• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN TERHADAP HASIL MENGGIRINGBOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA PEMAIN USIA 15 TAHUN SSB KENARI UTAMA MEDAN TAHUN 2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN TERHADAP HASIL MENGGIRINGBOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA PEMAIN USIA 15 TAHUN SSB KENARI UTAMA MEDAN TAHUN 2016."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN TERHADAP HASIL MENGGIRINGBOLA DALAM PERMAINAN

SEPAKBOLA PADA PEMAIN USIA 15 TAHUN SSB KENARI UTAMA MEDAN

TAHUN 2016

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebahagian Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

OLEH

MUHAMMAD ALIM NIM : 609421038

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

iii ABSTRAK

MUHAMMAD ALIM, Hubungan Power Otot Tungkai Dan Kecepatan Terhadap Hasil Menggiring Bola Dalam Permainan Sepakbola Pada Pemain Usia 15 Tahun SSB Kenari Utama Medan Tahun 2016.

(Pembimbing Skripsi : H. M. Nustan Hasibuan)

SKRIPSI : FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2016.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Power Otot Tungkai Dan Kecepatan Terhadaphasil Menggiring Bola Dalam Permainan Sepakbola Pada Pemain Usia 15 Tahun SSB Kenari Utama Medan tahun 2016 yang berjumlah 20 orang.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain usia 15 tahun SSB Kenari Utama Medan tahun 2016 yang berjumlah 20 orang.

Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan Tes dan Pengukuran, data penelitian dijaring dengan istrumen, vertikal jump, tes lari 50 m, zig zag run with the ball.

Dari hasil pengujian hipotesis pertama, dapat dijelaskan bahwa tidak ada terdapat hubungan power otot tungkai terhadap hasil menggiring bola. Untuk mengetahui korelasi power otot tungkai dengan hasil menggiring bola digunakan rumus korelasi sederhana, hasil tersebut menunjukan bahwa koefisien korelasi sederhana diperoleh rxy = -0,110

Dari hasil pengujian hipotesis kedua, dapat dijelaskan bahwa ada terdapat hubungan kecepatan terhadap hasil menggiring bola. Untuk mengetahui korelasi tes kecepatan dengan hasil menggiring bola digunakan rumus korelasi sederhana, hasil tersebut menunjukan bahwa koefisien korelasi sederhana diperoleh rxy = 0,018

Untuk mengetahui korelasi power otot tungkai dengan kecepatan digunakan rumus korelasi sederhana, hasil tersebut menunjukan bahwa koefisien korelasi sederhana diperoleh rxy = -0,189

Selanjutnya uji keberartian koefisien ganda diperoleh Fhitung = 2; dengan dk pembilang = 2 maka banyak variabel bebas (dk penyebut) = n – k – 1 = 20 - 2

– 1 = 17, pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh Ftabel = 3,59 dan Fhitung = 2. Maka diketahui bahwa Fhitung > Ftabel, jadi Fhitung = 2 < FTabel = 3,59, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada terdapat hubungan yang signifikan secara bersama sama antara power otot tungkai dan kecepatan terhadap hasil menggiring dalam permainan sepakbola SSB Kenari Utama Medan tahun 2016.

(5)

iv

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang

telah menumpahkan kasih karunianya kepada penulis khususnya dalam

menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat dalam

memperoleh gelar sarjana pendidikan program studi Pendidikan Kepelatihan

Olahraga Fakiultas Ilmu Keolahragaan dengan judul: “Hubungan Power Otot

Tungkai Dan Kecepatan Terhadap Hasil Menggiring Bola Dalam Permainan Sepakbola Pada Pemain Usia 15 Tahun SSB Kenari Utama Medan Tahun 2016

Selama penulisan skripsi ini tentu saja tidak terlepas dari bantuan,

bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. oleh karena itu pada kesempatan ini

penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri

Medan

2. Bapak Dr. Budi Valianto, M.Pd selaku Dekan FIK UNIMED,

Bapak Drs. Suharjo, M.Pd selaku Wakil I FIK UNIMED, Bapak Syamsul

Gultom, S.K.M., M.Kes , Selaku Wakil Dekan II FIK UNIMED, dan Drs.

Mesnan ,M.Kes selaku Wakil Dekan III FIK UNIMED

3. Ibu Dr. Novita, M.Pd selaku Ketua Jurusan PKO,

4. Bapak Yan Indra Siregar, S,Pd M.Pd selaku Sekretaris Jurusan PKO

5. Bapak Drs..H. M. Nustan Hasibuan. M. Kes,.AIFO selaku Pembimbing

Akademik sekaligus Pembimbing Skripsi yang telah banyak memberikan

arahan dan bimbingan dalam penyelesaian skripsi ini.

6. Dosen Pengarah I Bapak Drs. Nono Hardinoto, M.Pd yang telah

memberikan arahan dan membimbing penyelesaian skripsi ini.

7. Dosen pengarah II Irwansyah S.Pd, M.Pd Dosen PKO, yang telah

memberikan arahan dan membimbing penyelesaian skripsi ini dan seluruh

(6)

v

8. Seluruh staf edukatif dan administratif FIK Universitas Negeri Medan

yang telah memberikan ilmunya kepada penulis dari awal hingga akhir

perkuliahan..

9. Seluruh manajemen SSB Kenari Utama Medan dan juga terhadap teman-

teman serta sampel yang membantu saya dalam melaksanakan penelitian

ini.

10.Selama penyusunan skripsi ini penulis banyak mendapatkan dukungan dan

bantuan baik moral maupun material terutama dari orang tua tercinta yaitu,

(Ibunda), dan kawan - kawan saya Mulki Inal, Aswitha Sari, Romadona,

Terima kasih untuk dukungan semangat dan doa kalian semua.

Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang turut

serta memberikan bantuan dan sumbangan pemikiran selama penulis mengikuti

perkuliahan. Semoga kebaikan Bapak, Ibu, Saudara, Saudari,dapat menjadi amal

yang baik dan mendapat imbalan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.

Pada akhirnya penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari

kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengaharapkan saran dan kritik yang

membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat

bagi semua pihak.

Medan, Agustus 2016

Penulis

(7)

vi DAFTAR ISI

Hal

PERSETUJUAN... i

ABSTRAK ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR GAMBAR ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 4

C. Pembatasan Masalah ... 4

D. Rumusan Masalah ... 5

E. Tujuan Penelitian ... 5

F. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II LANDASAN TEORITIS ... 7

A. KajianTeoritis ... 7

1. Hakikat PermainanSepakbola ... 7

2. Hakikat Menggiring Bola ... 10

3. Hakekat Power Otot Tungkai... 14

4. Hakekat Kecepatan... 15

B. Kerangka Berfikir ... 17

C. Hipotesis ... 19

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 20

A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 20

1. Lokasi Penelitian... ... 20

2. Waktu Penelitian... ... 20

B. Populasi dan Sampel ... 20

(8)

vii 2. Sampel

C. Metode Penelitian ... 20

D. Disain Penelitian ... 21

E. Instrumen Penelitian ... 21

1. Test Power Otot Tungkai ... 21

2. Test Kecepatan Menggiring Bola... 23

3. Tes kecepatan ... 25

F. Teknik Analisa Data ... 26

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... ... 27

A. Deskripsi Data Penelitian ... ... 27

B. Persyaratan Pengujian Analisis ... .. 28

1. Uj iNormalitas ... .. 28

C. Pengujian Hipotesis ... .. 30

D. Pembahasan Hasil Penelitian ... .. 31

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... .. 33

A. Kesimpulan ... .. 33

B. Saran ... ... 33

DAFTAR PUSTAKA ... .. 34

(9)

viii

DAFTAR TABEL

Tabel Hal

1. Data Hasil Tes Pendahuluan ... 3

2. Norma Menggiring Bola ... 3

3. Norma Daya Ledak Otot Tungkai ... 15

4. Data Mentah Hasil Penelitian... 27

5. Normalitas Data Hasil Tes Power Oot Tungkai ... 28

6. Normalitas Data Hasil Tes Kecepatan ... 29

[image:9.595.85.527.116.586.2]
(10)

ix

[image:10.595.68.533.108.657.2]

DAFTAR GAMBAR

Gambar Hal

1. Lapangan Sepakbola ... 9

2. Bola ... 10

3. Gerakan Menggiring Bola ... 12

4. Otot Tungkai ... 15

5. Desain penelitian ... 21

6. Tes Vertikal Jump ... 22

7. Tes menggiring bola ... 24

(11)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Hal

1. Pengukuran Power Otot Tungkai ... 35

2. Uji Normalitas ... 40

3. Perhitungan Koefisien Korelasi Sederhana Dan Koefisien Korelasi Ganda .. 43

(12)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Olahraga sekarang ini telah menjadi kebutuhan setiap individu, karena

melakukan kegiatan olahraga yang baik dan benar serta berkesinambungan dapat

meningkatkan derajat kebugaran jasmani. Hal ini dapat kita lihat dari antusias

masyarakat disetiap kegiatan-kegiatan olahraga. Melalui olahraga diharapkan

mampu menciptakan manusia Indonesia yang produktif, jujur, sportif, memiliki

semangat dan daya juang serta daya saing yang tinggi. Salah satu masalah utama

dalam olahraga di Indonesia hingga dewasa ini adalah belum efektifnya metode

latihan di club-club olahraga.

Sepakbola merupakan cabang olahraga yang sangat popular hampir di

seluruh belahan dunia, demikian juga di Indonesia, sepakbola merupakan salah

satu cabang olahraga yang paling digemari masyarakat, terbukti dengan adanya

club-club sepakbola yang memiliki pemain-pemain berkualitas. Tentunya harus

dilakukan pembinaan bibit-bibit pemain professional yang nantinya dapat

diharapkan di masa yang akan datang.

Prestasi optimal seseorang harus menguasai teknik dasar sepakbola,

dengan menguasai teknik dasar tersebut maka seseorang dapat bermain

sepakbola dengan baik. Selain harus menguasai teknik dasar permainan

sepakbola, untuk mencapai prestasi dalam suatu cabang olahraga setiap individu

harus memiliki kondisi fisik yang baik, dengan memiliki kondisi fisik yang baik

(13)

2

Harsono (1988 : 153) menyatakan, “ kondisi fisik atlet memegang peranan

yang sangat penting dalam program latihannya. Program latihan kondisi fisik

haruslah direncanakan secara baik dan sistematis dan ditujukan untuk

meningkatkan kesegaran jasmani dan kemampuan fungsional dari sistem tubuh

sehingga dengan demikian memungkinkan pemain untuk mencapai prestasi yang

lebih baik”.

SSB Kenari Utama Medan merupakan salah satu club yang berlokasi di Jl.

Prumnas Mandala, berdiri pada tahun 2008 dan banyak di dukung oleh

pemerintah,orang tua dan masyarakat. Kenari Utama Medan memiliki jumlah

pemain yang berusia 15 tahun sebanyak 20 orang. SSB Kenari Utama Medan

sudah pernah mengikuti turnamen. SSB ini memiliki pelatih bernama bapak

Husaini.

Dari data tes pendahuluan terlihat bahwa kemampuan menggiring pemain

SSB Kenari Utama Medan masih kurang, banyak paktor penyebab kekurangan

mengggiring pemain SSB Kenari Utama Medan masih kurang, bisa terdapat pada

faktot tehnik dan faktor fisik, unsur – unsur kurangnya faktor yang dapat

meningkatkn kemampuan fisik pemain dalam menggiring bola adalah power dan

kecepatan. Padahal jika dilihat dari sarana dan prasarana yang di miliki dapat di

katagorikan baik.

(14)
[image:14.595.59.541.114.672.2]

3

Tabel 1.hasil Test pendahuluan Kemampuan Teknik dasar mengiring dalam permainan Sepakbola SSB Kenari Utama Medan pada tanggal 26 April

2016.

NO NAMA USIA POSISI Test

menggiring bola

Golongan

1. Alfito 14 thn Gelandang 18,3 Cukup

2. Azwin 15 thn Bek kanan 19,9 Cukup

3. Syahru 14 thn Bek kiri 18,8 Cukup

4. Rengga 13 thn Gelandang 19,3 Cukup

5. Adrian 13 thn Gelandang 18,7 Cukup

6. Yudis 14 thn Stoper 22,6 Sedang

7. Fahmi 13 thn Gelandang 19,5 Cukup

8. Tio 13 thn Striker 22,6 Sedang

9. Teguh 13 thn Gelandang 22,3 Sedang

10. Riski 13 thn Gelandang 19,3 Cukup

11. Fajar 15 thn Gelandang 22,6 Sedang

12 Hamdani 14 thn Striker 18,8 Cukup

13. Aryo 14 thn Bek kanan 18,5 Cukup

14. Zaki 13 thn Striker 22,7 Sedang

15. Hendra 15 thn Gelandang 22,4 Sedang

16. Andreas 15 thn Gelandang 22,5 Sedang

17. Dimas 13 thn Keeper 22,6 Sedang

18. M.Rifki 15 thn Stoper 20,1 Cukup

19. Amran 13 thn Gelandang 19,1 Cukup

20. Amsal 15 thn Gelandang 20,1 Cukup

Tabel 2. Norma Menggiring Bola

Nilai keterampilan Golongan

61 - Ke Atas Baik

53 – 60 Cukup

46 – 52 Sedang

37 – 45 Kurang

Nurhasan (1986 : 3.19)

Tes pendahuluan menggiring bola pada atlet SSB Kenari Utama Medan

yang bertepatan dengan jadwal latihan dengan menggunakan tes dan pengukuran

dalam pendidikan jasmani dalam buku Nurhasan yaitu tes menggiring boladengan

(15)

4

Berdasarkan latar belakang masalah di atas peneliti tertarik melakukan

penelitian dengan hubungan power otot tungkai dan kecepatan terhadap hasil

menggirirng dalam permainan sepakbola pada SSB Kenari Utama Medan. untuk

lebih meningkatkan kemampuan pemain dalam melakukan teknik menggiring

bola. Maka itu peneliti melakukan penelitian dengan judul “hubungan power

otot tungkai dan kecepatan terhadap hasil menggirirng dalam permainan

sepakbola pada SSB Kenari Utama Medan tahun 2016”

B. Identifkasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah, maka masalah yang diteliti dapat

diidentifikasikan sebagai berikut : Faktor-faktor apa saja yang dapat

mempengaruhi power otot tungkai pada pemain sepak bola? Apakah yang di

maksud dengan power otot tungkai? Apakah Faktor power otot tungkai pada

pemain sepak bola mempengaruhi kemampuannya dalam menggiring bola?

Apakah Faktor faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan pada pemain sepak

bola? Apakah faktor kecepatan dapat mempengaruhi kemampuan pemain dalam

menggiring bola? Apakah faktor power otot tungkai dan kecepatan berhubungan

terhadap hasil menggiring dalam permainan sepakbola SSB Kenari Utama Medan

tahun 2016?

C. Pembatasan Masalah

Mengingat masalah yang diteliti cukup luas maka perlu kiranya

menentukan batasan masalah. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini

adalah : Untuk mengetahui Hubungan antara power Otot Tungkai Dan Kecepatan

Terhadap Hasil Menggiring Dalam Permainan Sepakbola SSB Kenari Utama

(16)

5

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah serta batasan masalah,

maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :

1. Apakah ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai terhadap

hasil menggiring dalam permainan sepakbola SSB Kenari Utama Medan

tahun 2016?

2. Apakah ada hubungan yang signifikan antara kecepatan terhadap hasil

menggiring dalam permainan sepakbola SSB Kenari Utama Medan tahun

2016?

3. Apakah ada hubungan yang signifikan secara bersama sama antara power otot

tungkai dan kecepatan terhadap hasil menggiring dalam permainan sepakbola

SSB Kenari Utama Medan tahun 2016?

E. Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara power otot tungkai

terhadap hasil menggiring dalam permainan sepakbola SSB Kenari Utama

Medan tahun 2016.

2. Untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kecepatan

terhadap hasil menggiring dalam permainan sepakbola SSB Kenari Utama

Medan tahun 2016.

3. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan secara bersama sama antara

power otot tungkai dan kecepatan terhadap hasil menggiring dalam

(17)

6

F. Manfaat Penelitian

Adapun yang menjadi manfaat dari penelitian ini adalah :

1. Bagi para pelatih diharapkan dapat bermanfaat sebagai dasar untuk

meyakinkan bahwa power otot tungkai dan kecepatan dapat meningkatkan

hasil menggiring dalam permainan sepakbola.

2. Sebagai sumbangan terhadap pelatih maupun pembina olahraga khususnya

pada cabang olahraga sepakbola.

3. Sebagai pedoman untuk meningkatkan prestasi atlet sepakbola dalam

meningkatkan kemampuan menggiring bola khususnya pada SSB Kenari

Utama Medan.

4. Memberikan informasi yang bersifat ilmiah, dan juga dapat dijadikan sebagai

bahan diskusi, seminar, maupun objek penelitian selanjutnya.

5. Sebagai tambahan ilmu dalam penulisan karya-karya ilmiah baik yang bersifat

(18)

33 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasakan hasil pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian,

maka peneliti mengambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Tidak terdapat hubungan yang signifikan power otot tungkai terhadap

peningkatan hasil kemampuan menggiring bola dalam permainan

sepakbola SSB Kenari Utama Medan tahun 2016.

2. Terdapat hubungan yang signifikan kecepatan terhadap peningkatan hasil

kemaapuan menggiring bola dalam permainan sepakbola SSB Kenari

Utama Medan tahun 2016.

3. Tidak ada hubungan yang signifikan secara bersama sama antara power

otot tungkai dan kecepatan terhadap hasil menggiring dalam permainan

sepakbola SSB Kenari Utama Medan tahun 2016.

B. Saran

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat antara lain:

1. Dalam upaya pengembangan kemampuan pemain, kepada pelatih supaya

memperhatikan bentuk-bentuk latihan yang sesuai dengan tujuan akhir

dari latihan.

2. Untuk meningkatkan prestasi pemain sepakbola SSB Kenari Utama, agar

(19)

34

3. Kepada pelatih olahraga agar memberikan latihan menggiring dan

kecepatan kepada pemain untuk meningkatkan kemampuan menggiring

dalam permainan sepakbola

4. Kepada para pembaca, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan

(20)

35

DAFTAR PUSTAKA

Bompa, O Tudor (1983).TeoridanMetedelogy of Training dubukeue.Lowa Kendal/publishing.

Arikunto,suharsimi.2002.prosedur penelitian.jakarta: PT RINEK A CIPTA.

Sarumpaet,(1992).Permainan besar.Departement Pendidikan dan Kebudayaan.

Harsono, (1988).Coaching dan Aspek aspek Psikologis dalam Coaching. jakarta : Tambak Kusuma.

Jose Segura Ruis .(2005) . Teaching The Skills of Soccer .Reedswain Publishing.

Koger, Robert . (2007). Latihan Dasar Andal Sepakbola Remaja. Klaten :Saka Mitra Kompetensi

Law of The game. (2012). Peraturan Dan Permainan Sepakbola. FIK Unimed

Luxbecher Joseph. (1997). SepakBola.PT Raja Grafindo. Jakarta.

Mielke, Danny. (2007) Dasar-Dasar Sepakbola .Jakarta :Departement Pendidikandan Kebudayaan.

Muchtar, Remy (1992).Olahraga Pilihan Sepakbola.Departement Pendidikan dan Kebudayaan.

Nurhasan, (1986).Tes dan Pengukuran. Jakarta :Departement Pendidikan dan Kebudayaan

Nurhasan, (2001).Tesdan Pengukuran dalam pendidikan jasmani. Jakarta :Departement Pendidikan dan Kebudayaan

Sajoto, M. (1988).Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olah raga. Semarang :Dahara Prize.

Sucipto, dkk. (2000) .Sepakbola. Jakarta :Departement Pendidikan dan Kebudayaan

Gambar

Tabel           Hal
Gambar                                                                                                              Hal
Tabel 1.hasil Test pendahuluan Kemampuan Teknik dasar mengiring dalam permainan Sepakbola SSB Kenari Utama Medan pada tanggal 26 April 2016

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hal - hal yang telah dipaparkan pada pembahasan untuk menjawab rumusan masalah dengan pendekatan penelitian yang telah dilakukan maka, dapat diambil

prijaviti i morao je odobriti službenik postavljen od vlade. Tako je prije početka predstave dolazila inspekcija i provjeravala da li sve što je prijavljeno odgovara,

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah biosorben kulit buah kakao dan waktu interaksi terbaik yang diperlukan untuk dapat mengadsorpsi Hg(II) dalam

 Racun adalah Racun adalah substansi yang substansi yang menyebabkan menyebabkan kerusakan, kesakitan, atau kematian bagi.. kerusakan, kesakitan, atau kematian bagi mahluk

Berdasarkan seluruh uji coba yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa respon transien pengontrolan kecepatan motor BLDC dengan menggunakan kontroler FMRLC bergantung

Untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran mahasiswa, perlu adanya evaluasi dalam hal pelayanan perpustakaan, evaluasi pelayanan perpustakaan dimaksudkan untuk

Untuk memperoleh data tentang kesalahan konsep, kesalahan operasi hitung, dan kesalahan acak yang dilakukan siswa pada materi Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat

Indikator Keikutsertaan Siswa dalam Organisasi Kerohanian Islam (Rohis)... Perilaku Keagamaan Siswa ... Pengertian Perilaku Keagamaan ... Faktor-faktor yang Mempengaruhi