EFEK PENAMBAHAN BERBAGAI PENINGKAT PENETRASI TERHADAP PENETRASI PERKUTAN GEL NATRIUM DIKLOFENAK SECARA IN VITRO
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari metoda iontoforesis dan zat peningkat penetrasi terhadap difusi transdermal gel piroksikam secara in vitro
Natrium diklofenak dan dietilamin diklofenak memiliki sifat fisikokimia yang berbeda, sehingga mempunyai kemampuan permeasi melewati kulit berbeda yang diduga tidak
4.8 Perbandingan peningkat penetrasi indometasin dari enhancer campuran etanol dengan gliserin dari sediaan gel dengan gel indometasin (Jepang) melalui kulit kelinci dari gel
Penggunaan span 40 sebagai penyusun niosom natrium askorbil fosfat dalam sediaan gel terbukti dapat meningkatkan penetrasi natrium askorbil fosfat secara in-vitro dengan
Laju penetrasi formula II lebih rendah dibandingkan formula I dapat disebabkan karena pH sediaan formula II lebih besar dari pada pKa natrium diklofenak (pKa=4),
Laju pelepasan maupun laju penetrasi natrium diklofenak dalam sistem niosom natrium diklofenak-Span 60-kolesterol = 1:6:6 (efisiensi penjebakan 65,41%) dengan basis
Keempat formula ini menunjukan dengan basis yang sama, perbedaan jumlah senyawa peningkat penetrasi berpengaruh pada besarnya fluks penetrasi sediaan gel
Tetapi waktu laten yang dihasilkan dari berbagai peningkat penetrasi pada penelitian ini tetap lebih besar dibandingkan dengan formula pembanding yaitu gel natrium diklofenak