• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANGGOTA FREE SYRIAN ARMY (FSA) DALAM KONFLIK BERSENJATA DI SURIAH BERDASARKAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENUTUP PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANGGOTA FREE SYRIAN ARMY (FSA) DALAM KONFLIK BERSENJATA DI SURIAH BERDASARKAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa cyber attack dapat diklasifikasikan sebagai bentuk “serangan” menurut hukum humaniter internasional, dengan terpenuhinya

Dalam analisis yang mengacu pada teori, pendapat ahli Hukum Humaniter Internasional, prinsip Hukum Humaniter Internasional, dan Konvensi Den Haag IV

EKSISTENSI DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP TENTARA BAYARAN (MERCENARIES) YANG TERLIBAT KONFLIK BERSENJATA MENURUT HUKUM

korban perang baik dari pihak Kombatan maupun pihak yang selama konflik. telah jatuh banyak korban, yaitu penduduk

Dalam konflik bersenjata non-internasional antara Israel dengan Hezbollah.. yang terjadi pada tahun 2006 banyak ditemukan pelanggaran

Peneliti menarik kesimpulan sebagai jawaban atas permasalahan yang di teliti dalam penelitian ini yaitu : Bahwa Hukum Humaniter Internasional belum memberikan perlindungan hukum

Hasil penelitian menunjukkan persamaan dan perbedaan Hukum Humaniter Internasional dan Hukum Islam dalam melindungi wanita ketika konflik bersenjata.. Persamaan kedua

Akibat hukum bagi pelaku penyanderaan warga sipil dalam konflik bersenjata menurut hukum humaniter internasional atau sanksi yang dapat dijatuhkan kepada pelaku