Informasi Dokumen
- Penulis:
- Rosya Linda Hasibuan
- Pengajar:
- Rr. Lita Hadiati Wulandari, M.Pd., Psikolog
- Dr. Wiwik Sulistyaningsih, Psikolog
- Sekolah: Universitas Sumatera Utara
- Mata Pelajaran: Psikologi Pendidikan
- Topik: Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy untuk Meningkatkan Self Esteem pada Siswa SMP Korban Bullying
- Tipe: tesis
- Tahun: 2013
- Kota: Medan
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang permasalahan bullying di kalangan siswa SMP dan dampaknya terhadap self esteem. Bullying dianggap sebagai perilaku agresi yang berulang dan dapat mempengaruhi kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam meningkatkan self esteem siswa yang menjadi korban bullying. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung perkembangan emosional siswa.
1.1. Latar Belakang Masalah
Latar belakang masalah menjelaskan pentingnya pendidikan yang aman dan kondusif, serta fenomena bullying yang merusak. Bullying dapat mengakibatkan dampak psikologis yang serius, termasuk rendahnya self esteem. Penelitian ini berusaha untuk memberikan solusi melalui terapi REBT, yang dapat membantu siswa mengatasi pikiran negatif dan membangun kembali harga diri mereka.
1.2. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas REBT dalam meningkatkan self esteem siswa SMP yang menjadi korban bullying. Hal ini penting untuk mendukung siswa dalam menghadapi tantangan emosional dan meningkatkan kemampuan mereka dalam belajar dan berinteraksi sosial.
II. LANDASAN TEORI
Bagian ini membahas teori-teori yang mendasari penelitian, termasuk konsep bullying, self esteem, dan REBT. Teori-teori ini memberikan kerangka kerja untuk memahami bagaimana bullying mempengaruhi self esteem siswa dan bagaimana REBT dapat digunakan sebagai intervensi untuk meningkatkan harga diri mereka.
2.1. Bullying
Bullying didefinisikan sebagai tindakan intimidasi yang dilakukan secara berulang oleh individu yang lebih kuat terhadap individu yang lebih lemah. Terdapat berbagai bentuk bullying, termasuk fisik, verbal, dan relasional. Pengetahuan tentang bullying sangat penting dalam konteks pendidikan, karena dapat membantu guru dan orang tua untuk mengenali dan mencegah perilaku ini.
2.2. Self Esteem
Self esteem adalah penilaian individu terhadap dirinya sendiri, yang dapat dipengaruhi oleh pengalaman sosial, termasuk bullying. Siswa dengan self esteem rendah cenderung mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial dan berprestasi di sekolah. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan self esteem siswa sebagai bagian dari intervensi pendidikan.
2.3. Rational Emotive Behavior Therapy (REBT)
REBT adalah pendekatan terapi yang berfokus pada mengubah pikiran irasional menjadi rasional. Terapi ini dapat membantu individu mengatasi masalah emosional dan meningkatkan self esteem. REBT relevan dalam konteks pendidikan, karena dapat diterapkan untuk membantu siswa mengatasi dampak negatif dari bullying.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini meliputi pemilihan subjek, pengumpulan data, dan analisis data. Penelitian ini melibatkan siswa SMP yang menjadi korban bullying dan menggunakan REBT sebagai intervensi. Metode ini penting untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat memberikan informasi yang valid dan berguna untuk praktik pendidikan.
3.1. Subjek Penelitian
Subjek penelitian terdiri dari siswa SMP yang telah mengalami bullying. Pemilihan subjek dilakukan secara acak untuk memastikan keberagaman dalam karakteristik siswa. Hal ini penting untuk mendapatkan hasil yang representatif dan dapat diterapkan pada populasi yang lebih luas.
3.2. Pengumpulan Data
Data dikumpulkan menggunakan skala self esteem, wawancara, dan observasi. Metode ini memungkinkan peneliti untuk memperoleh informasi yang komprehensif tentang self esteem siswa sebelum dan sesudah intervensi REBT. Pengumpulan data yang sistematis sangat penting untuk analisis yang akurat.
3.3. Analisis Data
Analisis data dilakukan menggunakan statistik nonparametrik untuk membandingkan skor self esteem sebelum dan sesudah intervensi. Metode ini memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas REBT dalam meningkatkan self esteem siswa, serta membantu dalam pengambilan keputusan untuk intervensi pendidikan di masa depan.
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa REBT efektif dalam meningkatkan self esteem siswa SMP korban bullying. Analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam skor self esteem setelah intervensi. Pembahasan ini penting untuk memahami bagaimana REBT dapat diterapkan dalam konteks pendidikan untuk mendukung siswa yang mengalami bullying.
4.1. Hasil Analisis Data
Hasil analisis menunjukkan bahwa skor self esteem siswa meningkat dari kategori rendah menjadi kategori sedang setelah intervensi REBT. Hal ini menunjukkan bahwa terapi ini berhasil dalam mengubah pikiran irasional siswa dan meningkatkan rasa percaya diri mereka.
4.2. Pembahasan
Pembahasan hasil penelitian mengaitkan temuan dengan teori-teori yang telah dibahas sebelumnya. Peningkatan self esteem siswa dapat dijelaskan melalui perubahan dalam pola pikir dan persepsi mereka terhadap diri sendiri. Ini menunjukkan pentingnya intervensi psikologis dalam pendidikan untuk mendukung kesejahteraan siswa.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa REBT adalah intervensi yang efektif untuk meningkatkan self esteem siswa SMP korban bullying. Saran diberikan untuk penerapan REBT secara lebih luas dalam konteks pendidikan untuk mendukung siswa yang mengalami bullying dan meningkatkan lingkungan belajar yang positif.
5.1. Kesimpulan
Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa REBT dapat meningkatkan self esteem siswa SMP yang menjadi korban bullying, dan hal ini memiliki implikasi positif bagi perkembangan emosional dan akademis mereka.
5.2. Saran
Saran diberikan agar sekolah-sekolah menerapkan program REBT sebagai bagian dari kurikulum untuk membantu siswa yang mengalami bullying. Selain itu, penting bagi guru dan staf sekolah untuk dilatih dalam mengenali dan menangani bullying secara efektif.