1
BAB II. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Usaha kami termasuk usaha rumah tangga atau UKM, bergerak di bidang makanan ringan dengan spesifikasi pada pengolahan singkong menjadi produk camilan yang lebih enak dan menarik yaitu cassava lumer.
ANALISIS PASAR
1. Segmentasi
a. Geografi : Daerah Dramaga
b. Umum : Bogor
c. Usia : 2 – 50 tahun
d. Pekerjaan : Pelajar, Karyawan, Pegawai, dll
e. Gender : Pria/Wanita
2. Targeting
Masyarakat terutama mahasiswa yang gemar mengkonsumsi makanan ringan olahan singkong terutama cassava lumer.
3. Positioning
Produk cassava lumer ini merupakan produk dari singkong yang berbeda dengan lainnya. Produk ini pertama di lingkungan Dramaga.
4. Marketing MIX
a. Produk
1) Nama Produk : Cassava Lumer
2) Keunggulan : Singkong yang lembut, rasa yang asli, coklat yang lumer, tanpa bahan pengawet, minyak yang terjaga pemakaiannya, tempat pembuatan yang bersih dan steril.
2
c. Place : Tempat penjualan di sekitar Dramaga
d. Promotion : Promosi dengan menggunakan brosur
ANALISIS SWOT
a. Strength/Kekuatan
Potensi yang dimiliki oleh produk Cassava Lumer ini yaitu bahan dasar yang digunakan adalah ketela dimana banyak dijumpai di manapun dengan harga yang relatif murah. Selain itu coklat lumer yang akan terasa ketika digigit akan memberikan sensasi yang luar biasa enaknya. Harga yang murah dan kebersihan yang selalu terjaga semakin menambah kekuatan produk ini.
b. Weakness/Kelemahan
Produk cassava lumer ini mudah ditiru oleh masyarakat yang ingin membuka usaha serupa. Banyaknya produk jajanan lain seperti singkong keju, piscok, cimol, cilok, bakso, dan lain-lain yang akan membuat customer memilih jenis cemilan yang akan dibeli dan lokasi pemasaran yang masih terbatas.
c. Opportunity/Peluang
Tekstur singkong yang halus dengan rasa coklat yang lumer sehingga akan disukai sebagian besar masyarakat, pembukaan stand di tempat lain, dan pengembangan badan usaha yang lebih besar.
d. Threat/Ancaman
Adanya pesaing-pesaing dengan usaha berupa produk cemilan juga yang sudah dikenal terlebih dahulu oleh masyarakat. Selain itu, harga bahan baku yang bisa naik sewaktu-waktu yang menyebabkan kenaikan harga cassava lumer dapat mengurangi minat pembeli.
STRATEGI PEMASARAN
1. Product
3
tinggi, harga terjangkau oleh semua kalangan, cita rasa yang menjadi favorit banyak orang, dan pengemasan dengan tampilan menarik.
2. Price
Cassava Lumer akan dijual langsung kepada konsumen dengan harga ...
3. Promotion
a. Adversiting (Iklan)
Cassava Lumer dipromosikan kepada mahasiswa IPB dan masyarakat luas (untuk tahap awal pemasaran baru untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bogor). Promosi kepada mahasiswa IPB, dilakukan secara terjun langsung ke lapangan untuk membagikan brosur Cassava Lumer dan melalui media sosial. Promosi kepada masyarakat luas (Kota dan Kabupaten Bogor) dilakukan menggunakan brosur dan berbagai media sosial.
b. Sales Promotion
Promosi Cassava Lumer dilakukan dengan cara mengikuti event bazar yang sering diadakan di IPB maupun di Kota dan Kabupaten Bogor.
c. Personal Selling
Cassava Lumer dipromosikan kepada mahasiswa secara langsung ke lapangan sembari memberikan tester kepada mahasiswa. Cara memperkenalkan Cassava Lumer dan memikat daya beli masyarakat luas dilakukan dengan cara mendatangi acara-acara ramai yang diadakan di Kota dan Kabupaten Bogor seperti Car Free Day sembari memberikan tester Cassava Lumer dan bagi-bagi brosur kepada masyarakat.
d. Public Relation
4
para konsumen bisa memberikan rekomendasi berupa testimoni di akun-akun tersebut.
4. Place
Tempat yang dipilih untuk menjual produk stik talas ini adalah di daerah Babakan Raya. Tempatnya di pinggir jalan raya dekat kampus dan rumah warga. Selain itu untuk mempromosikan produk ini juga dengan mengikuti event-event yang diadakan oleh IPB maupun kota/kabupaten Bogor.
5. People
Kami akan berusaha meningkatkan kualitas bisnis kami baik dari segi cita rasa maupun pelayanan terhadap konsumen.
6. Process
Produk Cassava Lumer akan digoreng di tempat setiap kali pembelian sehingga pembeli dapat menikmatinya ketika masih panas dan lumeran coklatnya akan semakin membuat nikmat.
7. Physical Evidence