• Tidak ada hasil yang ditemukan

Membangun Aplikasi Database Tunjangan Profesi Dan Fungsional Guru Di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Membangun Aplikasi Database Tunjangan Profesi Dan Fungsional Guru Di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

PROVINSI JAWA BARAT

KERJA PRAKTEK

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek

Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

TAOFIK ROCHMAN 10107637

DEDE UDAYA 10107667

ROBY IRAWAN 10107680

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)

1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Seperti kita ketahui bahwa informasi adalah suatu hal yang sangat dibutuhkan, sehingga dapat memberikan masukan atau kontribusi yang sangat bermanfaat bagi suatu usaha atau bisnis yang sedang digeluti.

Sesuai dengan terus berkembangnya informasi maka data dan dokumentasi yang ada di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat semakin

banyak pula ini memungkinkan kinerja dalam intansi pemerintah dapat menurun apabila tidak adanya pengolahan database dan dokumen yang

benar. Dan Untuk itu, maka diperlukan data base untuk menyimpan data tersebut sehingga apabila diperlukan sewaktu – waktu, maka data tersebut tidak akan hilang dan akan tersimpan dengan rapih.

Membangun Aplikasi Database Untuk Tunjangan Profesi dan Fungsional Guru di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, adalah suatu aplikasi yang mampu menangani dokumentasi data tunjangan profesi dan fungsional guru yang ada dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Dengan dibuatnya aplikasi untuk tunjangan profesi dan fungsional guru, maka data akan tersimpan rapi dan cepat dalam pengaksesan data yang dibutuhkan. Selain itu, aplikasi ini bisa meminimalisir human Error yang bisa sewaktu – waktu terjadi.

(3)

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian-uraian yang telah dijelaskan di atas, maka kita

dapat merumuskan berbagai masalah yang terjadi, diantaranya adalah : 1. Apa dasar teori dari pembuatan prosedur data base dan dokumentasi di

departemen tunjangan dan profesi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ?

2. Bagaimana caranya membangun suatu aplikasi yang bisa menangani data base di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ?

1.3 Maksud dan Tujuan 1.3.1 Maksud

Membuat aplikasi desktop untuk meringankan kerja pegawai DISDIK JABAR untuk departemen tunjangan profesi dan fungsional

khususnya didalam penyimpanan data tentang guru – guru yang mendapat tunjangan tersebut.

1.3.2 Tujuan

Tujuan dari pembuatan aplikasi ini diantaranya :

 Untuk mengetahui teori dasar mengenai database dan dokumen di Departemen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

 Untuk membangun aplikasi yang mampu menangani data – data yang ada di departemen tunjangan profesi dan fungsional.

1.4 Batasan Masalah

Karena luasnya masalah yang harus dibahas, maka penulis merasa perlu untuk membatasi materi yang akan dibahas :

(4)

2. Dalam data base ini hanya bisa menambah,menghapus,mengedit dan menyimpan.

3. Data base ini hanya dapat digunakan oleh pegawai intansi terkait.

1.5 Metode Penelitian

Dalam melakukan penelitian pada tugas praktek lapangan ini, kami melakukan pengumpulan data dengan beberapa teknik yaitu :

1. Interview yaitu melakukan tanya jawab secara langsung kepada pihak yang bersangkutan

2. Study literatur ( pustaka ) yaitu mencari informasi lain dari buku untuk mencari solisi dari permasalahan – permasalahan yang akan diangkat.

3. Survey yaitu mengunjungi institusi yang bersangkutan

4. Analisis yaitu melakukan proses untuk memahami sistem yang ada dengan menganalisa institusi dan dokumen yang ada.

Langkah – langkah analisis sistem : 1. Identifikasi masalah yang ada

2. Menelusuri alur sistem, memahami cara berjalannya sistem 3. Klarifikasi sistem dengan cara :

a. Menganalisa sistem b. Menganalisa dokumen

c. Menganalisa kebutuhan informasi

d. Menganalisa laporan.

1.6 Sistematika Penulisan

Dalam penyusunan laporan kerja praktek ini penulis membagi sistematika penulisannya menjadi 4 (empat) bab yang akan diuraikan sebagai berikut :

BAB 1 PENDAHULUAN

(5)

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi tentang sejarah singkat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat , visi dan misi DISDIK JABAR, Logo, struktur organisasi cara dan teknik kerja praktek dan landasan teori.

BAB 3 PEMBAHASAN

Bab ini menjelaskan analisis,Perancangan,dan Implementasi dari aplikasi yang akan dan diterapkan.

BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN

(6)

5

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Profil Tempat Kerja Praktek

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (DISDIK JABAR) yang bertempat di jalan Dr. Radjiman No 6 Bandung Jawa Barat merupakan instansi pemerintah yang mengawasi dan mengurus pendidikan bagi warga Jawa Barat. DISDIK JABAR berada dibawah naungan Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Pada saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di ketuai oleh Dr. H. Moh. Wahyudin Zarkasy, Ak. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengurus dan megawasi bidang pendidikan di 26 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Jawa Barat.

2.1.1 Visi dan Misi Visi

“DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT

MENJADI AKSELERATOR PENINGKATAN

KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI MANAJEMEN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS GUNA MENDUKUNG VISI JAWA BARAT 2010”

Misi

1. Mengembangkan kehidupan manusia yang beriman dan bertaqwa, mandiri dan martabat serta menjujung nilai – nilai lihur budaya masyarakat Jawa Barat (silih asah, silih asih, silih asuh,cageur, bageur, bener tur singer) dan berwawasan kebangsaan.

(7)

trengginas, sehat jasmani dan rohani, kreatif serta memiliki keunggulan kompetitif.

3. Mempelopori perubahab sistem pendidikan sesuai dengan kebutuhan.

4. Meningkatkan kinerja yang berdaya guna dan berhasil guna dalam rangka pelayanan prima kepada masyarakat.

5. Meningkatkan penguasaan dan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berwawasan global.

6. Mengembangkan kehidupan manusia yang beriman dan bertaqwa, mandiri dan martabat serta menjujung nilai – nilai lihur budaya masyarakat Jawa Barat (silih asah, silih asih, silih asuh,cageur, bageur, bener tur singer) dan berwawasan kebangsaan.

7. Menciptakan suasana kondusif dalam upaya mengembangkan pendidikan guna mewujudkan manusia yang cerdas, terampil trengginas, sehat jasmani dan rohani, kreatif serta memiliki keunggulan kompetitif.

8. Mempelopori perubahab sistem pendidikan sesuai dengan kebutuhan.

9. Meningkatkan kinerja yang berdaya guna dan berhasil guna dalam rangka pelayanan prima kepada masyarakat.

(8)

2.2 Logo Dinas Pendidikan Jawa Barat

Gambar 2.2 Logo Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Makna bentuk dan motif yang terdapat dalam lambang ini ialah :

1. Bentuk bulat telur pada lambang Jawa Barat berasal dari bentuk perisai sebagai penjagaan diri.

2. Ditengah-tengah terlihat ada sebilah kujang. Kujang ini adalah senjata suku bangsa Sunda yang merupakan penduduk asli Jawa Barat. Lima lubang pada kujang melambangkan dasar negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila.

3. Padi satu tangkai yang terdapat di sisi sebelah kiri melambangkan bahan makanan pokok masyarakat Jawa Barat sekaligus juga melambangkan kesuburan pangan, dan jumlah padi 17 menggambarkan tanggal Proklamasi Republik Indonesia.

4. Kapas satu tangkai yang berada di sebelah kanan melambangkan kesuburan sandang, dan 8 kuntum bunga menggambarkan bulan proklamasi Republik Indonesia.

(9)

6. Sungai dan terusan yang terdapat di bawah gunung sebelah kiri melambangkan di Jawa Barat banyak terdapat sungai dan saluran air yang

sangat berguna untuk pertanian.

7. Petak-petak yang terdapat di bawah gunung sebelah kanan melambangkan banyaknya pesawahan dan perkebunan. Masyarakat Jawa Barat umumnya hidup mengandalkan kesuburan tanahnya yang diolah menjadi lahan pertanian.

8. Dam atau bendungan yang terdapat di tengah-tengah bagian bawah antara gambar sungai dan petak, melambangkan kegiatan di bidang irigasi yang merupakan salah satu perhatian pokok mengingat Jawa Barat merupakan daerah agraris. Hal ini juga melambangkan dam-dam yang berada di Jawa Barat seperti Waduk Jatiluhur

Arti dari warna :

Warna yang mendominasi pada lambang Jawa Barat adalah hijau, makna warna-warna yang dipergunakan dalam mewarnai motif lambang adalah :

o Hijaubermakna kesuburan dan kemakmuran tanah Jawa Barat.

o Kuningbermakna keagungan, kemulyaan dan kekayaan. o Hitam bermakna keteguhan dan keabadian.

o Birubermakna ketentraman atau kedamaian

o Merahbermakna keberanian.

(10)

2.3 Struktur Organisasi

(11)

Tugas Pokok dan Fungsi

Tabel 2.3 Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Dinas

Pendidikan

(1) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok merumuskan, menetapkan memimpin, mengkordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan tugas pokok dinas serta mengkordinasikan dan membina UPTD .

(2) Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada Ayat (1), Kepala Dinas mempunyai fungsi :

a. penyelenggaraan perumusan, penetapan, pengaturan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan teknis pendidikan yang meliputi, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan tinggi, pendidikan luar biasa serta pendidikan nonformal dan informal;

b. penyelenggaraan fasilitasi dan pengendalian pelaksanaan tugas-tugas Pendidikan;

c. penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama dalam rangka tugas pokok dan fungsi Dinas ;

d. penyelenggaraan koordinasi dan pembinaan UPTD;

(3) Rincian Tugas Kepala Dinas :

a. menyelenggarakan pembina dan mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dinas;

b. menyelenggarakan penyusunan program kerja dinas; c. menyelenggarakan kebijakan teknis dinas sesuai

dengan kebijakan umum Pemerintah Daerah;

d. menyelenggarakan fasilitasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan program, kesekretariatan, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan tinggi, pendidikan luar biasa serta pendidikan nonformal dan informal; e. menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan

(12)

f. menyelenggarakan perumusan rencana strategis, laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah ( LAKIP, LKPJ dan LPPD Dinas).

g. menyelenggarakan penetapan angka Kredit bagi pengangkatan pertama kali sebagai guru pembina dan kenaikan jabatan bagi guru dewasa/III/d ke guru pembina IV/a dan jabatan fungsional pengawas sekolah dan pamong belajar;

h. menyelenggarakan koordinasi kegiatan teknis dalam rangka penyelenggaraan pelayanan pendidikan;

i. menyelenggarakan koordinasikan dan pembinaan UPTD;

j. menyelenggarakan telaah staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

k. menyelenggarakan koordinasi dengan badan koordinasi pemerintahan dan pembangunan wilayah dalam pelaksanaan tugas di kabupaten/kota;

l. menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja

terkait;

m. menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas

pokok dan fungsinya.

Sekretaris (1) Sekretariat mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pengelolaan Sistem Informasi dan Pendataan, penyusunan rencana, program, laporan pengelolaan keuangan,

kepegawaian, dan umum.

(2) Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana

dimaksud pada Ayat (1), Sekretariat mempunyai fungsi :

a. penyelenggaraan pengelolaan Sistem Informasi dan peremajaan data;

b. penyelenggaraan koordinasi penyusunan rencana program pengendalian dan pelaporan;

(13)

tangga kantor;

d. penyelenggaraan pengelolaan urusan keuangan, kepegawaian dan umum.

(3) Rincian Tugas Sekretariat :

a. menyelenggarakan pengkajian dan koordinasi program kerja, sekretariat dan dinas;

b. menyelenggarakan pengelolaan sistem informasi dan peremajaan data;

c. menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan;

d. menyelenggarakan penyusunan anggaran belanja langsung dan belanja tidak langsung;

e. menyelenggarakan pengendalian administrasi belanja langsung dan belanja tidak langsung;

f. menetapkan Penetapan angka Kredit bagi pengangkatan pertama kali sebagai guru Dewasa Tk.I dan kenaikan jabatan bagi guru dewasa ke guru Dewasa Tk. I. dan Jabatan Fungsional pengawas

sekolah, pamong belajar

g. menyelenggarakan penatausahaan, kelembagaan dan

ketatalaksanaan;

h. menyelenggarakan pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan;

i. menyelenggarakan penyusunan bahan rancangan pendokumentasian peraturan perundang-undangan, pengelolaan perpustakaan, protokol dan hubungan masyarakat;

(14)

LPPD Dinas;

k. menyelenggarakan pengelolaan naskah dinas dan kearsipan;

l. menyelenggarakan pembinaan Jabatan Fungsional;

m. menyelenggarakan telaah staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

n. menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait.

o. menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

(4) Sekretariat membawahkan :

a. Subbagian Perencanaan dan Program;

b. Subbagian Keuangan;

c. Subbagian Kepegawaian dan Umum.

Sub Bagian Kepegawaian dan Umum

(1) Subbagian Kepegawaian dan Umum mempunyai tugas

pokok melaksanakan pengelolaan administrasi kepegawaian, ketatalaksanaan dan sarana prasarana.

(2) Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud Pada ayat(1) , Subbagian Kepegawaiaan dan Umum mempunyai fungsi:

a. pelaksanaan bahan penyelenggaraan administrasi

kegawaiaan;

b. pelaksanaan bahan penyelenggaraan ketatalaksanaan, c. pembinaan kelembagaan dan urusan rumah tangga; d. pelaksanaaan administrasi, dokumentasi peraturan

perundang undangan kearsipan;

(15)

a. melaksanakan penyusunan program kerja Subbagian Kepegawaiaan dan Umum;

b. melaksanakan pengusulan kebutuhan pegawai, kenaikan pangkat, mutasi, penyesuain ijazah pegawai dan tenaga fungsional guru SLB, SBI dan fungsional lainnya yang menjadi kewenangan Dinas;

c. melaksanakan fasilitasi pengangkatan, mutasi dan pemberhentian jabatan Kepala Sekolah Guru SLB dan SBI;

d. melaksanakan fasilitasi usulan penetapan kenaika gaji berkala bagi pegawai dan guru yang menjadi kewenangan Dinas.

e. Melaksanakan penyiapan dan pengusulan pension pegawai, NIP, Karis/Karsu, cuti dan pemberian penghargaan serta tugas/ijin belajar, pendidikan/pelatihan kepemimpinan teknis dan fungsional;

f. melaksanakan pengusulan.injin perceraian bagi

pegawai, guru SLB dan SBI;

g. melaksanakan pengusulan Sertifikasi Guru SLB dan

SBI;

h. melaksanakan penyusunan bahan pembinaan disiplin pegawai ;

i. melaksanakan pengembangaan karier, penilaian angka kredit jabatan fungsional guru, penqawas dan pamong belajar yang menjadi kewenanga Dinas;

j. melaksanakan pengusulan penetapan, penempatan, pemindahan, pemberhentian, peningkatan kesejahteraan, penghargaan, perlindungan pegawai dan pendidik yang menjadi kewenanga Dinas;

(16)

l. melaksanakan penyiapan bahan rancangan dan pendokumentasian peraturan perundang-undangan; m. melaksanakan penerimaan , penggandaan,

pendistribusiaan dan pengiriman surat-surat/naskah dinas dan arsif serta pengelolaan perpustakaan;

n. melaksanakan keprotokolan, dokumentasi, penyiapan rapat-rapat dan hubungan masyarakat;

o. melaksanakan pengelolaan poliklinik Dinas;

p. melaksanakan Sistem Akuntansi BarangMilik Negara (SABMN) dan Daerah (SABMD);

q. melaksanakan penyiapan, pengelolaan rencana kebutuhan sarana dan prasarana, pengurusan rumah tangga, pemeliharaan/perawatan lingkungan kantor, kendaraan dan inventarisasi asset lainnya serta ketertiban, keindahan dan keamanan kantor;

r. melaksanakan pengusulan bahan rekomendasi ijin operasional pendirian SLB dan perubahan status untuk SBI;

s. melaksanakan koordinasi kepanitiaan pengadaan barang dan jasa;

t. melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

u. melaksanakan pelaporan dan evaluasi kegiatan Subbagian Kepegawaian dan Umum;

v. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait; w. melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok

dan fungsinya;

Sub bagian keuangan

(1) Subbagian Keuangan mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan di lingkungan dinas.

(17)

fungsi :

a. pelaksanaan penyusunan penyiapan bahan dan rencana anggaran belanja dinas;

b. pelaksanaan dan koordinasi pengelolaan teknis administrasi keuangan bidang dan UPTD terkait; (3) Rincian Tugas Subbagian Keuangan :

a. melaksanakan penyusunan program kerja Subbagian keuangan;

b. melaksanakan pengumpulan bahan dan penyiapan anggaran dinas;

c. melaksanakan pengadministrasiaan dan pembukuan keuangan dinas;

d. melaksanakan penyusunan pembutan daftar gaji dan tunjangan daerah, tunjangan fungsional, struktural, dan tunjangan kesejahteraan serta pembayaran lainnya;

e. melaksanakan pembendarahan keuangan;

f. melaksanakan penyiapan bahan fasilitasi administrasi

keuangan;

g. melaksanakan verifikasi keuangan;

h. melaksanakan Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan penyiapan bahan pertanggungjawaban keuangan; i. mengendalikan administrasi perjalanan dinas pegawai; j. melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai

bahan pertimbangan pengambilan kebijakan; k. melaksanakan pelaporan dan evaluasi kegiatan

Subbagian Keuangan;

l. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja

(18)

2.4 Cara / Teknik Kerja Praktek

Metoda pelaksanaan yang digunakan dalam kerja praktek dan penyusunan laporan adalah sebagai berikut :

1. Kunjungan keperusahaan dan pengambilan data

Kegiatan ini kami bermadsud untuk mengambil data yang diperlukan untuk penyusunan kerja praktek dengan langsung terjun kelapangan dan menayakan pegawai yang bersangkutan.

2. Pembicaraan dengan pembimbing

Kegiatan ini dilakukan apabila ada data atau hal-hal yang tidak kami mengerti

selama dalam pengambilan data dan menanyakan apakah data yang kami ambil memenuhi dan dibutuhkan oleh sistem

3. Tinjauan pustaka

Kegiatan ini dilakukan dengan mencari pustaka-pustaka yang menunjang laporan kerja praktek yang akan diuraikan, pustaka tersebut berupa buku-buku, makalah, internet dan yang lainnya.

2.5 Landasan Teori

2.5.1 Data Flow Diagram

DFD atau Diagram Arus Data adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.

DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan.

DFD merupakan alat yang digunakan pada metodologi pengembangan sistem yang terstruktur. Kelebihan utama pendekatan

aliran data, yaitu :

(19)

2. Pemahaman lebih jauh mengenai keterkaitan satu sama lain dalam sistem dan subsistem.

3. Mengkomunikasikan pengetahuan sistem yang ada dengan pengguna melalui diagram aliran data.

4. Menganalisis sistem yang diajukan untuk menentukan apakah data-data dan proses yang diperlukan sudah ditetapkan.

Disamping itu terdapat kelebihan tambahan, yaitu :

1. Dapat digunakan sebagai latihan yang bermanfaat bagi penganalisis, sehingga bisa memahami dengan lebih baik keterkaitan satu sama lain dalam sistem dan subsistem.

2. Membedakan sistem dari lingkungannya dengan menempatkan batas-batasnya.

3. Dapat digunakan sebagai suatu perangkat untuk berinteraksi dengan pengguna.

4. Memungkinkan penganalisis menggambarkan setiap komponen yang digunakan dalam diagram.

Berikut adalah tabel dari simbol-simbol DFD :

Tabel 2.5.1 Data Flow Diagram No

. Simbol Fungsi

1.

Proses, digunakan untuk menggambarkan sebuah

Storage, digunakan untuk menggambarkan/

(20)

4.

Arus data, digunakan untuk menggambarkan sebuah arus data.

2.5.2 Entity Relational Diagram

ERD merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relative kompleks. Dengan ERD kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. Dan dengan ERD kita mencoba menjawab pertanyaan seperti; data apa yang kita perlukan? bagaimana data yang satu berhubungan dengan yang lain?

ERD menggunakan sejumlah notasi dan simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar data, pada dasarnya ada 3 macam simbol yang digunakan yaitu :

a. Entiti adalah suatu objek yang dapat diidentifikasi dalam lingkungan pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat.

b. Atribut adalah elemen dari entiti, dan berfungsi mendeskripsikan karakter entiti. Misalnya atribut nama pekerja dari entiti pekerja. Setiap ERD bisa terdapat lebih dari satu atribut. Entiti digambarkan dalam bentuk ellips.

c. Hubungan Relationship, sebagaimana halnya entiti maka dalam

(21)

2.5.3 Flowchart

Flowchart atau diagram alir adalah sekumpulan simbol-simbol atau skema yang menunjukkan atau menggambarkan rangkaian kegiatan-kegiatan program dari mulai awal sampai akhir. Inti pembuatan flowchart ini adalah penggambaran urutan langkah-langkah pengerjaan dari suatu algoritma. Berikut ini adalah tabel dari simbol–simbol flowchart :

Tabel 2.5.3 Simbol-simbol flowchart

No Simbol Fungsi

1.

Terminal untuk

memulai atau

mengakhiri suatu program

2.

Process, suatu symbol yang menunjukkan setiap pengolahan yang

dilakukan oleh computer

3

Input-output, untuk memasukkan data ataupun menunjukkan hasil dari suatu proses.

4

Decision, suatu kondisi yang akan menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban atau pilihan

5

(22)

6

Arus/ Flow dari pada prosedur yang dapat dilakukan dari atas kebawah, dari bawah ke atas, dari kiri kekanan ataupun dari kanan ke kiri.

7

Document, merupakan symbol untuk data berbentuk kertas maupun informasi

8

Predefined Process, untuk menyatakan kesimpulan langkah proses yang dituliskan sebagai prosedur

9

Display, symbol untuk keluaran yang ditujukan ke suatu drive, seperti printer, plotter dan lain-lain.

10

(23)

21

PEMBAHASAN

Aplikasi Database Untuk Tunjangan Profesi dan Funsional Guru Di Dinas

Pendidikan Provinsi Jawa Barat dapat digunakan untuk :

1. Data Penyimpanan Anggota Penerima Tunjangan Profesi Yang Terdaftar Di Disdik Jawa Barat

2. Data penyimpanan anggota penerima tunjangan fungsional Yang Terdaftar Di Disdik Jawa Barat

3. Laporan Penerima Tunjangan Profesi Yang Terdaftar 4. Laporan Penerima Tunjangan Profesi Yang Terdaftar

3.1 ANALISIS SISTEM

Untuk menjalankan aplikasi ini dibutuhkan beberapa hal yang harus di perhatikan sehingga kegunaan dari aplikasi ini akan terealisasi :

1. No SK yang diterbitkan ole pemerintah pusat

2. No Rekening Bank yang dimiliki oleh anggota penerima tunjangan profesi maupun tunjangan funsional

3.1.1 Definisi

No SK : adalah sebuah nomor yang di terbitkan oleh pemerintah pusat kepada seluruh dinas provinsi yang ada di lingkungan kerjanya yakni semua provinsi-provinsi yang ada

No Rekening Bank : adalah sebuah nomor yang diterbitka oleh pihak bank yang telah ditentukan oleh DISDIK sebagai sarana dalam pembayaran tunjangan profesi dan tunjangan fungsional 3.1.2 Prosedur

Prosedur No.SK :

(24)

A. Kelompok pertama terdiri atas 4 digit angka yang menunjukan No.SK yang diterbitkan oleh pemerintah

pusat

B. Kelompok ke dua terdiri atas 4 sampai 5 digit angka yang menunjukan nama Kabupaten/Kota

Gambar 3.1 penomoran No.SK yang diterbitkan Pemerintah pusat

Contoh : 0669.0261 (No.SK 0669 Kota Bandung)

Prosedure No Rekening Bank

Khusus untuk tunjangan profesi pihak DISDIK menunjuk beberapa Bank sebagai fasilitas dalam pencairan dana tunjangannya yakni :

 Bank Mandiri

 Bank BPD (Jabar Banten)

 Bank BRI

 Bank BTN

 Bank BNI

Adapun dalam penulisannya harus menyertakan dengan nama cabang dari bank tersebut.

3.2 PERANCANGAN SISTEM 3.2.1 Perancangan Proses

(25)

3.2.2 Diagram Kontek (DFD Level 0)

Diagram konteks adalah suatu aliran diagram yang menggambarkan suatu arus data yang memahami suatu sistem yang digambarkan secara umum dan juga merupakan interaksi antara sistem dengan entitas-entitas yang berhubungan pada ruang lingkup sistem dengan menggunakan aliran dokumen. Berikut diagram konteks.

Gambar 3.1.2 Diagram Konteks (DFD level 0)

3.2.3 ERD(Entitas Relation Diagram)

ERD merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan.

DISDIK

Guru

No.SK,No Rekening,nama Unit kerja,Nama Bank laporan tunjangan profesi dan fungsional

Depatemen tunjangan profesi & funsional

profesi dan fungsional

(26)

Gambar 3.2.3 ERD(entitas Relation Diagra) Kode kab/Kota

Id_departemant Guru Penerima

(27)

3.2.4 Flowchart

Flowchart atau diagram alir adalah sekumpulan simbol-simbol atau skema yang menunjukkan atau menggambarkan rangkaian kegiatan-kegiatan program dari mulai awal sampai akhir

(28)

3.3 IMPLEMENTASI SISTEM

3.3.1. Form Awal Dari Aplikasi ini

3.3.2. Form Pengisian Data Anggota Penerima Tunjangan Profesi yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Gambar 3.3.1 Form Awal

(29)

3.3.3 Form Pengisian Data Anggota Penerima Tunjangan Fungsional yang ada di lingkungan Departemen Pendidikan Provinsi Jawa Barat

3.3.4 Form View Data Anggota Penerima Tunjangan Profesi yang ada di lingkungan Departemen Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Gambar 3.3.3Form Pengisian Data Tunjangan fungsional

(30)

3.3.5 Form View Data Anggota Penerima Tunjangan Fungsional yang ada di lingkungan Departemen Pendidikan Provinsi Jawa Barat

3.3.6 Form Laporan Data Anggota Penerima Tunjangan Profesi yang ada di lingkungan Departemen Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Gambar 3.3.5Form View Data Tunjangan Fungsional

(31)

3.3.7 Form Laporan Data Anggota Penerima Tunjangan Fungsional yang ada di lingkungan Departemen Pendidikan Provinsi Jawa Barat

(32)

30

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari program yang kami buat adalah :  Aplikasi ini hanya mampu menangani penyimpanan data anggota

penerima tunjangan profesi dan fungsional guru dilingkungan DISDIK JABAR

 Mengetahui teori dasar mengenai database dan dokumen di

Departemen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

 Aplikasi ini dibantu dengan database paradok (database desktop delphi)

 Bahasa pemograman yang digunakan adalah pascal dengan mesin

compiler delphi 7.0

4.2 Saran

 Perlunya pengembangan lebih lanjut untuk aplikasi ini. Karena

aplikasi ini hanya menangani kasus yang ada disatu departemen  Aplikasi ini bersifat offline, dan diharapkan adanya pengembang

yang mengembangkan aplikasi ini dalam bentuk aplikasi online  Aplikasi ini menggunakan database paradox, diharapkan bisa

(33)

ii

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iv

DAFTAR GAMBAR ... v

DAFTAR LAMPIRAN ... vi

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1 Profil Tempat Kerja Praktek ... 5

2.1.1 Visi dan Misi ... 5

2.2 Logo Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ... 7

2.3 Struktur Organisasi ... 9

BAB 3 PEMBAHASAN ... 21

3.1 Analisis Sistem ... 21

(34)

iii

3.2.1 Perancangan Proses ... 22

3.2.2 Diagram Konteks (DFD Level 0) ... 23

3.2.3 ERD ... 23

3.2.4 Flowchart ... 25

3.3 Implementasi ... 26

3.3.1 Form Awal ... 26

3.3.2 Form Pengisian Data Tunjangan Profesi ... 26

3.3.3 Form Pengisian Data Tunjangan Fungsional ... 27

3.3.4 Form View Data Tunjangan Profesi ... 27

3.3.5 Form View Data Tunjangan Fungsional ... 28

3.3.6 Form Laporan Data Tunjangan Profesi ... 28

3.3.7 Form Laporan Data Tunjangan Fungsional ... 29

BAB 4 KESEIMPULAN DAN SARAN ... 30

4.1 Kesimpulan ... 30

4.2 Saran ... 30

Daftar Pustaka ... 31

(35)

31

S Presman,Roger.2005.Rekayasa Perangkat Lunak.Penerbit Andi.Yogyakarta.

Panduan Tunjangan Profesi dan Tunjangan Fungsional Guru. Kementrian Pendidikan Nasional 2007

Kadir, Abdul. 2001. Pemograman Database Menggunakan Delphi.Salemba Infotek.Jakarta

(36)

Bismillahirrahmanirrahim, Assalammualaikum Wr. Wb.

Puji dan syukur atas Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktek ini tepat pada waktunya.

Laporan ini disusun untuk memenuhi syarat untuk menyelesaikan salah satu Mata kuliah di UNIKOM (Universitas Komputer Indonesia). Laporan ini menjelaskan tentang

MEMBANGUN APLIKASI DATABASE TUNJANGAN PROFESI DAN FUNGSIONAL

GURU DI DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT

Laporan Kerja Praktek ini tidak akan terwujud tanpa bantuan dari bebagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan laporan kerja paktek ini terutama kepada :

1. Kedua orang tua yang telah memberikan dorongan dan pengorbanan baik moril maupun materi

2. Ibu Mira Kania Sabariah, S.T.M.T selaku Ketua Jurusan di Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia yang telah memberikan pengarahan dan petunjuk 3. Bapak Galih Hermawan, S.T yang telah memberikan bimbingannya sehingga

laporan kerja praktek ini bisa diselesaikan

4. Bapak Sumarya, S.Pd.M.Pd selaku pembimbing yang telah membantu dan membimbing dalam kegiatan kerja lapangan di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

(37)

berharap semoga laporan ini berguna umumnya bagi pembaca dan khususnya bagi penulis. Amin

Wassalammualaikum Wr. Wb.

Bandung, Desember 2010

(38)

Membangun Aplikasi Database Untuk Tunjangan Profesi dan Fungsional Guru di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, adalah suatu aplikasi yang mampu menangani dokumentasi data tunjangan profesi dan fungsional guru yang ada dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa

Barat.

Dengan dibuatnya aplikasi untuk tunjangan profesi dan fungsional guru, maka data akan tersimpan rapi dan cepat dalam pengaksesan data yang dibutuhkan. Selain itu, aplikasi ini bisa meminimalisir human Error

yang bisa sewaktu – waktu terjadi.

Aplikasi ini hanya mampu menangani penyimpanan data anggota penerima tunjangan profesi dan fungsional guru dilingkungan DISDIK

JABAR Mengetahui teori dasar mengenai database dan dokumen di Departemen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Aplikasi ini dibantu dengan database paradok (database desktop delphi) Bahasa pemograman yang digunakan adalah pascal dengan mesin compiler

Gambar

Gambar 2.2 Logo Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
Gambar 2.3 Struktur DISDIK JABAR
Tabel 2.3 Tugas Pokok dan Fungsi
Tabel 2.5.1 Data Flow  Diagram
+7

Referensi

Dokumen terkait

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan

Muhammad Nejatullah Siddiqi memandang ekonomi Islam sebagai suatu sarana untuk mencapai tujuan hidup lebih besar merupakan sarana untuk mencapai perdamaian, kebebasan

Menilai beberapa faktor risiko gagal terapi ARV lini satu pada odha yang menjalani terapi ARV lini satu di RSUP Sanglah Denpasar dari tahun 2004 sampai dengan

[r]

lebih besar 0,05, maka kesimpulannya adalah terdapat hubungan linear secara signifikan antara variable X dengan variable Y. Sebaliknya jika nilai

[r]

Perilaku beribadah pada anak di desa Gombang dalam kategori

Kasalahan Éjahan Dina Nulis Warta Siswa Kelas IX SMP Laboratorium Percontohan UPI Taun Ajaran 2013/20141. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |