pengorbanan

\Vaktu dan tenaga (b) pengorbanan \Vaktu, tenaga clan materi (c) pengorbanan

clalam bentuk \Vaktu, tenaga, l11ateri clan l11ungkin sampai keselal11atan cliri4

2. Latar Bclakang Orang IVlclakukan Pcrto!ongan

Staub mejelaskan orang berperilaku prososial disebabkan adanya sell gain

yaitu l11engharapkan clap at pujian, pellgakuan clan l11enghinclari celaan, pengucilan,

1Robert A Baron, Donn Byrne.5J'ocial F\rc!Jo!ogv(Needham Heights: A Viacom

Compony. 1997, p. 356

, David 0 Sears, el. All.. Psik%gi Sosiol.(Jakara: Erlanga, 1994) h. 47

JSusi Damayanti,"/-Il/hl/lIgoJ/ AlIlara Religiusitas Dengan Perilaku Prososial pac/a

(17)

nilai dan norma-norma personal, emphalykClllampuan scseorang untuk mcrasakan

atau pcngalall1an orang lain yangakan mcndorollg mcnolong perilaku ーイッウッウゥ。QNセ

Menurut Bar Tal, tingkatan latar bclakang orang melakukan tindakan prososial

adalah scbagai berikutJ'

I. Complial/ce alld COllerele. de/illed reillj(J/H'II/elil. Pada tahap ini scscorang

akan melakukan pcrilaku menolong apahila ada permintaan atau pcrintah

yang disertai dengan janji adanya ganjaran.

2. Compliallce. Pada saat ini seseorang melakukan perilaku menolong karen a

ingin mentaati otoritas yang Illenjadi atasannya.

3. Internal initiative and concrele LN・セカHヲイ、N Pada tahap ini sescorang akan

menolong secara spontall dan dengan inisiatif sendiri dengan harapan nanti

di suatu saat akan Illcmpcrolch kcuntungan atau ganjaran.

4. Normalive behavior. Pada tahap illi scscorang akan mclakukan pcrilaku

mcnolong karcna norma sosial dcngan pcrtimbangan agar tidak melanggar

norma sosial yang bcrlaku di lingkunganllya.

5. Gel/eralized reciproc!ly. Pada tahap ini sescorang mclaku!can perilaku

mcnolong !carena mengikuti prinsip pcrtukaran yang bcrsifat universal

yaitll scscorang mcnolong orang lain karcna suatu saat Illcngharapkan

pcrtolongan orang lain .

._ - - , - - , .

__

. - , .

__

._-

- - - -

..

_._--_

...

·1Abiclin,"Hubuugan Religilfs;{({s dall 'l'iJ/glwh I.a!w Prososia/ kla!wsislIYl UN})!P

S'em(lml/g,",h. 18-19

(18)

')

6. Allmislie behavior. Pad a lahap ini scscorang mcnolong orang lain alas

dasar sukarela tanpa l11cngharapkan balasan. Jadi seseorang ilu l11cnolong

karena memang ingin menolong yang mel11butuhkan perlolongan itu.

II. RELIGIUSITAS 1. Pcngcrtian Rcligllitlls

ISlilah religuitas berasal dari kala religiousity berarti kcahlian alau

besarnya kepatuhan dan pengabclian terhaclap agama.7

Pengertian reiiguisilas menurul Mangun Wijayascperli yang dikuli

r

Abidin, lebih menunjuk pada aspck yang lclah dihayati, gctaran hati, nurani, dan

sikap personal.sSedangkan Dister mcngarlikan reiigiusitas セ・「。ァ。ゥ kcbcragamaan

yang berarti aclanya unsur internalisasi ke clalam diri seseorang.<)

2. Dimcnsi-Dimcnsi Rcligillsitas

Dimensi-climensi religuisitas menurut Glock dan Stark clalam kutipan

Abiclin, adalah meliputi 10;

a. Religious belief (climcnsi icleologik) yang menunjllk kcpacla tuhan

kepcrcayaan atau kenyakinan pCl11ilik sualu agama terhaclap ajaran-ajaran

agan1anya.

(lBarTal,lvlolives/orHe/ping Bel/(/vior: Kibbutz ({/ld Ci(v a/Children in Kinde/gar/en

alld School, t98t,Development Psychology, p. 766-772

7Peter Salim,Kamus UJIllllll Bahasa Indonesia Kontemporer, Jakarta: Modern English,

1991,h.1255

8Abidin, Hubungan Religiusitasdal/ peri/aku Prososial,h. 28

, Distel",Psikologi Agallla,h. 10

(19)

b. Religious praetice (dimcnsi Rilualislik) yang mcngidcnlifikasi pada lingkat

kepatuhan seseorang pcmeJuk agama dalam mcngcrjakan kegiatan ritual

sebagaimana diartikan agamanya.

c. Religious feeling (dimcnsi pcngalaman) yang mcnunjukkan scorang pada

tingkat mcrasakan dan mcngalami perasaan-perasaan dan

pengalaman-pengalaman religiios.

cI. Religious knowledge (climensi pengetahuan) climensi ini menunjukkan pada

tingkat pengetahuan clan pcmahaman seseorang terhaclap ajaran-ajaran

agan1anya.

c. Religious effect (dimensi konsckwensi) dilllcnsi menyangkut sejauh mana

seseorang claJam berperilaku di clorong atau clilatar belakangi olch ajaran

agama yang clipeluknya

Roberl H. Thoules mengel11ukakan beberapa faktor yang l11enil11bu!lean

religiusitas, yaitu:II

l. Pengaruh pendidikan dan bcrbagai tekanan sosiaJ (faktor sosial).

2. Berbagai pengalaman yang membantu sikap keberagamaan tcrutama

pengalaman tentang keindahan, keserasian, kebaikan (faktor alamiah),

konl1ik moral (faktor moral), dan pengalaman emosional keagamaan

(faktor efektii).

Faktor-faktor yang seluruhnya atau sebagian timbul clari kebutuhan yang

tidak terpenuhi terutama kebutuhan terhaclap keamanan, cinta kasih, harga cliri,

(20)

BAB III

PROFIL MAHASISWA SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM

AL-MUKHLISIN CISEENG BOGOR

'\. Gambaran IImllm Pondok Pcsantren AI-Mllkhlisin

Pondok PCsHntrcn a\-Mukhlisin yang didirikall atas gagasan dari Drs. H.

Zacnul i\bidin. Mfvt dcngan dukullgan pCl1uh kcluarga dan beberapa orang

temannya puda lahun 19;)4 berawal adalah sebuah yayasan yatim piatu yang

I11cnyclenggarakan JenJang jlcndidikan dari tingkat SD/MI samjlai dengan

pcrgufuun tinggi.

Pondok pesantrcn al-Mukhlisin yang terletak £Ii Jalan H. Usa Ciseeng

Bogor, bermval dari keinginan keras untuk meningkatkan derajat ha1'kat dan

llli.lrtabat anak-nnak yatim piatu dan anak-anak usia belajar pada umumnya serta

dalam rangka tUfutI11cnccrdaskan kchidupan bangsa.

Oalam mcnjalankan misinya, Pond ok Pesantren al-Mukhlisin bcnlsaha

mcngcmbangkan cilia potensi, yaitu pendidikan umum dan pcndidikan agamH

Islam yang diharapkan mampu melahirkan ulama intelektual atau intclektual

ulama yang tidak saja Iuas i1l11u pengetahuan agamanya, dan luas pula cakrawala

pikirnya, tctapi juga akan mampu mcmcnuhi tuntutan jamannya untuk ikut

berperan aktif c1alam mcnyelesaikan persoalan-persoalan sosial. Oleh karcna ilu

al-rvlukhli:-iin mengclllballgki.ll1 clllpat dimcnsi, yaitu dimcnsi kcagalllaan

(IMTAQ), kcccrclasan (IPTEK), kcscmaptaan (Kcbugaran) dan kcbudayaan

Indoncsia.

(21)

Saat ini AI-Mukhlisin mcmiliki binaan santri kurang Icbih 1700 santri

berasal dari seluruh nusantara yang diantaranya adalah santri yatim piatu serta

ticlak kurang dari 200 guru dan karyawan yang mengabcli cli Icmbaga ini. Jenjang

pcndidikan Illl'Il1al yang ada di pesantrcn ini berdiri dari SO Islam, SLTP Islam,

Maclrasah Tsanawiyah, SMU Islam, dan Madrasah Aliyah yang statusnya sudah

clisamakan kecuali Sekolah Tinggi Agama Islam AI-Mukhlisin (STAIM)

stalusnya banI terclaHar.

B. Gambaran Umllm Sckolah Tillggi Agama Islam AI-Mllkhlisill (STAIM)

Keberadaun STAl AI-Mukhlisin yang disingkat STAIM, tidak terlepas

dari kcbcradaan yayasan yatim piatu atau Pondok Pesantren AI-Mukhlisin. STAl

AI-Mukhlisin berdiri pacla tahun 1997 clan cliresmikan oleh Bapak Ir.Akbar

Tanjung sclaku menteri Perumahan rakyat. STAIM mcmperoleh IJIll

pcnyelenggarannya berdasarkan SK Oiljen Binbaga Islam Nomor : E/O I/200 1.

Oengan status terclaftar.

STA1 AI-Mukhlisin menyelenggarakan perkuliahan pada beberapa jurusan

atau program stucli yaitl! PAl (S I), Ekonomi Islam (S I) Bahasa Inggris (02),

PGSO I (02). Sampai saat ini STAI AI-Mukhlisin telah mewisucla sebanyak dua

kali yaitu pada 25 Januari 2002 mcwisuda sebanyak 62 orang, clan 2 Februari

2005 scbanyak 15 orang smjana SI Jurusan PAl clan Oiploma Dua (D2) sebanyak

36 orang, yang tercliri clari .Turusan Bahasa lnggris sebanyak 10 orang clan PGSDI

26 orang.

STAI AI-Mukhlisin yang diketui oleh Or. H. Zaenal Abiclin, MM.

(22)

STAI AI-Mukhlisin yang diketui oleh Dr. H. Zaenal Abidin, MM.

Mempunyai ViSi menjadi lembaga pendidikan tinggi yang mampu

mengintegrasikan keilmuan, keislaman, keindonesiaan, sedangkan misinya adalah

menyiapkan saljana muslim yang Illcnjllnjllng tinggi kclllhllran agama Islam,

mcmberikan landasan moral lcrhadap pcngcmbangan ilmll pcngctahllan dan

tcknologi, dapat meneljemahkan nilai-nilai ajaran Islam dalam tata kchidllpan

masyarakat, diharapkan mampll mcnjawab talangan jaman, mcmpcrtahankan

nilai-nilai lama yang positif dan mcngambiI nilai-nilai baru yang Icbih baik,

melaksanakan Catm Dharma Pcrguruan Tinggi, memelihara hllbungan yang

hanl10nis antara agama, negara dan masyarakat.

Sarana dan prasarana pendidikan yang climiliki STAT AI-MlIkhlisin

Illclipllti:

I. Kampus (gcdung yang rcfrcscntatif)

2. Tempat Pakir dan Area Pcrtamanan

J. iセエQ。ャQァ Pcrkuliahan

4. RlIang Perpustakaan

5. Ruang Laboratorium Bahasa Arab clan Bahasa Tnggris

6. Ruang Pimpinan

7. Ruang Dosen

8. Ruang Aula

9. Ruang BEM (Badan EksekutifMahasiswa)

10. Masjicl

(23)

Bcrikul slruklur kcpcmimpinan STAI AI-Mukhlisin

Ketua STAI AI-Mukhlisin : Dr. II. 7.acnal Abidin, MM.

Wakel STAI AI-Mukhlisin : Drs. Nanang Isom, MA

I'cmbanlll Kcllla I : Drs. H. Rasna Ibnll Andi

Pembantll Ketua II : Drs. Hamdi, MA

Pcmbanlu Kclua III : 11'. Cahya Plirnama, MA

Kabag Tata Usaha : Drs. Suparman, MA

Slal'TU : Syalhldclin, A. MA

Kclua Jurusan PAl : Drs. I LA. Symnsudclin, MA

Sckretaris Jurusan PAl : IIX Irian La, MA

Kajur Ekonomi Islam : Ade Sofyan, M, S. Ag, M.H

Sekjur Ekonomi Islam : Enjang Faozi, S, Ag.

Kaj ur Tadris Bahasa Inggris : Yaya Sahaya, S. Ag

Sek .lUI' Bahasa Inggris

Kclua Jurusan PGSDI

Sekrclaris Jurllsan PGSDI

: Enjang Faozi, S. Ag

: Acle Sofyan, M, S. Ag, M.H

: Drs. J(omarllddin

C. Gambaran Umllm iYblhasiswa STAI AI-MlIkhlisin

Jumlah Mahasiswa STAr AL-MUKHLlSIN pada saal ini scbanyak 1]2

orang, clan yang masih aklif kliliah bCljumlah 87 orang. LataI' belakang

pendidikan mahasiswa STAI AL-MUKHLISIN mayoritas berasal dari Madrasah

Aliyah (MA) baik negeri mallplln swasta. Sedangkan sisanya be rasa I dari sekolah

(24)

15

l11enengah UI11UI11 (SMU), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sekolah

Pendidikan Guru (SPG),dan Sekolah Tcknik Mcncngah (STM). Unluk Icbih

jclasnya bisa dilihat dalal11 label dibawah ini tCHtang komposisi Mahasiswa

STAIM bcrdasarkan lalar belakang pcndidikan.

Tabcll

No.

Asal Sekolah Jumlah Prosentase

1. MA 65

- c - - ..- . - . - - - _ - _ .

2. SMU 30

49%

23

'x,

...,--f----.,..,-:::-::---··· - - - . - -.- - ..-- - - .

3. SMK 21 16%,

4. LainI1ya

Jumlah

16

132

12 %,

100 %

' - - - _ . _ - - - - _ - •.

Sedangkan jika dilihal dari lalar belakang ekonomi Mahasiswa STA1 AI·

Mukhlisin, rata·rata l11ereka berada pada strata l11asyarakat menengah ke bawah.

Bahkan l11asyarakat bawah atau rendah ekonol11inya. Hal ini karena sesuai dengan

l11isi Al·Mukhlisin yang ingin mengangkat harkal derajat masyarakat bawah agar

lebih sejahlera lahir dan balin.

Adapun latar belakang daerah asal atau tel11pat linggal, hal11pir seluruhnya

I11creka berasal dari wilayah Bogor. Hanya bcberapa orang yang berasal dari

wilayah Depok dan Sukabumi.

Usia rata-rata mahasiswa adalah USIa remaJa akhir yaitu sekitar 19-24

tahun. Sedangkan usia terendah adalah 18 tahun dan tertua sekitar 46 lahun. Hal

(25)

Tahcl2

イMMセMMMM⦅ᄋMLMᄋᄋM - - - - --- ..---.- ..

No. Usia .Tumlah Prosenlasi

L 2. ,

.,

. 18-24 25-30 31-35 78 22 16 59% 17 % 12 % 5. 4. 36-40

1

-41-46 10 6 7.5 % 4.5 % .Tumlah 132 - - - . _ -.. ---.---

-Komposisi Mahasiswa STA1M berdasarkan jcnis kclamin, lcrnyala

mahasiswa perel11puan hampir dua kali Iipal dibanding laki-Iaki sepelii tcrlihal

jelas dalal11 table berikut:

Tahc13 No. L 2. .Tenis kclamin Laki-Iaki Pcrcmpuan .Tul11lah

47

85 Prosentasi 36% 64'Xl

Jumlah 132 100

'Yo

Kegiatan kemahasiswaan scjalan dcngan upaya STAI AL-MUKlILISlN

untuk menciptakan iklim akadcmik yang kondusif melalui kualilas progam

kcgiatan. kemahasiswaan, yang disclenggarakan olch Hadan Eksckutif Mahasiswa

(HEM), antara lain:

Bakti sosial yang dilakukan sCliap awal tahun, kCljasama dcngan Yayasan

Ponpcs AI-Mukhlisin yakni mCl11bagikan sel11bako, pakaian 1ayak pakai

(26)

17

Sunatan masal untuk masyarakat yang hll'ang mampu dilingkungan

sekitar.

Diskusi kontemporer yang diadakan sebulan 2 kali.

Penerbitan bulletin GEMA (Gerakan Mahasiswa) STAIM yang terbit 3

bulan sekali.

Bazaar Ramadhan 2005 keljasama dengan PT. Djarum Super.

Mengikuti berbagai pelatihan dan seminar yang diselenggarakan oleh

(27)

1. Tingkat Religiusitas Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Mukhlisin

a. Dimensi Ideologik

Dimensi ideologik ialah menunjukkan tingkat keyakinan pemeluk suatu

agama terhadap ajaran-ajaran agamanya, terutama ajaran agama yang bersifat

dogmatik. l3agi umat Islam, dimensi ideologik ini tidak hanya menyangkut

kepereayaan, tetapi lebih merupakan tingkat keimanan yang meliputi keyakinan

terhadap l1.lkun iman, dan ajaran agama yang berkenaan dengan pandangan hidup

muslim.

Dilihat dari dimensi ideologik, religiusitas mahasiswa Sekolah Tinggi

Agama Islam al-Mukhlisin. l3erdasarkan hasil penelitian' yang telah dilakukan

[image:27.521.23.433.146.495.2]

penulis, menunjukkan tingkat religiusitas yang tinggi. Hal ini bisa terlihat dari

tabel-tabel dibawah ini. Religiusitas yang tinggi diduga karena banyaknya

pengalaman beragama yang mereka terima clari kecil hingga clewasa melalui

pencliclikan keluarga maupun sekolah atau pesantren.

Dibawah ini akan clisajikan tabel-tabel yang menyangkut religuisitas

mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam AI-Mukhlisin (STAIM). Berclasarkan

(28)
[image:28.526.29.437.154.654.2]

19

Tabel. 4

Keyaldnan mahasiswa STAIM mengenai keberadaan Allah, mesldplIlI tidak tampak dalam wlI.illd fisik yang nyata.

iMセMMiMMMᄋᄋᄋᄋᄋᄋᄋ⦅ᄋ

2. Yakill 4 13,33'%

iMMMMMKMMMセ⦅Nセ _ セMNNNN . ..セ - _ .

3. Kurang yakin

4. Tidakyakin

Jumlah 30 100%

"._._---_..._"...._..セ M M M ⦅ N

Dari tabel diatas dapat kila kelahui balma mahasiswa STAIM sangal

menyakini atau beriman akan keberadaan Allah, meskipun tidak tampak dalam

wujud fisik yang nyata. Allah itu Esa yang menciptakan dan mengatur segala

[image:28.526.80.385.488.661.2]

sesuatu di alam sel11esta ini.

Tabel. 5

Kenyakinan mahasiswa STAIM adanya Malaikat dan Raslll

iMMM]MMMャMZZセM[MMMMKMM」MMMM

..--cc--::-::c,----2. Yakin 4 13,33%

3. Kurang yakin

1:+=:::::._._.... .

-4. Tidak yakill

I----L...-cc--- - _ .

JUl111ah 30 100%

(29)

Malaikat yang wajib diketahui yaitu malaikat Jibril, Mikail, Isrofil, Izroil, Rakib,

Atid, Munkar, Nakir, Ridwan, dan Malik, beserta tugas-tugas mereka. Begitu juga

dengan para Rasul yang wajib diketahui sebanyak 25 orang.

Tabe\. 6

Keyakinan mahasiswa terhadap Idtab-ldtab Allah

1. Sangat yakin 27 90%

f----::--j----:;-:;---:-c,..----t----.--... --.-. -- ..-.- ...._-.-.-...

2. Yakin 3 10%

f : : j : ; : , . . : : + f

-3. Kurang yakin

4.

Tidak yakin

ヲMMMMMGMMMZMMMZMMMZMMMMM|MMMMセ」」⦅⦅⦅iMMM .. .

-Jumlah 30 100%

L ..__. . .. _.

Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa keyakinan terhadap kitab-kitab

Allah sangat tinggi yang mencapai 90%. Menurut mereka kitab-kitab Allah,

khususnya al-Qur'an mengandung ketentuan-ketentuan Allah tentang akidah,

ibadah dan prinsip-prinsip hukum ten tang halal dan baram.

Tabe\. 7

Keyakinan mahasiswa terhadap hari kiamat.

1. Sangat yakin 24 80%

20% f j , . . , . . \ .

-2. Yakin 6

3. Kurang yakin

f , . . j , . . . , . . . . f

-4. Tidak yakin

f - - - ' - - - : - - - : - - - : - - - + - - - - -..- - - -... -.--..- ...

(30)

21

Semua responden l11enyakini akan adanya hari kiamat, suatu saat nanti

pasti akan clatang clan dihari itu berakhirnya kehiclupan seluruh manusia alam

[image:30.534.43.432.174.478.2]

clunia ini.

Tabel. 8

Keyakinan mahasiswa adanya Qada' dan Qadal'.

2. Yakin 5 16,67%

1 - - - - , , - - 1 - - - - = - - - . -..--....

---+--- .-.

3. Kurang yakin

1:::;:;. ....

-4. Tidak yakin

1 - - - ' - - - , - - , - - , - - - + - - _.. __.._ _

.+---_.

Jumlah 30 100%

Keyakinan mahasiswa STAIM terhadap Qada dan Qadar menunjukkan

angka yang sangat tinggi. Menurut responclen bahwa segala sesuatunya ditentukan

Allah, l11eskipun acla hal-hal yang menjadi kewenangan l11anusia.

b. Dimensi Ritualistik

Dimensi ritualistic clapat dilihat pada tingkat kepatuhan seorang pemeluk

agal11a dalam l11engerjakan kegiatan-kegiatan ritual sebagail11ana diajarkan olch

agamanya. Bagi pemeluk Islam. Dimensi ritualistik ini menyangkut ibaclah yang

berarti hubungan rituallangsung antara hamba dengan Tuhannya.

Dibawah ini clisajikan tabel-tabel yang l11enyangkut tingakat religiusitas

(31)

Tabel.9

Frekuensi mahasiswa dalam shalat berjamaah.

---1---12 40%

1. Sangat sering

2. Sering

3. Kadang-kadang

4. Tidak pemah

-Jumlah

18

30

60%

100%

Sebagian besar responden kadang-kadang mengerjakan shalat

beljama'ah. Sedangkan sebesar 40 % atau sisanya sering melakukan shalat

berjama'ah. Hal ini dikarenakan kesulitan atau keterbatasan waktu mereka untuk

[image:31.525.38.432.134.643.2]

shalat bersama-sama.

Tabel. 10

Frekuensi mahasiswa dalam melaksanakan puasa sunnah

1. Sangat sering

1---,--\---,,---,--- --- ----.---- - -

---.---.--2. Sering 4 13,33'%

I , \ : : : : : , , j c , j l ,

-3. Kadang-kadang 26 86,67%

4. Tidak pernah

100%

30

I - - - L - - - , - - - - , - - -- - - - f - - -

(32)

23

Umumnya frekuensi responden dalam melakukan puasa sunnah adalah

kadang-kadang. Akan tetapi mcnurut mereka, puasa wajib pacla bulan Ramadhan

selalu mereka keljakan karena merupakan suatu kewajiban.

Tabc!. 11

Frckucnsi mahasiswa dalam mcmbaca Kitab Suci Al Quran

2.

3.

4.

Sering

Kadang-kaclang

Tidak pemah

19

8 26,67%

Jumlah MMMMMMMMMMMMセMMMMMM 30 100%

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _1 - - _

Frekuensi responden c1alam membaca al-Qur' an sangat tinggi, walaupun

masih ada yang menjawab kadang-kadang saja membaca al-Qur'an. Biasanya

mereka membaca al-Qur'an setelah selesai shalat lima waktu, sedangkan yang

menjawab kadang-kadang, biasanya mereka membaca Qur'an hanya pada malam

(33)

Tabcl.12

Frckllcnsi mahasiswa dalam mcmbuikall zakat, infaq dan shadaqah

1.

2.

3.

Sangat sering

Sering

I

II

3,33%

36,67%

100%

I----,--+----,=-c--,--- ---

MMMMMMMMKMセMMMMMMMMMMMM

4. Tidak pemah

MMMMMMMMMMKMMMMセMMMMMMMMMMMMMMM

Jumlah 30

L -

-'--Berdasarkan tabel diatas, pada umumnya mereka kadang-kadang

memberikan zakat, infak dan shodaqoh, walaupun sebagian dari mereka sering

mengeluarkan zakat, infak dan shodaqoh. Menurut responden, l11ereka

kadang-kadang l11el11berikan infak dan shadaqah karena keadaan ekonol11i l11ereka yang

hanya pas-pasan. Meskipun del11ikian zakat fitrah yang dibayarkan setahun seleali.

selalll l11ereka penuhi.

Tabc!. 13

Frekllcnsi bcrdoa sctclah sclcsai shalat

1. Sangat sering 14 46,670;(,

2. Sering 13 43,33%

3. Kadang-kadang 3 100;(,

--_._---4. Tidale pemah

MMセ⦅N⦅セMMMMMMMMMBGMM⦅ ..⦅N⦅Nセ ..

[image:33.521.28.428.149.478.2]
(34)

25

Frekuensi responden dalam berdo'a setelah shalat sangat tinggi,

umumnya para responden berdoa setelah shaIat, walau tidak selalu doa panjang.

c. Dimcnsi experiensial (pengalaman)

Pada dimensi experiensial, seseorang merasakan dan mengalami

perasaan-perasaan dan pengalaman-pengalaman religius. Bagi pemeluk agama

Islam, dimensi ini meliputi perasaan dekat dengan Allah, perasaan betawakkal,

perasaan mahabbah, dan kesadaran akan kehadiran yang Maha Kuasa.

Dibawah ini akan disajikan tebel-tabel yang menyangkut religius

[image:34.534.47.439.177.587.2]

mahasiswa STAIM dari dimensi pengalaman.

Tabel.14

Perasaan/hati mahasiswa menjadi damai setelah shalat

I. Sangat setuju 18 60%

1 , + , : " 1

-2. Setuju 12 40%

iMMMMMMZZMMKMMセZMMMMMMM[MN - - - - . - - . - - - . - - -

-...-3. Kurang setuju

I----,---+---c:::.,..,,----c--,-.---..-4. Tidak setuj u

I---'----c---c--,---.-

-_..---.-Jumlah 30

._ _.1.- -'--- .

Dari tabel diatas, semua responden mengakui bahwa setelah melakukan

shalat, hati menjadi damai dan tenang, karena menurut mereka shalat itu sebuah

kebutuhan. Ketika kebutuhan terpenuhi maim hati akan menjadi tenang dan

(35)

Tahcl. 15

PClldapat mahasiswa saat hcrpllasa tctap hcrscmallgat dalam bcraktivitas

...•..

ゥQGサセNOゥゥ

ゥセゥ[iJセセ[ゥj[PェGI

.X

y !

XX;l'

ii}XX((((·

iX

' !

i

1. Sangat setuj u II 36.67

M⦅N⦅MMMMセM .... セNM

--

63,33"--2. Setuju 19

3. Kurang setuju

-

..

4. Tidak setuju

-

-_._-_.--_.- --- ._...-..._ - ---- -,---- ...

J ul111ah 30 100%

---_.._.

Berdasarkan tabel diatas, dapat diasul11sikan bahwa sel11ua responden

mengakui tetap bersel11angat dalal11 beraktivitas saat l11engerjakan puasa. Hal ini

dikarenakan karena keyakinan l11ereka terhadap Allah yang tetap memberikan

energi pada tubuh l11anusia. Meskipun tidak makan dan l11inul11, sehingga tidak

berpengamh terhadap aktivitas l11ereka.

Tabcl. 16

Mendcngar ayat-ayat Al Qllran akan mcnal11bah kcsadaran

akall kcbcsaran Allah.

1.

2.

Sangat setuju 21 70%

30%

3. Kurang setuju

f--.---\-,--,-.---,----.-.- -.----. .--- .... --- _.

-..-,,--4. Tidak setuju

I - - - - L - : : - - - - : - - : - - - + - - - , , - , - . - - + - - - - . - - - 1

(36)

27

. Seluruh responden dalal11 table diatas, berpandangan bahwa dcngan

l11endegarkan ayat-ayat suci al-Qur'an l1lcl11buat l11ereka sCl11akin sadar akan

kebesaran Allah Swt. Mereka l11cngakui akan kcindahan ayat-ayat suci al-Qur'an,

sehingga l11el11buat hati l11enjadi bcrgetar.

[image:36.521.61.410.176.478.2]

Tabel.17

Palldallgall mahasiswa bahwa dellgall berdoa kepada Allah

memberi keyakillall akall pertolollgall Allah.

1.

2.

Sangat setuju

Setuju

24

6

80%

20%

3. Kurang setuju

-1-=cc:-c:---:--- - - - ..MセM . - - - .

4. Tidak setuju

f - - - ' : - - : - : - - -

----Jumlah 30 100%,

L.... l ... _._ .. . . ,,_

Dari tabel diatas terlihat bahwa sel11ua responden sangat setuju dan setuju

bahwa dcngan bedo'a kepada Allah, mel11berikan keyakinan akan pertolongan

(37)

Tabe!. 18

Pandallgan mahasiswa ketika mendapat cobaall maIm menerimanya dCllgan ikhlas dan bcrserah diri kcpada Allah.

1.

2.

Sangat setuju

Setuju

18

12

60%

40%

3. Kurang setuju

1,1::::;;,;

-4. Tidak setuju

---'-::---:----:--- ---

---Jumlah 30 100%

Semua responden berpendapat bahwa pada saat mendapat cobaan, maka

menerimanya dengan ildl1as dan berserah diri pada Allah. Perasaan ini adalah

sebagai akibat keyakinan mereka pada Allah dan pandangan mereka bahwa Allah

tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya diluar kemampuan hamba itu

sendiri.

d. DimCllsi Illtclektual (Pcllgctahuall)

Dimensi intelektual yang dil1laksud disini adalah tingkat pcngetahuan

dan pemahaman seseorang terhadap ajarall-ajarall agama sebagaimana yang

tenlluat di dalam kitab suci. Bagi pemeluk agama Islam. Pengetahuan yang paling

l1lendasar adalah tentang rukun iman dan mkun Islam serta beberapa kaidah dalal1l

hidup benllasyarakat seperti pembagian waris, jual beli, perkawinan dan lain-lain.

Dibawah ini akan disajikan tabel-tabel yang menyangkut tingkat religius

(38)
[image:38.524.33.430.134.466.2]

29

Tabel. 19

Pelllahalllal1 Illallllsiswa terhadap (mudul1gal1 dua kalilllat syahadat

I. 2. Sangat memahami Memahami 14

-+---_._-16 46,67'% 53,33%

3. Kurang memahami

MMMヲMMM」セMMMMMN⦅MMMMMM - ..----. . --- ---..

----4. Tidak memahami

- - - - ' - - : ; - - . _ - - - - --- ---_...

_--_.

---.- ..._..

---Jumlah 30 100'%

セMMMMMM -_._---

-Semua responden menjawab sangat memahami dan memahami kandung

dari dua kalimat syahadat, yaitu syahadat tauhid yaitu kalimat Laa Ilaaha I1Ia

Allah. Yang dirangkai dengan syahadat Rasul yaitu Muhammad Rasul Allah.

Syahadat tauhid menurut mereka adalah sebuah kesaksian bahwa mcreka

mengakui bahwa Allah itu Esa. Tiada Tuhan selain Allah. Sedangkan syahadat

Rasul menunlt mereka berarti mengakui bahaw Muhammad adalah lltllsan Allah

menerima wahyu dari Allah melalui Malaikat Jibril berupa kitab sllci al-Qur' an.

Tabel. 20

Pemahamal1 mahasiswa terhadap hakekat puasa

r---=--I--=-=----:----;--- ---..---- .---..--- .

2. Memahami 18 60%

3. Kurang memahami

1----,---1---,-,--,----,---1--·---·---/----4. Tidak memahami

[image:38.524.64.393.549.695.2]
(39)

Pemahaman responden terhadap hakekat puasa sangat tinggi, 1111

dibuktikan dengan seluruh responden l11enjawab sangat memahami hakekat puasa.

Pada dasarnya mereka l11emahal11i bahwa hakekat puasa bukan hanya l11enaban

diri dari makan dan minum saja tetapi juga l11ensllcikan diri dari hal-bal yang tidak

baik dan menahan diri dari segala perbuatan yang dapat membatalkan pllasa,

[image:39.521.45.419.188.503.2]

sehingga perbuatan yang dapat membatalkan pllasa, sehingga suci lahir dan batin.

Tabel21

Pengetahuan mahasiswa terhadap orang-orang

yang berhak menerima zakat

1--::--+-:---,,--- --- -- --- --- --- -- --- - --- --

---2. Memahami 19 63,33%

I----::--j----=---,----:--,---3. Kurang memabami

4. Tidak memahami

1 -_ _.1.---::---;--;

-+

---Jumlah 30 100%

Dari tabel diatas, terlihat bahwa semlla responden mengetahui

(40)

31

Tabcl. 22

Pcngctahnan mahasiswa tcrhadap rllklln-rnknn haji

- - - , . - - - ; : - - - c - - ---- --- ----,-c--

---No. Jawaban Frckucnsi Proscntasc

1. MMMMMMMMMMセM 3,33%,

2. Memahami 20 66,67%

---1--;-;,---,

3. Kurang mcmahami 8 26,67%

4. Tidak mcmahami 1 3,33%

...セN⦅ ...

Jumlah 30 100%

Bcrdasarkan label diatas dikclahui scbagai bcsar rcspondcn mcngacu

memahami rukun-rukun haji. Scdangkan sebagian kecil kllrang memahami,

bahkan I orang lidak memahami ruklln-rukun haji karcna belum pcrnah

mcmpraktekkannya.

Tabcl. 23

Pemahamall tata cara shalat yang baik dan bcna)"

<) 30'Y"

21 70%

mCl11ahami

mcn1ahami

(41)

dini dan selalu dikeljakan minimal lima kali sehari.

Dari tabel-tabel dialas pcnclili Illenyimpulkan bahwa lingkal rcligiusilas

mahasiswa STAIM pada dimensi inlelektual tinggi.

e. Dimellsi KOllsekllellsial

Dimellsi konsekuensial yang dil11akslld clisini adalah sejauh mana

seseorang clalam perilakll diclorong atau dilatar belakangi olcb Lセ。イ。ョ agama yang

clipelllknya. Bagi seorang muslim, c1imensi ini iclentik c1engan "amal shaleb" atau

"kesholehan sosial" yang artinya perbllatan kebaikan sebagai wlIjllci clari

keimanan clan ibadah clalam bentllk yang nyata atall menifestasi ajaran agama

dalam kehicilipan bell11asyarakat.

Di bawah ini akan clisajikan tabel-tabel yang menyangkllt tingkat

religiusitas l11ahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam al-MlIkhlisin clari c1imensi

[image:41.526.25.434.174.474.2]

konsekllensial.

Tabel. 24

Mellgucapkall salam bila bertcmu scsama muslim

50%

15

- - - i - - c - - - . , - - - --.-_.--- ... -.--.--..---.

2. Sering

.-.... -_.--

-Kadang-kaclang 10 33,33%

1---.,--+=:--:-;----_.__. -- -.---.. -.--. - - - --.

[image:41.526.67.392.559.693.2]
(42)

33

Berdasarkan tabel diatas intensitas responden dalalTI mengucapkan salam

apabila bcrlcmu scsama muslim cukup scring. Dan alasan mcrcka mcngllcapkan

salan1 karcna pada dasarnya. Salam itu adalah saling 111cndo'ukan. Dan scbagian

lainnya. Kadang-kaclang saja mcngucapkan salam apabila berlcmu scsama

muslim.

Tabcl. 25

Frekucnsi usaha scndiri dalam rncngcl"jakan ujian

1. Sangat sering 8 26,67%

- - - ---_._---_...セセM

---2. Sering 15 50'1.,

- - - ._..._.

__

._---3. Kadang-kadang 7 23,33%

I----c--]-,=-::-:---. --- .- ._---.----._---.-_.-_.

4. Tidak pernah

I - - - - . . L - c : - - - , - - , - · - - - ..

---.Jumlah 30 100%

Sebagian bes'lr respondcn mcnjawab lebih scring bcrusaha scndiri dalam

l11cngerjakan ujian-ujian, karena dcngan mcngcljakan scndiri para respondcn jadi

lcbih l11cngctahui kcmampuannya scndiri. Scdangk'ln sisany'l yang mcnjawab

kadang-kadang bcralasan, bahwa apabila mcngcljakan lIjian dcngan lIsaha scndiri,

(43)

Tabcl. 26

Pcndapat mahasiswa apabila teman salah, maka dimaatlolll

No..•• . Frekucnsi T •

"

J. Sangat setuju 10 33,33')10

MセM⦅N⦅MMMKセ

.._-• _ _ _ . _n• • • _ _ _ _ _ _ • . • _ .. . .

--- .- I·· ...

2. Setuju 20 66,67%

MMセN - ---⦅NBMMMMMMセMMMKMMMMM

3. Kurang setuj u --

--- --- --- --- --- --- --- ---M ⦅ N M ⦅ N ⦅ M M セ M M ⦅ ..

_

...

__

.._. -_._----. --•...- - . ---.-"I··· . '

4. Tidak setuju --

-.---_..- - -. _ - - , - - , --.---'. - ..._.._---_. .

_---Jumlah 30 100%

---

._---,----Sel11ua responden sangat setuju dan setuju bahwa apabila ada tel11an

yang berbuat salah maka akan l11el11anfaalkannya. Menurut l11ereka Allah sendiri

Maha Pel11aaf, l11aka kitajuga berusaha untukjadi pell1aaf.

Tabcl. 27

l'endapat apabila dibcri amanat wajib dikerjakan

- : : - - - 1 - - -

--,---3. Kurang setuju

_._---" - - - _..

-4. Tidak setuju

JUl111ah

33,33'%

(44)

35

Pada tabel diatas terlihat bahwa semua responden berpandangan bahwa

apabila diberikan amanat maka wajib dikmjakan karena apabila tidak dikeljakan,

[image:44.524.60.429.173.456.2]

maka termasuk golongan orang-orang yang munafik.

Tabel. 28

Pendapat mahasiswa apabila tetangga sedang kesusahan maka membantn sesnai kemampnan

I. Sangat setuju 23 76,67%

1 - - - - 1 - - - ---.----..---.---- ----.

-.---.--2. Setuju 7 23,33%

1 - - - 1 - - - .-- - - - . - . - - -

----.---.---3. Kurang setuju

4. Tidalc setuju 1 ' · _

-I . l - _ , - - セ

---.---Jumlah 30 100'Xl

L.. . . _. . __. _. _

Hampir semua respond en menjawab sangat setuju apabila tetangga

sedang mengalami kesusahan maka membantunya sesuai kemampuan. Sedangkan

tujuh orang Iagi mengatakan sctuju. Karcna mcnurut mcrcka mcnolong orang

yang kesusahan itu adalah ォ・キセゥ「。ョ seorang muslim. Apabilah dengan tctangga,

orang yang paling dekat dengan kita.

Berdasarkan tabel-tabel diatas, maIm dapat disimpulkan bahwa tingkat

religiusitas mahasiswa STAIM pada dimensi konsekuensial cukup tinggi.

2. Perilaku prososial (STAIM) Sekolah Tinggi Agama Islam AI-Mukhlisin

(45)

dapat dilihat dalal11 bentuk, sil11pati keljaSal11a, berdenna, l11el11bantu, dan

altruisl11e.

Di

bawah ini penelitian sajikan tabel-tabel intensitas responden dalal11

berperilaku prososial.

[image:45.521.42.416.172.484.2]

a. Simpati

Tabel.29

Frckucnsi mcnghibur tcman yang scdang ,kcsulitan

l. Sangat sering

5

16,67%

2. Sering 14 46,67%

----_._._,...⦅セ ..セ⦅NM MMMMMセ⦅N

_

.._-

-_._---3. Kadang-kadang 11 36,67'YcI

JUl111ah 30 100%

Berdasarkan tabel diatas dapat kita ketahui bahwa sebagian bcsar

responden sering l11enghibur tel11an yang sedang kesulitan. Sedangkan responden

yang l11enjawab kadang-kadang, beralasan bahwa tidak semua tel11annya yang

(46)

37

Tabcl. 30

Pandangan apabila tcman mcndapat I11nsibah iknt I11CraSaklin scdih

No. Jawaban Frekuensi n

'''C''I

I

1. Sangat setuju 9 30'%

Setuj1I

2.

iMMMNMMMMKLMMMMLMMMセNM

3. Kurang setuju

4. Tidak sctuju

Jumlah

19

2

30

63,33%,

6,67%,

100%

Hampir semua responden berpandangan setuju bahwa apabila tcman

mendapat musibah ikut merasakan sedill. Sedangkan hanya dua orang saja yang

tidak setuju ikut merasakan seclih, ketika tcmannya terkena musibah, karcna

menurut mereka, bukan perasaan scclihnya yang c1iutamakan, tctapi mcmbantll

mcngcmbalikan kebahagiaan teman, terscbut dan mcmbantll dcngan tidakan yang

(47)

Pandangan saat bclajar dimnlai mcnynsun kursi yang bcrantakan

No.,,; i ,., FrekuensiMMセM Prosentasc

i

i;ii:,'i.

.,

,

--J. Sangat setlljII 10 33,33%,

2. Setuju 18 60%

.._--_._---⦅NセMMセMMMM⦅ ..

-3. Kurang setuju 2 6,67%

..._._-_. セ M ⦅ N ⦅ M L N ⦅ M ⦅ N ⦅ N ⦅ M M M セ N ⦅ M -.-_...__..- -- .'--- - ---

-4. Tidak setuj u -

-".... " , , - - ' ---.------ - --" , . .

Jumlah 30 100%

___ • ___ .. 1_. --- - - - _._.. ..-.---_._-_.-.

--- .__..

_-_.

.'-...

Dari tabel diatas bahwa respondcn sangat setuju sebesar 33% dan scluju

sebesar 60% untuk menyusun kllrsi dikelas bersama teman-lcman saal pclajaran

akan dimulai. Hanya ada dua orang responden yang tidak setuju dengan alasan

[image:47.525.40.431.167.472.2]

sudah ada petugas yang akan merapikan kursi-kursi tersebut.

Tabel. 32

Frckucnsi mahasiswa mcngiknti kcrja bakti di lingkungan rumah

J. Sangat sering 2 6,67%

セ M M M M セMMMGMMBMBGMB ..•..._.'. ...'. .'....•..

-2. Sering 13 43,33'Yc,

3. Kadang-kadang 13 43,33%

- - - ...セ M M M ⦅ N -'.--- _.. -...

4.

Tidak pemah 2 6,67%

セ M M M

(48)

40

Tahcl 34

FrckllclIsi mahasiswa mCllyllmhang IIntllk pcmhangllnan Il1cs.iid

I. Sangal sering

----_.

__

NセNM

-2.

Sering 4

MMMMMM⦅N⦅セ

--"J. Kadal1g-kadang

25

MMMMiMM]セMMMMMMM⦅N __.-

---.-4. Tidak pernah

3,33%,

NMMMBセGMMMMGMMMMM ..

_-_._-13,33'%

83,33%

.Tumlah 30 100'%

,,---,...

_._-

-_...MBGMMMGMセM .'..._.- --- ..,..

__

._...._...._-

--Frekuel1si responden menyumbang unluk pembangunan mcsj id 83

% kadang-kadang 14% seril1g, dan 3 % sangal sering menyumbang. Hal il1i sesuai

dengan alasal1 pada tabel 30, karena alasan finansial yang pas-pasan.

d. Mcnolollg

TabcI. 35

I'clldapat ll1ahasiswa dalall1 hal mCll1balltll orang yang scdallg kcslllitall adalah kcwajihan hagi sctiap mallllsia

1. Sangal seluju

- - : - - + : : - - - ---- ---- -"- ---

---2. Setuju 5

3. Kural1g seluju

4. Tidak scluju

'

(49)

l11anllsia. Scdangkan sisanya sebcsar (17%) setujll lIntuk mel11bantll orang yang

[image:49.524.54.421.178.508.2]

sedang keslilitan adalah ォ・キLセゥ「。ョ bagi sctiap manllsia.

Tabel. 36

Pandangan Illahasiswa dalalll Illelllbantn ibn yang Illengalallli kecelakaan di jalan ketika tergesa-gesa berangkat knliah

Dari tabel diatas terlihat bahwa 53% dari sclllrllh rcspondcn mcnjawab

setlljll, 40 % sangat setlljll, dan sisanya scbesar 7'% kllrang sellljll lIntlik mcnolong

seorang ibll yang kecelakaandalalll keadaan lergcsa-gesa lIntlik berangkat kllhah.

Berdasarkan kedua tabel dialas, pcnlllis mengambil kcsimplilan hahwa

(50)

42

e. Altu l"isme

Tabcl. 37

Pcndapat mahasiswa apabila ada kakck yang hcndak tcrtabrak mobil dan bcrusaha mcnyclamatkannya

1. Sangat setuju 18 60%

--c:--i-=--;---. -.--- '---'" - . --- - . . .... -

..---2. Setuju 12 40'%

iMMMM]MMMiセMM⦅N⦅MM⦅ .. '

-3. Kurang setuju

4. Tidal< sctujll

JlImlah 30 10m!"

Dari tabel diatas dapat dikctahui bahwa scillruh respondcn mcnjawab

sangat setlljll (60%) dan setlljll (40%) lIntuk menolong seorang kakek yang

hendak tertabrak mobil, walaupun itu membahayakan diri sendiri.

Tabcl38

Pcndapat Mahasiswa apabila salah sCOl'ang kcluarga mcmhutuhkan ginjal maim mendonorkallllya

1.

2.

3.

Sangat setlljll

.-Sctlljll

Kurang sctujll

3

15

1J 36,67%

1---1---,---,----,-·---- - - - -..--··--1---::..::::-:...;;·-....---1

4. Tidak sctlljll 1 3,33%

JumJah

(51)

_.-Sctcngabnya dari sclurub rcspondcn (50%,) mcnyatakan scluju unlllk

mcndonorkan ginjalnya apabila salah salu kcluarga yang mcmbuIuhkannya, 37%,

kurang sctuju, 10% sangat sctuju, dan 3 'X, tidak sctuju. Alasan rcspondcn yang

mcnjawab kurang scIuju dan ticlak sctuju arcna ginjal mcrupakan organ tUblih

yang sangat vital.

3. PCllgaruh Rcligiusitas Mahasiswa Sckolah Tillggi Agam Islam

Al-Mllkhlisill (STAIM) Tcrhaclap Pcrilaku Prososial.

Rcligiusitas scscorang dapat tcrccm1in mclalui pcrilaku bcragama

scscorang baik yang bcrbubungan dcngan "yang diatas" atau "bablum minal

Allah" maupun yang bcrbubungan dcngan manusia atau "bablum mina annas".

Rcligiusitas diwujudkan dalam bcrbagai sisi kcbidupan manusia.

Dari basil pcnclitian yang pcnulis lakukan, baik dari angkct mallplln

wawancara 111endalanl pad a mahasiswa STAIM tcrbukti bahwa rcligiusilas

bcrpcngarub tcrhadap pcrilaku prososial. Walau pada dasamya religiusitas bukan

satu-satunya [aktor yang mcmpengarubi munculnya perilaku prososial, Ictapi

beberapa penelitian lain juga mcnunjukkan babwa agama clapat bcrpcran positiC

tcrhadap perilaku.

Untuk melibat lebib jelas dan lebib mendctail tcntang pcngaruh

religiusitas tcrhadap perilaku prososial mabasiswa Sekolab Tinggi Agama Islam

al-Mukblisin, maIm penulis mcmaparkan mclalui sctiap dimcnsi yang tcrdapal

(52)

44

a. Pcngaruh Dimcnsi Kcyakinan Tcrhadap Pcrilakll Prososial

Secm'a Ul11um, seperli yang telah dijelaskan sebelul11nya, bahwa lingkal

rcligiusitas mahasiswa STAIM pada dimensi keyakinan 'relalif tinggi, dan dari

hasil wawancara penulis dengan bcbcrapa mahasiswa STAIM., diketahui bahwa

religiusitas l11el11pengaruhi l11ahasiswa untuk berperilaku prososial.

Yayan salah seorang mahasiswa STAIM, l11engatakan bahwa karena

keyakinannya kepada Allah. Maka sedikit banyak akan l11el11pengaruhi tindak

tanduknya. Menurutnya Allah Maha melihal. Sehingga bisa saja ia bcrbohong

pada orang lain, tapi Allah tidak bisa kita bohongi, sehingga perilaku kita akan

kita jaga agar tetap baik dcngan seama clan peka terhadap orang lain.'

Begitu juga clengan penclapat Saiful bahwa clengan keyakinan pacla Allah

sangat l11empenga11.lhi perilakll prososial. Menllrutnya Iman itu seperti ombak,

kaclang naik kaclang turun, kalau kita menolong niat karena Allah, akan mendapat

clua kebaikan. Kebaikan clari Allah dan kebaikan clari manusia itu sendiri.2

Senacla clengan pendapat-pendapat cliatas, Nurlelaplln l11engungkapkan

bahwa keyakinan akan rllklln iman yang (, mcmpengarllhi pcrilakll prososial.

Menurutnya kita punya rizki itu dari Allah, maka kita mcmbantu orang yang

mCl11butuhkan, tidak boleh "cuek" terhadap orang yang kelaparan3

b. Pcngaruh Dimcnsi Ritnalistik Tcrhadap Pcrilakn Prososial

1\Vawamcara pribadi dengan Yayan, di mang kelas, 10 Oktober 2005

(53)

Religiusitas seseorang dapat dilihat dari intensitasnya dalam

melaksanakan ibadah-ibadah yang dilakukannya. lbadah-ibadah dalam agama

Islam diantaranya shalat, puasa, zakat, dan lain sebagainya. Diantara

ibadah-ibadah tadi, shalatlah yang membawa manusia terdekat kepada Tuhan.

Shalat sangat mempengaruhi seseorang untuk melakukan sesuatu yang

positif, salah satunya berperilaku prososial, kalaupun ada seseorang yang rajin

dalam melakukan shalat tetapi perilaku prososialnya tidak tinggi itu dikarenakan

shalatnya baru pada tahap ritualnya saja belul11 pada tahap mel11praktekkannya

pada masyarakat.

Hal tadi diungkapkan oleh salah satu l11ahasiswa STAIM, yaitu Ali

Mustafa, bahwa dengan shalat itu bisa berperilaku prososial seperti dalam hadits

Nabi.

"Sesllnggllhnya shalal illt mencegah perbualan keji dall l11ullkar".

Menurut Ali, kalaulah shalat seseorang itu benar maka bias lercerl11in

dari perilaku sehari-hari. Kalau tindakannya masih cendenmg kepada perilaku

maksiat (anti social) maim bisa dinilai shalatnya belum benar.4

Pendapat diatas dibenarkan oleh Rahma bahwa shalat itu sang'll

(54)

46

dari pcrilalm anti social. Mcnurutnya: "Unluk apa shalal kalau kclakuan kila

masih ncgatif"Arlinya dengan shalat, maIm perilakunya harus posilif,5

c. Pcnganlh Dimcnsi l'cngalaman Tc.-lladap l'crilakll Sosial

Dimensi pengalaman (experiensial) menunjuk pada lingkal scscorang

merasakan dan mengalami perasaan-perasaan clan pengalaman kebcragamaan.

Berclasarkan hasil angkel dan wawancara, dikelahui bahwa lingkat

religiusitas mahasiswa STAIM pada dimensi pengalaman sangal tinggi scdangkan

hubungannya lerhadap perilaku prososial. Dimensi experiensial mahasiswa

STAIM sangat mempengaruhi mercka clalam berpcrilaku prososial.

NlIljannah, mahasiswa STAIM, semcstcr 3 mcngatakan bahwa perasaan

dekatnya dengan Allah sangat mempengaruhinya untuk berperilaku prososial.

Contohnya, ketika Il1cmbanlu temannya yang kena musibah alau bakti social, dia

merasa bahwa itu aclalah kcna musibah atau bakli sosial, dia merasa bahwa ilu

adalah "Jalan Allah" melalui dia unluk mcmbanlu lcman-tcmannya(' Sedangkan

Dahlia mengakui walaupun belum bias dekat sckali clengan Allah, akan lctapi ia

tetap berusaha dengan mclakukan kebaikan-kcbaikan tcrhaclap scsama, scmampu

clia7

d. l'cngarllh Dimcnsi Intclcktllal Tcrhadap l'crilakll l'rososial

Di111cnsi intclektual yang dimaksud aclalah di111ensi kebcragamaan yang

(55)

aJaran-ajaran agamanya. Pcmahaman agamH lllahasiswa STA1M dikctahui sangal tinggi,

meskipun pemahaman terhadap rukun-rukun haji ada yang kurang memahami,

karena belul11 l11empraktekkannya. Hal Ill! disebabkan sel11akin banyak

pengalaman-pengalanull1 agama yang 111crcka dapat schingga mcmbawa kc arah

pemahaman mereka terhadap agama.

Pemahaman agama mahasiswa STAIM sangat berpengaruh erat pada

perilaku prosial mereka. Dengan pemahal11an agama yang dianut, akan

menimbulkan kesadaran beragama dalam perilaku sehari-hari dengan kesadaran

beragama itulah mahasiswa STAIM menjadikan agama sebagai pedoman dan

petunjuk untuk menentukan mana yang baik dan benar dalam bersikap dan

bertindak.

Faqihuddin, mahasiswa STAIM alumni salah satu pesantren di Bogor

mengatakan dengan kcterbatasan pcmahaman agama yang ia miliki in diluntlll

untuk memahal11i kejadian-kejadian disekelilingnya, apa yang dia lihat, di dengar

akan mempengaruhi perilakunya dalal11 masyarakat8

Sedangkan l11enurut Nlujannah dengan memahal11i aplran agal11 a, l11aka

l11endorong untuk berpcrilaku prososial. Misalnya kita l11cnyul11bang atau

berinfak, kalau infaknya itu disebut-sebut alangkah sia-sianya. Kalau sedang

bekeljasama dengan orang lain. Terasa dckat dcngan Allah.; Dalam agama

discbutkan "Apabila kita lakut dcngan Allah, maka mcndckatlah dan bila lakul

(56)

48

Ali Mustafa I11cnal11bahkan bahwa dengan l11engctahui dan I11cngcrli atau

l11el11ahami agal11a itu scndiri insyaallah sangat bcrpcngaruh tcrhadap pcrilaku

prososial karen atahu batasan-batasan yang harus dilakukan.

Yayan bcrpcndapal kalau ada kcjadian yang bcrbcnluran dalall1 nlasalah

agama, maka dia mcngambil jalan tcngah atau tidak 'ngotot"O

e. Pengaruh Dimensi Konsekuensi Terhadap Perilakn Prososial

Dalam Islam dimcnsi konsckucnsial idcntik dcngan "amal shalch" yang

arlinya pcrbualan kcbaikan scbagai pcrwujudan dari kcin\anan dan ihadah dalam

benluk nyata atau manifestasi ajaran agama dalam kehidupan masyarakal.

Kcyakinan, pengalaman, pcngamalan dan pcmahaman seseorang dalam beragallla

terefreksi dalam penganlalan sebagai intinya orang beraganla. Dengan pcngcrtian

lain konsekucnsi sescorang dalalll bcragallla bukan hanya lcrlclak pada bcribadah

dcngan Tuhannya, lapi juga bagaimana ibadah kehidupan schari-hari, nyala

pelaksanaannya dalam masyarakat.

Mahasiswa STAIM mengakui bahwa dimcnsi konsckucnsial sangal

bcrpengaruh cral tcrhadap perilaku prososial, karcna wujud dari pcngalalllan

agama adalah perilaku prososial.

Menurut Ali Mustafa berperilaku prososial itu kalau mampu harus

"dipaksa" terhadap diri scndiri karcna kcimanan, tclapi kalau lidak Illampu jangan

dipaksa. Senada dan hal chalas Dahli,) mcngatakan hahwa kal,IU kila punya

(57)

anak asuh yang ia biayai sekolahnya dengan gajinya yang tidak sampai salu jUla

rupiah.

Sedangkan menurut Faqihuddin, kita harus berusaha bersikap dan

berperilaku seperti tingkah laku Tuhan, tetapi harus dilakukan dengan

kemampuan manusia, bukan memaksakan seperli Tuhan seperti dalam hadits yang

artinya :

"Berakhlaklah (berperilakulah) kalian seperti akhlak Allah,,!!

Mereka berpenclapat dengan berperilaku prososial, mereka lelah

menjalankan salah satu dari kOllsekuensi beragama. Karena spiritualitas c1alam

Islam memiliki dua aspek yaitu merupakall hubullgall pribadi alltar mallusia

dengall Allah, sedangkan terhadap sesama manusJa dan masyarakat akan

(58)

BABV

!'ENUTUP

A. Kesimpulan

Ada beberapa hal yang bisa diambil kesimpulan dari hasil penelitian yang

penulis lakukan pada mahasiswa STAI Al Mukhlisin Ciseeng Bogor, diantaranya

adalah sebagai berikut:

1. Tingkat religiusitas mahasiswa STAlM umumnya relatif tinggi. Hal itu

dikarenakan pengalaman dan pengetahuan beragama yang telah mereka

dapatkan selama ini, baik dari lembaga pendidikan, keluarga l11aupun

lingkungan, sehingga l11el11buat keyakinan clan perasaan l11ereka kepacla

Allah relatif tinggi,

2. Perilaku prososial l11ahasiswa STAl AL-Mllkhlisin Ciseeng Bogar, dapal

clikatakan relatif tinggi. Hal ini nal11paknya berkaitan dengan tingkat

religiusitas mahasiswa STAl AI-Mukhlisin yang juga relatif tinggi.

Meskipun demikian, religiusitas bukanlah satu-satunya faktor yang

mempengamhi mahasiswa STAIM clalam berperilaku prososial. Selain

religiusitas, faktor lain yang diduga mempengaruhi l11ahasiswa STAlM

llntuk berperilakll prososial aclalah keluarga, lingkungan dan sekolah.

3. Hasil penelitian juga l11enunjukkan bahwa pemahaman keagamaan

seseorang akan l11enentukan sel11ua perilaku yang dilakukan. Semakin baik

pemahaman nilai-nilai agal11a seseorang akan semakin baik perilakll yang

(59)

tingkat rcligillsilas mahasiswa STAI AI-MlIkhlisin maim scmakin tinggi

pula kcmungkinan mahasiswa STAIM untuk berperilaku prososial.

B. Saran-Saran

I. Bagi mahasiswa STAI AI Mukhlisin hendalmya lebih memahami

nilai-nilai ajaran agama dan juga lebih mcningkatkan pengamalan ajaran-ajaran

tcrsebut dalam kchiclllpan schari-hari sehingga akan tcrwujucl perilakll pro

sosial.

2. Bagi peneliti lain yang ingin meneliti masalah yang sama diharapkan lcbih

memperluas ruang lingkllpnya clan meningkatkan mutu instrumennya agar

diclapat hasil penelitian yang lcbih menclalam clan lebih akural.

._---_

...

(60)

DAFTAR PVSTAKA

Abidin, Zainal, Hulnmgun Religiusilus Dun Tingkuh Laku l'rososiul Muhu.l'iswu

UNDIP. Tesis S2 Fakultas. Fsikologi,VI, 2000.

Arikunto, Suharsimi,Manajemen Penelitian, Jakarta: Bhineka Cipta, 1995, Cel. 3.

Baron, RA dan Byme. D. Social Psikology, Needam : Heights A Viaeom.

Company, 1996

Bar-Tal, D. el. all., Motives/or Helping Behavior: Kibbutz and City o/Children in

Kindergarten and School, Development Psychology, 198I.

Damayanti, Susi, Hubungan Religiusilas dan Perilaku l'rososial pada San/J-;

As-Shadiqqiyyah, Skripsi Sl Fakultas Psikologi, lAIN, 2001.

Dister, Nico, Psikologi Agama, Yogyakarta, Kamisiuss, 1989.

Dister, Nico, Pengalaman dan Motivasi Beragama, Yogyakarta. Kanisius.

Faisal, Sanafiah., Format-Formal Penelitian. Sosial. Dasar-Dasar dan Aplikasi.

Jakarta; CV Rajawali, 1992.

Mangunwijaya, Y.B.,Sastra dan Religiusitas. Yogyakarta, Kanisius, 1992,

0, Sears, David, et. all., Psikologi Sosial, teljemahan. Michael Adriyanto dan

Savitri Rukrisno.

Rahmat, Jalaludin, Psikologi Agumu,Jakarta, Raja. Grafindo Persada. 1997.

Salim, Peter, Kamus Umum Bahasa Indonesia Konlemporer, Jakarta: Modern

English, 1991.

(61)

Sarwono, Sarlito Wirawan, flldividu di/II Teori-Teori Psi!cologi, Jakarta: Balai

Pustaka, 1997.

Staub, E, Positive Social Behavior and Morality, Socialization and Development,

Vol. 2, New York: Academic Press, 1979.

Soclijono, Anas, Pengalltar Statistik Pelldidikan, ed. 1, eel, Kc-8, Jakarta: PT Raja

Grafindo Persacla, 1997.

Suryasubrata, Sumardi, Metodologi Pellelitiall, Jakarta: Rajawali Press, I'T Raja

Grafindo Persada, 1998.

Wrightsman, LS and Deaux, K, Social Psychology, California: Brooks/Cole

(62)

ANGKET

PENGERUH RELIGIUSITAS TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL

STUDI KASUS PADA MAHASISWA SEKOLAH TINGGI AGAMA

ISLAM AL-MUKHLISIN(STAIM) CISEENG BOGOR

I. Pengantar

Angket ini disebarkan kepada responden dengan tujuan:

a. Ingin mengetahui sejauh mana tingkat religiusitas mahasiswa STAIM

Ciseeng Bogar.

b. Ingin mengetahui sejauh mana tingkat perilaku prososial mahasiswa

STAIM Ciseeng Bogar.

II. Identitas Responden

Nama

Usia

Semester

Fakultas

Alamat

III. Ketentuan Pengisian Angket

1. Pengisian angkcl ini alas pilihan pribadi, bllkan alas dasar paksaan orang

lain.

2. Isilah angket ini dengan menllmbuhkan tanda silang (X) padajawaban

yang menurut anda sesuai.

3. Pengisian angket secarajujur sangat mcmbanlu dalam penelitian ini.

4. ldentits respondcn dirahasiakan olch pcnlllis.

Angket Religiusitas

(63)

2. Apakah anda yakin dcngan adanya Malaikat dan RaslIl?

a. Sangat yakin c. Kurang yakin

b. Yakin d. Tidak yakin

3. Apakah anda yakin dcngan kitab-kitab Allah?

a. Sangat yakin c. Kurang yakin

b. Yakin d. Tidak yakin

4. Apakah anda yakin dcngan adanya hari kiamat'!

a. Sangat yakin c. Kurang yakin

b. Yakin d. Tidak yakin

5. Apakah anda yakin dcngan aclanya qada' dan qadar?

a. Sangat yakin c. Klirang

Gambar

Tabel IAsal Sekolah Mahasiswa ",,""""'"''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
tabel-tabel dibawah
Tabel. 5Kenyakinan mahasiswa STAIM adanya Malaikat dan Raslll
Tabel. 8Keyakinan mahasiswa adanya Qada' dan Qadal'.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2016. Kata Kunci : Sistem Informasi Manajemen, Pengambilan Keputusan, Kepala

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2016. Kata Kunci: Persepsi Siswa, Profesionalisme, Guru PAI. Penelitian

Laporan Penelitian berjudul PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MAHASISWA PSPD UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TENTANG MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) TAHUN 2009 yang diajukan

(1) Memimpin dan mengelola penyelenggaraan pendidikan tinggi yang meliputi program, pendidikan akademik, vokasi dan atau profesi, penelitian dan pengabdian

Pembahasan Berdasarkan hasil analisis retorika dua proposal penelitian jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini dapat dilihat

21 Selanjutnya pada tahun 2011,Dimas Pamuncak mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan penelitian skripsi dengan judul pengaruh gaya belajar visual, auditori dan kinestetik

iii LEMBAR PENGESAHAN Laporan penelitian ini berjudul GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA TERHADAP

Penelitian ini meneliti hubungan antara pengetahuan tentang label gizi dengan perilaku konsumsi makanan ringan dalam kemasan pada mahasiswa kedokteran UIN Syarif Hidayatullah