• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Antioksidan Dalam Ransum Tinggi PUFA Terhadap Konsentrasi Malondialdehyde Induk, Bobot Lahir Dan Mortalitas Anak Domba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Antioksidan Dalam Ransum Tinggi PUFA Terhadap Konsentrasi Malondialdehyde Induk, Bobot Lahir Dan Mortalitas Anak Domba"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 5  Rataan konsumsi zat makanan induk akhir kebuntingan

Referensi

Dokumen terkait

Peubah yang diamati pada kajian ini adalah konsumsi bahan kering dan protein kasar, lama bunting, jumlah anak sekelahiran, pertumbuhan induk selama bunting dan laktasi, bobot lahir

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap bobot lahir kelinci adalah lama periode kebuntingan, pengaruh musim, umur induk dan berapa kali induk beranak, ukuran tubuh induk,

Peubah yang diamati pada kajian ini adalah konsumsi bahan kering dan protein kasar, lama bunting, jumlah anak sekelahiran, pertumbuhan induk selama bunting dan laktasi, bobot lahir

Kearl (1982) menjelaskan bahwa standar konsumsi protein kasar untuk bakalan induk domba lokal untuk bobot 10-15 kg dengan pertambahan bobot badan 100 g/hr adalah sekitar 70- 95

Produksi susu induk berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan bobot badan, bobot sapih dan daya hidup anak domba ekor tipis Jawa periode lahir sampai sapih

Peubah yang diamati pada kajian ini adalah konsumsi bahan kering dan protein kasar, lama bunting, jumlah anak sekelahiran, pertumbuhan induk selama bunting dan laktasi, bobot lahir

Produksi susu induk berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan bobot badan, bobot sapih dan daya hidup anak domba ekor tipis Jawa periode lahir sampai sapih

Hasil pengukuran korelasi antara bobot induk dengan mortalitas anak pada kelinci New Zealand White dapat dilihat pada Tabel 4.. Rata-rata angka mortalitas anak kelinci