• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN KEKUATAN PEMBUKTIAN KETERANGAN SAKSI TESTIMONIUM DE AUDITU DALAM PERKARA PIDANA KORUPSI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN KEKUATAN PEMBUKTIAN KETERANGAN SAKSI TESTIMONIUM DE AUDITU DALAM PERKARA PIDANA KORUPSI."

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menjelaskan bahwa dalam hukum acara pidana di Indonesia kesaksian testimonium de auditu tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah.. Namun tidak

3) Keterangan terdakwa hanya dapat digunakan terhadap dirinya sendiri. 4) Keterangan terdakwa saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa ia bersalah melakukan perbuatan yang

BAB II PENTINGNYA PENGAMBILAN SUMPAH TERHADAP SAKSI DAN PENILAIAN HAKIM TERHADAP KETERANGAN SAKSI DI BAWAH SUMPAH DALAM PERKARA PIDANA DI PENGADILAN A. Tinjauan Umum

Sumpah sebagai alat bukti berbeda dengan sumpah yang diucapkan saksi sebelum memberikan keterangan didepan sidang pengadilan dalam hal ini didepan majelis hakim, sumpah saksi

Di sinilah hakim berpedoman, namun bukan berarti apa yang disampaikan oleh saksi atau terdakwa tersebut diyakini atau tidak diyakini oleh hakim suatu keterangan yang

Roihan Rasyid, Hukum Acara Peradilan Agama, Jakarta: Rajawali, 1991, hlm 137.. 7 Sedangkan saksi adalah orang yang memberikan keterangan di muka sidang pengadilan dengan

Batang, kesesuaian menghadirkan saksi testimonium de auditu di persidangan dalam perkara pencabulan yang dilakukan terdakwa tidak sesuai dengan Pasal 1 angka 27 jo penjelasan Pasal 185

hakim sebanyak mungkin hal-hal yang berkenaan dengan suatu perkara yang bertujuan agar supaya dapat dipakai oleh hakim sebagai bahan untuk memberikan keputusan seperti perkara