• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI PEMBERIAN DOSIS PUPUK MAJEMUK NPK DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) ABITONIK TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI DAMAR (Agathis loranthifolia Salibs)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UJI PEMBERIAN DOSIS PUPUK MAJEMUK NPK DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) ABITONIK TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI DAMAR (Agathis loranthifolia Salibs)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

UJI PEMBERIAN DOSIS PUPUK MAJEMUK NPK DAN KONSENTRASI 

ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) ABITONIK TERHADAP PERTUMBUHAN 

SEMAI DAMAR (Agathis loranthifolia Salibs)

 

Oleh: SITI NURLAILAH ( 01740004 ) 

Forestry 

Dibuat: 2006­06­07 , dengan 3 file(s). 

Keywords: Pupuk majemuk NPK , ZPT abitonik, damar 

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dosis pupuk majemuk NPK dan konsentrasi ZPT  abitonik terhadap pertumbuhan bibit damar. 

Penelitian dilaksanakan di green house (kebun percobaan), Fakultas Pertanian Universitas  Muhammadiyah Malang dengan ketinggian 560 dpl. Penelitian ini mulai bulan Agustus sampai  dengan bulan Oktober 2005. 

Adapun peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter tanaman, jumlah daun, bobot  basah tanaman, bobot kering tanaman, dan panjang akar dapat dilakukan pada akhir pengamatan.  Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun  secara faktorial terdiri dari dua faktor yaitu Faktor I : Dosis pupuk majemuk (D) terdiri 3 level  yaitu D1 : Pupuk majemuk NPK 1,5 gr, D2 : Pupuk majemuk NPK 3 gr, D3 : Pupuk majemuk  NPK 4,5 gr. Faktor II : Konsetrasi zat pengatur tumbuh Abitonik (E) terdiri 4 level yaitu Eo : 0  ml (control), E1 : Konsentrasi 4cc/ I air , E2 : Konsentrasi 6cc/ I air, E3 : Konsentrasi 8cc/ I air.  Hasil pengukuran terhadap peubah yang diamati di lakukan analisis ragam kemudian Uji Duncan  taraf 5 %. 

Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa terjadi interaksi antara perlakuan dosis pupuk majemuk  NPK dan konsentrasi ZPT abitonik terhadap tinggi tanaman pada umur 42 dan 63 hst, jumlah  daun dan diameter pada umur 35 hst, sedangkan pada umur lainnya tidak terjadi interaksi begitu  pula dengan panjang akar, bobot basah dan bobot kering. 

Referensi

Dokumen terkait

Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, produksi biji per

Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, produksi biji per

Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, produksi biji per

Peubah amatan yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah anakkan, jumlah ruas, luas daun, bobot kering tajuk, bobot kering akar.. Hasil

Peubah amatan yaitu persentase perkecambahan, laju perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering

Karakter pertumbuhan yang diamati adalah tinggi tanaman, panjang akar, jumlah daun, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan luas

Parameter yang diamati antara lain tinggi bibit (cm), jumlah daun (helai), diameter batang (mm), total luas daun (cm 2 ), bobot basah dan bobot kering tajuk (g), serta bobot basah

Parameter yang diamati meliputi komponen pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, jumlah daun) pada 1 sampai 4 BST, panjang akar, luas daun, bobot