• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cegah Diare dengan Terapi Fag litik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Cegah Diare dengan Terapi Fag litik"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Judul Populer: Cegah Diare dengan Terapi Fag litik Judul English : Prevent Diarrhea with lytic phage therapy

Judul Riset : Pra Klinik Pemanfaatan Fag Litik Sebagai Terapi Bakteri Patogen Enterik Resisten Antibiotik Penyebab Diare

Deskripsi Singkat

Penyakit diare di Indonesia termasuk dalam 10 penyakit terbesar di Indonesia. Diare merupakan salah satu food borne disease dan waterborne disease, patogen enterik berada dalam makanan dan air yang tercemar sehingga dapat menyebabkan infeksi usus bila dikonsumsi oleh manusia.Invensi ini berkaitan dengan pemanfaatan fag litik pada pra klinik sebagai terapi infeksi bakteri patogen enterik resisten antibiotik peyebab diare. Invensi ini dikembangkan untuk menghasilkan terapi alternatif yang lebih aman. Hasil invensi ini menunjukkan adanya efektifitas penggunaan fag sebagai pengganti antibotik, tidak ada kelainan histopatologi dan pemberian fag dapat melindungi hati pada tikus percobaan yang digunakan.

Diarrheal disease including 10 in Indonesia. Diarrhea is caused by enteric pathogens in food and water contaminated resulting in intestinal infections. Utilization of lytic phages as therapeutic in preclinical infection antibiotic resistant enteric pathogenic bacteria the causes of diarrhea is a new innovation. And proved to be effective as a replacement antibotik, no histopathological abnormalities.

Keunggulan

Inovasi ini efektif dan aman sebagai pengganti antibotik, yang merupakan bahan alami. Pemberian fag terbukti aman karena tidak menimbulkan kelainan seperti kerusakan pada hati.

Inovator : Sri Budiarti, Iman Rusmana, Mirnawati Sudarwanto

(2)
[image:2.595.75.447.239.771.2]

Sri Budiarti, lahir di Klaten pada 13 Agustus 1958. Dosen aktif di Departemen Biologi Fakultas MIPA IPB ini juga menjabat sebagai Kepala Poliklinik IPB serta TIM Ahli BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) Beliau menempuh S1 dan S2 di FK-UNS bidang Kedokteran Umum serta S3 di Kagawa Medical School-Jepang pada bidang Mikrobiologi. Penelitian beliau tentang "Pra Klinik Pemanfaatan Fag Litik sebagai terapi infeksi bakteri patogen enterik resisten antibiotik penyebab diare" telah berhasil membawa beliau menjadi salah satu inovator dalam 106 Inovasi Indonesia versi Business Innovation Center (BIC) pada tahun 2014. Beberapa penelitian yang beliau lakukan didanai oleh hibah penelitian DIKTI, BOPTN dan DP2M. Saat ini beliau fokus mengembangkan pemanfaatan fag (bakteriofag) sebagai biokontrol dan terapi.

Gambar

Gambar

Referensi

Dokumen terkait

Penggunaan antibiotik pada terapi empiris dimaksudkan adalah penggunaan antibiotik pada kasus infeksi yang jenis bakteri penyebabnya belum diketahui, diharapkan

Untuk melakukan evaluasi ketepatan terhadap penggunaan antibiotik pada pasien balita dengan diare akut dengan diagnosis disentri atau diare akut (diare akut infeksi bukan

Hasil evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien diare balita selama tahun 2013 di RSUP Persahabatan terlihat bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan adalah

Pada anak usia 3 sampai 14 tahun dengan diare yang disebabkan kolera selain diberikan antibiotik juga diberikan zink asetat 30 mg perhari dalam 2 dosis sampai diare

· Diare oleh karena infeksi bakteri invasif menyebabkan mukosa usus rusak, produksi laktase menurun, laktosa dalam makanan tidak dicerna dengan baik,

lyophilized Saccharomyces boulardii per hari) pada anak dengan diare akut menunjukan efikasinya dalam memperpendek lama diare di rumah sakit. 15 Untuk pertumbuhan yang subur

Diare lebih sering terjadi pada anak-anak dengan campak atau yang baru menderita campak dalam 4 minggu terakhir, adanya riwayat alergi terhadap makanan atau obat-obatan antibiotik,

Hasil Evaluasi Penggunaan Antibiotik dengan Metode Gyssens Hasil evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pediatri dengan diare akut spesifik di RSND dari 15 pasien, yang terdiri