• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tingkat Keberhasilan Pelepasliaran Orangutan Sumatera (Pongo Abelii Lesson 1827) Ex-Captive Di Pusat Reintroduksi Orangutan Sumatera Provinsi Jambi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Tingkat Keberhasilan Pelepasliaran Orangutan Sumatera (Pongo Abelii Lesson 1827) Ex-Captive Di Pusat Reintroduksi Orangutan Sumatera Provinsi Jambi"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Kerangka pikir penelitian
Gambar 2 Lokasi penelitian di stasiun Pelepasliaran Reintroduksi Orangutan
Tabel 1 Perbandingan struktur hutan antara hutan dataran rendah Ketambe (350
Tabel 2 Individu orangutan ex-captive yang diamati
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola makan induk orangutan (Minah, Pesek dan Sandra) di Bukit Lawang yang meliputi persentase waktu yang digunakan untuk makan

POLA PEMANFAATAN RUANG VERTIKAL DAN JELAJAH HARIAN ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii, LESSON 1827) DI BLOK BARAT HUTAN BATANG TORU,..

Berdasarkan permasalahan itu maka penelitian ini bertujuan untuk menilai keberhasilan pelepasliaran dengan menggambarkan dan membandingkan pola aktivitas antara

Pada orangutan rehabilitasi, dari 5 sampel berbeda ditemukan bahwa empat diantaranya memiliki derajat infestasi Ascaris lumbricoides sedang ( intermediet ) dan hanya satu

Penelitian dengan judul “Perilaku Makan Orangutan Sumatera ( Pongo abelii Lesson, 1827) di Stasiun Penelitian Hutan Batang Toru Blok Barat-Tapanuli Utara”

Hoteng merupakan pohon penghasil buah yang juga merupakan pakan orangutan dan hewan lain, menurut Rijksen (1978) bahwa orangutan tidak membuat sarang pada pohon

Penggunaan waktu harian untuk makan yang tertinggi dilakukan oleh kelompok umur jantan remaja sebanyak 50,10% dan yang terendah oleh jantan pradewasa 30,92%.. Kelompok umur jantan

Hoteng merupakan pohon penghasil buah yang juga merupakan pakan orangutan dan hewan lain, menurut Rijksen (1978) bahwa orangutan tidak membuat sarang pada pohon