ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS III SDN PAGERLUYUNG 2 KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO
SKRIPSI
OLEH :
ANDIK PRASETYA UTOMO
NIM : 201210430311250
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
LEMBAR PENGESAHAN
Dipertahankan di depan dewan penguji Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah
Malang dan diterima untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar
Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Mengesahkan:
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
Malang, 29 Oktober 2016
Dekan FKIP,
Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes.
Dewan Penguji : Tanda Tangan
1. Kuncahyono, M.Pd. 1. ………
2. Dian Ika Kusumaningtyas, M.Pd 2. ………....
3. Dr. Iin Hindun, M.Kes. 3. ………
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah subhanahu wata’ala penulis panjatkan karena hanya berkat rahmat, hidayah dan inayah Nya skripsi denganjudul “ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS III SDN
PAGERLUYUNG 2 KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO” dapat terselasaikan dengan baik. Sholawat serta salam tidak lupa selalu tercurahkan
kepada junjungan kita, Nabiyullah Muhammad SAW.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini dapat diselesaikan berkat bimbingan,
bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Dengan segala kerendahan hati penulis
banyak mengucapkan terimakasih kepada yang terhormat:
1. Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes, selaku Dekan Fakultas Ilmu Keguruan dan
Ilmu Pendidikan yang telah member izin dalam proses penelitian.
2. Dr. Ichsan Anshory AM, M.Pd, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Guru Sekolah
Dasar yang telah membatu dalam proses penyelesaian segala urusan
administrasi yang peneliti perlukan dalam menyusun skripsi.
3. Dr. Iin Hindun, M.Kes, selaku pembimbing I yang telah memberikan
bimbingan, motivasi, dan kesabaran dalam membimbing penulis.
4. Bustanol Arifin, M.Pd, selaku pembimbing II yang telah sabar memberikan
arahan, masukan, dan bimbingan dalam membimbing penulis.
5. Erna Yayuk, M.Pd, Dyah Woro, M.Pd, yang berkenan meluangkan waktu untuk
menjustifikasi prosedur pelaksanaan terpada penelitian ini.
6. Bapak Sudarmaji, S.Pd, selaku Kepala Sekolah SDN yang berkenan
memberikan izin untuk melakukan penelitian.
7. Ayahanda Kusyanto, Ibunda Sumiarsih dan adikku Dodit, tercinta yang
senantiasa mendo’akan penulis dalam menuntut ilmu.
8. Mahasiswa angkatan 2012 kelas B yang selalu memberikan semangat dan
motivasi sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.
9. Semua pihak yang terkait, yang tidak mungkin dapat penulis sebutkan satu-per
Semoga apa yang telah di berikan kepada peneliti, senantiasa mendapatkan balasan
yang setimpal dari Allah SWT. Penulis sadar bahwa penelitian ini belum sempurna
maka penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun. Akhirnya penulis
berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi peneliti lain maupun bagi orang lain
yang membacanya saat ini ataupun di kemudian hari.
Malang, 29 Oktober 2016
DAFTAR ISI
Halaman Judul ……… i
Lembar Persetujuan ……… ii
Lembar Pengesahan ……….. iii
Surat Pernyataan ……… iv
Motto ………. v
Persembahan ……….. vi
Abstrak ……… vii
Kata Pengantar ………. xi
DAFTAR ISI ………. xiii
DAFTAR TABEL ……… xv
DAFTAR GAMBAR ………. xvi
DAFTAR LAMPIRAN ………. xvii
BAB I PENDAHULUAN ………. 1
1.1. Latar Belakang ……….. 1
1.2. Rumusan Masalah ………. 5
1.3. Tujuan Penelitian ……….. 5
1.4. Manfaat Penelitian ………. 6
1.5. Penegasan Istilah ……….. 7
BAB II LANDASAN TEORI ………. 8
A. Kajian Teori……… 8
2.1. Kajian Membaca Puisi...………. 8
2.1.1 Pengertian Membaca... 8
2.1.2 Tujuan Membaca... 9
2.1.3 Apresiasi Sastra... 10
2.1.4 Membaca Puisi... 11
2.1.5 Kegiatan Membaca Puisi... 12
2.1.6 Pembelajaran Membaca Puisi... 13
2.1.7 Manfaat Membaca Puisi... 14
2.2. Kajian Keterampilan Berbahasa... 14
2.4. Kajian Hasil Belajar... 18
2.5. Faktor Penentu Hasil Belajar... 21
B. Kajian Penelitian yang Relevan ………. 24
C.Kerangka Berfikir ……….. 25
BAB III METODE PENELITIAN...……….. 27
3.1. Pendekatan dan Jenis Penelitian ……… 27
3.2. Kehadiran Penelitian ……… 27
3.3. Lokasi danWaktu Penelitian ……….. 28
3.4. Subjek Penelitian ………. 28
3.5. Data dan Sumber Data ……… 28
3.6. Teknik Pengumpulan Data...……….... 29
3.7. Analisis Data...………... 31
3.8. Keabsahan Data………... 34
3.9. Prosedur Penelitian... 34
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ………. 36
4.1 Hasil Penelitian ……….. 36
4.1.1 Kegiatan Pembelajaran MembacaPuisi ……… 36
4.1.2 Tingkat Keberhasilan Keterampilan Membaca Puisi .……….. 42
4.1.3 Faktor Penentu Keberhasilan dan Ketidakberhasilan Membaca Puisi ……….. 47
4.1.4 Tindak Lanjut Temuan Hasil Penelitian...……… 50
4.2 Pembahasan ……… 53
4.2.1 Kegiatan Pembelajaran Membaca Puisi ……… 53
4.2.2 Tingkat Keberhasilan Keterampilan Membaca Puisi .……….. 54
4.2.3 Faktor Penentu Keberhasilan dan Ketidakberhasilan Membaca Puisi ……….. 57
4.2.4 Tindak Lanjut Temuan Hasil Penelitian... ….……. 58
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ……….. 60
5.1. Kesimpulan ……… 60
5.2. Saran ………. 61
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1. Hasil Penilaian Keterampilan Membaca Puisi ……….. 42 Tabel4.2. Rentang Skor Penilaian ………. 43
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Analisis Data Model Interaktif ………...……….. 31
Gambar 4.1 Kegiatan Pendahuluan ………. 37
Gambar 4.2 Penyampaian Materi Pembelajaran ………..…. 39
Gambar 4.3 Pemberian Contoh MembacaPuisi ……….…..…. 40
Gambar 4.4 Praktek Membaca Puisi Siswa ………..……… 41
Gambar 4.5 Grafik Tingkat Keterampilan Membaca Puisi ………..…. 47
Gambar 4.6 Pemaparan Hasil Penelitian Oleh Peneliti…..……….. 51
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Surat Izin Penelitian ………. 63
Lampiran 2 Hasil Wawancara Guru ……… 64
Lampiran 3 Hasil Wawancara Siswa... 66
Lampiran 4 Hasil Observasi... ……… 67
Lampiran 5 Penilaian Keterampilan Membaca Puisi ……….. 69
Lampiran 6 Indikator Aspek Keterampilan Membaca Puisi ………. 71
Lampiran 7 Lembar Diskusi FGD... 74
Lampiran 8 RPP ……… 78
DAFTAR PUSTAKA
A. Halik. 2009. Sastra Anak-anak. Jakarta: Depdiknas.
Abimanyu, Soli. 2008. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Direktoral JendralPendidikan Tinggi Depdiknas.
Arikunto, Suharsimi. 2006.Prosedur Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta. BSNP. 2006. Panduan Pengembangan Silabus, KTSP. Jakarta : CV. Mini Jaya
Abadi.
Depdiknas. 2010. Standar Isi Tingkat SD/MI. Jakarta: Depdiknas. Hamalik, Oemar. 2010.Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Kountur, Ronny. 2009. Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: Penerbit PPM.
Majid, Abdul. 2013. Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Mulyatiningsih, Endang. 2011. Penelitian Terapan. Yogyakarta: UNY Press. Moleong, Lexy .J. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja
Rosda karya.
Nurhadi, dkk. 2010. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Makasar.
Prastiti, Sri. 2009.Membaca. Semarang: Griya Jawi.
Rahim, Farida. 2008. Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Santoso, Puji. 2009. Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Salad, Hamdy. 2014. Panduan Wacana & Apresiasi Seni Baca Puisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Salma Prawiradilaga, Dewi. 2007. Prinsip Disain Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Somadoyo, Samsu. 2011.Strategi dan Teknik Pembelajaran Membaca.Graha Ilmu: Yogyakarta.
Sugiyono. 2010.Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif
dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2013.Metode Penelitian, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed
Metods). Bandung: Alfabeta.
Tarigan Henri Guntur. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa Bandung.
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembelajaran sastra merupakan salah satu aspek yang perlu diajarkan
kepada siswa, khususnya membaca puisi. Membaca sastra/puisi sering
diistilahkan membaca telaah bahasa, sebab selain membaca sastra seseorang harus
dapat menelaah lebih jauh tentang nilai sastranya. Fungsi pembelajaran sastra
kepada anak yaitu sebagai pendidikan dan hiburan (Santosa, 2008:88). Dengan
membaca bentuk-bentuk sastra seseorang akan dapat terhibur, memiliki kepuasan
tersendiri, mengembangkan daya imajinasinya, sehingga dapat mengapresiasi
sastra itu.
Pembelajaran membaca puisi adalah bagian dari pembelajaran apresiasi
sastra. Sedangkan puisi adalah ungkapan gagasan, perasaan,pengalaman,
pemikiran, dan pandangan hidup penulisnya (Mulyono, 2009:1). Pembelajaran
puisi pada tingkat dasar terbatas pada kompetensi dasar keterampilan membaca
puisi secara sederhana (BSNP, 2009), karena sebenarnya pembelajaran puisi
merupakan kegiatan pementasan karya seni yang memerlukan kemampuan
khusus. Keindahan membaca puisi dapat dicapai melalui penguasaan vokal,
penghayatan, dan penampilan.
Pembelajaran membaca puisi disekolah dasar merupakan salah satu
aktivitas proses belajar mengajar dalam materi pelajaran Bahasa Indonesia yaitu
kegiatan apresiasi yaitu mendengar dan membaca puisi dengan penghayatan yang
2
kegiatan pembelajaran membaca puisi ditekankan pada aspek keterampilan
membaca dengan mimik, lafal, jeda dan intonasi yang tepat.
Keterampilan membaca puisi di sekolah dasar perlu dilatihkan
menggunakan metode yang sesuai dengan aspek keterampilannya seperti
membaca dengan mimik, lafal, jeda dan intonasi. Guru harus menggunakan
metode ceramah untuk menjelaskan dan metode demonstrasi untuk
mendemonstrasikan pembacaan agar siswa dapat menirukan dan mempraktekan
secara langsung dengan cara guru mendemonstrasikan terlebih dahulu.
Pembelajaran praktek secara langsung ini dilakukan untuk menghindari kesalahan
membaca puisi di sekolah dasar yang secara umum masih seperti membaca pidato
dan surat kabar.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membaca puisi adalah: (1)
Mimik/ekspresi, (2) Pantomimik/Performance/penampilan fisik, (3) Lafal, (4)
Jeda, (5) Intonasi/lagu suara, (6) Memahami isi puisi (Henri Guntur Tarigan,
2008:76). Mimik/ekspresi yaitu pengungkapan dengan memperlihatkan maksud
hasil penjiwaan puisi. Pantomimik/performance/penampilan fisik yaitu gerak
anggota tubuh. Lafal yaitu ketepatan dan kejelasan dalam mengucapkan
bunyi.Jeda yaitu waktu yang digunakan pembaca untuk perhentian suara.
Intonasi/lagu suara naik turunnya suara yang disesuaikan dengan penekanan
maksud puisi.Ada tiga jenis intonasi antara lain: (1) Tekanan dinamik yaitu
tekanan pada kata-kata yang dianggap penting, (2) Tekanan nada yaitu tekanan
tinggi rendahnya suara, (3) Tekanan tempo yaitu cepat lambat pengucapan suku
kata atau kata. Memahami isi puisi yaitu memahami apa yang dibaca dalam puisi
3
Berdasarkan observasi 6 mei 2016 yang dilakukan di kelas III SDN
Pagerluyung 02 Kabupaten Mojokerto, diketahui bahwa kualitas membaca puisi
siswa belum menunjukan hasil yang memuaskan atau maksimal. Kenyataan ini
dapat dibuktikan ketika guru menyuruh siswa membaca puisi di depan kelas.
Kebanyakan siswa belum mampu membaca puisi sesuai dengan
ketentuan-ketentuan yang ada. Membaca puisi yang dilakukan siswa tidak layaknya seperti
orang membaca puisi. Intonasi, lafal, penghayatan maupun penampilan masih
sederhana layaknya orang membaca teks cerita.
Hanya beberapa siswa yang mampu membaca puisi dengan
memperhatikan naik, turun, tinggi rendah dan keras lembut volume dalam
bacaanya. Cara siswa membaca puisi masih seperti membaca nonfiksi, mereka
membaca seperti membaca surat kabar. Padahal pada kegiatan membaca puisi ada
beberapa aspek keterampilan yang harus diperhatikan yakni mimik/ekspresi,
pantomimik/penampilan fisik, lafal, jeda, intonasi/lagu suara. Beberapa aspek
keterampilan tersebut saling berkaitan sehingga kesempurnaan membaca puisi
ditentukan oleh semua aspek tersebut di atas.
Gambaran lain keterampilan membaca puisi siswa berdasarkan observasi
tanggal 6 Mei 2016 di kelas III SDN Pagerluyung 2 Kabupaten Mojokerto,
meskipun masih sedikit siswa yang membaca puisi dengan pelafalan kata dan
intonasi tepat. Namun dari 19 siswa semua siswa berani tampil secara sukarela
dan bersemangat dan tidak sedikit pula siswa yang membaca puisi dengan suara
4
Pembelajaran yang dilakukan guru dengan menerapkan metode ceramah
yaitu menjelaskan cara membaca puisi, metode demonstrasi dengan
mendemonstrasikan cara membaca puisi dengan terlebih dahulu guru memberikan
contoh dari aspek bagaimana cara bereksprsesi, penampilan, lafal, jeda dan
intonasi kemudian siswa menirukan secara bersama-sama. Guru menjelaskan
apabila membaca puisi intonasinya harus benar, vokalnya harus jelas serta
berekspresi yaitu sesuai dengan isi puisi yang dibacakan kemudian guru
mendemonstrasikan cara membaca puisi untuk selanjutnya ditirukan oleh siswa
secara bersama-sama dan secara individual.
Berdasarkan pembelajaran tersebut seharusnya siswa sudah dapat
menguasai keterampilan membaca puisi dengan baik dengan menunjukan praktek
membaca puisi yang bagus namun pada kenyataannya keterampilan membaca
puisi siswa bervariasi ada yang bagus dan ada yang tidak bagus. Baik dan
tidaknya keterampilan siswa dalam membaca puisi serta apa yang menyebabkan
keterampilan membaca puisi siswa bervariasi ada yang bagus dan ada yang tidak
bagus maka penting untuk diketahui sebagai dasar evaluasi pembelajaran
membaca puisi selanjutnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu dilakukan
analisis keterampilan membaca puisi siswa melalui penelitian dengan judul
“Analisis Keterampilan Membaca Puisi Siswa Kelas III SDN Pagerluyung 02
5
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat dirumuskan
permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana pembelajaran keterampilan membaca puisi yang dilakukan oleh
guru di kelas III SDN Pagerluyung 2 Kabupaten Mojokerto?
2. Bagaimana tingkat keberhasilan siswa dalam keterampilan membaca puisi di
kelas III SDN Pagerluyung 2 Kabupaten Mojokerto?
3. Faktor-faktor apakah yang menentukan keberhasilan dan ketidak berhasilan
dalam keterampilan membaca puisi di kelas III SDN Pagerluyung 2
Kabupaten Mojokerto?
4. Tindak lanjut apakah yang dapat dilakukan dalam pembelajaran membaca
puisi terkait dengan temuan keberhasilan dan ketidak berhasilan dalam
keterampilan membaca puisi di kelas III SDN Pagerluyung 2 Kabupaten
Mojokerto?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan merupakan sesuatu yang hendak dicapai pada kegiatan tertentu.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mendeskripsikan pembelajaran keterampilan membaca puisi yang
dilakukan oleh guru di kelas III SDN Pagerluyung 2 Kabupaten Mojokerto.
2. Untuk mendeskripsikan tingkat keberhasilan siswa dalam keterampilan
membaca puisi di kelas III SDN Pagerluyung 2 Kabupaten Mojokerto.
3. Untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menentukan keberhasilan dan
ketidakberhasilan dalam keterampilan membaca puisi di kelas III SDN
6
4. Untuk mendeskripsikan tindak lanjut yang dapat dilakukan dalam
pembelajaran membaca puisi terkait dengan temuan keberhasilan dan ketidak
berhasilan dalam keterampilan membaca puisi di kelas III SDN Pagerluyung
2 Kabupaten Mojokerto.
1.4 Manfaat Penelitian
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat baik dari segi teoritis
maupun praktis sebagai berikut:
1. Manfaat teoritis
a. Sebagai tambahan pengetahuan keilmuan tentang keterampilan membaca
puisi siswa sekolah dasar.
b. Untuk menambah referensi keilmuan bagi penelitian selanjutnya mengenai
analisis keterampilan membaca puisi siswa sekolah dasar
2. Manfaat praktis
a. Bagi guru
1) Sebagai bahan pertimbangan melakukan proses pembelajaran membaca
puisi
2) Sebagai bahan masukan dalam menyusun perencanaan pembelajaran
membaca puisi
b. Bagi siswa
1) Siswa dapat membaca puisi dengan konsep yang sesuai dengan tujuan
pembelajaran
2) Keterampilan membaca puisi siswa dapat diarahkan sesuai dengan
7
1.5 Penegasan Istilah
Untuk memperjelas dan menghindari kesalah pahaman istilah yang
terdapat dalam judul penelitian ini berikut peneliti uraikan penegasan topik utama
yang akan dibahas pada penelitian ini.
1. Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan suatu hal dengan tenaga,
kekuatan dan pengetahuan yang dimiliki (Satumahati, 2010).
2. Membaca adalah proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca
untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media
kata-kata/bahasa tulis (Tarigan, 2008:7).
3. Puisi adalah bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata yang indah dan
kaya makna (Subrata, 2010:5). Berdasarkan ketiga pengertian tersebut
keterampilan membaca puisi dapat diartikan bahwa suatu kemampuan