• Tidak ada hasil yang ditemukan

INOVASI PELAYANAN PUBLIK PT. POS INDONESIA (PERSERO) DALAM MENGHADAPI ERA TEKNOLOGI INFORMASI (Studi Pada Kantor Pos Kota Malang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "INOVASI PELAYANAN PUBLIK PT. POS INDONESIA (PERSERO) DALAM MENGHADAPI ERA TEKNOLOGI INFORMASI (Studi Pada Kantor Pos Kota Malang)"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

INOVASI PELAYANAN PUBLIK PT. POS INDONESIA (PERSERO) DALAM MENGHADAPI ERA TEKNOLOGI INFORMASI

(Studi Pada Kantor Pos Kota Malang)

SKRIPSI

FARIDA RAHMAWATI AZ ZAHRA’

201210050311096

JURUSAN ILMU PEMERINTAHAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

(2)

LEMBAR PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI

Nama : Farida Rahmawati Az Zahra

NIM : 201210050311096

Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Jurusan : Ilmu Pemerintahan

Judul : Inovasi Pelayanan Publik PT. Pos Indonesia

(Persero) dalam Menghadapi Era Teknologi Informasi

Disetujui Untuk Diuji Dihadapan Sidang Dewan Penguji Skripsi

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Universitas Muhammadiyah Malang

Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II

Hevi Kurnia Hardini, S.IP, MA.Gov Dr. Asep Nurjaman, M.Si

Mengetahui,

Kajur Ilmu Pemerintahan

(3)

LEMBAR PENGESAHAN Telah Dipertahankan Dihadapan

Sidang Dewan Penguji Skripsi

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Universitas Muhammadiyah Malang

pada:

Hari : Sabtu

Tanggal : 23 April 2015

Jam : 09.00

Tempat : Kantor Jurusan Ilmu Pemerintahan

Dewan Penguji

1. Drs. Jainuri, M.Si :

2. Muhammad Kamil, S.IP, MA :

3. Hevi Kurnia Hardini, S.IP, MA,Gov :

4. Dr. Asep Nurjaman, M.Si :

Mengesahkan

Dekan

Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Universitas Muhammadiyah Malang

(4)

SURAT PERNYATAAN

Nama : Farida Rahmawati Az Zahra

Tempat, Tanggal Lahir : Banyuwangi, 14 Mei 1994

NIM : 201210050311096

Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Jurusan : Ilmu Pemerintahan

Menyatakan bahwa Karya Ilmiah/ Skripsi saya yang berjudul:

Inovasi Pelayanan Publik PT. Pos Indonesia (Persero) Dalam Menghadapi Era Teknologi Informasi (Studi Pada Kantor Pos Malang)

Adalah bukan karya tulis orang lain, baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali dalam bentuk kutipan yang telah saya sebutkan sumbernya.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapatkan sanksi akademik sebagaimana berlaku.

Malang, 20 April 2016

Yang Menyatakan,

(5)

BERITA ACARA BIMBINGAN

Nama : Farida Rahmawati Az Zahra

NIM : 201210050311096

Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Jurusan : Ilmu Pemerintahan

Judul : Inovasi Pelayanan Publik PT. Pos Indonesia

(Persero) dalam Menghadapi Era Teknologi

Informasi

Pembimbing : 1. Hevi Kurnia Hardini, S.IP, MA.Gov

2. Dr. Asep Nurjaman, M.Si

Konsultasi Skripsi :

Tanggal Bimbingan

Paraf

Pembimbing I

Paraf

Pembimbing II

Keterangan Bimbingan

10 Februari 2016 Pengajuan Bab I

1 Maret 2016 ACC Bab 1

18 Februari 2016 Pengajuan Bab II

6 April 2016 ACC Bab II

29 Februari 2016 Pengajuan Bab III

6 April 2016 ACC Bab III

6 April 2016 Pengajuan Bab IV

20 April 2016 ACC Bab IV

16 April 2016 Pengajuan Bab V

20 April 2016 ACC Bab V

Tanggal Selesai Bimbingan Skripsi:

(6)

Dosen Pembimbing I Dosen Pembimbing II

Hevi Kurnia Hardini, S.IP, MA.Gov Dr. Asep Nurjaman, M.Si

Mengetahui,

Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan

(7)

LEMBAR PERSEMBAHAN

Tiada yang lebih indah kecuali mengucapkan puji dan syukur kehadirat

Allah SWT yang telah memberi kesehatan, kekuatan, taufiq serta hidayah-Nya,

sehingga dapat menyelesaikan kesulitan serta tantangan untuk menyelesaikan

skripsi yang Insyaallah berkah ini. Tak lupa pula sholawat serta salam senantiasa

penulis panjatkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah

memberi pencerahan dan arahan.

Skripsi ini penulis dedikasikan sebagai rasa terimakasih, rasa hormat,

kasihsayang yang tak terhingga besarnya untuk yang terkasih, tersayang, tercinta,

yang selalu memberi dukungan, memberi dorongan, semangat dan membantu tanpa

keluh kesah.

1. Untuk Ayahanda tertampan Imam Syafi’i.S.E, M.M dan Ibunda tercantik Wiwik

Rahayu, kalian bagaikan malaikat tanpa sayap yang Ananda punya, beribu

terimakasih kucurahkan karena telah membimbingku, mengantarkanku hingga titik

ini. Titik dimana semua mahasiswa menginginkannya. Terimakasih atas kesabaran

yang telah kalian beri, terimakasih telah menjadi sandaran yang paling nyaman

selama hidup Ananda, terimakasih telah mendoakan Ananda setiap pagi hingga

petang. Kalian adalah segalanya bagi Ananda, semoga kalian diberi kesehatan

selalu untuk lebih membimbing, mendampingi Ananda dan mencapai cita-cita

setinggi-tingginya. Malaikat tercantik “IBU”, terimakasih telah melahirkanku

(8)

untuk membahagian kalian. Ananda berjanji tidak akan menyia-nyiakan satu

keringatpun yang tanpa kalian sadari telah menetes demi kesuksesan Anak-anakmu.

2. Untuk saudara-saudariku satu rahim satu atap dan satu team, Mas Darojat, Dek

Yusuf, Dek Ahmad, Dek Syafira dan Dek Zahra. Terimakasih semuanya telah

memberiku kebahagian yang tiada hingga, terimakasih telah memberi senyuman

setiap hari, senyuman kalian seperti berlian yang tiada tandingannya dapat

menggugah semangatku disetiap waktu.

3. Untuk Keluarga besar H. M.Ichwan, Kung, Uti, Mama, Pakde, Budhe, Om, Tante,

Mbak Elvin, Mas Ilham, Dek Ahan dan saudara-saudara semuanya yang tidak dapat

disebutkan satu-persatu terimakasih sebesar-besarnya telah mendoakan dan

mendukung Ananda, Mbak Ayu yang juga sama-sama berjuang demi mendapatkan

gelar sarjana, FIGHTING!

4. Untuk dosen pembimbing Ibunda yang cantik dan cerdas Hevi Kurnia Hardini,

S.IP, MA,Gov dan Ayahanda yang tegas dan berwibawa Dr. Asep Nurjaman M.Si,

beribu terimakasih Ananda curahkan untuk kalian yang telah membimbing ananda

dalam penulisan skripsi yang Insyaallah akan bermanfaat ini. Terimakasih juga

kepada Dosen-dosen Pak Jay, Pak Yana, Pak Udin, Bu Tri, Pak Kamil, Bu Juli serta

dosen FISIP yang telah mengajarkan banyak hal kepada Ananda, Ananda sangat

bersyukur telah mempunyai dosen-dosen yang berintegritas tinggi seperti kalian.

Tanpa adanya kalian, Ananda tidak akan dapat seperti saat ini. Terimakasih telah

mengajarkan kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab kepada Ananda.

5. Untuk sahabat-sahabatku Cici, Anggik, Chindy, Vira, Nabila, Diyah, Devi, Widy,

(9)

sahabat-sahabat yang lain, terimakasih atas dukungan dan dorongan semangat yang telah

kalian berikan, tanpa ada kalian Ananda hanyalah debu yang berada diantara

mutiara.

6. Untuk teman-teman seperjuangan Ilmu Pemerintahan Angkatan 2012 dan keluarga

besar Ilmu Pemerintahan yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Ananda sangat

bangga mempunyai keluarga seperti kalian, yang cerdas, tangguh dan jujur

membuat Ananda belajar tentang pentingnya kekeluargaan. Terimakasih telah

membagi pengetahuan, kebahagian selama kuranglebih 4 tahun ini.

7. Untuk keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat ISIP UMM, kanda,

yunda, dan adinda, Ananda ucapkan terimakasih, Ananda sangat bangga bisa

menjadi bagian dari kalian dan belajar apa itu pentingnya kebersamaan serta

kekeluargaan.

8. Untuk teman-teman Magang DPR RI Diyah, Ayu, Andi, Arbi, Putri, dan Ramli,

terimakasih telah berbagi kisah kasih dan mengajarkan Ananda hidup mandiri.

Serta teman-teman Magang Jakarta yang lainnya, Ananda sangat berterimakasih

karena mau berbagi dengan Ananda ilmu serta cerita-cerita yang amazing.

9. Untuk KKN kelompok 73 Dian, Pika, Gana, Ahcmad, Fariz, Husni, Tari, Atul,

Nisa, dan teman-teman yang tidak dapat satu-persatu disebut namanya Ananda

sangat berterimakasih oooh, kalian sangat luar biasa.

10.Untuk teman-teman satu tongkrongan “kantor jurusan” Icha, Dewi, Irma, Aji, Irma,

Supri, Kastum dan teman-teman yang nongkrong lainnya dari pagi hingga petang,

terimakasih sudah memberi Ananda masukan dan Terimakasih atas penukaran

(10)

11.Untuk Dewandaru Braga Adipura lelaki yang mengajarkanku dewasa, yang

mengangkatku saat terjatuh, yang menuntunku berjalan saat kaki terasa berat, yang

memberikan asupan oksigen ketika panas membakar paru-paru dan memberikan

suntikan semangat ketika penyakit “malas” menghampiriku. Beribu terimakasih

atas doronganmu selama ini dan doa yang terus kau tujukan padaku. Ananda

berharap kita maju bersama-sama dan berjuang bersama dimanapun kamu berada,

Ananda harap kamu baik-baik saja dan mendapatkan kebahagian yang kamu

inginkan.

Mungkin ucapan terimakasih tidak cukup untuk membalas jasa kalian,

tetapi penulis hanya dapat mengucapkan terimakasih untuk semuanya yang telah

membantu penulis, karena jika tidak ada kalian maka penulis bukan apa-apa.

Terimakasih atas waktu yang kalian berikan demi penulis, penulis belajar dewasa,

(11)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan

rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang

berjudul “Inovasi Pelayanan Publik PT. Pos Indonesia (Persero) dalam Menghadapi

Era Teknologi Informasi”. Skripsi ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban

penulis untuk mendapatkan gelar strata S1 Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas

Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang.

Penulis menyadari sepenuhnya, atas keterbatasan pengetahuan dan

kemampuan penulis masih jauh dari sempurna sehingga semua ini tidak akan

memberikan hasil memuaskan apabila tidak ada bantuan serta bimbingan dari pihak

lain. Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat dan dapat memberikan

sumbangan yang berarti bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

Malang, 30 April 2016

(12)

DAFTAR ISI

Lembar Persetujuan... i

Lembar Pengesahan... ii

Surat Pernyataan... iii

Berita Acara Bimbingan... iv

Lembar Persembahan... vi

Kata Pengantar... x

Daftar Isi... xi

Daftar Tabel... xv

Daftar Gambar... xvi

Daftar Diagram... xvii

Abstrak... xviii

Abstrack... xx

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1

B. Rumusan Masalah... 7

C. Tujuan Penelitian... 7

D. Manfaat Penelitian... 8

E. Definisi Konsep dan Operasional... 8

1. Definisi Konsep... 8

2. Definisi Operasional... 11

F. Metode Penelitian... 12

1. Jenis Penelitian... 13

2. Sumber Data... 13

3. Teknik Pengumpulan Data... 14

4. Subyek Penelitian... 15

5. Lokasi Penelitian... 15

(13)

BAB II KAJIAN TEORI

A. Inovasi Sektor Publik

1. Konsep Inovasi... 20

2. Tipe Inovasi dan Karateristiknya... 22

3. Faktor Penyebab Inovasi... 24

4. Proses Inovasi... 25

5. Faktor keberhasilan dan kegagagalan... 25

B. Pelayanan Publik 1. Konsep Pelayanan Publik... 27

2. Pelayanan Umum... 29

2.1. Bentuk dan Sifat Pelayanan Umum... 30

3. Unsur Pokok Pelayanan Publik... 32

4. Standar Pelayanan Publik... 33

5. Faktor Pendukung Pelayanan Publik... 34

6. Bentuk-bentuk Pelayanan Publik... 35

7. Pelayanan Publik Sebagai Pemberian Jasa... 38

C. Paradigma Pelayanan Publik 1. Pergeseran Paradigma Pelayanan Publik... 39

D. Era Teknologi Informasi 1. Era Perkembangan Teknologi Informasi... 42

1.1Era Komputerisasi... 42

1.2Era Teknologi Informasi... 42

1.3Era Sistem Informasi... 43

1.4Era Globalisasi Informasi... 44

2. Fungsi Teknologi Informasi... 44

BAB III GAMBARAN UMUM INSTANSI A. Profil PT. Pos Indonesia (Persero)... 46

B. Visi, Misi, Kredo dan Logo PT. Pos Indonesia (Persero)... 47

1. Visi dan Misi PT. Pos Indonesia (Persero)... 47

(14)

1.2Misi PT. Pos Indonesia (Persero)... 48

2. Kredo PT. Pos Indonesia (Persero)... 48

3. Logo PT. Pos Indonesia (Persero)... 50

C. Sejarah, Kedudukan dan Tujuan Didirikan PT. Pos Indonesia (Persero)... 52

1. Sejarah Pos dan Giro Indonesia... 52

1.1Dinas Pos Sebagai Jawatan... 52

1.2Dinas Sebagai Perusahaan ICW... 52

1.3Dinas Pos Sebagai IBW... 53

1.4Dinas Pos Sebagai Perusahaan Negara... 53

1.5Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi... 53

1.6Perusahaan Pos dan Giro... 54

1.7Perusahaan Umum dan Giro... 54

1.8Perum Pos dan Giro... 54

1.9PT. Pos Indonesia (Persero)... 56

2. Kedudukan Pos dan Giro... 56

3. Tujuan Didirikannya PT. Pos Indonesia... 57

D. Diskripsi Lokasi PT. Pos Indonesia (Persero) Kota Malang.... 58

E. Struktur Organisasi dan Job Diskripsion... 59

F. Program Kerja Kantor Pos Malang Tahun 2016... 67

G. Penghargaan Kantor Pos Malang yang Telah Diraih... 70

BAB IV ANALISA DATA DAN HASIL PENELITIAN A. Bentuk Inovasi Pelayanan Publik Kantor Pos Kota Malang... 72

1. Inovasi Pelayanan dan Pengembangan Produk Kantor Pos Kota Malang... 74

1.1 Inovasi Pelayanan Kantor Pos Kota Malang... 74

1.2 Inovasi Pengembangan Produk Kantor Pos Kota Malang 79 2. Inovasi Proses Distribusi dan Produksi Kantor Pos Kota Malang... 87

(15)

B. Pergeseran Paradigma Pelayanan dari Old Public Administration ke New

Public Management... 92

C. Faktor Pendorong dan Penghambat Proses Inovasi Pelayanan Publik Kantor Pos Kota Malang... 94

1. Faktor Pendorong Inovasi Pelayanan Publik di Kantor Pos Kota Malang... 94

2. Faktor Penghambat Pelayanan Publik di Kantor Pos Kota Malang... 96

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan... 100

B. Saran... 102

Daftar Pustaka... 104

(16)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Tipologi Inovasi dan Karateristik... 23

Tabel 2.2 Perbandingan 3 Paradigma Pelayanan Publik... 40

Tabel 3.1 Kredo... 49

(17)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Komponen salam Analisi Data Model Interaktif... 16

Gambar 3.1 Logo PT. Pos Indonesia (Persero)... 51

Gambar 3.2 Kantor Pos Malang... 58

Gambar 3.3 Map Kantor Pos Malang... 59

Gambar 3.4 Struktur Organisasi... 60

Gambar 4.1 Kotak Saran... 76

Gambar 4.2 Stan Customers Service Kantor Pos Malang... 77

Gambar 4.3 Exbanner Kantor Pos Malang... 78

Gambar 4.4 Pengaduan Layanan Pelanggan... 79

Gambar 4.5 Barang Filateli... 80

Gambar 4.6 Pengantrian Pengiriman Paket... 83

Gambar 4.7 Bis Surat... 84

(18)

DAFTAR DIAGRAM

(19)

ABSTRAKSI

FARIDA RAHMAWATI AZ ZAHRA, 2012, 201210050311096, Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Pemerintahan, Inovasi Pelayanan Publik PT. Pos Indonesia (Persero) dalam Menghadapi Era Teknologi Informasi (Studi pada Kantor Pos Kota Malang), Pembimbing I : Hevi Kurnia Hardini, S.IP, M.A.Gov ; Pempimbing II : Dr. Asep Nurjaman, M.Si

Kantor Pos adalah bagian dari pemerintah yang memfasilitasi sarana komunikasi bagi masyarakat. Karena berkembangnya era teknologi Informasi, fungsi kantor pos bergeser dan berdampak besar pada masyarakat Indonesia pada khususnya. Dengan semakin beratnya pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dijalankan, maka diperlukan suatu cara yang tepat dan cepat untuk menyelesaikannya, tak terkecuali juga tuntutan akan kebutuhan yang ada dalam masyarakat yang makin beragam. Untuk memenuhi keberagaman tersebut tidak mungkin dikerjakan sendiri karena keterbatasan masyarakat, maka dari itu Kantor pos melakukan transformasi inovasi pelayanan publik agar selalu menarik dan mempunyai banyak pilihan bagi masyarakat yang menggunakan jasa pos.

Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang didapat adalah sumber primer yaitu diperoleh secara langsung dari narasumber dan sekunder yang diperoleh melalui dokumen-dokumen, arsip, artikel, dan buku terkait serta peraturan dan internet. Subyek penelitian ini adalah pegawai Kantor Pos Malang. Penelitian ini berlokasi di Kantor Pos Kota Malang yang berada di jalan Merdeka, dan penelitian ini dilaksanakan pada rentang bulan Februari hingga April. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Hubermas yaitu muali dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi dan terakhir penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukaan bahwa terdapat 3 Inovasi Pelayanan Publik pada Kantor pos Malang yaitu Inovasi Produk dan pelayanan, Inovasi Proses dan Inovasi Bisnis. Inovasi produk dan pelayanan yaitu pengembangan produk dan pelayanan yang sudah ada, produk yang dikembangkan oleh Kantor pos malang

adalah Filatelli, Admailpos, EMS, Suratpos, Paketpos, Fund Distribution, Wesel

dan Pospay, sedangkan pelayanan yang dikembangkan yaitu kantor pos membuka wadah bagi masyarakat untuk memberikan sarannya bagi masukan dan penilaian Kantor pos, serta kantorpos telah membuka loket hingga 13 loket dan memperpanjang waktu pelayanan hingga pukul 22.00. Inovasi proses kantor pos

yaitu mengembangkan informasi jejak lacak atau track and trance dan

mengembangkan Manajemen Complain Handling yaitu wadah bagi masyarakat

untuk mengklompain layanan yang telah digunakan. Yang terakhir adalah inovasi Bisnis Kantor pos adalah layatan CPTDR, layanan portal bagi ruang promosi dan sosialisasi produk untuk UKM dan UMKM, menjadi agen pemerintah, dan mengembangkan outline serta mitrakerja kantor pos dengan cara bekerjasama oleh

(20)

Dalam inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh kantorpos terdapat faktor pendorong dan penghambat. Faktor pendorongnya yaitu adanya pergeseran paradigma pelayanan, berkembangnya Era Teknologi Informasi dan banyaknya pesaing menawarkan produk dan jasa yang sama. Dan faktor penghambat dalam inovasi pelayanan publik adalah kurangnya promosi dan Sosialisasi, tarif produk belum kompetitif, jaringan sering troble, kebijakan instansi atau perusahaan susah ditembus dan proses melalui birokrasi yang berbelit. Selain itu juga terdapat faktor penghambat lainnya seperti kurangnya sumber daya, biaya, waktu, sarana prasarana dan regulasi pemerintah.

Kesimpulan yang ditarik dalam penelitian ini adalah Kantorpos Malang dapat mengimbangi perkembangan era teknologi informasi dan memenuhi tuntukan masyarakat dengan berinovasi. Dengan adalanya inovasi produk, proses dan bisnis dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kantor pos. Meskipun masih ada beberapa faktor kendala, tetapi kantor pos Malang tetap melakukan inovasi demi kebutuhan masyarakat.

Kata Kunci : Inovasi, Pelayanan Publik, PT. Pos Indonesia (Persero), Era Teknologi Informasi

Malang, 20 April 2016 Penulis

Farida Rahmawati Az Zahra 201210050311096

Menyetujui,

Dosen Pembimbing I

Hevi Kurnia Hardini, S.IP. MA.Gov

Dosen Pembimbing II

(21)

ABSTRACT

FARIDA RAHMAWATI AZ ZAHRA, 2012, 201210050311096, University of Muhammadiyah Malang, Faculty of Social and Political Sciences, Governmental Studies, Public Service Innovation of PT. Pos Indonesia (Persero) in the Era of Information Technology (A Study at Malang Post Office), Supervisor I : Hevi Kurnia Hardini, S.IP, M.A.Gov ; Supervisor II : Dr. Asep Nurjaman, M.Si

Post Office is a State-Own Corporations that provides facilities for public communication. Along with the development of information technology era, the function of post office shifts which later gives a big impact to Indonesian society. By the increasing of jobs and duties that have to be done, also the demand of society needs that become more multifarious, so that it is required a way to finish those problems quickly and properly. Surely, it is impossible to complete those needs

with no help considering the society’s limitation itself, so that Post Office starts to

transform public service innovation to be more interesting and give more option for them who use post office service.

This research uses qualitative descriptive method. The main data source is taken from the guest speaker directly and the secondary source is taken from the documents, archives, articles, related books, rules, and from internet. The subjects of this research are Malang Post Office employees. This research is taken at Malang Post Office located in Merdeka Street, and it held from February to April. The data analysis uses Miles and Hubernes technique starts from data collection, data presentation, reduction, and conclusion.

The result of this research reveals that there are three Malang Post Office public service innovations which are product and service innovation, process innovation, and business innovation. The product and service innovation is the development of product and service that already available. The developed products from Malang Post Office are Philately, Admailpost, EMS, Suratpos, Paketpos, Fund Distribution, Wesel, and Pospay. While the developed service innovations are opening a place for society to give their comment, suggestion, and assesment, opening 13 counters and extending the service hour until 22.00. The post office process innovations developing track and trace information and developing Management Complain Handling, a place for complaining improper service. The last, post office business innovations develop CPTDR service, opening a website to promote and socialize UKM/UMKM’s products, becoming a government agent, developing the outline and post office partner by cooperating with another party, and now there are innovation named postshop and post property.

(22)

bureaucracy process. Moreover, there are another discouraged factors such as the lack of resources, finance, time, facilities and government regulation.

To conclude, Malang Post Office can pursue the development of information technology era and fulfilling public demand by innovating the public service. The innovation of the product, process, and business can advance the quality service of Post Office even though there are still some discouraged factors. Malang Post Office will remain some innovation for the sake of society needs.

Keywords: innovation, public service, PT. Pos Indonesia (Persero), information technology era.

Malang, 20 April 2016 Penulis

Farida Rahmawati Az Zahra 201210050311096

Menyetujui,

Dosen Pembimbing I

Hevi Kurnia Hardini, S.IP. MA.Gov

Dosen Pembimbing II

(23)

DAFTAR PUSTAKA

Buku :

Boediono, B , 2003. Pelayanan prima Perpajakan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Denhardt & Denhardt.2007. New Public Service: Serving, Not Steering.

Emzir.2010. Metode Penelitian Kualitatif. Analisis Data. Rajawali Pers. PT.

Grafindo Persada. Jakarta.

Gie, The Liang.1993. Ensiklopedia Administrasi . Jakarta: Gunung Agung.

Hamidi.2010.Penelitian dan Teori komunikasi.UMM Press.Malang

Koentjaningrat,1993. Metode-metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: PT

Gramedia Pustaka Utama.

Lexy J Meleong,2007. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja

Rosdakarya Offset.

Moenir, H.A.S.2002. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta : Bumi

Aksara.

Robbins, Stephen P.1994. Teori Organisasi, Struktur, Desain dan Aplikasi. Jakarta:

Arcan.

Saefullah, H.A. Djadja. 2008. Pemikiran Kontemporer Administrasi Publik

Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Era Desentralisasi. Bandung: AIPI dan PK2W Lemlit Unpad.

Saleh, Muafik.2010. Public Service Communication. Malang.UMM Press.

Savas, Es. Privatization.1987. The Key To Better Government Chatam, New Jersey

: Chatam House Publisher.

Siagian.2001. Manajemen Strategi. Jakarta: Bina Aksara.

Sinambela, Lijan Poltak,dkk.2006. Reformasi Pelayanan Publik. Jakarta :Bumi

Aksara.

Sugiyono.2011. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : ALFABETA.

(24)

Suwarno, Yogi.2008. Inovasi di Sektor Publik.Jakarta: STIA-LAN Press.

Taufik, Tatang.2005. Pengembangan Sistem Inovasi Daerah: Perspektif Kebijakan.

Tangerang: Buana Press.

Thoha, Miftah.1991. Perspektif Perilaku Birokrasi, Jakarta: Rajawali.

Jurnal :

De Jong, J & Hartog, D D, Leadership as a determinant of innovative behaviour.A

Conceptual framework.2003. diakses dari http://www.eim.net/pdf-ez/H200303.pdf.

Dwi Septiyana. 2010 “Kinerja Pelayanan PT. Pos Indonesia Kabupaten Sragen”.

FISIP Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Rademakers, Martijn “Corporate universities: driving force of knowledge

innovation”, Journal of Workplace Learning; 2005; 17, 1/2; ABI/INFORM

Global.

Tjandra, Elvi Anggraeni, Keberhasilan inovasi melalui riset dan pengembangan

yang tepat akan mempengaruhi keberhasilan produk di pasar. 2008.

Konsideran :

Keputusan Direksi PT Pos Indonesia (Persero). Visi, Misi, dan Kredo PT Pos

Indonesia Persero. No:KD.93/DIRUT/1113. 2013.

Peraturan Pemerintah No.5 Tahun 1995 tentang Perubahan Perum menjadi

Perseroan Terbatas

Internet :

Devina bonita, EMPAT ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMAS ,

(25)
(26)

BAB 1

PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Kantor Pos adalah bagian dari lembaga pemerintah yang memfasilitasi

sarana komunikasi bagi masyarakat. Bahkan lembaga ini sudah eksis sejak zaman

Belanda. Pada awal berdiriya kartor pos, lembaga ini telah melayani pengiriman

pesan berupa surat serta pengiriman uang. Dengan perkembangan teknologi yang

sekarang, kantor pos mengembangkan fungsi menjadi lebih luas lagi, seperti

menerima western union, pembayaran listrik, telepon dan lain-lain.

Dampak perkembangan teknologi, seperti adanya mesin fax, telepon,

hp, dan internet membuat penyampaian pesan begitu mudah dan praktis. Kemajuan

teknologi berdampak besar bagi masyarakat Indonesia pada khususnya dan

berpengaruh pada perubahan yang saat ini lebih menyukai komunikasi langsung

seperti menggunakan gadget dan alat komunikasi elektronik yang lain. Sebelum

teknologi semua ini muncul, kantor pos adalah kantor yang sangat penting dan

berjasa karena semua komunikasi hanya bisa melalui surat-menyurat. Banyaknya

alternatif lain seperti yang dimaksud membuat fungsi kantor pos tergeser dalam hal

pengiriman pesan, sehingga saat ini fungsi kantor pos lebih kepada bekerjasama

dengan perusahaan, instansi maupun perguruan tinggi.

Pengiriman barang yang dulu biasa dilakukan oleh pos, kini

mempunyai pesaing berat yaitu perusahaan jasa pengiriman swasta. Maka dari itu,

(27)

memperbaiki kualitas pelayanan publik yang sudah ada. Karena kualitas pelayanan

jasa kantor pos dapat mempengaruhi persepsi individu yang kemudian

mempengaruhi opini publik. Oleh karena itu kualitas pelayanan sebuah perusahaan

harus terus diperhatikan dan dijaga sehingga menimbulkan opini yang positif dan

tidak membuat citra perusahaan merosot atau menjadi buruk.Dalam pengembangan

produk inovasi, kantor pos bertujuan untuk menyikapi masalah dari dampak

kemajuan teknologi yang terjadi sekarang. Selain dari pada itu, kantor pos juga

mengembangkan fungsi di bidang pelayanan keuangan, seperti pembayaran tagihan

kartu kredit, mobil, motor, pesan tiket kereta, bayar pajak, dan lainnya.

Dalam era perkembangan teknologi informasi saat ini, sangat banyak

pihak yang berperan aktif. Dengan kompleksitas dan semakin beratnya pekerjaan

atau tugas-tugas yang harus dijalankan, maka diperlukan suatu cara yang tepat dan

cepat untuk menyelesaikannya, tak terkecuali juga tuntutan akan kebutuhan yang

ada dalam masyarakat yang makin beragam. Untuk memenuhi kebutuhan yang

beragam tersebut, tidak mungkin dikerjakan sendiri karena ada keterbatasan yang

dimiliki oleh masyarakat. Untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat

dengan pelayanan publik yang baik, maka hadirlah PT. Pos Indonesia dimana PT.

Pos Indonesia berperan aktif menjemput bola dalam menjawab keterbatasan

informasi masyarakat.

Pelayanan yang baik dapat mendekatkan dan memperbaiki pelayanan

perusahaan kepada masyarakat, antara lain melalui pemotongan jalur BUMN

pelayanan sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelayanan

(28)

sistem pemerintahan yang demokratis, terbuka, akuntabel, dan memberi ruang

partisipasi yang luas bagi masyarakat.

Dalam Pasal 5 UU No 25 Tahun 2009, Pelayanan publik adalah

kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan

sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan

penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh

penyelenggara pelayanan publik. Dan untuk mewujudkan pelayanan publik yang

prima sesuai dengan tuntutan era reformasi merupakan suatu kegiatan yang

seharusnya difokuskan untuk menyokong pelaksanaan otonomi daerah supaya

mencapai keberhasilan yang berkaitan dengan hal tersebut, sudah barang tentu perlu

birokrasi pemerintah daerah yang baik agar dapat membangun pelayanan publik

yang handal dan juga diharapkan dapat beradaptasi sesuai dengan dinamika

perubahan lingkungan, dengan maksud mampu merespon tuntutan dinamika

politik, ekonomi, sosial yang selama ini berubah dengan pesat dan cepat.

Memprioritaskan pelayanan publik adalah salah satu hal yang sangat

perlu dan juga merupakan misi yang juga diemban oleh kegiatan birokrasi yang

memiliki komitmen, karena pada hakikatnya birokrasi berorientasi pada

kepentingan publik. Oleh karena itu, tindakan tersebut dapat mewujudkan

kesejahteraan dalam masyarakat. Begitu pula cita-cita masyarakat pengguna jasa

akan terwujud pada kehidupan dimasa sekarang atau masa depan yang

didambakannya semakin bergeser kearah hal - hal yang lebih menyangkut pada

(29)

Birokrasi harus inisiatif, inovatif, produktif, responsif, bertanggung

jawab dan memiliki akuntabilitas yang baik pada publik, dilihat dari sisi lain

birokrasi seharusnya memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat terutama

berkaitan dengan pelayanan publik agar dapat menyelenggarakan pelayanan kepada

masyarakat secara cepat, mudah, murah, adil dan berkualitas sesuai dengan

kebutuhan kehidupan masyarakat dalam era globalisasi, dimana persaingan

semakin tinggi.

PT. Pos Indonesia adalah satu penyelenggara dan penyedia pelayanan

publik. Pelaksanaan kegiatan pelayanan publik diarahkan untuk menciptakan

kinerja birokrasi yang profesional dan akuntabel dengan berorientasi pada kepuasan

masyarakat atau pengguna jasa, yang mengutamakan pada tingkat pelayanan.

Perubahan paradigma pelayanan publik tersebut diarahkan pada perwujudan

kualitas pelayanan prima, melalui instrumen pelayanan yang dimiliki dengan

orientasi pelayanan yang lebih cepat, lebih baik dan lebih murah sesuai dengan yang

sudah dijanjikan. Maka dalam era sekarang ini Pelayanan pada PT Pos yang

notabene BUMN (Badan Usaha Milik Pemerintah) dituntut untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

PT. Pos Indonesia sangat diperlukan kehadirannya bagi masyarakat

Indonesia karena merupakan salah satu wadah penyedia sarana komunikasi bagi

masyarakat terutama yang berhubungan dengan surat-menyurat. Untuk

menghadapi dunia usaha yang semakin kompetetif maka diperlukan penyesuaian

status Badan Usaha yang lebih fleksibel dan dinamis agar mampu mengembangkan

(30)

Selain itu juga karena perkembangan teknologi sekarang ini

menyebabkan munculnya sarana atau media komunikasi lain yang lebih cepat dan

canggih. Sehingga masyarakat akan berkomunikasi dan memperoleh informasi baik

dari dalam maupun dari luar negeri dengan mudah dan cepat. Oleh karena itu Badan

Usaha Milik Negara yag bersetatus Perum Pos dan Giro telah berubah menjadi PT.

Pos Indonesia (Persero) sebagaimana telah diatur pada PP No. 5 Tahun 19951.

Perubahan tersebut merupakan momentum untuk reformasi secara

menyeluruh dalam upaya peningkatan mutu pelayanan yang lebih berkualitas. Hal

ini pun sesuai dengan salah satu ciri dari Persero yaitu bahwa makna usaha persero

adalah untuk memupuk keuntungan, pelayanan dan pembinaan organisasi yang

baik, efektif, efisien, dan ekonomis secara busness, cost accounting principles,

management, effectiveness dan pelayanan yang baik, memuaskan dan memperoleh laba.

Untuk itu PT. Pos Indonesia dituntut agar dapat menigkatkan kualitas

diri baik mengembangkan inovasi maupun pelayanannya sebagai sebuah organisasi

agar lebih efektif. Hal tersebut perlu dilakukan karena seperti yang tertuang pada

semboyan PT. Pos Indonesia yaitu “Tepat Waktu Setiap Waktu” yang merupakan

wujud nyata bahwa pelayanan yang diberikannya itu berorientasi pada kepuasan

pelanggan (Customers)2. Selain itu juga sesuai dengan salah satu unsur dari Catur

Sukses Sapta Pedoman PT. Pos Indonesia yaitu pada unsur sasaran pokok yang

meliputi sasaran terhadap kepuasan pelanggan, komitmen pada pelayanan umum,

(31)

dan hasil terbaik. Dengan demikian disini kepuasan masyarakat sebagai pengguna

jasa pos harus diprioritaskan.

PT. Pos Indonesia adalah salah satu BUMN yang bergerak dalam

bidang jasa pelayanan lalu lintas berita, uang, barang dengan memiliki jaringan

pelayanan terbesar dan tersebar di seluruh pelosok tanah air. Keberhasilan dan

kelangsungan hidup perusahaan ini sangat tergantung pada sejauh mana para

pegawai dapat memberikan pelayanan dalam kualitas yang sesuai dengan harapan

dan keinginan para pengguna jasa dan seberapa efektif kinerjanya. Dalam

menghadapi tuntutan masyarakat akan peningkatan pelayanan baik kualitas

maupun kuantitasnya dan untuk tetap survive maka setiap kantor diusahakan untuk

tidak berbuat salah yang menyebabkan keterlambatan pengiriman pos, karena

pengguna jasa tidak akan menerima alasan keterlambatan karena alasan kantor.

PT. Pos Indonesia memang sudah dari lama melakukan transformasi inovasi

pelayanan, baik meningkatkan kualitas pelayanan maupun inovasi yang lain

sehingga PT. Pos Indonesia bisa bersaing ditengah ketatnya era teknologi

informasi. Berbenahnya PT. Pos Indonesia sangat disambut baik oleh kalangan

masyarakat, dimana kita tahu bahwa PT. Pos Indonesia merupakan salah satu

layanan jasa terbesar. Dengan ketatnya jasa pelayanan di era teknologi informasi

PT. Pos Indonesia menjelma menjadi penyemangat bagi masyarakat kalangan

bawah. Oleh karena perlu adanya transformasi inovasi pelayanan yang dilakukan

oleh PT. Pos Indonesia sehingga masyarakat kalangan bawah bisa menikmati

pelayanan yang diberikan. Maka dari itu perubahan dan pemberian inovasi pada

(32)

Kualitas pelayanan memang sangat dibutuhkan bagi setiap organisasi,

baik organisasi privat maupun organisasi publik. Untuk menghadapi persaingan di

era teknologi informasi ini, PT. Pos Indonesia harus mempunyai inisiatif untuk

menciptakan inovasi pelayanan baru. Dengan adanya inovasi pelayanan maka

diharapkan PT. Pos Indonesia bisa bersaing dengan jasa layanan swasta yang

lainnya. Untuk itu dalam membentuk suatu pelayanan secara utuh dan berkualitas,

maka dibutuhkan kinerja yang baik. Karena perkembangan era teknologi informasi

seperti ini, dibutuhkan pula inovasi atau pembaharuan pelayanan publik agar selalu

menarik dan mempunyai banyak pilihan bagi pengguna jasa pos. Maka peneliti

sangat ingin mengetahui Bagaimana inovasi pelayanan publik PT. Pos Indonesia

(persero) dalam menghadapi era teknologi informasi yang berkembang pesat.

Dengan adanya inofasi pelayanan publik, masyarakat akan tetap tertarik untuk

menggunakan jasa PT. Pos Indonesia (Persero).

B. RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang diatas, peneliti dapat menarik rumusan masalah yaitu :

Bagaimana inovasi pelayanan publik PT. Pos Indonesia (Persero) dalam

menghadapi era teknologi informasi?

C. TUJUAN PENELITIAN

Dari rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitiannya yaitu untuk

mengetahui inovasi pelayanan publik PT. Pos Indonesia (Persero) dalam

menghadapi era teknologi informasi serta kendala PT. Pos Indonesia (Persero)

(33)

D. MANFAAT PENELITIAN

a. Manfaat Teoritis : Mengembangkan pengetahuan dan menambah wawasan bagi peneliti inovasi pelayanan publik PT. Pos Indonesia

(Persero) dalam menghadapi era teknologi informasi dan dapat

menjadikan dasar penelitian sejenis.

b. Manfaat Praktis : Dipakai untuk memenuhi tugas akhir dan sebagai masukan kepada institusi terkait yaitu Kantor Pos Kota Malang.

E. DEFINISI KONSEP DAN OPERASIONAL 1. Definisi Konsep

Definisi konseptual adalah untuk menguraikan tentang beberapa istilah

atau konsep yang terkait pada peneliti yang dilakukan. Untuk itu dalam rangka

memperjelas penguraian lebih lanjut dalam penulisan ini, maka perlu dilakukan

penjelasan mengenai beberapa pengertian atau istilah yang berkaitan dengan upaya

untuk menyeragamkan pemahaman terhadap pokok pembahasan dengan maksud

untuk menciptakan keseragaman atau kesamaan pemahaman terhadap pengertian

masing-masing konsep yang terkandung dalam pengertian tersebut, serta dapat

memperoleh kejelasan tentang arti dari penelitian ini sehingga mempermudah

dalam penelitian terhadap variabel-variabel (konsep) yang hendak diukur, diteliti

dan digali datanya.3 Definisi konseptual merupakan definisi yang dipakai dalam

unsur dari suatu penjelasan umum serta peristiwa-peristiwa tertentu, sedangkan

yang dimaksud konsep merupakan suatu yang sudah terjadi ketentuan dari apa yang

(34)

kita amati. Definisi konseptual digunakan agar penelitian yang akan dilakukan lebih

fokus, lebih mudah serta terarah.

Konsep dari penelitian ini adalah analisis perluasan atau peningkatan

kualitas pelayanan sebagai bentuk inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh

PT Pos Indonesia (Persero) dalam menghadapi era teknologi informasi. Inovasi di

bidang pelayanan publik merupakan ide kreatif atau cara baru dalam teknologi

pelayanan untuk menciptakan terobosan dan penyederhanaan di bidang produk,

proses, organisasional dan bisnis.

a. Inovasi Pelayanan Publik

Menurut Rogers yang dikutip oleh Suwarno, salah satu penulis buku

inovasi terkemuka, menjelaskan inovasi adalah sebuah ide, praktek, atau objek yang

dianggap baru oleh individu satu unit adopsi lainnya4. Sedangkan Damanpour yang

dikutip oleh Suwarno menjelaskan bahwa sebuah inovasi dapat berupa produk atau

jasa baru, teknologi proses produksi yang baru, sistem struktur dan administrasi

baru atau rencana baru bagi anggota organisasi5.

Pelayanan Publik adalah pelayanan merupakan suatu proses bantuan

kepada orang lain dengan cara-cara tertentu yang memerlukan kepekaan dan

hubungan interpersonal agar terciptanya kepuasan dan keberhasilan6.Pengertian

pelayanan umum menurut Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur

Negara ( Men-PAN ) Nomor 81 Tahun 1993 adalah segala bentuk kegiatan

4 Suwarno, Yogi.2008. Inovasi di Sektor Publik.Jakarta: STIA-LAN Press. 2008, hal.3 5 Ibid hal.4

(35)

pelayanan umum yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah pusat, di daerah, dan

lingkungan Badan Usaha Milik Negara / Daerah dalam bentuk barang dan jasa, baik

dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka

upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan

ketentuan peraturan perundang – undangan7.

Inovasi adalah pemasukan atau pengenalan hal-hal yang baru.

Menginovasikan yaitu seperti memperbaruhi. Jadi maksut penulis inovasi

pelayanan publik adalah terobosan baru yang merupakan ide kreatif atau pelayanan

yang dimodifikasi dan memberikan manfaat pada masyarakat pengguna jasa pos.

Inovasi juga bisa berupa hasil dari perluasan maupun peningkatan kualitas pada

inovasi yang ada.

b. PT. Pos Indonesia (Persero)

Pos Indonesia yaitu merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN)

Indonesia yang bergerak di bidang layanan pos. Saat ini, bentuk badan usaha Pos

Indonesia merupakan perseroan terbatas dan sering disebut dengan PT. Pos

Indonesia. Bentuk usaha Pos Indonesia ini berdasarkan Peraturan Pemerintah

Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1995. Peraturan Pemerintah tersebut berisi

tentang pengalihan bentuk awal Pos Indonesia yang berupa perusahaan umum

(perum) menjadi sebuah perusahaan (persero). Pos Indonesia memiliki Anggaran

Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang dicatatkan di Akta Notaris Sutjipto, S.

H. Nomor 117 pada tanggal 20 Juni 1995 yang juga telah mengalami perubahan

(36)

sebagaimana yang dicatatkan di Akta Notaris Sutjipto, S. H. Nomor 89 pada tanggal

21 September 1998 dan Nomor 111 pada tanggal 28 Oktober 1998.

c. Era Teknologi Informasi

Pengertian Teknologi Informasi adalah suatu studi perancangan,

implementasi, pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi

berbasis komputer, terutama pada aplikasi hardware (perangkat keras) dan software

(perangkat lunak komputer). Secara sederhana, Pengertian Teknologi Informasi

adalah fasilitas-fasilitas yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak

dalam mendukung dan meningkatkan kualitas informasi untuk setiap lapisan

masyarakat secara cepat dan berkualitas8.

Pengertian teknologi Informasi (IT) adalah istilah umum tekologi untuk

membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan

dan menyebarkan informasi. Tujuan teknologi informasi adalah untuk memecahkan

suatu masalah, membuka kreativitas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam

aktivitas manusia.

2. Definisi Operasional

Definisi operasional adalah petunjuk tentang bagaimana suatu variabel

diukur dan observasi lapangan. Indikator dari penelitian inovasi pelayanan publik

PT. Pos Indonesia (Persero) dalam menghadapi era teknologi informasi di kantor

pos cabang malang adalah sebagai berikut :

8 Teknologi Informasi dan Komunikasi Perlu Landasan Hukum, Tempo Interaktif, Sabtu, 04

(37)

1. Bentuk Inovasi Pelayanan Publik Kantor Pos Kota Malang.

a. Inovasi pelayanan dan pengembangan produk PT. Pos Indonesia

(Persero) kantorpos Malang.

b. Inovasi proses distribusi dan produksi PT. Pos Indonesia (Persero)

kantorpos Malang.

c. Inovasi Bisnis Kantorpos Malang.

2. Pergeseran Paradigma Pelayanan dari Old Public Administration ke New

Public Management.

3. Faktor Pendorong dan Penghambat Proses Inovasi Pelayanan Publik PT. Pos

Indonesia (Persero) kota Malang.

a. Faktor pendorong inovasi pelayanan publik di kantorpos Malang.

b. Faktor Penghambat Inovasi pelayanan publik di kantorpos Malang.

F. METODE PENELITIAN

Metode penelitian memberikan peneliti urutan-urutan pekerjaan yang harus

dilakukan dalam suatu penelitian. Sehingga metode penelitian memandu peneliti

tentang urutan-urutan bagaimana penelitian dilakukan. Metode penelitian yang

digunakan dalam penelitian ini ialah melalui pendekatan kualitatif, pendekatan

kualitatif ditunjukkan untuk memahami fenomena-fenomena misal dari sudut

pandang partisipan. Disamping itu, pendekatan kualitatif lebih peka dan lebih dapat

(38)

nilai yang dihadapi dan situasi yang berubah-ubah selama penelitian berlangsung.9 Adapun langkah-langkah metode yang digunakan dalam mendukung penelitian ini

yaitu sebagai berikut :

1. Jenis penelitian

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan

kualitatif. Metode penelitian deskriptif dalam kajian metodologi penelitian selalu

dikaitkan dengan persoalan tujuan penelitian. Dalam penelitian ini, akan

digambarkan bagaimana inovasi pelayanan publik PT. Pos Indonesia (Persero)

dalam menghadapi era teknologi informasi.

Pembahasan penelitian ini disajikan dalam bentuk uraian kata-kata

(deskripsi). Penelitian ini dirasa sangat tepat untuk menggambarkan perilaku karena

bertujuan untuk mengungkap fakta dan menyalurkan informasi sebagaimana yang

terjadi.

2. Sumber data

Sumber data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah :

a. Data primer yaitu data yang diperoleh langsung oleh obyeknya yaitu pegawai

kantor Pos Kota Malang dan masyarakat yang menggunakan jasa pos.

b. Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber yang sudah ada, yaitu

melalui dokumen-dokumen, buku literatur, internet yang berkaitan dengan

judul peneliti, serta penelitian terdahulu.

9 Lexy J Meleong. 2007, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

(39)

3. Teknik pengumpulan data

Pengumpulan data ini bertujuan untuk mengumpulkan atau memperoleh

data yang ada dilapangan secara akurat yang sesuai dengan fakta dilapangan, guna

untuk memecahkan permasalahan yang ada dalam penelitian ini. Teknik

pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah :

a. Observasi

Peneliti melakukan observasi lapangan yaitu pengamatan langsung untuk

memahami apa yang diketahui oleh subjek penelitian yang berkaitan dengan

tema yang diangkat dalam penelitian ini. Sedangkan Nasution menyatakan

bahwa, observasi adalah dasar semua ilmu pengetahuan.10

b. Wawancara Terstruktur

Wawancara yaitu suatu pedoman yang digunakan untuk melakukan tanya

jawab agar pertanyaan tersebut terarah dengan baik. Pertanyaan tersebut

diajukan kepada pihak-pihak yang terkait untuk memperoleh dan

mengumpulkan data informasi mengenai efektivitas kinerja pelayanan di

kantor Pos Kota Malang. Esterberg, mendefinisikan interview sebagai berikut:

“a meeting of two persons to exchange information and idea through question

and responses, resulting in communication and joint construction of meaning

about a particular topic”. Wawancara adalah merupakan pertemuan dua orang

untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat

(40)

dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu.11 Pada penelitian ini, peneliti akan melakukan wawacara dengan beberapa pegawai kantor pos.

c. Dokumentasi

Dokumentasi adalah metode penelitian kualitatif yang dapat diartikan sebagai

suatu cara pengumpulan data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen.

Sugiyono mengemukakan pendapatnya mengenai dokumen, dokumen

merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk

tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang.12

4. Subyek penelitian

Subyek penelitian adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberikan

informasi tentang situasi dan latar belakang penelitian. Agar didapatkan informasi

penelitian yang lengkap dan mendalam, maka subyek penelitian ini yaitu : 4 orang

pegawai Kantor Pos Kota Malang : Ibu Zurkasih Noor, Bapak Imam, Bapak Rudi

dan Bapak Pitrus.

5. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian yang akan dituju adalah kantor Pos Kota Malang yang

beralamat di Jl. Merdeka Selatan No. 5 Malang

6. Analisa data

Setelah data selesai dikumpulkan dengan lengkap dari lapangan, tahap

berikutnya yang harus dimasukkan adalah tahap analisia. Ini adalah tahapan yang

11 Ibid hal.231

(41)

penting dan menentukan. Pada tahap inilah yang dikerjakan dan dimanfaatkan

sedemikian rupa sampai berhasil menyimpulkan kebenarannya yang diajukan

dalam penelitian.13

Gambar 1.1 Komponen dalam Analisis Data Model Interaktif (Miles dan Huberman,1992)

Sumber : M. Djunaidi Ghony & Fancan Almanshur (2012:308)

Dalam proses analisa data, diperlukan teknik-teknik atau metode tertentu.

Proses analisis data dimulai dengan menelaah data yang tersedia dari berbagai

sumber baik dari sumber primer maupun sumber sekunder. Pada dasarnya, tujuan

dari analisa data didalam suatu penelitian ialah untuk menggambarkan fakta tentang

hasil penelitian sehingga menjadi data yang mempunyai makna serta mudah

dipahami dan diinterprestasikan.14 Analisis data dilakukan dengan menggunakan

13 Koentjaningrat.1993, Metode-metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: PT Gramedia Pustaka

Utama, hal. 269

14 Sanapiah Faisal,1992, Format-Format Penelitian Sosial, Rajawali Press, Jakarta,hal.109

Pengumpulan

Data Penyajian Data

Reduksi Data

[image:41.595.114.513.200.522.2]
(42)

metode deskriptif kualitatif melalui proses editing dan proses interpretasi. Dari data tersebut mengungkapkan peristiwa sebagaimana adanya dalam bentuk kalimat.

Adapun tahapan analisa menurut Miles dan Huberman seperti gambar diatas.

Dalam penelitian ini digunakan analisis data yang telah dikembangkan

oleh Miles dan Huberman seperti gambar diatas yaitu menggunakan analisis model

interaktif dengan empat prosedur dengan tahapan pertama adalah pengumpulan

data dan dilantujkan ke tahap-tahap berikutnya yaitu reduksi data, display data, dan

yang terakhir adalah penarikan kesimpulan/verifikasi.

a. Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan data yang baru diperoleh dari hasil

penelitian, yang merupakan kumpulan fakta atau fenomena-fenomena yang

berwujud data lapangan yang masih belum beraturan dan belum dipilah-pilah yang

akan diolah di tahap kedua yaitu reduksi data. Disini peneliti sudah melakukan

observasi dan wawancara, dan mendapatkan data serta mengumpulkan

data-data yang sesuai dengan judul skripsi penulis yaitu inovasi pelayanan publik PT.

Pos Indonesia (Persero) dalam menghadapi era teknologi informasi.

b. Reduksi Data

Reduksi data sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada

penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data kasar yang muncul dari

(43)

berlangsung. Reduksi data merupakan suatu bentuk analisis yang menajamkan,

menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu, dan

mengorganisasikan data dengan cara sedemikian rupa sehingga dapat ditarik

kesimpulan sementara. Peneliti melakukan wawancara dan observasi secara

terus-menurus tujuannya agar penulis benar-benar mendapatkan data maupun informasi

yang benar-benar akurat mengenai inovasi pelayanan publik PT. Pos Indonesia

(Persero) dalam menghadapi era teknologi informasi di kantor cabang kota

Malang, serta dalam reduksi data ini penulis memilah-milah data atau informasi

yang telah di dapat sehingga dapat ditarik kesimpulan sementara.

c. Penyajian Data

Penyajian data adalah menyajikan sekumpulan informasi tersusun yang

memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan.

Penyajian data dilakukan agar lebih mempermudah bagi peneliti untuk dapat

melihat gambaran secara keseluruhan atau bagian-bagian tertentu dari data

penelitian. Hal ini merupakan pengorganisasian data ke dalam suatu bentuk

kemudian dipilah-pilah dan disisikan untuk disortir menurut kelompoknya dan

disusun sesuai dengan kategori yang sejenis untuk ditampilkan agar selaras dengan

permasalahan yang dihadapi, termasuk kesimpulan-kesimpulan sementara

diperoleh pada waktu data direduksi. Disini peneliti menyajikan data atau informasi

yang telah dipilah-pilah di dalam reduksi data, dalam penyajian data penulis

(44)

tentang inovasi pelayanan publik PT. Pos Indonesia (Persero) dalam menghadapi

era teknologi informasi.

d. Penarikan Kesimpulan

Penarikan kesimpulan merupakan hasil penelitian yang menjawab fokus

penelitian berdasarkan hasil analisis data simpulan disajikan dalam bentuk

deskriptif objek penelitian dengan berpedoman pada kajian penelitian kegiatan

pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau

verifikasi merupakan proses siklus dan interaktif. Analisis dan kualitatif merupakan

upaya yang berlanjut, berulang, dan terus menerus. Pengumpulan data, reduksi data,

penyajian data, dan penarikan kesimpulan menjadi gambaran keberhasilan secara

berurutan sebagai rangkaian kegiatan analisis yang saling menyusul. Penulis pada

akhirnya akan menyimpulkan hasil obsevasi, wawancara dan dokumentasi yang

telah dilakukan, serta menyimpulkan bagaimana inovasi pelayanan publik PT. Pos

Gambar

Tabel 3.2 Kronologi Bentuk Perusahaan......................................
Gambar 1.1 Komponen dalam Analisis Data Model Interaktif (Miles dan

Referensi

Dokumen terkait

Strategi atau langkah yang mungkin harus diambil oleh PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Solo 57100 berdasarkan hasil analisis tersebut di atas adalah

Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Solo 57100 terutama untuk produk jasa surat Pos Express untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu untuk memberikan pelayanan lalu

Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik yang diterapkan oleh Kantor Samsat Pandeglang melalui e- Samsat pada awalnya bertujuan untuk mengurangi antrian

POS INDONESIA DALAM MENJAGA EKSISTENSI DAN DAYA SAING PELAYANAN KONSUMEN (Studi Pada Kantor Pos Medan 20000 Jl. Pos No.1 Kesawan

Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis sistem antrean yang menggambarkan keadaan pelayanan serta ukuran kinerja empat jenis loket pelayanan di PT Pos Indonesia (Persero) Kantor

Cara mengatasi hambatan dalam Prosedur Pelayanan Pengiriman Express Mail Services di PT Pos Indonesia (Persero), Kantor Pos Depok 2 adalah dengan pengajuan ganti

Dengan kata lain, inovasi pelayanan publik sendiri tidak mengharuskan penemuan baru, tetapi dapat merupakan suatu pendekatan baru yang bersifat kontekstual dalam arti inovasi tidak

x INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT PADA KANTOR PENGADILAN AGAMA TANJUNG BALAI KARIMUN Oleh : Rindiani Handratna 180563201063 Abstrak Dalam wacana Reveinting