PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR LAGU NUSANTARA SISWA KELAS VIII-I SMP YP PEMBANGUNAN GALANG.

28  Download (0)

Teks penuh

(1)

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR

LAGU NUSANTARA SISWA KELAS VIII-I

SMP YP PEMBANGUNAN GALANG

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

SAHAT MARULI SIAHAAN

NIM. 2123140067

JURUSAN SENDRATASIK

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

i

ABSTRAK

SAHAT MARULI SIAHAAN (2123140067), Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Lagu Nusantara Siswa Kelas VIII-I SMP YP Pembangunan Galang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada lagu nusantara kelas VIII-I di SMP YP Pembangunan Galang Tahun Pelajaran 2016/2017.

Jenis penelitian ini adalah True eksperimen dengan desain Pretest-Psottest Kontrol Group Design.. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kelas VIII semester genap yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Sampel yang terpilih adalah kelas VIII-I sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran Think Pair Share yang berjumlah 30 orang dan kelas VIII-II sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional yang berjumlah 32 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini digunakan tes pilihan berganda sebanyak 25 soal dengan 4 pilihan jawaban yang telah divalidkan oleh validator. Statistik yang digunakan untuk pengujian hipotesis penelitian ini adalah uji t. Sebagai uji prasyarat digunakan uji normalitas dan uji homogenitas.

Berdasarkan post test dan analisis data didapatkan nilai rata-rata pada kelompok eksperimen 78,26 dari dan nilai rata-rata kelompok kontrol 66. Dari hasil pengujian hipotesis, ternyata hipotesis alternatif (Ha) diterima. Pengujian hipotesis dalam penelitian menggunakan uji hipotesis dengan t-tes dua pihak dan dari perhitungan statistiknya diperoleh nilai thitung = 4,60 selanjutnya harga thitung tersebut dibandingkan dengan harga ttabel dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel = 2,0 maka thitung≥ ttabel atau - thitung≤ - ttabelyaitu 4,60 ≥ 2,0 atau -4,60 ≤ -2,0. Maka hasil pengujian hipotesis adalah Ho ditolak dan Ha diterima

Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil pengujian hipotesis, simpulan penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar yang diperoleh siswa pada lagu nusantara kelas VIII-I di SMP YP Pembangunan Galang Tahun Pelajaran 2016/2017.

(7)

ii

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang selalu menyertai, melimpahkan berkat, dan kasih karunia-nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Lagu Nusantara Siswa Kelas VIII-I SMP YP Pembangunan Galang. Ketika dalam proses penulisan Skripsi ini penulis banyak mengalami kesulitan, namun berkat dari Tuhan, doa serta bantuan dari berbagai pihak yang membantu penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini, akhirnya penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini. Oleh karena itu dengan sepenuh hati penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum, Dekan Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Medan.

3. Uyuni Widiastuti, S.Pd., M.Pd, Ketua Jurusan Sendratasik FBS Universitas Negeri Medan.

4. Dr. Pulumun P. Ginting, Sn., M.Sn, Ketua Program Studi Pendidikan Musik Jurusan Sendratasik Universitas Negeri Medan.

5. Wiflihani, M.Pd, Pembimbing Skripsi I. 6. Herna Hirza, M.Sn, Pembimbing Skripsi II.

(8)

iii

melakukan penelitian dan dalam memperoleh informasi dan data-data untuk kepentingan penulisan Skripsi ini.

8. Kedua orang tua penulis D. Siahaan dan R. Silalahi yang selalu memberi dukungan dan saran, baik itu dari segi moral dan materi dalam penyelesaian Skripsi ini. .

9. Seluruh teman-teman seperjuangan stambuk 2012 penulis yang tidak dapat disebutkan satu per satu, terima kasih, karena telah membuat masa-masa kuliah penulis menjadi indah dan berwarna.

10.Seluruh pihak yang terkait dalam penyelesaian Skripsi ini, penulis ucapkan terima kasih.

Penulis menyadari bahwa Skripsi ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar Skripsi dapat lebih baik lagi. Akhir kata penulis berharap kerangka acuan Skripsi ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pembaca pada umumnya dan pada penulis pada khususnya.

Medan, April 2017 Penulis

(9)

iv

B. Identifikasi Masalah ... 6

C. Pembatasan Masalah ... 7

D. Rumusan Masalah ... 8

E. Tujuan Penelitian ... 8

F. Manfaat Penelitian ... 9

BAB II. LANDASAN TEORITIS ... 11

A. Landasan Teoritis ... 11

1. Pengertian Pengaruh... 11

2. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif ... 12

3. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) ... 14

4. Langkah-Langkah Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) ... 17

5. Keunggulan dan kelemahan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) ... 19

6. Pembelajaran Konvensional ... 21

(10)

v

8. Lagu Nusantara ... 26

B. Kerangka Berfikir... 29

C. Hipotesis Penelitian ... 30

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ... 32

A. Metode Penelitian... 32

B. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 32

1. Lokasi Penelitian ... 32

2. Waktu Penelitian ... 33

C. Populasi Dan Sampel ... 33

1. Populasi ... 33

2. Sampel ... 34

D. Defenisi Operasional Variabel Penelitian ... 35

E. Desain Penelitian ... 36

F. Rancangan Penelitian ... 37

G. Teknik Pengumpulan Data ... 38

1. Kisi-Kisi Instrument ... 38

2. Instrument Penelitian ... 39

3. Uji Coba Instrument ... 40

4. Studi Kepustakaan ... 43

H. Teknik Analisis Data ... 45

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 49

A. Hasil Penelitian ... 49

B. Pembahasan Penelitian ... 57

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 61

A. Kesimpulan ... 61

B. Saran ... 62

(11)

vi

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 2.1 PartiturLagu Dago Inang Sarge……… 28 Gambar 4.1 Diagram Batang Data Pretest Kelas Eksperimen

dan Kelas Kontrol………...51 Gambar 4.2 Diagram Batang Data Posttest Kelas Eksperimen

(12)

vii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1 Populasi Siswa Kelas VIII SMP YP Pembangunan Galang ... 33

Tabel 3.2 Kisi-Kisi Tes Hasil Belajar ... 38

Tabel 3.3 Pedoman Penilaian ... 39

Tabel 4.1 Data Nilai Pretest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ... 51

Tabel 4.2 Data Nilai Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ... 52

Tabel 4.3 Ringkasan Hasil Perhitungan Nilai Rata-Rata, Standar Deviasi Dan Varians ... 53

Tabel 4.4 Uji Normalitas Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ... 54

Tabel 4.5 Hasil Uji Homogenitas ... 55

Tabel 4.6 Ringkasan Perhitungan Uji t Pretest ... 56

(13)

viii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 Silabus……….………..63

Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran………..65

Lampiran 3 Soal Tes Hasil Belajar……….100

Lampiran 4 Tabel Uji Validasi Soal………...108

Lampiran 5 Tabel Uji Realiabilitas Soal………109

Lampiran 6 Perhitungan Reliabilitas Soa………...110

Lampiran 7 Tabel Uji Tingkat Kesukaran Soal………..112

Lampiran 8 Perhitungan Tingkat Kesukaran Soal………..113

Lampiran 9 Tabel Uji Daya Pembeda Tes………..115

Lampiran 10 Perhitungan Daya Beda Soal………..116

Lampiran 11 Data Hasil Belajar Siswa……….118

Lampiran 12 Tabulasi Hasil Jawaban Pretest Kelas Eksperimen……….120

Lampiran 13 Tabulasi Hasil Jawaban Pretest Kelas Kontrol………...121

Lampiran 14 Tabulasi Hasil Jawaban Posttest Kelas Eksperimen…………...122

Lampiran 15 Tabulasi Hasil Jawaban Posttest Kelas Kontrol……….123

Lampiran 16 Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi dan124 Varians Pretest………123

Lampiran 17 Uji Normalitas dan Homogenitas Data Nilai Pretest………125

Lampiran 18 Analisis Kemampuan Awal (Pretest)………. 128

Lampiran 19 Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi dan Varians Posttest……….. 130

Lampiran 20 Uji Normalitas dan Homogenitas Data Nilai Posttest…………..131

Lampiran 21 Analisis Hipotesis Posttest………. 134

Lampiran 22 Tabel Harga Kritik dari r Product moment……… 137

Lampiran 23 Daftar Nilai-Nilai Dalam Distribusi F……… 138

(14)

ix

Lampiran 25 Tabel Wilayah Di Bawah Kurva Normal………... 140

Lampiran 26 Nilai Kritis DistribusiF………... 142

Lampiran 27 Dokumentasi Penelitian………..146

(15)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan bagian terpenting dalam terbentuknya suatu negara yang makmur, Indonesia sendiri berpedoman pada hal ini. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, akan tetapi kekayaan alam tersebut tidak akan bermakna jika tidak dikelola dengan baik. Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang baik pula untuk dapat mengelola kekayaan alam tadi.Pendidikan memegang peranan yang sangat penting untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, cerdas dan mampu bersaing. Pendidikan dapat mewujudkan semua potensi diri baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat. Dalam mewujudkan potensi diri tersebut harus melewati sebuah proses pendidikan yang diimplementasikan dalam proses pembelajaran.

(16)

2

tidak harus ada yang mengajar. Seseorang mampu mengalami proses belajar tanpa adanya seseorang yang mengajar.

Proses belajar yang dilakukan secara formal di sekolah bertujuan untuk mengarahkan perubahan pada diri seorang siswa secara terencana baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap. Dunia pendidikan saat ini ditandai dengan adanya perbedaan antara pencapaian akademik dan pencapaian praktik. Kenyataannya banyak siswa yang memiliki tingkat hafalan yang baik namun kurang mampu untuk menerapkannya secara baik pula. Mereka tidak mampu menghubungkan apa yang mereka pelajari dengan kemana pengetahuan tersebut akan dimanfaatkan. Perbedaan ini terjadi karena pembelajaran yang dianggap hanya suatu proses pengkondisian akan kewajiban yang seharusnya dijalankan oleh seorang pendidik. Namun ada sebuah alasan yang lebih kokoh bahwasannya antara pencapaian akademik dan pencapaian praktik haruslah diseimbangkan. Sejalan dengan laju perkembangan dan perubahan yang mempengaruhi bidang pendidikan maka dibutuhkan tenaga pendidik yang profesional yang dapat menjalankan proses belajar mengajar sesuai dengan standar yang ada.

Menjadi seorang guru yang profesional merupakan sebuah tuntutan bagi seorang tenaga pendidik guna menciptakan suasana yang menyenangkan di dalam kelas, memicu keaktifan seorang peserta didik dalam proses pembelajaran guna mewujudkan pencapaian tujuan pembelajaran.

(17)

3

(18)

4

materi dan konsep. Guru dan siswa sering menghadapi masalah-masalah dalam pembelajaran seni musik.

(19)

5

untuk mencapai tujuan bersama. Berdasarkan pengalaman peneliti selama PPL di SMP YP Pembangunan Galang, masalah yang ditemukan yaitu menurunnya hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran seni musik. Dari hasil observasi dengan guru bidang studi seni budaya Ibu Honnery Saragih, sekitar 40 % siswa yang mengikuti ujian mid semester mendapatkan nilai rata-rata yang memenuhi nilai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dengan nilai 70, selebihnya siswa harus mengikuti remedial dengan nilai di bawah KKM.Hal ini disebabkan guru masih menggunakan model pembelajaran yang kurang tepat yaitu model pembelajaran k onvensional (langsung). Pembelajaran konvensional (langsung) merupakan model pembelajaran dimana kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan secara umum. Siswa hanya mendengar, melihat, menerima, mencatat dan mengerjakan materi p elajaran dan guru hanya memberikan materi pelajaran dalam bentuk interaksi penjelasan, penuturan lisan, bertanya kepada beberapa siswa namun siswa tidak merasa terlibat didalamnya, dan materi yang dibahas tidak disajikan dalam bentuk kelompok.

Dengan adanya masalah diatas maka peneliti ingin mencoba membuat eks perimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think, Pair, Share (TPS) dalam pembelajaran Lagu Nusantara, untuk melihat apakah ada hasil

(20)

6

dan merespon serta saling bantu satu sama lain. Selain dapat bekerja secara berkelompok, guru juga dapat memastikan tanggung jawab masing-masing individu dengan cara memberikan peran atau tugas kepada setiap individu. Selanjutnya, siswa akan mempresentasikan atau menampilkan hasil kreasi kelompok mereka di hadapan siswa lain. Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan maka peneliti merumuskannya ke dalam sebuh judul “Pengaruh Model Pembelajaran Koopertif Tipe Think Pair Share (TPS)

Terhadap Hasil Belajar Lagu Nusantara Siswa Kelas VIII-I SMP YP

Pembangunan Galang”.

B. Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah dalam penelitian ini merupakan hal yang sangat penting. Hal ini disebabkan karena dalam identifikasi masalah, peneliti dapat menemukan hal-hal atau pernyataan yang ada dalam masa penelitian. Menurut sugiyono (2010:385) menjelaskan bahwa :”Identifikasi masalah merupakan semua masalah dalam obyek, baik yang akan diteliti maupun yang tidak akan diteliti sedapat mungkin dikemukakan”.

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas maka peneliti mengidentifikasi beberapa masalah yang timbul, antara lain:

(21)

7

2. Bagaimanakah pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII-I pada materi Lagu Nusantara di SMP YP Pembangunan Galang?

3. Seberapa besar pengaruh model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran seni budaya pokok

bahasan Lagu Nusantara pada siswa kelas VIII-I di SMP YP Pembangunan Galang?

4. Bagaimanakah hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) di kelas VIII-I SMP YP Pembangunan Galang?

C. Pembatasan Masalah

Mengingat luasnya cakupan masalah,keterbatasan waktu dan kemampuan teoritis, maka penulis merasa perlu mengadakan pembatasan masalah agar peneliti an menjadi fokus terhadap masalah yang di kaji. Menurut Husaini (2008:26) menj elaskan bahwa “Pembatasan Masalah adalah usaha untuk menetapkan batasan dari masalah penelitian yang akan diteliti. Batasan masalah ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor mana saja yang termasuk dalam ruang lingkup masalah penelitian dan faktor mana saja yang tidak termasuk dalam ruang lingkup masalah penelitian”.

(22)

8

1. Bagaimanakah pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII-I pada materi Lagu Nusantara di SMP YP Pembangunan Galang?

2. Bagaimanakah hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) di kelas VIII-I SMP YP Pembangunan Galang?

D. Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan jawaban yang rinci dari sebuah topik penelitian. Menurut Sugiyono (2015:288) menyatakan bahwa “Rumusan masalah

merupakan bentuk pertanyaan yang dapat memandu peneliti untuk mengumpulkan data di lapangan”.

Antara masalah dan rumusan masalah mempunyai kaitan yang sangat erat, karena setiap rumusan masalah yang dibuat seorang peneliti haruslah sesuai dengan masalah yang ada. Berdasarkan pendapat tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Lagu Nusantara Pada Siswa Kelas VIII-I Di SMP YP Pembangunan Galang?

E. Tujuan Penelitian

(23)

9

tahu apa yang ingin dicapai dalam penelitian tersebut. MenurutArikunto (2013:97) menyatakan bahwa “Tujuan penelitian adalah rumusan kalimat yang menunjukan

adanya sesuatu hal yang diperoleh setelah penelitian selesai”.Yang menjadi tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII-I pada materi Lagu Nusantara di SMP YP Pembangunan Galang.

2. Untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) di kelas VIII-I SMP YP Pembangunan Galang.

F. Manfaat Penelitian

Menurut Sugiyono (2015:388) mengatakan bahwa “Manfaat penelitian

merupakan dampak dari tercapainya tujuan dan terjawabnya rumusan masalah secara akurat”. Berdasarkan pendapat tersebut maka, manfaaat penelitian

merupakan kegunaan dari penelitian yang dapat dijadikan sumber informasi dalam mengembangkan kegiatan penelitian selanjutnya.

Adapun manfaat penelitian ini adalah: 1. Manfaat Teoritis

a. Bagi Siswa

(24)

10

b. Bagi Guru

1. Memberikan informasi pada guru tentang model pembelajaran yang tepat untuk setiap materi yang akan diajarkan.

c. Bagi Peneliti

1. Menambah referensi untuk penelitian yang akan datang.

2. Manfaat Praktis a. Bagi Siswa

1. Meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar mandiri maupun kelompok dalam menyelesaikan masalah yang diberikan guru. 2. Memberi kesempatan kepada siswa untuk menggali kemampuan

memecahkan masalah. b. Bagi Guru

1. Memberikan informasi pada guru untuk semakin meningkatkan kemampuan dalam merancang pembelajaran di dalam kelas guna meningkatkan hasil belajar siswa.

2. Memotivasi gru dan siswa saling bekerja sama dalam memecahkan suatu permasalahan dalam materi pembelajaran.

c. Bagi Peneliti

(25)

61 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari hasil analisa data dan pengujian hipotesis maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Ada Pengaruh model pembelajaran Kooperatiftipe Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa pada lagu nusantara kelas VIII-I SMP YP Pembangunan Galang. Dimana siswa lebih cepat memahami pelajaran karena cenderung lebih aktif dalam mencari jawaban atas permasalahan yang diberikan oleh guru, dan siswa lebih berani untuk berbagi atau menyampaikan idenya kepada teman-teman sekelasnya dan keadaan proses pembelajaran dikelas tidak membosankan.

(26)

62

B. Saran

Berdasarkan hasil dan kesimpulan dalam penelitian ini, maka peneliti mempunyai beberapa saran untuk memperbaiki kualitas hasil belajar siswa, antara lain:

1. Bagi para peneliti selanjutnya yang meneliti tentang model Think Pair Shareagar lebih baik dalam mengelola kelas agar situasi kelas lebih

kondusif selama proses pembelajaran berlangsung.

(27)

63

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto. 2010. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Akasara: Jakarta. Forum komunikasi guru seni budaya SMP Kabupaten Cilacap

http://mgmpseni.wordpress.com/materi-belajar/seni-musik/semester-1/kelas-viii/lagu-nusantara/ di akses pada tanggal 15 Oktober 2016 pukul 22.00.

Grafindo Media Pratama. 2008. SeniBudaya: Bandung.

Harry Sulastianto, dkk. 2008. Seni Budaya. Grafindo Media Pratama: Bandung. Isjoni. 2014. Cooperative Learning. Alfabeta: Bandung.

Istarani. 2012. 58 Model Pembelajaran Inovatif. Media Persada: Medan. Manurung. 2013. Statistik Pendidikan.Halaman Moeka. Jakarta Barat

Miftahul.2014. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Nikmah. 2013. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) disertai Media CD Interaktif Pada Pembelajaran Fisika di SMA Negeri 1 Kencong Jember. Jurnal Pembelajaran Fisika. ISSN 2301-9794

Renita. 2010. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ekoni Siswa Kelas XI SMA Negeri I Parbuluan T.A 2010/2011. Skripsi Unimed Medan

Roma. 2016. Pengaruh Model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Berbantu Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar dan sikap Siswa Pada Materi Sistem Reproduksi Manusia di Kelas XI IPA SMA Katolik 1 Kabanjahe T.P 2015/2016. Skripsi Unimed Medan.

Rusman. 2012. Model-Model Pembelajaran. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta. Shoimin. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013.

Ruzz Media: Yogyakarta.

Silitonga. 2013. Teori Musik. Unimed Press. Medan

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta: Jakarta.

(28)

64

Sudijono. 2011. Pengantar Evaluasi Hasil Belajar. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Sudijono. Pengantar Statistika Pendidikan. Grafindo. Jakarta Sudjana. 2009. Metode Statistika. Runeka Cipta: Jakarta.

Sudjana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. PT Remaja Rosdakary : Bandung.

Sugiyono. 2015.Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta: Bandung. Sugiyono. 2016. Statistika Untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung Suprijono. 2010. Cooperative Learning. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. Tim abdi Guru. 2007. Seni Budaya. Erlangga: Demak.

Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Wena. 2011. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. PT Bumi Aksara: Jakarta.

Figur

Gambar 2.1 PartiturLagu Dago Inang Sarge………………………………… 28

Gambar 2.1

PartiturLagu Dago Inang Sarge………………………………… 28 p.11
Tabel 4.6 Ringkasan Perhitungan Uji t Pretest ...............................................

Tabel 4.6

Ringkasan Perhitungan Uji t Pretest ............................................... p.12
Tabel Uji Validasi Soal………………………………………...108

Tabel Uji

Validasi Soal………………………………………...108 p.13

Referensi

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di