• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Beban dan Kapasitas Kerja pada Proses Produksi Nanas Kaleng di PT GGP Lampung Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Beban dan Kapasitas Kerja pada Proses Produksi Nanas Kaleng di PT GGP Lampung Tengah"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Tahapan proses pengalengan nanas (Pujimulyani  2009)
Tabel 1 Kategori tingkat beban kerja berdasarkan IRHR
Gambar 2 Tahapan penelitian
Tabel  2 Konversi laju konsumsi O2 (ml/menit) berdasarkan luas permukaan tubuh
+7

Referensi

Dokumen terkait

ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP HASIL PRODUKSI KAIN GREY PADA. PT SENANG KHARISMA TEXTILE

Dari hasil penelitian tentang “Hubungan Antara Beban Kerja Fisik Dengan Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Bagian Produksi Tulangan Beton“ yang telah dilakukan di PT Wijaya

Tabel 2 menunjukan bahwa tenaga kerja yang dibutuhkan dalam melakukan produksi silikon dari abu ampas tebu dengan kapasitas 10 000 ton/tahun sebanyak 180 orang,

Jenis data primer yang dibutuhkan pada penelitian ini meliputi data verifikasi cacat untuk shift A dan shift B dengan total pengambilan 15 hari, spesifikasi produk nanas kaleng

Berat ringannya beban kerja yang diterima oleh seorang tenaga kerja dapat digunakan untuk menentukan berapa lama seorang tenaga kerja dapat melakukan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan analisis beban kerja dan analisis tenaga kerja tingkat beban kerja bulan Januari, Februari dan

Berdasarkan waktu kerja efektif yang berkisar antara 3.07 sampai 6.37 jam per shift kerja pada 8 stasiun pengolahan dan kondisi beban kerja dari “ringan” sampai “sedang” yang

mengetahui korelasi relatif antara peningkatan denyut jantung terhadap peningkatan beban kerja melalui metode kalibrasi step test, dan menganalisis tingkat beban kerja