• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI PARU – PARU DAN SISTEM RESPIRASI MANUSIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB VI PARU – PARU DAN SISTEM RESPIRASI MANUSIA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 6.1. Reaksi kimia dalam proses respirasi
Gambar 6.2. Pengaruh konsentrasi CO2 – O2 terhadap kecepatan respirasi
Gambar 6.3 Organ – organ respirasi
Gambar 6.5 Pemodelan transportasi gas
+3

Referensi

Dokumen terkait

- Saat mengeluarkan napas, otot diafragma dan otot- otot tulang rusuk melemas, akibatnya rongga dada mengecil dan tekanan udara di dalam paru-paru naik sehingga udara keluar..

1) Peserta didik berdiskusi dalam dalam kelompok tentang organ penyusun sistem pernapasan dan fungsinya, mekanisme respirasi dada dan perut serta faktor

otot antar tulang rusuk berkontraksi rongga dada membesar tekanan dalam rongga dada menjadi kecil dari tekanan luar udara luar yang kaya oksigen masuk.. otot

Keluarnya udara pernapasan dari paru- paru adalah karena rongga dada.. Membesar, tekanan udara paru-paru

otot antartulang rusuk kontraksi  rongga dada mengembang volume paru-paru juga mengembang  tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar  udara

a. berkontraksi, tekanan udara rongga dada seimbang b. berkontraksi, tekanan udara rongga dada tinggi c. relaksasi, tekanan udara rongga dada rendah d. relaksasi, tekanan udara

Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga

Mekanisme inspirasi pernapasan perut sebagai berikut: sekat rongga dada (diafraghma) berkontraksi --> posisi dari melengkung menjadi mendatar --> paru-paru