• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBERIAN KONSENTRASI LARUTAN ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) ABITONIK DAN DOSIS PUPUK ZA TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI SUREN (Toona sureni Merr)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PEMBERIAN KONSENTRASI LARUTAN ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) ABITONIK DAN DOSIS PUPUK ZA TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI SUREN (Toona sureni Merr)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBERIAN KONSENTRASI LARUTAN ZAT PENGATURTUMBUH (ZPT)

ABITONIK DAN DOSIS PUPUK ZATERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI

SUREN(Toona sureni Merr)

Oleh: IMAM BASYARI ( 02740014 )

Forestry

Dibuat: 2009-07-02 , dengan 7 file(s).

Keywords: Abitonik, ZA, Suren

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan: untuk mengetahui apakah ada interaksi dengan pemberian konsentrasi larutan zat pengatur tumbuh abitonik dan dosis pupuk ZA terhadap pertumbuhan semai suren (Toona sureni Merr) Penelitian dilakukan di lahan

persemaian UMM (kebun percobaan persemaian laboratorium kehutanan) Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang, yang teletak pada ketinggian 530 m dpl dan curah hujan rata-rata 1.833 mm/tahun. Penelitian ini di laksanakan bulan Januari sampai dengan Maret 2009 Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah : Semai suren (Toona sureni Merr), zat

pengatur tumbuh (ZPT) abitonik, dan dosis pupuk ZA serta tanah dan pasir. Sedangkan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Timbangan analitik, jangka sorong, oven, polybag, penggaris, ember, kertas, gunting, label dan hand spayer/gembor siram.

Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang disusun secara faktorial, terdiri dari dua faktor yaitu : faktor pertama pemberian konsentrasi larutan abitonik yang terdiri dari 5 level : (G0) kontrol, (G1) 50 ppm, (G2) 100 ppm, dan (G3) 150 ppm. Faktor kedua, Dosis pupuk ZA yang terdiri dari 3 level : (H0) 0 g/plances, (H1) 0,2 g/plances, (H2) 0,4 g/plances.

Pengamatan pertama dilaksanakan 14 hari setelah perlakuan selanjutnya dilakukan secara pioridik dalam interval waktu 7 hari sekali, dimulai pada minggu kedua. pengamatan secara distruktif dilakuakan pada akhir pengamatan.

Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa perlakuan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) abitonik dan dosis pupuk ZA terjadi interaksi antar kedua perlakuan terhadap pertumbuhan semai suren (Toona sureni Merr). Perlakuan larutan abitonik konsentrasi 50 ppm (G1) memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter semai, dan untuk parameter panjang akar, bobot basah, dan bobot kering semai tidak dipengaruhi oleh perlakuan pemberian larutan abitonik. Pemberian perlakuan dosis pupuk ZA 0 g (H0), 0,2 g (H1)

memberikan hasil terbaik terhadap penambahan tinggi dan diameter semai suren dan 0,4 g (H2) memberikan hasil terbaik terhadap panjang akar, bobot basah dan bobot kering dibandingkan dengan perlakuan yang lain.

ABSTRACK

Purpose and objective of this research is to know whether there is interaction between the application of Growth Regulating Agent (ZPT) solution of abitonik and ZA fertilizer dosage on Semai Suren (Toona Sureni Merr) growth. The investigation is conducted in UMM nursery land (nursery experimentation garden of forestry faculty) of Agriculture Faculty of Muhammadiyah University of Malang. It is located on 530-m above the sea level and its average rainfall is 1.833 mm/years. This research is taken place on January to March 2009.

(2)

(ZPT) of Abitonic, and ZA fertilizer dosage and also land and sand. While, the used tools in this research are analytical weights, sketchmatch, oven, polybag, ruler, bucket, paper, scissors, labels, and hand sprayer.

Experimental design used in this research is Group Random Design (RAK), which is set in factorial that comprising two factors. The first factor is abitonik solution concentration

application comprising 5 levels: (G0) control, (G1) 50 ppm, (G2) 100 ppm, and (G3) 150 ppm. Second, ZA fertilizer dosages comprising 3 levels: (H0) 0 g/plances, (H1) 0.2 g/plances, and (H2) 0.4 g/plances.

First observation is conducted 14 days post-treatment, further it is done periodically with interval once in 7 days, start on the second Sunday. Destructive observation is done in the end of

observation.

From the conducted research, the results indicated that there is interaction between the

application of growth regulator agent (ZPT) of abitonic and ZA fertilizer dosage on Semai Suren (Toona Sureni Merr) growth. Abitonic solution treatment with 50 ppm (G1) in concentration give the best result on seeds high growth and diameter, while its root length parameter, wet weight, and dry weight do not affected by Abitonic solution treatment. The application of ZA

fertilizer treatment with dosages of 0 gr (H0), 0.2 g (H1) give the best result on Semai Suren’s

Referensi

Dokumen terkait

Adapun peubah yang diamati adalah panjang tunas, jumlah daun, diameter tunas, jumlah tunas, 

Pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan semai gamal karena perlakuan pupuk urea adalah pada dosis 0 gram/ semai, terkecuali terhadap terhadap bobot basah dan bobot kering,

Dari hasil pengamatan yang dilakukan pada beberapa parameter pengukuran, didapati bahwa kombinasi perlakuan terbaik adalah pemberian asam humik 2.5% dan penambahan pupuk NPK

Pada parameter pertumbuhan tanaman yang selanjutnya yaitu diameter batang, tanaman yang menunjukkan pertumbuhan terbaik adalah tanaman dengan kombinasi arang kompos bioaktif 1 kg

Aplikasi auksin dan sitokinin pada semai Phalaenopsis dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan akar maupun daun. Dengan semakin cepatnya semai anggrek Phalaenopsis

Pemotongan dengan ketinggian yang berbeda pada stek secara signifikan dapat mempengaruhi parameter akar yang mencakup jumlah dan panjang akar dimana, efek

Penelitian Sulistiana (2013), perlakuan kombinasi ZPT sintetik (Rootone-F) dengan asal bahan stek bagian tengah memberikan hasil yang terbaik pada parameter bobot basah

Berdasarkan hasil uji-t parameter pertumbuhan, antara pohon penaung leda dan suren memiliki pengaruh yang sama terhadap diameter kopi, akan tetapi memiliki pengaruh yang