• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Kerusakan Tegakan Tinggal Akibat Pemanenan Menggunakan Landsat 7 ETM+ di HPH PT Sri Buana Dumai Provinsi Riau

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Kerusakan Tegakan Tinggal Akibat Pemanenan Menggunakan Landsat 7 ETM+ di HPH PT Sri Buana Dumai Provinsi Riau"

Copied!
0
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil tersebut menunjukkan bahwa dengan diterapkan teknik pemanenan kayu RITH dapat mengurangi/menekan kerusakan tegakan tinggal tingkat tiang dan pohon sebesar

Berdasarkan hasil kegiatan Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan (ITSP) pada plot penelitian, diperoleh data potensi pohon yang dapat dipanen yaitu 218.38 m 3 /hektar,

Hasil klasifikasi menggunakan hanya satu band memherikan ketelitian yang kurang memadai. Pada klasifikasi yang menggunakan satu band, ketelitian tertinggi diperoleh dari

[r]

Berdasarkan hasil analisis, dapat dijelaskan bahwa sebagaian besar sungai dan anak-anak sungai WS Batanghari mengalami perubahan atau kerusakan fisik baik berupa

Kerusakan tegakan tingkat tiang dan pohon rata rata per hektar akibat pemanenan kayu teknik konvensional dan RIL masing masing sebesar 133,0 pohon (33,15%) dan 83,3 pohon

Berdasarkan hasil pengamatan potensi tegakan setelah kegiatan pemanenan pada permudaan alam menunjukkan rata pada tingkat semai sebesar 235,00 batang/ha, pancang sebesar

sungainya yang intensif berlangsung penambangan emas/batubara di badan sungai dan bantaran sungai ditetapkan sebagai lokasi. 3) Landscape dari ruas-ruas sungai dengan