• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEDUDUKAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KEDUDUKAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN POLIGAMI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Ketentuan tentang harta bersama ini harus jelas apalagi menyangkut keterlibatan perkawinan poligami di dalamnya, karena berdasarkan hukum positif yang berlaku di

Penelitian ini terdarap dua masalah yaitu Bagaimana status praktik perkawinan poliandri menurut Undang-Undangan Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, Bagaimana kedudukan

1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, literatur, pendapat para ahli, artikel internet yang berhubungan dengan pembagian harta warisan dalam pernikahan poligami

Permasalahan-permasalahan apa yang ditemui dan bagaimana cara menyelesaikan masalah pembagian harta kepada anak dalam perkawinan siri dengan anak dari perkawinan menurut

Dalam mengeluarkan Putusan No: 636/ Pdt.G/ 2008/ PA-Mdn tentang Permohonan Pembagian Harta Bersama dalam perkawinan Poligami, telah sesuai dengan Undang-undang/

Hal ini diatur dalam Pasal 35 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yaitu sebagai berikut: 1 Harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama 2

Pasal 97 mengatakan: “Janda atau duda cerai hidup masing-masing berhak seperdua dari harta bersama sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ISTRI DALAM PERKAWINAN SIRI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN Magfiroh 1, Nahdhah 2, Munajah 3 1Ilmu Hukum, 74201, fakultas