Studi Implementasi Preventive Maintenance System dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance – Consequence of Failure Analysis (RCM – COFA) di PT Pancakarsa Bangun Reksa
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
I-5 komponen mesin yang rentan terhadap kerusakan (komponen kritis) berdasarkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan dan perlu ditetapkannya jadwal perawatan
Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah lamanya downtime mesin, interval kerusakan komponen mesin, frekuensi kerusakan dan sistem perawatan aktual.. Hasil penerapan metode
Penentuan mode kegagalan ini dilakukan untuk setiap komponen mesin stenter finish sesuai dengan structure breakdown yang telah dilakukan sebelumnya. Mode kegagalan
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa komponen kritis pada mesin curing berdasarkan frekuensi kerusakan mesin dan total downtime adalah penyebab kegagalan dari
Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 10 sub mesin pada Mesin Insulation Moulding didapatkan 8 komponen kritis dan komponen kritis yang memiliki kegagalan potensial diantaranya;
maintenance yang lebih efektif dan menentukan interval waktu yang optimal dalam pelaksanaan perawatan mesin dengan mempertimbangkan resiko kegagalan, biaya perawatan dan nilai
Penentuan mode kegagalan ini dilakukan untuk setiap komponen mesin stenter finish sesuai dengan structure breakdown yang telah dilakukan sebelumnya. Mode kegagalan
Kegagalan dari tiap komponen kritis mesin Press 500 Ton cukup bervariasi, dimana tiap kegagalan dilakukan aktivitas perawatan yang berbeda penanganannya, pada komponen hiraulic