• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemetaan Distribusi Dan Kerapatan Mangrove Menggunakan Citra Worldview-2 Di Pulau Tunda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemetaan Distribusi Dan Kerapatan Mangrove Menggunakan Citra Worldview-2 Di Pulau Tunda"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Lokasi penelitian di Pulau Tunda, Serang, Banten.
Gambar 2 Contoh perhitungan confussion matrix
Gambar 3 Diagram alir penelitian
Gambar 4 Citra sebelum koreksi geometrik (a) setelah koreksi geometrik (b)
+4

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh dengan menggunakan spektrofotometer menunjukkan bahwa daun tua mangrove memiliki nilai reflektansi yang lebih tinggi daripada daun muda mangrove pada

Pada lokasi yang sama pun dilakukan juga penelitian oleh Siregar (2010) dengan menggunakan citra QuickBird menghasilkan klasifikasi habitat dasar sebanyak 5

Dari keadaan hasil kelas kerapatan yang didapatkan dari indeks vegetasi (NDVI) maka dapat ditentukan luasan vegetasi mangrove di Sisi Tenggara Pulau Enggano

Merujuk dari hal ini uji akurasi 60 % yang didapatkan bisa dikatakan juga cukup memadai, artinya informasi tutupan terumbu karang yang diberikan oleh citra Quickbird

Citra Landsat OLI mampu memberikan informasi mengenai kerapatan mangrove dengan akurasi kerapatan mangrove sebesar 80,66%.Hasil pengolahan data menunjukan bahwa mangrove

Kriteria Tingkat Kerapatan Tajuk Nilai NDVI Tingkat Kerapatan Tajuk 0.43 ≤ NDVI ≤ 1,00 Lebat 0,33 ≤ NDVI ≤ 0,42 Sedang -1.0 ≤ NDVI ≤ 0.32 Jarang Sumber: Departemen Kehutanan 2005

Persamaan NDVI yang digunakan adalah sebagai berikut: HASIL DAN PEMBAHASAN Proses identifikasi sebaran mangrove menggunakan citra satelit landsat 9 diawali dengan menemukan kombinasi

Beberapa penelitian lainnya yang menggunakan citra berbeda dalam melakukan pemetaan mangrove memiliki nilai akurasi yang lebih kecil dibandingkan dengan sentinel-2b diantaranya dengan